Connect with us

Bandarlampung

Tim Dosen Polinela Kaji Peranan Unsur Hara Mikro pada Kualitas Produksi Heirloom Cherry Tomato

Published

on

Bandar Lampung — Tim dosen dari Program Studi Hortikultura, Jurusan Budidaya Tanaman Pangan, Politeknik Negeri Lampung (Polinela), tengah melaksanakan penelitian mengenai pengaruh unsur hara mikro terhadap pertumbuhan dan kualitas produksi heirloom cherry tomato. Penelitian ini dipimpin oleh Ir. Mustika Adzania Lestari, S.P., M.P., bersama Reza Zulfahmi, S.P., M.Si., dan Ir. Henni Elfandari, S.P., M.Si.

Menurut Mustika Adzania Lestari, budidaya tomat cherry kini menjadi salah satu peluang bisnis hortikultura dengan prospek menjanjikan. “Tomat cherry tidak hanya menambah estetika hidangan, tetapi juga memiliki nilai gizi tinggi karena kaya akan serat, vitamin, dan antioksidan,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, salah satu tantangan utama dalam budidaya tomat cherry adalah defisiensi mikronutrien, yang berdampak besar terhadap proses fisiologis tanaman. Penelitian ini secara khusus mengkaji pengaruh unsur zinc (Zn) dan boron (B) yang diberikan melalui penyemprotan pada daun (foliar spray).

“Meskipun dibutuhkan dalam jumlah kecil, mikronutrien seperti zinc dan boron memiliki peran vital dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman,” jelas Mustika. Berdasarkan literatur, zinc berperan dalam pembentukan dan metabolisme protein, karbohidrat, serta pembuahan tanaman, sementara boron berfungsi menjaga pertumbuhan jaringan meristematik dan kualitas buah. Kekurangan boron dapat menyebabkan tangkai daun rapuh serta kulit buah pecah-pecah, yang menurunkan kualitas hasil panen.

Metode foliar spray dipilih karena memungkinkan penyerapan nutrisi yang lebih cepat melalui daun, mengurangi stres tanaman, dan mencegah penumpukan residu akibat penggunaan pupuk berlebih. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan produktivitas tomat cherry lokal maupun varietas heirloom, sekaligus menjadi langkah inovatif menuju pertanian berkelanjutan di Provinsi Lampung.

“Pemupukan berimbang antara unsur hara makro dan mikro sangat penting, tidak hanya untuk meningkatkan hasil produksi tomat cherry, tetapi juga untuk menjaga efisiensi dan keamanan lingkungan,” tambah Mustika.

Dengan meningkatnya minat konsumen terhadap produk hortikultura bernilai tinggi, penelitian ini diharapkan menjadi inisiatif strategis Polinela dalam mendukung pengembangan komoditas unggulan lokal yang memiliki daya saing nasional maupun internasional.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bandarlampung

Pemkot Bandar Lampung dan TNI Percepat Normalisasi Sungai di Way Halim

Published

on

Bandar Lampung, dailynewslampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung bersama TNI mempercepat normalisasi sungai di Kelurahan Jagabaya I, Kecamatan Way Halim, menyusul luapan air yang sempat menggenangi rumah warga pada Selasa (14/4/2026) kemarin.

Berdasarkan pantauan pada Sabtu (18/4), Satuan Tugas (Satgas) Bandar Lampung yang terdiri dari BPBD, DLH, Satpol PP, Dinas Pekerjaan Umum, pihak kecamatan dan kelurahan, serta linmas bersama TNI mulai melakukan normalisasi sejak pukul 08.00 WIB.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, turut meninjau langsung kegiatan tersebut. Ia menegaskan langkah ini dilakukan untuk mencegah terulangnya banjir saat hujan deras.

“Satgas harus selalu siaga, meskipun tidak sedang hujan. Bencana bisa datang kapan saja,” ujar Eva Dwiana.

