Connect with us

Featured

Ini Data Jalan Terkini PU Lamsel, Hasannudin : ‘Ngawur itu yang bilang jalan di Lampung Selatan dengan kondisi baik hanya 34,5%’

Published

on

Lampung Selatan, DNL : Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat Kabupaten Lampung Selatan (PUPR Lamsel), Hasannudin bantah adanya pernyataan yang menyebutkan berdasarkan data BPS, jalan kabupaten di Lampung Selatan dengan kondisi baik hanya 415,08 KM atau 34,5% dari total panjang jalan 1.204,10 KM.

Menurut dia, jika mengacu data BPS yang benar adalah 670,98 KM.

“Ngawur itu yang bilang jalan di Lampung Selatan dengan kondisi baik hanya 34,5% atau 415,08 KM. Data BPS itu data dari kami (PUPR Lamsel) per Desember 2023, bahwa jalan dengan kondisi sangat baik itu memiliki panjang 415,08 KM dan dengan kondisi baik (Sedang) dengan panjang 225,90 KM,” ungkap Hasanuddin kepada wartawan, Rabu 23 Oktober 2024.

Diungkapkan Hasanudin, jika fakta di lapangan saat ini untuk jalan mantap di Lampung Selatan dapat mencapai lebih dari 70% atau kurang lebih 850 KM. Hal ini kata Hasanudin, dapat dihitung dari realisasi pembangunan jalan untuk tahun 2024 kurang lebih 30 KM dan sejumlah pembangunan ruas jalan yang masih dalam proses.

Selain itu, yang paling signifikan penurunan status jalan rusak ringan (Jalan Berlubang) yang direhabilitasi secara mandiri.”Data terkini bisa lebih dari 70% jalan mantap, jika dihitung realisasi pembangunan jalan tahun anggaran 2024 dan rehab jalan berlubang dengan status jalan rusak ringan. Nanti diakhir tahun baru kita bisa rilis secara resmi,” imbuh Hasanuddin.

Dijelaskan Hasanudin, tingkat layanan jalan kabupaten terhadap jumlah penduduk Kabupaten Lampung Selatan setiap kilometer jalan kabupaten melayani 890 orang/Km dengan rincian tertinggi ada di 6 kecamatan, yakni Kecamatan Rajabasa dengan tingkat layanan jalan 5.423 orang/Km, Kecamatan Bakauheni 1.191 orang/Km, Kecamatan Natar 1.164 orang/Km, Kec. Jatiagung 1.162 orang/Km, Kecamatan Sidomulyo 931 orang/Km, Kecamatan Candipuro 915 orang/Km dan 11 kecamatan lainnya berada dibawah rata-rata kabupaten 890 orang/Km.

“Kalau berdasarkan prosentase panjang jalan kabupaten yang ada di Kabupaten Lampung Selatan sepanjang 1.204 Km, dengan prosentase tertinggi terdapat di Kecamatan Natar dengan 13,79%, Kecamatan Tanjung Bintang 10,40%, Kecamatan Kalianda 9,59%, Kecamatan Jati Agung 9,26%, Kecamatan Katibung 8,64%, Kecamatan Palas 6,45%, Kecamatan Sidomulyo 5,86%, Kecamatan Merbau Mataram 5,36%, Kecamatan Candipuro 5,26%, Kecamatan Ketapang 5,04% dan 7 kecamatan lainnya berada dibawah 5%,” jelas Hasanudin.

Berdasarkan data tersebut, terus Hasanuddin, penilaian prioritas pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Lampung Selatan berdasarkan jumlah penyebaran penduduk, tingkat layanan jalan jalan kabupaten yang sudah ada saat ini dengan nilai proritas pertama yaitu Kecamatan Natar nilai 51, Kecamatan Sidomulyo nilai 49, Kecamatan Palas nilai 47.

“Kemudian Kecamatan Kalianda nilai 46, Kecamatan Katibung nilai 46, Kecamatan Jati Agung nilai 45, Kecamatan Tanjung Bintang nilai 44, Kecamatan Ketapang nilai 38, Kecamatan Candipuro nilai 37, Kecamatan Rajabasa nilai 37, Kecamatan Bakauheni 35, Kecamatan Merbau Mataram nilai 33, Kecamatan Way Sulan nilai 27, Keca Kecamatan Tanjung Sari nilai 20, Kecamatan Sragi nilai 19 dan Kecamatan Way Panji 16,” kata Hasanudin.

