Connect with us

Ekonomi

Tambah Pede, Kampanya Paslon No 2 Makin Gencar Bagikan Migor Ilegal

Published

on

Lampung Selatan, dailynewslampung.com : Meski ditegaskan secara nyata oleh sejumlah pihak melalui dalil peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, bahwa minyak goreng curah yang dikemas ulang tanpa Merk, Label, Sertifikat SNI, Halal dan Izin Edar merupakan produk pangan ilegal, tim pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 2 Egi-Saiful tampak bergeming.

Bahkan tim pemenangan dari Menantu Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan itu makin masif mengedarkan melalui kampanye kegiatan lain dengan kedok Pasar Murah di sejumlah daerah di kecamatan di Lampung Selatan.

Mirisnya, pihak yang berkompeten dan berkewajiban menangani peredaran minyak goreng ilegal tersebut sepertinya melakukan pembiaran, baik itu BBPOM (Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan) Bandar Lampung, Satgas Pangan Polres Lampung Selatan, Satgas Pangan Polda Lampung hingga Badan Pengawas Pemilu Lampung Selatan.

Ironisnya, Menurut Menko Maves Luhut Binsar Panjaitan, di dunia ini hanya dua negara yang masih mengkonsumsi minyak goreng curah, yakni Indonesia dan Bangladesh.

Padahal perlu dipahami bersama, dari sisi kesehatan efek mengonsumsi minyak curah yang dikonsumsi akan menyebabkan risiko terjadinya kanker, peningkatan kadar kolesterol darah, kemudian berimplikasi pada peningkatan risiko penyakit kardiovaskular.

Ahli Gizi Dr Tan Shot Yen kepada Media Indonesia (MI) menyatakan, secara kualitas minyak goreng kemasan yang memiliki perizinan dengan minyak curah yang dikemas ulang tanpa perizinan sangat berbeda, karena minyak curah tersebut memiliki komponen asam lemak yang lebih tinggi sehingga asam lemak tersebut menyebabkan mudah rusaknya minyak curah.

“Nyatanya minyak curah sangat berbahaya bagi kesehatan. Karena minyak curah itu kan tidak jelas asal usulnya, bahkan dulu sempat dilarang karena memang berbahaya,” kata Ahli Gizi Dr Tan Shot Yen seperti yang dilansir dari Media Indonesia, Minggu (20/3/2024).

Sementara, dikutip melalui website gramedia.com minyak curah atau minyak goreng curah adalah produk turunan dari minyak kelapa sawit yang tidak murni dan dijual kepada konsumen dalam kemasan plastik tanpa merek atau label.

Meski hanya produk turunan, tetapi minyak goreng curah sudah melalui tahap pemurnian, pemutihan, serta penghilangan bau. Namun secara kualitas memang tidak bisa disamakan dengan minyak kemasan.

Kemudian melansir dari tempo.co, minyak goreng curah memiliki kandungan :

Asam lemak jenuh: miristat sebesar 1% – 5%, pamitat 5% – 15%, dan stearat 5% – 10%
Asam lemak tak jenuh : oleat 70% – 80%, linoleat 3% – 11%, palmitoelat 0,8% – 1,4%

Jika melihat dari standar persyaratan SNI, minyak goreng curah rupanya tidak memenuhi pada kriteria bilangan peroksidanya. Menurut standar, bilangan peroksida pada minyak goreng yang baik maksimal adalah 10 mek 02/kilogram.

Minyak goreng curah dihasilkan dari minyak jelantah dengan proses pembuatan tradisional yang tidak sebagus pembuatan minyak goreng premium. Dalam pembuatan minyak goreng curah, proses pemurnian nya hanya dilakukan dengan tekanan tiga bar saja. Padahal, idealnya harus dilakukan dengan empat bar sebab semakin tinggi tingkat tekanannya, maka semakin baik kualitas minyak yang dihasilkan.

Lalu, demi mengurangi biaya produksi dan menekan harga jual, produsen minyak curah hanya melakukan proses pemisahan padatan dan cairan selama sepuluh jam saja. Sedangkan produsen minyak goreng premium melakukannya selama dua puluh jam.

Ketika digunakan, secara kasat mata hasil penggorengan antara minyak goreng curah dan minyak goreng premium memang mirip. Namun, kalau dilihat dari proses pemurniannya, kualitas dan asam lemak bebas dalam minyak goreng curah dapat membuat hasilnya berbeda.

Menurut penelitian yang terbit pada jurnal National Institutes of Health, menyatakan bahwa minyak goreng curah yang sudah mencapai titik didihnya dapat menimbulkan pembentukan radikal bebas di dalam tubuh. Radikal bebas yang terlalu banyak dapat menyebabkan stres oksidatif hingga kerusakan pada sel-sel di dalam tubuh.

Dalam penelitian tersebut juga ditunjukkan bahwa tubuh tikus yang mengonsumsi minyak curah yang sudah dipanaskan tiga kali mengalami perubahan kondisi dan jaringan tubuh serta perubahan enzim antioksidan.

