Connect with us

Featured

Polinela Kembangkan Empat Paket Wisata Edu-Ekowisata untuk Tingkatkan Ekonomi Kampung Poncowati

Published

on

Lampung Tengah — Program Mahasiswa Berdampak (PM-BEM) Politeknik Negeri Lampung tahun pendanaan 2025 menghadirkan inovasi baru dalam pengembangan desa wisata melalui konsep agro edu-ecotourism yang dipadukan dengan digitalisasi layanan wisata. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Wisata Poncowati, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, bekerja sama dengan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat serta Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Dalam program tersebut, tim Polinela bersama Pokdarwis dan Karang Taruna berhasil mengembangkan empat paket wisata edukatif unggulan yang kini menjadi daya tarik baru bagi pengunjung:

1. Edu Farm Tour (Wisata Pertanian Terpadu)

Mengajak wisatawan mengikuti aktivitas pertanian seperti menanam sayuran, memanen buah, mengikuti permainan edukasi, memberi makan ternak, serta belajar mengenai biogas dan pupuk organik. Paket ini dirancang agar anak-anak hingga dewasa dapat memahami praktik pertanian berkelanjutan secara langsung.

2. Eco-Animal Farm Learning (Wisata Edukasi Peternakan)

Wisatawan dapat menikmati aktivitas pemancingan, panen ikan, serta mendapatkan edukasi mengenai budidaya lele, ayam petelur, dan lebah madu. Paket ini menjadi favorit keluarga karena memberikan pengalaman langsung yang edukatif dan menyenangkan.

3. Agro-Culinary Local Wisdom

Menawarkan pengalaman mencicipi sekaligus mempelajari pembuatan kuliner khas Poncowati, seperti petis belimbing, seblak, bakso lokal, herbal VCO, dan madu desa. Paket ini menggabungkan wisata kuliner dengan pelestarian kekayaan pangan tradisional.

4. Agro-Adventure and Digital Spot Tour

Paket petualangan yang membawa wisatawan menjelajahi kebun nanas, kebun belimbing, penangkaran burung dan kelinci, sarang tawon madu, hingga budidaya lebah lanceng. Seluruh titik wisata dilengkapi QR Code Edukasi Digital, sehingga pengunjung dapat mengakses informasi melalui ponsel secara praktis.

Ketua pelaksana PM-BEM Polinela, Dr. Anwar Rahman, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa paket wisata tersebut dikembangkan melalui pendekatan partisipatif bersama masyarakat.

“Kami merancang paket wisata yang benar-benar menggambarkan potensi asli desa. Teknologi seperti QR Trail Edukasi kami terapkan agar wisata lebih informatif dan menarik bagi generasi muda,” jelasnya.

Selain pengembangan paket wisata, tim Polinela yang beranggotakan Ali Murtopo, S.Pd., M.A. dan Sutarni, S.P., M.E.P. juga menerapkan berbagai teknologi pendukung, seperti modul pelatihan ber-HKI, papan interpretasi eduwisata, sistem reservasi online, serta pembentukan Pokdarwis Muda sebagai kelembagaan baru pengelola wisata.

Kepala Desa Poncowati turut mengapresiasi kontribusi Polinela terhadap peningkatan ekonomi desa.

“Paket wisata baru ini mulai diminati dan mampu meningkatkan pendapatan warga. Program ini benar-benar membawa perubahan bagi desa kami,” ujarnya.

Program PM-BEM Polinela yang turut melibatkan pengurus dan anggota BEM diharapkan menjadi model pengembangan desa wisata edukatif berkelanjutan yang dapat direplikasi di berbagai desa wisata lain di Provinsi Lampung maupun tingkat nasional.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Featured

Bidik Prestasi Porwanas 2027, PWI Lampung Selatan Kirim 14 Atlet ke Seleksi Provinsi

Published

on

Lampung Selatan,DailynewsLampung.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung Selatan mengirimkan 14 atlet untuk mengikuti seleksi atlet tingkat Provinsi Lampung sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027. Seleksi tersebut akan berlangsung di Balai Solfian Akhmad, Kantor PWI Lampung, Bandarlampung, Minggu (5/7/2026).

Keikutsertaan para atlet menjadi bentuk keseriusan PWI Lampung Selatan dalam mendukung sekaligus membidik prestasi pada Porwanas 2027 yang akan digelar di Provinsi Lampung.

Ketua PWI Lampung Selatan, , mengatakan status Lampung sebagai tuan rumah harus menjadi motivasi bagi insan pers untuk tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga berprestasi di arena pertandingan.

“Kami ingin menjadi bagian dari kemenangan Lampung sebagai tuan rumah. PWI Lampung Selatan memiliki banyak anggota yang mempunyai kemampuan dan potensi di berbagai cabang olahraga. Karena itu, kami optimistis dapat memberikan kontribusi bagi kontingen Lampung,” ujar Edwin di Gedung RA Tjindar Boemi, Sekretariat PWI Lampung Selatan, Sabtu (4/7/2026).