Dikatakan Hasanuddin, tantangan utama penuntasan pembangunan jalan yang ada di Kabupaten Lampung Selatan adalah pertumbuhan populasi masyarkat dan juga urbanisasi, konstruksi jalan yang tahan terhadap berbagai cuaca dan investasi anggaran yang sangat besar.

“Makin bertambahnya populasi penduduk makin bertambah pula kebutuhan jalan, begitu juga dengan masalah konstruksi. Kebutuhan konstruksi yang tahan terhadap segala kondisi cuaca apapun yang tentunya kaitannya dengan bujet anggaran yang lebih besar,” pungkasnya.

(red)

Bandarlampung

Pelindo Regional 2 Panjang Berbagi Berkah Ramadhan, Santuni 125 Anak Yatim

Published

on

Bandar Lampung, DL – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang menggelar berbagai kegiatan sosial dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Melalui program Pelindo Berbagi Ramadha, perusahaan menyalurkan santunan anak yatim, paket sembako, hingga takjil gratis bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional pelabuhan.

Kegiatan yang merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan ini difokuskan untuk membantu masyarakat sekitar Pelabuhan Panjang, Kota Bandar Lampung.

General Manager Pelindo Regional 2 Panjang, Hardianto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan.

“Melalui program Pelindo Berbagi Ramadhan ini, Pelindo Regional 2 Panjang ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekitar wilayah operasional pelabuhan, khususnya anak-anak yatim dan warga yang membutuhkan. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta menambah keberkahan di bulan suci Ramadhan,” kata Hardianto dalam keterangan tertulis, Senin (16/3/2026).

Dalam program tersebut, Pelindo Regional 2 Panjang menyalurkan santunan kepada 125 anak yatim yang berasal dari panti asuhan di sekitar Bandar Lampung serta anak-anak yatim yang tinggal di lingkungan sekitar Pelabuhan Panjang.

Selain santunan anak yatim, perusahaan juga membagikan 1.500 paket sembako gratis kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut diberikan kepada Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), anak yatim, serta panti asuhan yang berada di sekitar wilayah operasional pelabuhan.

Tak hanya itu, sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa, Pelindo Regional 2 Panjang turut membagikan 900 paket takjil gratis kepada masyarakat di sekitar kantor cabang dan area dermaga pelabuhan.

Hardianto menegaskan, perusahaan berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui berbagai program sosial yang berkelanjutan.

“Pelindo berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekitar pelabuhan melalui berbagai program sosial yang berkelanjutan. Kami ingin memastikan bahwa keberadaan Pelindo tidak hanya memberikan dampak ekonomi melalui aktivitas kepelabuhanan, tetapi juga memberikan manfaat sosial bagi masyarakat di sekitar pelabuhan,” ujarnya.

Secara nasional, kegiatan ini merupakan bagian dari program Ramadhan yang dilaksanakan oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero) di seluruh wilayah operasional perusahaan.

Melalui program tersebut, Pelindo secara nasional menyalurkan 7.710 santunan anak yatim, 54.375 paket sembako gratis, serta 35.400 paket takjil kepada masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.

Continue Reading

Ekonomi

Penumpang Penyeberangan Jawa–Sumatera pada H-8 Lebaran 2026 Turun

Published

on

Merak, dailynewslampung Jumlah penumpang yang menyeberang dari Pulau Jawa ke Sumatera pada H-8 Angkutan Lebaran 2026 mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan data Posko Merak yang mencakup Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara selama 24 jam pada 13 Januari 2026 pukul 00.00 hingga 23.59 WIB, tercatat sebanyak 219 trip kapal beroperasi.

Total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H-8 mencapai 50.362 orang atau turun 23,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 65.554 orang.

Sementara itu, kendaraan roda dua tercatat sebanyak 1.431 unit atau turun 49,6 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai 2.840 unit. Kendaraan roda empat sebanyak 6.380 unit atau turun 9 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 7.008 unit.