Antioksidan sendiri memiliki peran penting untuk dalam sistem kekebalan tubuh. Jadi kalau terjadi perubahan dapat berakibat pada sistem tersebut. Tak cukup sampai di situ, lewat penelitian tersebut, diketahui bahwa ada kerusakan pada usus besar dan hati tikus yang menjadi subjek penelitian.

Meningkatkan Resiko Kanker Payudara Dan Kolesterol. Dalam studi yang terbit di Jurnal Pendidikan Kimia Universitas Negeri Medan, ternyata di dalam minyak curah ada senyawa yang memiliki sifat karsinogenik selama proses penggorengannya.

Selain itu, zat gizi, vitamin, mineral, dan nutrisi dalam minyak goreng curah rupanya sudah mengalami perubahan sehingga dapat membahayakan kesehatan tubuh. Jika digunakan dalam jangka waktu yang lama, minyak curah dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Seperti keracunan makanan, kolesterol, diabetes, penyakit kardiovaskular, hingga kanker payudara.

Terpisah, Nanda (23) warga Kecamatan Kalianda kepada LR mengaku terkejut kalau minyak goreng yang dibagikan oleh tim paslon nomor urut 2 itu merupakan minyak goreng curah yang dikemas ulang (Repacking). Meski mengaku awam, namun ibu dari 2 orang anak ini berujar pernah mendengar bahaya mengonsumsi minyak goreng curah.

“Kirain itu minyak goreng bagus yang premium gitu, soalnya kan pake botol bagus gitu. Kalau ternyata minyak goreng curah, nanti dulu lah kalau dipakai sendiri,” ujar dia, Senin 14 Oktober 2024.

Alhasil, dia pun mengungkapkan penyesalannya atas distribusi migor tersebut oleh mantu Zulhas itu ke masyarakat luas. Dia pun mengaku, sebagian besar migor yang dia peroleh dijual kembali ke sejumlah tetangganya.

“Tanggung amat yak kalau mau bantu masyarakat, kenapa gak sekalian minyak goreng yang bagus gitu, minyak goreng premium. (Minyak goreng) yang saya pakai sendiri cuman 1 botol, itu pun karena udah terlanjur dibuka,” tukasnya seraya mengaku mendapatkan hingga selusin minyak goreng dalam kampanye pasar murah paslon nomor urut 2.

(red)

Ekonomi

Bupati Egi Borong Dagangan UMKM di Tengah Meriahnya IDS Sumatra 2026

Published

on

Lampung Selatan, Dailynewslampung– Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menyempatkan diri mengunjungi dan berbelanja di tenant Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada gelaran Indonesian Drift Series (IDS) Sumatra 2026 di Way Handak Expo, Kalianda, Minggu (24/5/2026).

Di tengah kemeriahan ajang otomotif nasional tersebut, Egi terlihat berjalan menyusuri area UMKM, menyapa pedagang, berbincang dengan warga, hingga mencicipi berbagai jajanan yang dijual pelaku usaha lokal.

“Kami ingin event seperti ini bukan hanya menjadi tontonan, tetapi juga membawa manfaat dan kebahagiaan untuk masyarakat Lampung Selatan,” ujar Egi di sela kunjungannya.

Menurut Egi, penyelenggaraan event nasional seperti IDS Sumatra 2026 diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM lokal yang turut meramaikan acara.

Ia menilai, perputaran ekonomi dari puluhan tenant kuliner dan kerajinan menjadi salah satu indikator keberhasilan kegiatan tersebut.

Suasana Way Handak Expo yang dipadati pengunjung juga dimanfaatkan masyarakat untuk berinteraksi langsung dengan orang nomor satu di Lampung Selatan itu. Sejumlah warga tampak antusias meminta foto bersama saat Egi berkeliling area acara.

Salah satu pengunjung asal Kecamatan Penengahan, Rahmat (25), mengaku bangga Lampung Selatan dapat menjadi tuan rumah event otomotif berskala nasional.

“Seru banget acaranya, ramai dan beda dari biasanya. Semoga event seperti ini sering diadakan di Lampung Selatan,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Abbad (11), warga Kalianda, yang datang bersama keluarganya untuk menyaksikan mobil-mobil drift dari dekat.

“Senang, mobilnya keren-keren. Tadi juga foto sama Pak Bupati,” katanya singkat.

Gelaran IDS Sumatra 2026 tidak hanya menghadirkan hiburan bagi pecinta otomotif, tetapi juga dinilai mampu menghidupkan aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan Way Handak Expo, Kalianda. (Red)

Continue Reading

Ekonomi

Menko Zulhas Apresiasi Langkah Kreatif Bupati Egi Hadirkan IDS Sumatra 2026 di Lampung Selatan

Published

on

Lampung Selatan, Dailynewslampung– Gelaran Indonesian Drift Series (IDS) Sumatra 2026 di Way Handak Expo, Kalianda, Sabtu (23/5/2026), menjadi momentum istimewa bagi Kabupaten Lampung Selatan. Kehadiran Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, bukan sekadar menyaksikan ajang otomotif nasional, tetapi juga memberikan apresiasi langsung terhadap terobosan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yang sukses menghadirkan event berskala nasional tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Di tengah riuh suara mesin drift dan antusiasme ribuan masyarakat yang memadati arena, Menko Zulhas memuji langkah Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, yang dinilai mampu menghadirkan inovasi pembangunan daerah melalui kolaborasi kreatif.

