Connect with us

Bandarlampung

Sekolah di Lampung Siapkan Skema Jam Belajar Ramadan, Tunggu Arahan Pusat

Published

on

DAILYNEWSLAMPUNG – BANDAR LAMPUNG : Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi di Provinsi Lampung masih menunggu petunjuk teknis resmi dari pemerintah pusat.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Lampung, Suharto, mengatakan hingga saat ini pihak sekolah masih menunggu surat edaran terkait pengaturan jam belajar selama Ramadan.

“Belum ada,” ujar Suharto, Rabu (11/2/2026).

Menurutnya, keputusan mengenai kegiatan belajar di sekolah selama Ramadan kemungkinan akan ditetapkan dalam minggu ini setelah adanya petunjuk resmi dari pemerintah.

“Kita tunggu dalam minggu ini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menyampaikan pihaknya masih menunggu Surat Edaran Bersama (SEB) dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Agama, serta Kementerian Dalam Negeri.

Surat edaran tersebut nantinya akan menjadi dasar pengaturan teknis pelaksanaan pembelajaran selama bulan Ramadan di seluruh satuan pendidikan.

Thomas menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan beberapa skema awal sebagai gambaran pelaksanaan KBM selama Ramadan.

Salah satu rencana yang disiapkan adalah pengurangan durasi jam pelajaran serta penyesuaian waktu belajar di sekolah.

“Satuan pendidikan yang melaksanakan pembelajaran pada pagi hari akan mulai pada pukul 07.30 WIB, dan pengurangan durasi jam pelajaran maksimal 10 menit per mata pelajaran,” ujar Thomas. Meski terdapat pengurangan durasi belajar, ia menegaskan bahwa ketuntasan materi pelajaran tetap menjadi tanggung jawab masing-masing satuan pendidikan sesuai kurikulum yang berlaku.

Selain kegiatan pembelajaran di kelas, Disdikbud juga mendorong sekolah untuk mengisi kegiatan selama Ramadan dengan aktivitas yang dapat memperkuat karakter peserta didik.

Kegiatan seperti peningkatan iman dan takwa, pembentukan akhlak mulia, serta pengembangan kepemimpinan siswa diharapkan dapat menjadi bagian dari program sekolah selama bulan suci.

Bagi siswa beragama Islam, sekolah dianjurkan mengadakan kegiatan seperti tadarus Alquran, pesantren kilat, kajian keislaman, serta kegiatan keagamaan lainnya yang dapat bekerja sama dengan pondok pesantren di sekitar sekolah.

Sementara bagi siswa non-Muslim, sekolah diharapkan tetap memberikan bimbingan rohani serta kegiatan keagamaan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.

Thomas juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak selama Ramadan, baik dalam menjalankan ibadah maupun dalam kegiatan belajar di rumah.

“Peran orang tua sangat penting untuk menciptakan suasana Ramadan yang kondusif bagi anak, baik dalam ibadah maupun pembelajaran,” jelasnya. Terkait jadwal libur Idulfitri, Thomas mengatakan pihaknya juga masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat.

Ia berharap keputusan tersebut segera diterbitkan agar pihak sekolah dapat menyusun jadwal kegiatan belajar dengan lebih jelas.

Di sisi lain, Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Dasar (Dikdas) Disdikbud Kota Bandar Lampung, Mulyadi Syukri, menyampaikan bahwa pihaknya juga masih menunggu edaran resmi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Disdikbud Provinsi Lampung.

Meski demikian, ia memastikan pengurangan jam belajar bagi siswa SD dan SMP di Bandar Lampung akan tetap diterapkan selama bulan Ramadan.

“Untuk hari pertama bulan puasa, siswa SD dan SMP libur,” kata Mulyadi.

Ia juga mengimbau sekolah untuk menyusun program pembelajaran yang lebih menekankan pada pembentukan karakter serta peningkatan nilai-nilai ibadah selama Ramadan.

“Program pembelajaran yang utama adalah yang berkaitan dengan karakter dan ibadah,” pungkasnya.

Hingga kini, kalangan pendidikan di Provinsi Lampung masih menunggu keputusan resmi pemerintah terkait pengaturan teknis kegiatan belajar selama Ramadan agar proses pembelajaran tetap berjalan optimal di tengah pelaksanaan ibadah puasa. (dnl/ma)

Bandarlampung

Eva Dwiana Tinjau Hasil Perbaikan Jalan Wala Kuba, Pastikan Akses Warga Way Laga Kembali Layak Dilalui

Published

on

Bandar Lampung, Dailynewslampung – Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana meninjau langsung hasil pemeliharaan Jalan Wala Kuba di Kelurahan Way Laga, Kecamatan Sukabumi, Senin (3/8/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan telah rampung dan jalan kembali dapat digunakan masyarakat dengan aman dan nyaman.

Eva Dwiana mengatakan, pemeliharaan difokuskan pada penanganan titik-titik jalan yang mengalami kerusakan melalui metode penambalan (patching). Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga kelayakan infrastruktur sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat.

“Perbaikan yang dilakukan di ruas Jalan Wala Kuba difokuskan pada pemeliharaan melalui penambalan (patching) pada bagian jalan yang mengalami kerusakan,” ujar Eva Dwiana.

Pada ruas jalan beton di kawasan Sawit, Way Laga, perbaikan dilakukan sepanjang sekitar 300 meter menggunakan metode patching. Sementara itu, pada ruas jalan beraspal, pekerjaan dilakukan secara parsial atau spot-spot sesuai tingkat kerusakan di lapangan.

Perbaikan jalan beraspal dipusatkan di dua lokasi, yakni kawasan Wala Suci dan Wala Jaya. Penanganan tersebut dilakukan untuk memperbaiki titik-titik yang rusak tanpa harus melakukan pengaspalan ulang pada seluruh ruas jalan.

