Connect with us

Ekonomi

Zero Desa Tertinggal, Lamsel Menuju All Out Desa Mandiri Dan Maju

Published

on

LAMPUNG SELATAN, DNL : Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Lampung Selatan, Erdiansyah SH MM mengungkapkan, berdasarkan Index Desa Membangun (IDM), sejak 2023 Lampung Selatan dinyatakan zero atau bebas dari desa dengan status desa tertinggal ataupun sangat tertinggal.

Bahkan pada 2024 ini, Erdiansyah mengungkapkan, sebanyak 134 desa atau lebih dari separuh (52,34%) dari 256 jumlah desa di Lampung Selatan telah menyandang status desa maju dan mandiri.

Disclaimer: IDM merupakan indikator pemerintah dalam mengukur pembangunan desa melalui enam dimensi, yakni Layanan Dasar, Sosial, Ekonomi, Lingkungan, Aksesibilitas dan Tata Kelola Pemerintahan Desa.
“Berdasarkan IDM 2024, 20 desa di Lampung Selatan tercatat berstatus desa mandiri dan 124 desa dengan status desa maju. Sedangkan sisanya berstatus desa berkembang. Untuk diketahui, ada 5 peringkat status desa dalam IDM.

Pertama, dengan status mandiri, kedua desa maju, ketiga desa berkembang, ke-empat tertinggal dan kelima sangat tertinggal,” ujar Erdiansyah di ruang kerjanya, Selasa 25 Juni 2024.

Erdiansyah menuturkan, prosesi peningkatan status desa berdasarkan IDM di Lampung Selatan setiap tahunnya mengalami trend grafik yang positif. Dimana, diungkapkan mantan Camat Kalianda ini, pada 2019 silam di Lampung Selatan tercatat masih ada 13 desa berstatus desa tertinggal, kemudian pada 2020 mengalami penurunan hingga 8 desa tertinggal, 2021 menjadi 6 desa tertinggal, kemudian pada 2022 hanya tinggal 1 desa yang berstatus tertinggal dan akhirnya pada 2023, Lampung Selatan dinyatakan zero atau nihil desa tertinggal.

“Alhamdulillah berkat arahan Bupati Lampung Selatan, bapak Hi Nanang Ermanto agar dana desa dapat dikelola dengan baik dan dilaksanakan dengan skala prioritas, terutama untuk sarana dasar, infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan ekonomi kreatif, kemajuan desa-desa di Lampung Selatan setiap tahunnya terus meningkat dan semakin pesat,” imbuh Erdiansyah seraya menyebutkan pesan bupati lainnya yakni agar setiap desa dapat menggali potensi di desanya masing-masing untuk meningkatkan pendapatan desa demi kesejahteraan masyarakat.

Tidak sampai disitu, Menurut Erdiansyah, Pemkab Lamsel saat ini masih terus melakukan inovasi dan terobosan guna kemajuan bagi desa-desa dan kesejahteraan masyarakatnya.

Seperti menggalakkan desa percontohan dalam mengembangkan program Rumah Sehat dengan pemanfaatan pekarangan K3 (Kebun, Kolam dan Kandang) yang dikolaborasikan dengan program Pegi Kemerang (Pemanfaatan Gizi Keluarga dari Pekarangan) dari Dinas Ketahanan Pangan.
“Dalam program ini sebagai motor adalah Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Lampung Selatan, ibu Hj. Winarni Nanang Ermanto.

Dimana salah satu tujuan program ini menjadi bagian dari penanganan dan pencegahan stunting dalam Proyek Cetak Generasi Unggul. Yakni pemenuhan gizi keluarga dapat diperoleh dari pemanfaatan pekarangan, berupa Kebun, Kolam dan Kandang. Dengan berjalannya program ini, maka kedepannya tidak akan lagi ditemukannya kasus stunting di wilayah Lampung Selatan,” jelas dia.

“Saat ini fokus pada proyek cetak generasi unggul dan penuntasan kemiskinan di desa, mulai dari swasembada Kakus (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan, penuntasan stunting dan swasembada gizi.

Kemudian tekan angka putus sekolah melalui program swasembada sekolah. Program bedah rumah melalui swasembada rumahku, ada juga program swasembada lingkungan, ekonomi kerakyatan dan juga kesehatan inklusif.

Dengan berjalannya program-program tersebut yang merupakan bagian dari indikator penilaian IDM, maka berbanding lurus juga dengan peningkatan IDM dan juga IPM (Index Pembangunan Manusia),” pungkas Erdiansyah.

(Kmf/Ma)

Bandarlampung

Gerak Cepat Wali Kota Eva Dwiana, Banjir Usai Hujan Deras di Bandar Lampung Cepat Tertangani

Published

on

Bandar Lampung, dailynewslampung – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, bergerak cepat memantau kondisi warga usai hujan deras mengguyur Kota Tapis Berseri.

Berdasarkan pantauan di Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Selasa (14/4), hujan yang berlangsung sejak pukul 18.00 WIB hingga 23.00 WIB menyebabkan sungai dan gorong-gorong meluap.

Eva Dwiana turun langsung meninjau kondisi warga terdampak, salah satunya di Kelurahan Penengahan. Satuan tugas (Satgas) Kota Bandar Lampung juga dikerahkan untuk membantu warga. Aliran listrik yang sempat padam pun berhasil kembali normal.

Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) turut diterjunkan untuk mengeruk sedimentasi di gorong-gorong serta menggunakan alat penyedot air agar genangan cepat surut.

Upaya cepat pemerintah daerah mendapat apresiasi dari warga. Bayu (34) mengaku puas dengan respons sigap pemerintah kota.
“Lampu yang sempat mati saat hujan sudah kembali hidup. Ini sangat penting untuk penerangan dan aktivitas warga,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Amin (44), yang menilai air cepat surut berkat perawatan rutin.
“Karena gorong-gorong rutin dibersihkan, air jadi cepat turun,” katanya.

Sebagai langkah jangka panjang, Pemerintah Kota Bandar Lampung terus mempercepat normalisasi sungai dan gorong-gorong di sejumlah wilayah, termasuk penataan konstruksi bangunan di Kelurahan Tanjung Senang.

Eva Dwiana menegaskan bahwa normalisasi sungai tetap menjadi prioritas utama, terutama melalui pembersihan sedimentasi tebal di gorong-gorong guna mengurangi risiko banjir di masa mendatang. (red)

Continue Reading

Ekonomi

April Hot Deals, Grand Elty Krakatoa Hadirkan Paket Menginap Terjangkau

Published

on

Lampung Selatan, dailynewslampung – Grand Elty Krakatoa kembali menghadirkan promo menarik bagi wisatawan melalui program bertajuk April Hot Deals. Dalam penawaran ini, pengunjung dapat menikmati paket menginap dengan harga mulai dari Rp799.000 nett per malam.

Promo tersebut menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin menikmati liburan singkat atau staycation dengan suasana pantai yang nyaman di kawasan Kalianda, Lampung Selatan.

General Manager Grand Elty Krakatoa, Hosein Rachmat Ibrahim, mengatakan bahwa program ini dirancang untuk memberikan pengalaman menginap yang lengkap dengan harga terjangkau.

“Melalui promo April Hot Deals, kami ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menikmati fasilitas terbaik Grand Elty Krakatoa dengan harga yang lebih bersahabat,” ujarnya.

Dalam paket tersebut, tamu akan mendapatkan sejumlah fasilitas, di antaranya menginap selama dua hari satu malam, sarapan untuk dua orang dewasa, welcome drink, akses gratis ke kolam renang dan pantai, serta layanan Wi-Fi tanpa biaya tambahan.

“Selain itu, kami juga memberikan sejumlah keuntungan tambahan berupa diskon 10 persen untuk restoran, 10 persen untuk aktivitas rekreasi, serta 10 persen untuk layanan laundry,” tambahnya.

Dengan konsep resor yang mengusung kenyamanan dan keindahan alam pesisir, Grand Elty Krakatoa dinilai menjadi salah satu destinasi favorit di Lampung Selatan, baik untuk liburan keluarga maupun pasangan.

Promo April Hot Deals ini berlaku dalam waktu terbatas. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk segera melakukan reservasi agar tidak kehabisan kuota.

Melalui program ini, Grand Elty Krakatoa berharap dapat meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di Kabupaten Lampung Selatan. (red)

Continue Reading

Ekonomi

Kunjungan Aburizal Bakrie dan Zulkifli Hasan Jadi Angin Segar Pariwisata Lampung Selatan

Published

on

Lampung Selatan, dailynewslampung – Dua tokoh nasional asal Lampung Selatan, Aburizal Bakrie dan Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan, mengunjungi Grand Elty Krakatoa, Minggu (29/3/2026).

Kunjungan tersebut dinilai tidak sekadar agenda silaturahmi, tetapi juga menjadi sinyal dukungan terhadap pengembangan sektor pariwisata di Lampung Selatan.

Berdasarkan unggahan akun Instagram resmi @elty_krakatoa, kedua tokoh tiba di kawasan wisata yang berlokasi di Desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda, dan disambut langsung oleh General Manager Grand Elty Krakatoa, Hosein Rachmat Ibrahim.

Turut mendampingi, Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Selatan, Supriyanto, yang ikut berdiskusi bersama rombongan di area resort.

Dalam kunjungan tersebut, Aburizal Bakrie dan Zulkifli Hasan berkeliling kawasan resort menggunakan kendaraan ramah lingkungan berupa bajaj listrik, sembari meninjau fasilitas dan potensi wisata yang dimiliki.

Grand Elty Krakatoa dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan di pesisir Kalianda dengan panorama pantai dan latar Gunung Anak Krakatau. Kawasan ini juga terus menghadirkan inovasi wisata untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung.

Sekda Lampung Selatan, Supriyanto, menyambut positif kunjungan tersebut. Ia menilai kehadiran kedua tokoh nasional itu, selain dalam rangka pulang kampung saat Lebaran, juga membawa dampak baik bagi daerah.

“Semoga kunjungan ini membawa berkah untuk Lampung Selatan dengan segala potensi yang kita miliki,” ujarnya.

Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah pusat maupun investor, sangat dibutuhkan untuk mendorong kemajuan pariwisata daerah.

Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum penguatan promosi sekaligus membuka peluang investasi bagi pengembangan destinasi wisata di Lampung Selatan ke depan. (Rls)

Continue Reading

Trending