“Acara yang dilaksanakan dengan 0 APBD, tanpa menyentuh anggaran daerah. Mantap Bupati Lampung Selatan,” ujar Zulhas yang disambut tepuk tangan meriah pengunjung.

Sebelumnya, Zulhas juga mengaku bangga karena untuk pertama kalinya ajang drift nasional bergengsi digelar di Pulau Sumatra dan Lampung Selatan dipercaya menjadi tuan rumah.

“Senang ada acara ini? Acara yang luar biasa, baru pertama kali di Sumatra dan diadakan di Lampung Selatan. Mari kita dukung, kita sukseskan bersama acara ini,” katanya.

Kedatangan Menko Zulhas pun langsung disambut antusias masyarakat. Ribuan warga tampak berebut menyapa, bersalaman, hingga menerima berbagai merchandise yang dibagikan langsung, mulai dari kaos, handuk, hingga suvenir lainnya.

Namun, di balik kemeriahan IDS Sumatra 2026, tersimpan pesan besar tentang arah pembangunan daerah yang kreatif dan kolaboratif. Ajang ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan komunitas otomotif mampu menghadirkan event nasional tanpa membebani keuangan daerah.

Bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, IDS Sumatra 2026 bukan sekadar balap drift. Lebih dari itu, event ini menjadi pintu masuk untuk mendorong sektor pariwisata, menggerakkan ekonomi kreatif, menghidupkan UMKM, sekaligus memperkenalkan potensi daerah ke tingkat nasional.

Apresiasi yang disampaikan pemerintah pusat melalui kehadiran Menko Zulhas mempertegas bahwa langkah yang diambil Bupati Radityo Egi Pratama bukan hanya menghadirkan hiburan, melainkan bagian dari strategi pembangunan daerah berbasis inovasi dan kolaborasi.

Di tengah tantangan fiskal daerah, Lampung Selatan menunjukkan bahwa keterbatasan anggaran bukan penghalang untuk menghadirkan lompatan besar bagi kemajuan daerah. (Red)

Continue Reading

Ekonomi

IDS Sumatra 2026 Bawa Berkah, Pedagang Kecil di Way Handak Expo Kebanjiran Pembeli

Published

on

Lampung Selatan, Dailynewslampung – Ajang Indonesian Drift Series (IDS) Sumatra 2026 yang digelar di Lapangan Way Handak Expo, Kalianda, Lampung Selatan, tak hanya menghadirkan hiburan otomotif berskala nasional, tetapi juga membawa dampak positif bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi acara.

Ribuan pengunjung yang memadati arena balap drift tersebut menjadi berkah tersendiri bagi pedagang kecil, mulai dari penjual bakso, mie ayam, pecel, hingga minuman dingin yang berjualan di sekitar venue.

Malik, pedagang mie ayam bakso yang sehari-hari berjualan di depan Gedung Olahraga Way Handak (GWH), mengaku pendapatannya meningkat selama kegiatan berlangsung.

“Harapan kami, mudah-mudahan acara IDS ini ramai sehingga pengunjung juga bisa singgah ke tempat kami. Karena pedagang bukan hanya di dalam venue, tetapi juga ada yang berjualan di luar area acara. Semoga rezekinya bisa dirasakan bersama,” ujar Malik.

Hal serupa disampaikan Eli, pedagang soto, pecel, dan minuman dingin di kantin GWH. Ia mengatakan, jumlah pembeli meningkat dibanding hari biasa sejak IDS Sumatra 2026 digelar.

“Alhamdulillah pembeli jadi lebih ramai dari biasanya. Harapannya ke depan semakin banyak kegiatan di area GWH supaya kami para pedagang juga terus merasakan peningkatan penjualan,” kata Eli.

Kehadiran IDS Sumatra 2026 yang untuk pertama kalinya digelar di Pulau Sumatra dinilai memberikan efek domino terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Perputaran ekonomi tidak hanya terjadi di dalam arena, tetapi juga dirasakan oleh pelaku usaha kecil, jasa transportasi, penginapan, hingga sektor pariwisata lokal.

Selain menjadi ajang sport tourism, kegiatan tersebut juga membuka peluang promosi bagi produk dan kuliner khas Lampung Selatan kepada ribuan pengunjung dari berbagai daerah.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memang menaruh harapan besar terhadap penyelenggaraan IDS Sumatra 2026 sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor UMKM, kuliner, transportasi, dan pariwisata.

Kini, harapan tersebut mulai dirasakan langsung oleh masyarakat. Di tengah deru mesin dan ramainya penonton, para pedagang kecil menikmati peningkatan penghasilan yang membawa berkah tersendiri selama event berlangsung.(Red)

Continue Reading

Trending