Connect with us

Featured

TP PKK Lampung Selatan Raih Penghargaan Nasional Imunisasi Zero Dose, 4.626 Anak Tuntaskan Imunisasi Kejar Capaian dan Prestasi

Published

on

Makassar,Dailynewslampung.com – Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Penghargaan Imunisasi Zero Dose (IZD) pada Puncak Peringatan ke-54 Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2026. Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan mendukung percepatan penurunan jumlah anak yang belum pernah mendapatkan imunisasi.

Penghargaan diterima Wakil Ketua TP PKK Lampung Selatan, Rheny Apriyani Syaiful Anwar, dan diserahkan langsung Menteri Kesehatan RI Budi G. Sadikin bersama Ketua Umum TP PKK Pusat Tri Tito Karnavian di Hotel Claro Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (11/7/2026).

Capaian itu didukung keberhasilan Kabupaten Lampung Selatan menuntaskan imunisasi kejar terhadap 4.626 anak atau 99,9 persen dari target sasaran hingga Mei 2026. Hasil tersebut menempatkan Lampung Selatan sebagai salah satu daerah dengan capaian terbaik di Indonesia dalam percepatan penurunan anak zero dose.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, Devi Arminanto, mengatakan Lampung Selatan merupakan salah satu daerah yang ditetapkan sebagai pilot project nasional untuk percepatan penurunan jumlah anak zero dose.

“Dalam pelaksanaannya, Lampung Selatan dinyatakan berhasil menurunkan jumlah anak zero dose sesuai target TP PKK Pusat dan Kementerian Kesehatan,” ujar Devi.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, TP PKK, tenaga kesehatan, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan imunisasi di lapangan.

“Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi semua pihak yang terlibat,” katanya.

Puncak Peringatan HKG PKK ke-54 Tahun 2026 mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045.” Kegiatan diawali dengan pemaparan materi oleh Menteri Kesehatan RI Budi G. Sadikin dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Arifah Fauzi.

Acara tersebut juga dihadiri Pelindung TP PKK Selvi Gibran Rakabuming, Ketua Umum TP PKK Pusat Tri Tito Karnavian, serta para Ketua TP PKK provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia.(Red)

 

Bandarlampung

PWI Lampung Matangkan Persiapan Porwanas 2027 Lewat Seleksi Atlet Seni Karaoke

Published

on

Bandar Lampung,Dailynewslampung.com– Panitia Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XV Tahun 2027 Provinsi Lampung mulai melakukan seleksi atlet cabang olahraga seni karaoke. Seleksi yang diperuntukkan bagi wartawan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan anggota Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Provinsi Lampung itu ditargetkan rampung pada akhir Juli 2026.

Ketua Harian Porwanas XV Lampung 2027, Supriyadi Alfian, mengatakan proses seleksi dilakukan lebih awal sebagai bagian dari persiapan menghadapi Porwanas XV Tahun 2027 yang akan digelar di Provinsi Lampung. Langkah tersebut diharapkan memberi waktu yang cukup bagi atlet terpilih untuk menjalani pembinaan sebelum bertanding di tingkat nasional.

“Target kami seleksi lomba karaoke untuk wartawan dan anggota IKWI Provinsi Lampung sudah harus terlaksana pada akhir Juli ini,” kata Supriyadi, Senin (13/7/2026).

Peserta dapat memilih satu dari tiga kategori lagu yang disiapkan panitia, yakni pop Indonesia, dangdut, dan lagu daerah. Seleksi direncanakan berlangsung di Center Stage Novotel Lampung yang dinilai memiliki fasilitas memadai untuk mendukung jalannya perlombaan.

Dalam proses penilaian, dewan juri akan menilai kualitas vokal, karakter suara, teknik bernyanyi, ketepatan nada, tempo, ritme, intonasi, penghayatan, ekspresi, kemampuan menyampaikan makna lagu, hingga penampilan di atas panggung dan kesesuaian kostum.

Sementara itu, Manager Cabang Olahraga Karaoke Porwanas XV Lampung, Yuhadi, mengatakan panitia siap memberikan pendampingan dan pembinaan kepada peserta yang terpilih agar mampu tampil maksimal pada Porwanas XV Tahun 2027.

