Connect with us

Tanggamus

Geger” Sungai di pekon banjar sari berubah rubah warna ,warga di himbau waspada

Published

on

Tanggamus, DNL: Lampung – Fenomena langka dan mengkhawatirkan terjadi di sungai Pekon Banjar Sari, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus. Air sungai yang biasanya jernih, viral di media sosial ,berubah warna drastis menjadi merah pekat dan hijau, menimbulkan kekhawatiran warga.

Menurut unggahan viral di Facebook oleh akun Mita Okta, perubahan warna ini sudah berlangsung dua hari. Unggahan tersebut menampilkan foto-foto gradasi warna yang tidak biasa, mulai dari merah pekat, ungu, hingga hijau mencolok. Mita mengimbau warga untuk waspada dan berhati-hati, serta berdoa agar selalu dalam lindungan Allah SWT

“Sudah dua hari air kali berubah-ubah warna, selalu waspada dan hati-hati… tetap dalam lindungan Allah SWT,” tulisnya di kolom komentar, menunjukkan keprihatinan atas dampak lingkungan yang tidak biasa ini.

Banyak komentar di Facebook Mita Okta yang menduga perubahan warna ini akibat limbah atau bahan kimia. Ada juga yang menyebutkan warna tersebut berasal dari getah kayu rengas yang terseret ke sungai setelah penebangan pohon.

Di sisi lain, tangkapan layar WhatsApp dari tuminimoni924 yang dikirimkan di grup ibu-ibu Pekon Banjar Sari, menyebutkan bahwa warna merah dan hijau kemungkinan besar disebabkan oleh getah kayu rengas setelah penebangan pohon beberapa hari lalu. “Kemaren ada yang nebang kayu rengas, getahnya ngocor aja. Lima pohon rengas yang ditebang, semua batangnya roboh di sungai,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak berwenang mengenai penyebab perubahan warna air sungai ini. Warga berharap agar fenomena ini segera ditindaklanjuti untuk memastikan keamanan dan kesehatan lingkungan, serta mencegah potensi bahaya dari limbah atau bahan kimia yang tidak diketahui asalnya.
(Widuri)

Tanggamus

Takbir Keliling dan Atraksi Tradisional Semarakkan Malam Takbiran di Banjar Sari

Published

on

By

Tanggamus –  DNL : Setelah menjalani ibadah puasa Ramadhan selama satu bulan penuh dengan penuh kesabaran dan pengendalian diri, umat Islam di Pekon Banjar Sari, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, Lampung, akhirnya menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah dengan penuh suka cita, jum’at 20.03.2026
Malam takbiran menjadi momen paling dinanti, di mana gemuruh takbir menggema di seluruh penjuru desa sebagai wujud pengagungan kepada Allah SWT atas rahmat dan ampunan-Nya.
Ratusan warga dari berbagai kalangan usia turun ke jalan untuk mengikuti takbir keliling yang meriah. Suasana malam semakin hidup dengan iringan bedug yang bertalu-talu, pawai obor yang menerangi jalanan, serta atraksi seni tradisional seperti tiup api menggunakan minyak, lompat tali api, dan berbagai pertunjukan lainnya. Anak-anak berlarian dengan riang gembira.
sementara orang dewasa bergabung dalam barisan takbir, menjadikan malam itu sebagai simbol kemenangan spiritual setelah sebulan penuh latihan jiwa raga.
Bapak Pujo Dahono, selaku Ketua Pelaksana Takbir Keliling Abitan 1 Syawal 1447 H, tak bisa menyembunyikan rasa harunya. “Ini hari yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba! Setelah satu bulan penuh menahan lapar, haus, serta mengendalikan hawa nafsu, kini umat Islam bersiap menyambut Idul Fitri,” ujarnya dengan suara bergetar.
Ia melanjutkan, “Hari kemenangan ini penuh berkah. Salah satu hal yang selalu dinantikan saat menyambut Lebaran adalah takbiran, yaitu mengumandangkan lafaz takbir sebagai bentuk pengagungan kepada Allah. Semoga di Idul Fitri yang akan datang kita masih diberikan kesehatan, iman, dan takwa. Minal aidzin wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin,” tutup bapak Pujo dengan mata berkaca-kaca.
Senada dengan itu, bapak David, salah satu peserta aktif dalam kegiatan takbir keliling, menggambarkan betapa meriahnya suasana malam ini. “Takbir keliling Abitan berkumandang, suasana malam takbiran semakin meriah dengan pawai obor, atraksi tiup api pakai minyak, lompat api tali,bola api dan berbagai macam lagi. Iringan bedug yang bertalu-talu membuat masyarakat turun ke jalan untuk ikut serta. Anak-anak hingga orang dewasa menyambut hari kemenangan dengan penuh suka cita,” ungkapnya antusias.
Tak lupa, bapak David juga menyampaikan ucapan selamat. “Tidak lupa saya mengucapkan minal aidzin wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat,Kegiatan takbir keliling ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga mempererat silaturahmi antar warga Pekon Banjar Sari. Di tengah hiruk-pikuk persiapan Idul Fitri, semangat kebersamaan dan rasa syukur atas nikmat Ramadhan tetap terjaga, menjadikan malam takbiran tahun ini sebagai kenangan indah yang penuh makna.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Mohon maaf lahir dan batin.tutupnya  (Widuri)

