Connect with us

Pesawaran

TMMD ke-127 Hadirkan Solusi Air Bersih, Warga Gunung Sari Sambut Antusias

Published

on

Pesawaran, dailynewslampung – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0421/Lampung Selatan terus menunjukkan progres signifikan.

Salah satu sasaran fisik berupa pengeboran sumur bor di Desa Gunung Sari, Kabupaten Pesawaran, kini telah berhasil mengeluarkan air dengan kualitas baik dan siap dimanfaatkan sebagai sumber air bersih bagi masyarakat.

Sumur bor yang dikerjakan atas nama Edi Pujianto tersebut saat ini memasuki tahap lanjutan. Satgas TMMD tengah melakukan pemasangan pipa serta pembangunan pondasi water station sebagai bak penampungan air. Fasilitas ini disiapkan untuk memastikan distribusi air berjalan lancar, aman, dan higienis sebelum digunakan warga.

Pembangunan sarana air bersih ini merupakan bagian dari fokus TMMD ke-127 dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar, khususnya air bersih dan sanitasi. Selain sumur bor, program ini juga mencakup pembangunan infrastruktur pendukung lainnya guna menunjang kesehatan dan kesejahteraan warga, terutama anak-anak dan ibu hamil.

Dansatgas TMMD ke-127, Letkol Kav Nuril Ambyah, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa ketersediaan air bersih merupakan fondasi penting bagi kehidupan masyarakat. Ia berharap pembangunan tersebut tidak hanya menjawab kebutuhan jangka pendek, tetapi juga menjadi solusi berkelanjutan bagi warga Desa Gunung Sari.

Kehadiran sumur bor ini pun disambut positif oleh masyarakat. Warga berharap akses air bersih yang lebih mudah dapat meningkatkan kualitas hidup serta mendukung aktivitas sehari-hari. Melalui program ini, TMMD ke-127 kembali menegaskan komitmennya dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. (Red)

Pesawaran

Bupati Nanda Indira Tinjau Kesiapan Pospam Mudik Lebaran, Utamakan Pelayanan Pemudik

Published

on

Pesawaran, dailynewslampung –  Pemerintah Kabupaten Pesawaran memastikan kesiapan pos pengamanan (Pospam) dalam menghadapi arus mudik Idul Fitri 1446 Hijriah. Bupati Pesawaran, Nanda Indira, turun langsung meninjau sejumlah titik strategis pada Rabu (18/3/2026).

Peninjauan dilakukan di Pos Pengamanan Simpang Tugu Keris dan Pos Pengamanan Exit Tol Batang Hari Ogan, Kecamatan Tegineneng. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan personel serta kelengkapan sarana pendukung dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menekankan pentingnya sinergi antarinstansi guna menjaga kelancaran lalu lintas dan keamanan perjalanan pemudik. Ia menyebut, pos pengamanan tidak hanya berfungsi sebagai titik pengaturan arus kendaraan, tetapi juga sebagai tempat istirahat sementara bagi pemudik.

“Pos pengamanan juga dilengkapi fasilitas untuk beristirahat, sehingga pemudik dapat melanjutkan perjalanan dengan kondisi yang lebih aman,” ujarnya.

Bupati hadir bersama Sekretaris Daerah Wildan, Kapolres Pesawaran, serta jajaran pejabat daerah dan unsur TNI-Polri.

Ia turut mengapresiasi petugas gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan yang bertugas di lapangan.

Selain itu, Bupati mengimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik. Pemudik yang merasa lelah diminta untuk beristirahat dan memanfaatkan fasilitas pos pengamanan yang tersedia.

Sementara itu, Polres Pesawaran juga menyiapkan sejumlah Pospam lain, di antaranya di kawasan Tugu Pengantin, Pantai Mutun, Simpang Tiga Mutun, Ketapang, dan Tugu Cokelat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pesawaran, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Semoga arus mudik dan balik Idul Fitri tahun ini berjalan aman, lancar, dan kondusif,” kata Bupati. (Red)

Continue Reading

Pesawaran

Pemkab Pesawaran Matangkan RKPD 2027, Infrastruktur dan Ekonomi Jadi Prioritas

Published

on

Pesawaran, dailynewslampung — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Pemkab Pesawaran, Jumat (13/3/2026).

Musrenbang tersebut dihadiri Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M., Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, anggota DPRD Provinsi Lampung, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Pesawaran, jajaran Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, serta para camat, kepala desa, dan berbagai elemen masyarakat.

Adapun tema pembangunan Kabupaten Pesawaran Tahun 2027 adalah “Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas melalui Peningkatan dan Pemerataan Infrastruktur serta Sarana Prasarana Pelayanan Publik untuk Pembangunan Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan.”

Bupati Pesawaran, Nanda Indira, mengatakan penyusunan RKPD 2027 merupakan tahapan strategis dalam siklus perencanaan pembangunan daerah. Dokumen tersebut menjadi penjabaran tahun kedua dari RPJMD Kabupaten Pesawaran 2025–2029.