“Kami mengajak seluruh anggota PWI maupun IKWI Provinsi Lampung yang memiliki bakat di bidang tarik suara untuk ikut ambil bagian dalam seleksi ini. Semakin banyak peserta yang ikut, semakin besar peluang kita mendapatkan penyanyi terbaik untuk mewakili Lampung,” ujar Yuhadi.

Panitia menetapkan sejumlah persyaratan bagi peserta. Wartawan wajib berstatus aktif dengan memiliki Kartu Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan Kartu Anggota PWI Biasa yang masih berlaku. Sementara peserta dari IKWI diwajibkan memiliki kartu anggota IKWI yang masih aktif.

Selain itu, peserta diwajibkan hadir 30 menit sebelum perlombaan untuk registrasi ulang dan pengambilan nomor urut. Seluruh lagu harus dibawakan secara langsung tanpa rekaman suara, dengan musik pengiring berupa file karaoke tanpa vokal atau tautan YouTube sesuai lagu dan nada dasar yang dipilih.

Panitia menegaskan lagu yang telah didaftarkan tidak dapat diganti. Peserta yang mengundurkan diri tidak dapat digantikan, sedangkan peserta yang tidak hadir setelah dipanggil tiga kali akan dinyatakan gugur. Hasil penilaian dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Melalui seleksi ini, Panitia Porwanas XV Lampung berharap dapat menjaring atlet terbaik yang akan memperkuat kontingen Provinsi Lampung pada cabang olahraga seni karaoke sekaligus menjadi bagian dari kesiapan daerah sebagai tuan rumah Porwanas XV Tahun 2027.(Red)

Continue Reading

Featured

Begawi Festival 2026 Jadi Ajang Promosi Budaya dan Pariwisata Lampung Selatan, Libatkan Ratusan Generasi Muda

Published

on

Lampung Selatan,Dailynewslampung– Begawi Festival 2026 yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Lampung (Unila) di Radin Inten Beach (eks Pantai Pasir Putih), Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, menjadi ajang promosi budaya, pelestarian lingkungan, dan pengembangan pariwisata daerah. Kegiatan yang mengusung tema “Akselerasi Generasi Muda dalam Harmonisasi dan Kreativitas terhadap Kelestarian Lingkungan di Bumi Siger Lampung” itu melibatkan ratusan mahasiswa, pelajar, dan relawan dari berbagai daerah.

Festival tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia Zulkifli Hasan, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung, tokoh adat, akademisi, mahasiswa, serta masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya Lampung sebagai fondasi pembentukan karakter generasi muda di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan daerah harus berjalan seiring dengan pelestarian identitas budaya.

“Kemajuan harus berjalan beriringan dengan pelestarian identitas daerah melalui penguatan falsafah hidup masyarakat Lampung, khususnya nilai-nilai Piil Pesenggiri, agar generasi muda tidak kehilangan jati dirinya,” ujar Mirza.

Sementara itu, Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengajak masyarakat Lampung terus menjaga persatuan melalui pelestarian adat dan budaya. Menurutnya, kekayaan budaya harus menjadi perekat persatuan sekaligus diwariskan kepada generasi mendatang.

“Tokoh-tokoh adat adalah pemersatu. Kekayaan adat dan budaya jangan sampai menjadi sumber perpecahan, tetapi harus menjadi kekuatan untuk mempersatukan masyarakat. Saya ingin masyarakat Lampung hidup setara, sejahtera, dan berkeadilan,” kata Zulkifli Hasan.

Selain itu, Zulkifli Hasan juga menyatakan dukungannya terhadap pengembangan sektor pariwisata dan penguatan ekonomi masyarakat melalui berbagai program pemerintah, termasuk pengembangan kawasan wisata dan koperasi desa.

Rangkaian Begawi Festival 2026 memadukan aksi peduli lingkungan dengan pertunjukan budaya khas Lampung yang menampilkan adat Sai Batin dan Pepadun. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus melestarikan warisan budaya Lampung kepada generasi muda.