Pemkot Bandar Lampung saat ini juga mempercepat normalisasi sungai dan gorong-gorong di sejumlah wilayah, termasuk penataan konstruksi badan sungai.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan solusi jangka panjang terhadap persoalan banjir yang kerap dikeluhkan warga. Normalisasi sungai tetap menjadi prioritas, terutama melalui pembersihan sedimentasi tebal di gorong-gorong di berbagai titik di Kota Bandar Lampung. (Red)

Continue Reading

Bandarlampung

Pemkot Ambil Alih Normalisasi Sungai Tanjung Senang

Published

on

Bandar Lampung, dailynewslampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung mengambil langkah tegas dengan mengintervensi normalisasi sungai di Kecamatan Tanjung Senang demi mempercepat penanganan banjir dan menjamin keselamatan warga.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengatakan meski sebagian wilayah menjadi kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Pemkot tetap bergerak cepat menangani titik-titik krusial yang berdampak langsung pada masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan saat Wali Kota menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di sejumlah kecamatan, seperti Bumi Waras, Rajabasa, Labuhan Ratu, Sukabumi, dan Tanjung Senang, Kamis (16/4/2026).

Menurut Eva, penanganan banjir membutuhkan sinergi lintas sektor yang kuat. Namun, ia mengakui masih terdapat kendala dalam koordinasi di lapangan, sehingga diperlukan langkah cepat dari pemerintah daerah.

“Kami terus mengajak semua pihak untuk bersinergi. Penanganan banjir akan optimal jika koordinasi dari tingkat kecamatan hingga Balai berjalan baik,” ujarnya.

Menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu, Pemkot memutuskan mengambil diskresi untuk melanjutkan proyek drainase di Tanjung Senang yang sebelumnya terhambat.

“Kami sudah berkomunikasi dan meminta izin kepada pihak Balai agar pengerjaan bisa segera dilakukan. Ini murni demi keselamatan warga,” tegasnya.

Selain percepatan infrastruktur, Pemkot juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 miliar untuk bantuan bagi warga terdampak banjir di 36 titik yang tersebar di 13 kecamatan. Bantuan diberikan kepada sekitar 5.800 kepala keluarga berupa beras 10 kilogram dan uang tunai Rp500 ribu per KK.

Tak hanya itu, Pemkot juga akan menata kembali aliran sungai yang terhambat bangunan, khususnya di wilayah Sukabumi, guna memastikan fungsi drainase berjalan optimal dan mengurangi risiko banjir ke depan.

“Pemerintah hadir untuk bertanggung jawab. Penertiban akan dilakukan secara terukur agar aliran air kembali lancar,” kata Eva.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga semangat gotong royong dan bersabar menghadapi situasi, sembari memastikan pemerintah terus hadir mendampingi warga terdampak. (rls)

Continue Reading

Bandarlampung

Tragis Saat Evakuasi Bencana, Pegawai BPBD Bandar Lampung Alami Cacat, Bunda Eva Beri Perhatian

Published

on

Bandar Lampung, dailynewslampung – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menjenguk Aulia Ahmad Akbar, pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung yang mengalami kecelakaan kerja saat bertugas mengevakuasi bencana di Gang Onta, Kecamatan Kedaton.

Dalam kunjungannya di Rumah Sakit Advent Bandar Lampung, Kamis (16/4), Eva Dwiana memberikan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp15 juta serta hadiah umrah untuk meringankan beban korban.

“Terima kasih banyak atas pengorbanannya, semoga lekas pulih dan bisa kembali beraktivitas,” ujar Eva Dwiana.

Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi saat waktu istirahat setelah salat dzuhur. Dalam kondisi kelelahan usai bekerja, korban diduga kurang fokus ketika hendak membersihkan mesin pompa penyedot air yang masih dalam keadaan menyala.

Akibatnya, tangan korban tersedot ke dalam mesin hingga menyebabkan tiga jarinya putus.

Saat ini, Aulia Ahmad Akbar masih menjalani perawatan intensif di RS Advent Bandar Lampung. Pihak keluarga menyebutkan korban membutuhkan penanganan serius, baik secara medis maupun pemulihan pascaoperasi. (Red)

Continue Reading

Trending