Connect with us

Bandarlampung

Tingkatkan Daya Saing UMKM, Tim Dosen Polinela Dampingi Rumah Potong Ayam di Bandar Lampung

Published

on

Bandar Lampung – Tim dosen Politeknik Negeri Lampung (Polinela) melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat untuk memperkuat daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor peternakan. Kegiatan ini menyasar Rumah Potong Ayam Berkah di Kelurahan Keteguhan, Teluk Betung Timur, Bandar Lampung.

Program yang berlangsung Juni hingga November 2025 ini mengusung tema “Pengembangan Usaha Ayam Potong Ras Boiler Melalui Diversifikasi Olahan, Kemasan Inovatif, dan Digitalisasi Pemasaran.”

Ketua tim, Tunjung Andarwangi, S.P., M.P., bersama para dosen dan mahasiswa dari Polinela memberikan pendampingan langsung kepada pelaku usaha yang telah beroperasi lebih dari 20 tahun. Selama ini, usaha tersebut masih terbatas menjual ayam potong mentah dengan kemasan sederhana serta pemasaran tradisional di pasar.

“Kami melihat potensi besar di usaha ini, namun perlu inovasi agar bisa bersaing dan menjangkau pasar lebih luas,” ujar Tunjung Andarwangi, S.P., M.P.

Melalui program ini, tim memperkenalkan tiga pilar utama: diversifikasi produk, modernisasi kemasan, dan digitalisasi pemasaran. Diversifikasi dilakukan dengan pelatihan pengolahan ayam siap masak, seperti ayam ungkep dan marinasi, yang diyakini mampu meningkatkan nilai jual hingga 50 persen.

Selain itu, pelaku usaha juga diajarkan penggunaan kemasan vacuum agar produk lebih higienis dan tahan lama, lengkap dengan desain label yang menarik. “Kemasan bukan sekadar pembungkus, tapi bagian dari strategi branding,” jelas Intan Andya Bellapama, S.P., M.P.

Dari sisi pemasaran, tim mendampingi pembuatan akun media sosial untuk promosi dan pemesanan, sekaligus melatih strategi konten serta manajemen layanan pelanggan. Hal ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar, tidak hanya di pasar tradisional, tetapi juga ke ranah digital.

“Kami ingin pelaku usaha tidak lagi terbatas di pasar tradisional. Dengan digitalisasi, mereka bisa menjangkau konsumen di seluruh Lampung, bahkan nasional,” ungkap Valdi Mughni Budiman, S.M.B., M.A.B.

Pendekatan partisipatif juga diterapkan dengan melibatkan mitra pada setiap tahap kegiatan, mulai dari identifikasi masalah hingga evaluasi. “Ini agar solusi yang diberikan benar-benar relevan dan berkelanjutan,” tambah Ratu Chaterine Fajri, S.A.B., M.Si.

Melalui pendampingan ini, Rumah Potong Ayam Berkah diharapkan dapat berkembang menjadi UMKM unggulan, bertransformasi dari usaha tradisional menjadi usaha modern yang kompetitif, serta memperkuat ekosistem ekonomi lokal di Bandar Lampung.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bandarlampung

Pemkot Bandar Lampung dan TNI Percepat Normalisasi Sungai di Way Halim

Published

on

Bandar Lampung, dailynewslampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung bersama TNI mempercepat normalisasi sungai di Kelurahan Jagabaya I, Kecamatan Way Halim, menyusul luapan air yang sempat menggenangi rumah warga pada Selasa (14/4/2026) kemarin.

Berdasarkan pantauan pada Sabtu (18/4), Satuan Tugas (Satgas) Bandar Lampung yang terdiri dari BPBD, DLH, Satpol PP, Dinas Pekerjaan Umum, pihak kecamatan dan kelurahan, serta linmas bersama TNI mulai melakukan normalisasi sejak pukul 08.00 WIB.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, turut meninjau langsung kegiatan tersebut. Ia menegaskan langkah ini dilakukan untuk mencegah terulangnya banjir saat hujan deras.

“Satgas harus selalu siaga, meskipun tidak sedang hujan. Bencana bisa datang kapan saja,” ujar Eva Dwiana.