Untuk kendaraan logistik, jumlah truk yang menyeberang tercatat 3.252 unit atau turun 18,3 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 3.979 unit. Sedangkan bus yang menyeberang tercatat 503 unit atau turun 32,9 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 750 unit.

Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui tiga pelabuhan tersebut mencapai 11.566 unit atau turun 20,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 14.577 unit.

Adapun akumulasi pergerakan penumpang dari H-10 hingga H-8 tercatat sebanyak 126.276 orang atau turun 18,6 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 155.161 orang. Total kendaraan pada periode yang sama tercatat 31.390 unit atau turun 13 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 36.091 unit.

Sementara itu, arus penyeberangan dari Sumatera ke Jawa juga mengalami penurunan.

Berdasarkan data Posko Bakauheni pada periode yang sama, jumlah trip kapal yang beroperasi tercatat sebanyak 125 trip.

Total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu pada H-8 mencapai 36.827 orang atau turun 3,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 38.091 orang.

Jumlah kendaraan roda dua tercatat 528 unit atau turun 33,3 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 792 unit. Kendaraan roda empat tercatat 3.458 unit atau turun 12,3 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 3.942 unit.

Berbeda dengan kendaraan lainnya, jumlah truk justru mengalami kenaikan menjadi 3.394 unit atau naik 9,1 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 3.110 unit. Sementara itu, jumlah bus tercatat 537 unit atau turun 6,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 506 unit.

Total kendaraan yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H-8 tercatat sebanyak 7.917 unit atau turun 5,2 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 8.350 unit.

Adapun total penumpang dari H-10 hingga H-8 tercatat 97.385 orang atau turun 9,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 107.541 orang. Total kendaraan pada periode tersebut mencapai 23.018 unit atau turun 3,1 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 23.766 unit. (Red)

Continue Reading

Bandarlampung

Pemkot Bandar Lampung Siap Perbaiki Jalan Rusak Tirtayasa Tahun Ini

Published

on

DAILYNEWSLAMPUNG – BANDAR LAMPUNG : Warga Kecamatan Sukabumi akhirnya mendapat kepastian terkait perbaikan ruas Jalan Pangeran Tirtayasa yang selama ini dikeluhkan karena mengalami kerusakan cukup parah. Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana menegaskan bahwa perbaikan jalan tersebut akan dilaksanakan pada tahun 2026.

Kepastian itu disampaikan Eva Dwiana saat menghadiri kegiatan Safari Ramadan di Masjid Al Barokah, Gang Rewok, Kecamatan Sukabumi, Rabu (4/3/2026). “Jalan Tirtayasa insyaallah tahun ini akan diperbaiki, secepatnya. Doakan saja Pemkot Bandar Lampung terus meningkat pendapatannya agar dapat melanjutkan program-program pembangunan untuk masyarakat,” ujarnya di hadapan jamaah yang hadir.

Selain menyampaikan rencana perbaikan jalan, Pemerintah Kota Bandar Lampung juga menyalurkan bantuan dana hibah sebesar Rp50 juta kepada pengurus Masjid Al Barokah. Bantuan tersebut diperuntukkan untuk meningkatkan kenyamanan ibadah masyarakat, di antaranya untuk pembelian fasilitas pendingin ruangan (AC) serta pembangunan area tempat wudu yang lebih memadai.

Kegiatan Safari Ramadan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Wali Kota Bandar Lampung tampak berinteraksi langsung dengan warga dan jamaah yang hadir di masjid. Bahkan, saat waktu berbuka puasa tiba, Eva Dwiana turut membaur bersama masyarakat menikmati hidangan takjil dan menu berbuka puasa sederhana yang disiapkan oleh pengurus masjid dan warga sekitar.

Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung tidak hanya menyampaikan program pembangunan, tetapi juga mempererat hubungan dengan masyarakat di berbagai wilayah kota. Dalam kesempatan tersebut, Eva Dwiana yang akrab disapa Bunda Eva mengatakan perbaikan Jalan Pangeran Tirtayasa menjadi salah satu prioritas pembangunan infrastruktur Pemerintah Kota Bandar Lampung tahun ini. (DNL/Ma)

Continue Reading

Trending