“Musrenbang ini menjadi ruang bersama untuk menyelaraskan pendekatan teknokratis, partisipatif, politis, top-down, dan bottom-up, sehingga perencanaan pembangunan benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat dan kemampuan fiskal daerah,” ujar Nanda.

Ia menjelaskan, penyusunan RKPD 2027 mengacu pada RPJPD Kabupaten Pesawaran 2025–2045, RPJMD 2025–2029, serta arah kebijakan RPJMN dan RPJMD Provinsi Lampung, yang selaras dengan visi Indonesia Emas 2045.

Dalam paparannya, Nanda juga menyampaikan capaian makro pembangunan daerah pada 2025. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pesawaran tercatat sebesar 5,38 persen atau meningkat 1,49 poin dibanding tahun sebelumnya, dengan nilai perputaran ekonomi mencapai Rp23,45 triliun atau berkontribusi 4,44 persen terhadap perekonomian Provinsi Lampung.

Struktur ekonomi daerah masih didominasi sektor pertanian sebesar 36,86 persen, diikuti perdagangan 17,30 persen, industri pengolahan 14,15 persen, konstruksi 10,26 persen, serta sektor lainnya 21,43 persen.

Selain itu, Pemkab Pesawaran juga melaporkan pelaksanaan sejumlah program strategis, di antaranya program MBG yang telah menjangkau seluruh kecamatan dengan 52 SPPG dan melayani sekitar 130.416 penerima manfaat. Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih juga terus dikembangkan dengan 47 gerai yang tersebar di berbagai wilayah.

Pemkab Pesawaran turut mengusulkan pembangunan Sekolah Rakyat di Jalan Lintas Barat, Desa Kebagusan, Kecamatan Gedong Tataan. Sekolah tersebut direncanakan berdiri di atas lahan sekitar 7 hektare dengan kapasitas 1.200 siswa dari jenjang SD hingga SMA.

Nanda menegaskan, arah pembangunan daerah berlandaskan visi “Pesawaran CAKEP Lebih Maju Menuju Indonesia Emas 2045” yang dijabarkan dalam lima misi, yakni Cerdas, Aman, Kreatif, Efektif, dan Produktif.

“Program-program tersebut diharapkan menjadi game changer pembangunan daerah sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menekankan pentingnya optimalisasi potensi lokal sebagai fondasi pembangunan. Ia menyoroti peningkatan kualitas SDM melalui IPM, penguatan ekonomi daerah, pembangunan infrastruktur, pengentasan kemiskinan, serta pemerataan akses pendidikan.

“Pertumbuhan ekonomi harus dimulai dari desa. Jika desa tumbuh, maka kabupaten, provinsi, hingga negara juga akan tumbuh,” ujarnya.

Gubernur juga mengingatkan agar setiap perencanaan pembangunan menjunjung prinsip good governance, sehingga berjalan transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (Red)

Continue Reading

Pesawaran

Operasi Ketupat Krakatau 2026 Dimulai, Bupati Nanda Indira Tekankan Keamanan Mudik

Published

on

Pesawaran, dailynewslampung Bupati Pesawaran, Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M., memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Krakatau 2026” dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Apel berlangsung di halaman Mapolres Pesawaran, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Pesawaran AKBP Alvie Granito Panditha, Ketua DPRD Pesawaran Achmad Rico Julian, unsur Forkopimda, serta diikuti personel gabungan TNI–Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, tenaga kesehatan, dan instansi terkait lainnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Nanda Indira membacakan amanat Kapolri yang menegaskan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi terpusat yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Operasi ini bertujuan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama arus mudik, perayaan Idul Fitri, hingga arus balik.

Pengamanan difokuskan pada kelancaran lalu lintas serta penjagaan di sejumlah titik keramaian, seperti tempat ibadah, pusat perbelanjaan, terminal, objek wisata, dan lokasi strategis lainnya.

Secara nasional, Polri menyiapkan 2.746 pos yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu guna mendukung kelancaran Operasi Ketupat 2026.

Sementara itu, Kapolres Pesawaran AKBP Alvie Granito Panditha mengatakan, pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah pengamanan bersama instansi terkait agar perayaan Idul Fitri di wilayahnya berjalan aman dan kondusif.

Sebanyak 319 personel gabungan disiagakan, terdiri dari unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta tenaga kesehatan untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat, khususnya pemudik.

Selain itu, Polres Pesawaran juga mendirikan enam pos pengamanan di jalur strategis, antara lain di Kecamatan Tegineneng, Padang Cermin, dan Gedong Tataan.

Operasi Ketupat Krakatau 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

“Polres Pesawaran bersama seluruh instansi terkait berkomitmen memberikan pengamanan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026,” ujar Kapolres. (Red)

Continue Reading

Trending