Sebanyak 14 anggota PWI Lampung Selatan yang mengikuti seleksi yakni Sabda Fajar, Supradianto, Idho Mai Saputra, Ferdy Suryadi, Ahmad Dini Eka Saputra, Angga Prayoga, Alpandi, Samsul Fahrizal, Endri Gunawan, Raflan Siahaan, Sodugoan Sinaga, Yuda Pranata, Farihan, dan Alfian.

Mereka akan mengikuti seleksi pada enam cabang olahraga, yakni domino, catur, tenis meja, futsal, minisoccer, dan e-sport.

Edwin yang juga merupakan atlet e-sport sekaligus kapten tim PUBG Mobile PWI Lampung berharap seluruh peserta dapat menampilkan kemampuan terbaik selama seleksi dan lolos memperkuat kontingen Lampung pada Porwanas 2027.

“Target kami tentu sebanyak mungkin atlet dari PWI Lampung Selatan dapat lolos. Saya berharap seluruh peserta tampil maksimal, menjaga sportivitas, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” katanya.

Selain fokus pada pembinaan olahraga, PWI Lampung Selatan juga terus meningkatkan kualitas sumber daya wartawan. Edwin mengungkapkan, tiga anggota PWI Lampung Selatan dijadwalkan mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada 9–10 Juli 2026.

Menurutnya, pembinaan olahraga dan peningkatan kompetensi profesi harus berjalan beriringan guna memperkuat kualitas dan profesionalisme wartawan.

“Kami berharap seluruh peserta UKW dapat dinyatakan kompeten sehingga semakin memperkuat kualitas dan profesionalisme wartawan di PWI Lampung Selatan,” pungkasnya. (Red)

Continue Reading

Bandarlampung

Wali Kota Eva Dwiana Hadiri Penutupan Rakernas XVIII APEKSI di Medan

Published

on

Medan, Dailynewslampung.com- 2 Juli 2026 — Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menghadiri Sidang Pleno dan Penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang digelar di Kota Medan, Kamis (2/7/2026).

Dalam sidang pleno tersebut, Ketua Dewan Pengurus APEKSI, Eri Cahyadi, menyampaikan sembilan rekomendasi hasil Rakernas XVIII APEKSI yang menjadi komitmen bersama pemerintah kota se-Indonesia. Rekomendasi itu mencakup penguatan kapasitas fiskal daerah, penataan kebijakan ASN, penguatan tata kelola program strategis nasional, percepatan pembangunan infrastruktur dan konektivitas wilayah, transformasi pemerintahan digital, penguatan ketahanan lingkungan dan kota berkelanjutan, penguatan ekonomi lokal dan pembangunan inklusif, penguatan tata ruang dan kerja sama kewilayahan, serta penguatan advokasi hukum bagi pemerintah daerah.

Rekomendasi tersebut menjadi aspirasi bersama pemerintah kota kepada pemerintah pusat guna memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan pelayanan publik, serta mempercepat pembangunan berkelanjutan dan berdaya saing di daerah.

Rangkaian Rakernas XVIII APEKSI secara resmi ditutup oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Dalam sambutannya, AHY menekankan pentingnya sinergi pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, memperkuat konektivitas antarwilayah, dan mewujudkan pemerataan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.

Keikutsertaan Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam Rakernas XVIII APEKSI menjadi bentuk komitmen untuk memperkuat kolaborasi antardaerah, mendorong inovasi pemerintahan, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat.

Dengan berakhirnya Rakernas XVIII APEKSI, seluruh rekomendasi yang telah disepakati diharapkan dapat menjadi landasan dalam memperkuat pembangunan kota-kota di Indonesia agar semakin maju, tangguh, inklusif, dan berdaya saing. (Red)

Continue Reading

Bandarlampung

Eva Dwiana Hadiri Karnaval Nusantara, Budaya Jadi Perekat Kebersamaan di Rakernas APEKSI

Published

on

Medan, Dailynewslampung.com — 2 Juli 2026 — Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menghadiri Festival Karnaval Nusantara dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang digelar di Lapangan Merdeka, Medan, Kamis (2/7).

Festival tersebut berlangsung meriah dengan parade budaya dari berbagai kota di Indonesia. Setiap delegasi menampilkan kekayaan adat, seni, dan tradisi daerah masing-masing sebagai wujud persatuan dalam keberagaman.

Kehadiran Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam festival ini menjadi bagian dari komitmen untuk terus melestarikan budaya daerah sekaligus mempererat hubungan antarpemerintah kota di Indonesia.

Selain menjadi ajang pertunjukan budaya, Karnaval Nusantara juga memperkuat semangat kolaborasi antarwilayah dalam membangun kota yang maju, inklusif, dan berdaya saing.

Melalui kegiatan ini, APEKSI diharapkan terus menjadi wadah sinergi pemerintah kota dalam mendorong pembangunan berkelanjutan dan memperkuat kebersamaan di tengah keberagaman budaya Indonesia.(Red)

Continue Reading

Trending