Selain badan jalan, Pemerintah Kota Bandar Lampung juga melakukan pemeliharaan pagar pengaman (railing) jembatan di sepanjang ruas Jalan Wala Kuba. Perbaikan ini dilakukan guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan yang melintas.

Dengan selesainya pekerjaan pemeliharaan, kondisi Jalan Wala Kuba diharapkan mampu mendukung kelancaran arus lalu lintas dan aktivitas warga, khususnya masyarakat Kelurahan Way Laga dan wilayah sekitarnya.(Red)

Continue Reading

Bandarlampung

Yuliardi Siap Pimpin Tim Futsal PWI Lampung Bidik Prestasi Terbaik di Porwanas 2027

Published

on

Bandar Lampung, Dailynewslampung.com – Manajer Tim Futsal Porwanas PWI Lampung, Muhammad Yuliardi, S.STP., M.Si., menegaskan komitmennya membawa tim futsal PWI Lampung meraih prestasi terbaik pada Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) Lampung 2027. Komitmen itu disampaikannya saat bertemu jajaran pengurus, pelatih, ofisial, dan tim futsal PWI Lampung di ruang kerjanya, Senin (3/8/2026).

Yuliardi menyatakan siap mengemban amanah sebagai manajer sekaligus memberikan dukungan penuh terhadap seluruh kebutuhan tim. Ia berharap seluruh pemain, pelatih, dan ofisial dapat membangun kekompakan demi mewujudkan dua target besar, yakni sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi bagi kontingen tuan rumah.

“Saya memang orang baru di tim futsal PWI. Karena itu saya mohon dukungan dari seluruh pemain dan pelatih agar kita bisa memberikan yang terbaik. Saya akan mendukung sepenuhnya tim futsal ini. Saya ingin futsal PWI Lampung sukses,” ujar Yuliardi.

Terkait rencana seleksi pemain yang akan digelar pada 8 Agustus 2026, Yuliardi menilai langkah tersebut penting untuk menjaring pemain-pemain terbaik, termasuk wartawan atlet dari kabupaten dan kota di Provinsi Lampung yang selama ini belum mendapat kesempatan menunjukkan kemampuan.

Menurutnya, proses seleksi yang terbuka akan menghasilkan skuad yang lebih kompetitif dan berkualitas untuk menghadapi persaingan di Porwanas 2027.

“Seleksi memang harus dilakukan agar kita mendapatkan tim terbaik. Kita juga ingin atlet-atlet dari PWI kabupaten dan kota ikut ambil bagian. Semoga dari seleksi nanti lahir pemain-pemain terbaik untuk memperkuat Lampung,” katanya.

Mengenai pelaksanaan Pemusatan Latihan Provinsi (Pelatprov), Yuliardi menegaskan pihaknya akan mengikuti arahan dan kebijakan PWI Lampung. Ia optimistis program latihan yang terencana akan membentuk tim yang solid, memiliki mental juara, dan mampu mengharumkan nama Lampung saat menjadi tuan rumah Porwanas 2027.(Red)

Continue Reading

Bandarlampung

Bandar Lampung Expo 2026 Ditutup, Transaksi Tembus Rp3,1 Miliar dan Lampaui Capaian Tahun Lalu

Published

on

Bandar lampung,Dailynewslampung.com– Bandar Lampung Expo 2026 resmi ditutup Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana di Gedung Graha Mandala Alam, Jumat (24/7/2026) malam. Selama sepekan penyelenggaraan, 17–24 Juli 2026, ajang pameran tersebut mencatat nilai transaksi sekitar Rp3,1 miliar atau meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp2,4 miliar.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin, mengatakan peningkatan nilai transaksi menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dan pelaku usaha terhadap penyelenggaraan expo tahun ini.

“Transaksi pada penutupan acara malam ini tercatat mencapai sekitar Rp3,1 miliar. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun lalu yang mencapai sekitar Rp2,4 miliar,” ujar Erwin.

Menurut Erwin, sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi penyumbang terbesar terhadap nilai transaksi tersebut, dengan sektor kuliner sebagai kontributor paling dominan.

Bandar Lampung Expo 2026 diikuti puluhan stan yang berasal dari organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, BUMN, BUMD, serta pelaku UMKM lokal. Berbagai produk unggulan, layanan publik, hingga hiburan disajikan selama pameran berlangsung.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyampaikan apresiasi atas suksesnya seluruh rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-342 Kota Bandar Lampung, termasuk penyelenggaraan Bandar Lampung Expo 2026 yang mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Menurut Eva, keberhasilan penyelenggaraan expo merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Bandar Lampung bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), panitia penyelenggara, serta berbagai pihak yang terlibat.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian HUT Kota Bandar Lampung ke-342 berjalan lancar. Terima kasih kepada seluruh jajaran Forkopimda, Bapak Gubernur, panitia, serta rekan-rekan wartawan yang terus mengawal kegiatan ini dari awal hingga akhir,” kata Eva.

Eva juga mengapresiasi peran UMKM yang menjadi daya tarik utama selama expo berlangsung. Ia berharap para pelaku usaha terus meningkatkan kualitas produk dan pelayanan seiring tingginya kunjungan wisatawan dan masyarakat dari berbagai daerah ke Kota Bandar Lampung.

Menurutnya, perkembangan UMKM akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Selain itu, Eva meminta seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung terus meningkatkan kinerja dan pelayanan publik guna mendukung pembangunan kota yang semakin maju.

“Harapannya Bandar Lampung terus berkembang, pembangunan berjalan semakin baik, dan seluruh OPD dapat memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” tutupnya.(Red)

Continue Reading

Trending