Pemkot Bandar Lampung saat ini juga mempercepat normalisasi sungai dan gorong-gorong di sejumlah wilayah, termasuk penataan konstruksi badan sungai.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan solusi jangka panjang terhadap persoalan banjir yang kerap dikeluhkan warga. Normalisasi sungai tetap menjadi prioritas, terutama melalui pembersihan sedimentasi tebal di gorong-gorong di berbagai titik di Kota Bandar Lampung. (Red)

Continue Reading

Bandarlampung

Pemkot Ambil Alih Normalisasi Sungai Tanjung Senang

Published

on

Bandar Lampung, dailynewslampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung mengambil langkah tegas dengan mengintervensi normalisasi sungai di Kecamatan Tanjung Senang demi mempercepat penanganan banjir dan menjamin keselamatan warga.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengatakan meski sebagian wilayah menjadi kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Pemkot tetap bergerak cepat menangani titik-titik krusial yang berdampak langsung pada masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan saat Wali Kota menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di sejumlah kecamatan, seperti Bumi Waras, Rajabasa, Labuhan Ratu, Sukabumi, dan Tanjung Senang, Kamis (16/4/2026).

Menurut Eva, penanganan banjir membutuhkan sinergi lintas sektor yang kuat. Namun, ia mengakui masih terdapat kendala dalam koordinasi di lapangan, sehingga diperlukan langkah cepat dari pemerintah daerah.

“Kami terus mengajak semua pihak untuk bersinergi. Penanganan banjir akan optimal jika koordinasi dari tingkat kecamatan hingga Balai berjalan baik,” ujarnya.

Menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu, Pemkot memutuskan mengambil diskresi untuk melanjutkan proyek drainase di Tanjung Senang yang sebelumnya terhambat.

“Kami sudah berkomunikasi dan meminta izin kepada pihak Balai agar pengerjaan bisa segera dilakukan. Ini murni demi keselamatan warga,” tegasnya.

Selain percepatan infrastruktur, Pemkot juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 miliar untuk bantuan bagi warga terdampak banjir di 36 titik yang tersebar di 13 kecamatan. Bantuan diberikan kepada sekitar 5.800 kepala keluarga berupa beras 10 kilogram dan uang tunai Rp500 ribu per KK.

Tak hanya itu, Pemkot juga akan menata kembali aliran sungai yang terhambat bangunan, khususnya di wilayah Sukabumi, guna memastikan fungsi drainase berjalan optimal dan mengurangi risiko banjir ke depan.

“Pemerintah hadir untuk bertanggung jawab. Penertiban akan dilakukan secara terukur agar aliran air kembali lancar,” kata Eva.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga semangat gotong royong dan bersabar menghadapi situasi, sembari memastikan pemerintah terus hadir mendampingi warga terdampak. (rls)

Continue Reading

Bandarlampung

Tragis Saat Evakuasi Bencana, Pegawai BPBD Bandar Lampung Alami Cacat, Bunda Eva Beri Perhatian

Published

on

Bandar Lampung, dailynewslampung – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menjenguk Aulia Ahmad Akbar, pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung yang mengalami kecelakaan kerja saat bertugas mengevakuasi bencana di Gang Onta, Kecamatan Kedaton.

Dalam kunjungannya di Rumah Sakit Advent Bandar Lampung, Kamis (16/4), Eva Dwiana memberikan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp15 juta serta hadiah umrah untuk meringankan beban korban.

“Terima kasih banyak atas pengorbanannya, semoga lekas pulih dan bisa kembali beraktivitas,” ujar Eva Dwiana.

Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi saat waktu istirahat setelah salat dzuhur. Dalam kondisi kelelahan usai bekerja, korban diduga kurang fokus ketika hendak membersihkan mesin pompa penyedot air yang masih dalam keadaan menyala.

Akibatnya, tangan korban tersedot ke dalam mesin hingga menyebabkan tiga jarinya putus.

Saat ini, Aulia Ahmad Akbar masih menjalani perawatan intensif di RS Advent Bandar Lampung. Pihak keluarga menyebutkan korban membutuhkan penanganan serius, baik secara medis maupun pemulihan pascaoperasi. (Red)

Continue Reading

Trending