Melalui penyelenggaraan festival ini, BEM Unila bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, tokoh adat, akademisi, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna mendorong pelestarian lingkungan, pengembangan pariwisata, serta pelestarian budaya secara berkelanjutan di Kabupaten Lampung Selatan.(Red)

 

Continue Reading

Bandarlampung

Lulus UKW ke-38, Dua Wartawan Perkuat SDM Profesional PWI Lampung Selatan

Published

on

Bandar Lampung, Dailynewslampung.com – Dua anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung Selatan, Ahmad Dini Eka Saputra dan Angga Prayoga, dinyatakan berkompeten dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW) ke-38 yang diselenggarakan PWI Lampung pada 9–10 Juli 2026.

Keduanya lulus pada jenjang Wartawan Muda setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pengujian yang dipimpin penguji bersertifikat dari Dewan Pers. Pada pelaksanaan UKW kali ini, sebanyak 36 wartawan mengikuti uji kompetensi, dengan 31 peserta dinyatakan berkompeten pada jenjang muda dan madya.

Ketua PWI Lampung Selatan, Edwin Apriandi, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan kedua anggotanya. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti komitmen organisasi dalam meningkatkan profesionalisme dan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik.

“Saya mengucapkan selamat kepada Ahmad Dini Eka Saputra dan Angga Prayoga atas keberhasilannya meraih sertifikat kompetensi. Semoga kompetensi yang telah diperoleh menjadi bekal untuk menghasilkan karya jurnalistik yang profesional, beretika, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Edwin di Balai Solfian Akhmad, Kantor PWI Lampung, Bandarlampung, Jumat (10/7/2026).

Dengan kelulusan tersebut, jumlah anggota PWI Lampung Selatan yang telah mengantongi sertifikat UKW kini mencapai 46 orang. Rinciannya terdiri atas lima Wartawan Utama, 13 Wartawan Madya, dan 28 Wartawan Muda.

Edwin mengatakan, pencapaian itu menjadi langkah penting dalam memperkuat kualitas organisasi sekaligus menjaga marwah profesi wartawan.

“Alhamdulillah, setiap pelaksanaan UKW selalu ada anggota PWI Lampung Selatan yang berhasil lulus. Ini menunjukkan semangat belajar dan meningkatkan kapasitas profesi terus tumbuh di kalangan anggota,” katanya.

Ia menegaskan, PWI Lampung Selatan akan terus mendorong seluruh anggotanya mengikuti UKW hingga seluruhnya memiliki sertifikat kompetensi. Saat ini masih terdapat belasan anggota yang belum mengikuti atau belum lulus UKW.

“Kami berharap dukungan pemerintah daerah, mitra, dan seluruh stakeholder agar target seluruh anggota PWI Lampung Selatan berkompetensi dapat segera terwujud,” ujarnya.

Edwin juga mengapresiasi konsistensi PWI Lampung yang terus menyelenggarakan UKW di tengah berbagai keterbatasan, baik dari sisi kuota maupun pembiayaan.

Sementara itu, Angga Prayoga mewakili peserta yang lulus mengaku bersyukur dapat menyelesaikan seluruh tahapan ujian yang meliputi 11 mata uji, mulai dari etika jurnalistik, teknik peliputan, penulisan berita hingga pemahaman regulasi pers.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian ujian bisa kami selesaikan dengan baik. Semoga ilmu dan sertifikat yang kami peroleh menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas dalam menjalankan profesi wartawan,” ujar Angga, didampingi Ahmad Dini Eka Saputra.

Di kesempatan yang sama, Ketua PWI Lampung, H. Wirahadikusumah, menegaskan bahwa sertifikat kompetensi bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam menjalankan profesi jurnalistik.

Menurutnya, kompetensi harus diwujudkan dalam praktik jurnalistik sehari-hari melalui kepatuhan terhadap kode etik, disiplin melakukan verifikasi, serta menyajikan informasi yang akurat kepada masyarakat.

“Berita itu harus fakta sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan jernih,” tegasnya. (Red)

Continue Reading

Trending