Connect with us

Featured

Polinela Dampingi Petani Kakao Pringsewu Kendalikan Hama Secara Hayati dengan Beauveria Bassiana

Published

on

Pringsewu — Politeknik Negeri Lampung (Polinela) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertanian berkelanjutan melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Kali ini, pendampingan diberikan kepada Kelompok Tani Mekar, Desa Sukoharjo 1, Kabupaten Pringsewu, dengan fokus pada pengendalian hayati hama kakao menggunakan agen hayati Beauveria bassiana.

Kegiatan ini menyasar dua hama utama tanaman kakao, yakni kepik penghisap buah (Helopeltis spp.) dan penggerek buah kakao (Conopomorpha cramerella), yang selama ini menjadi ancaman serius bagi produktivitas dan kualitas hasil panen petani. Selama ini, pengendalian umumnya mengandalkan pestisida kimia, yang dalam jangka panjang dapat merusak lingkungan dan kesehatan. 29 September 2025

Sebagai solusi ramah lingkungan, tim PKM Polinela memperkenalkan dan mendampingi penggunaan jamur entomopatogen Beauveria bassiana sebagai alternatif pengendalian hama yang berkelanjutan.

Ketua tim pengabdian, Ovy Erfandari, S.P., M.Si., bersama lima anggota tim:

Sri Nurmayanti, S.P., M.Si.

Novi Safitri, S.P., M.Si.

Ir. Hamdani, M.Si.

Eka Wahyuningsih, S.P., M.Si.

Nabillah Anissa, S.P., M.P.

Serta melibatkan mahasiswa dari Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, memberikan pendampingan berupa penyuluhan, pelatihan teknik perbanyakan jamur, manfaat aplikasi, serta praktik langsung penyemprotan larutan Beauveria bassiana di lahan kakao milik petani.

Ketua Kelompok Tani Mekar, Bapak Suyudi, bersama para anggota kelompok, menyambut baik kegiatan ini. Para petani menunjukkan antusiasme tinggi, terutama setelah memahami manfaat jangka panjang dari penggunaan agen hayati yang lebih aman, murah, dan efektif dibandingkan pestisida kimia.

“Kami senang mendapatkan ilmu baru yang bisa langsung kami praktikkan. Semoga ke depan hasil panen kakao kami semakin baik dan tidak tergantung lagi dengan pestisida kimia,” ujar salah satu petani peserta kegiatan.

Dampak dan Harapan

Melalui kegiatan ini, Polinela berharap petani kakao di Desa Sukoharjo 1 semakin mandiri dalam mengelola kebun secara berkelanjutan. Tak hanya itu, keberhasilan program ini diharapkan menjadi percontohan bagi daerah lain yang memiliki potensi komoditas kakao.

Polinela menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi petani melalui inovasi dan penerapan teknologi tepat guna, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani serta mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Featured

Ketua DPRD Lampung Selatan Reses di Desa Mandah, Warga Diajak Perkuat Wawasan Kebangsaan dan Kamtibmas

Published

on

Lampung Selatan, Dailynewslampung – Ketua DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Erma Yusneli melaksanakan kegiatan reses di Dusun III Sumbersari, Desa Mandah, Kecamatan Natar, Senin (16/2/2026).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan kepada masyarakat setempat sebagai upaya memperkuat nilai persatuan dan kesadaran berbangsa di tengah masyarakat.

Dalam kegiatan itu, Bhabinkamtibmas turut hadir dan memberikan imbauan kepada warga terkait pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas). Warga diminta meningkatkan kewaspadaan, menjaga kerukunan lingkungan, serta berperan aktif menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah masing-masing.

Masyarakat juga diajak meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta memperkuat peran keluarga dalam pembinaan anak guna mencegah potensi gangguan kamtibmas di kemudian hari.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Tim Ahli Imam Suhaimi, Kepala Desa Mandah Sodikin, aparatur Desa Mandah, serta masyarakat setempat.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar hingga acara selesai. (Red)

Continue Reading

Featured

Silaturahmi Penuh Keakraban, DPRD Tulang Bawang Belajar Penanganan Etik ke DPRD Lampung Selatan

Published

on

Lampung Selatan,Dailynewslampung – DPRD Kabupaten Tulang Bawang melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Lampung Selatan untuk memperdalam pemahaman terkait mekanisme penanganan pelanggaran kode etik anggota dewan, Rabu (28/1/2026).

Kunjungan rombongan DPRD Tulang Bawang diterima langsung Ketua DPRD Lampung Selatan, Erma Yusneli, di ruang rapat Ketua DPRD setempat.

Rombongan dipimpin Ketua DPRD Tulang Bawang, Aliasan, bersama unsur pimpinan DPRD, Ketua Badan Kehormatan Yudistira, para anggota DPRD, serta Kepala Bagian Fasilitasi Pengawasan. Pertemuan berlangsung hangat, akrab, dan penuh nuansa kekeluargaan.

Dalam kesempatan itu, Erma Yusneli menyampaikan keterbukaan DPRD Lampung Selatan dalam berbagi pengalaman dan informasi, khususnya mengenai tugas dan fungsi Badan Kehormatan DPRD.

“Kami terbuka untuk berbagi pengalaman dan informasi, terutama terkait mekanisme penanganan pelanggaran kode etik anggota DPRD melalui Badan Kehormatan agar dapat menjadi bahan pembelajaran bersama,” ujar Erma.

Sementara itu, Aliasan menjelaskan bahwa kunjungan kerja tersebut bertujuan melakukan konsultasi dan pendalaman mengenai tata cara penanganan pelanggaran kode etik anggota dewan, termasuk regulasi dan praktik yang telah diterapkan di DPRD Lampung Selatan.

Menurutnya, hasil kunjungan ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam memperkuat fungsi pengawasan dan penegakan etika di lingkungan DPRD Tulang Bawang.(Red)

Continue Reading

Featured

DPRD Lampung Selatan Gelar Sosialisasi IPWK di Sidomulyo, Yuti Rahmayanti Tekankan Pengamalan Nilai Pancasila

Published

on

Lampung Selatan, Dailynewslmapung — Ketua Komisi III DPRD Lampung Selatan, Yuti Rahmayanti, menggelar kegiatan Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IPWK) di Desa Suak, Kecamatan Sidomulyo, Rabu (18/2/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara sekaligus memperkokoh wawasan kebangsaan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Sosialisasi IPWK diikuti perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga setempat. Dalam kesempatan itu, Yuti Rahmayanti menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

Menurutnya, Pancasila bukan hanya ideologi negara, tetapi juga menjadi pedoman dalam bersikap, berperilaku, dan bermasyarakat.

“Melalui kegiatan IPWK ini, kami berharap masyarakat semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, sehingga tercipta kehidupan sosial yang rukun, harmonis, dan berkeadilan,” ujarnya.(Red)

Continue Reading

Trending