Continue Reading

Tanggamus

Polsek Pematang Sawa Gelar Patroli dan Pengamanan Shalat Tarawih di Pekon Guring

Published

on

By

Tanggamus -DNL :  Personel Polsek Pematang Sawa, Polres Tanggamus melaksanakan kegiatan patroli sekaligus pengamanan ibadah salat tarawih di wilayah hukumnya pada Selasa malam, 10 Maret 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Al Istikhfar, Pekon Guring.
Pengamanan dilakukan sebagai upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadan, khususnya saat umat Muslim melaksanakan ibadah salat tarawih di masjid.
Dalam kegiatan tersebut, dua personel Polsek Pematang Sawa yakni Aipda Slamet Riadi dan Aipda Edwin ditugaskan melakukan patroli serta pemantauan di sekitar lokasi ibadah guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Selain melakukan pengamanan, petugas juga melakukan pemantauan di sekitar wilayah guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, seperti tindak pidana C3 (curat, curas, dan curanmor), hingga potensi kenakalan remaja seperti perang sarung yang kerap terjadi saat bulan Ramadan.
Kapolsek Pematang Sawa Ipda Ahmad Rais, S.H., mengatakan bahwa kegiatan patroli dan pengamanan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan masyarakat dapat melaksanakan ibadah salat tarawih dengan khusyuk dan aman, sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Pematang Sawa,” kata Ipda Ahmad Rais mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.
Kapolsek mengungkapkan, dari hasil kegiatan tersebut, situasi di sekitar Masjid Al Istikhfar Pekon Guring terpantau aman dan kondusif.
“Ibadah salat tarawih berlangsung dengan tertib tanpa adanya gangguan keamanan maupun aksi balapan liar dan perang sarung,” ungkapnya.
Kesempatan itu, Kapolsek mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban selama bulan Ramadan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.
“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan serta segera melapor kepada polisi jika ada potensi gangguan kamtibmas,” tandasnya. ( Widuri )

Continue Reading

Hukum

Polsek Pugung Ungkap Kasus Pencurian Ayam Bangkok, Pelaku asal Talang Padang Ditangkap

Published

on

By

Tanggamus – DNL : Unit Reskrim Polsek Pugung, Polres Tanggamus berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian seekor ayam jenis Bangkok Birma milik warga di Pekon Tanjung Heran, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus.

Kasus tersebut terungkap berdasarkan laporan tertanggal 16 Februari 2026. Dalam peristiwa tersebut, korban bernama Haiyun (54), seorang wiraswasta warga Pekon Tanjung Heran.

Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku inisial TR warga Dusun Bandongan, Pekon Talang Padang, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus.

Kapolsek Pugung Ipda Dr. Agustri Kurniawan, S.H., M.H., mengatakan, tersangka ditangkap pada pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, petugas berhasil mengamankan pelaku di kediamannya.

“Saat diinterogasi, tersangka mengakui telah mencuri ayam tersebut dan menunjukkan lokasi penyimpanan barang curian di bagian belakang rumahnya,” kata Ipda Agustri Kurniawan mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Selasa 10 Maret 2026.

Kapolsek menjelaskan, kronologi pencurian bermula, pada Minggu malam (15/2/2026) sekitar pukul 22.00 WIB, korban memasukkan seekor ayam jantan dewasa jenis Bangkok Birma berwarna merah hitam ke dalam kandang yang berada di samping rumahnya.

Namun pada keesokan harinya sekitar pukul 11.00 WIB, korban mendapati ayam tersebut sudah tidak berada di dalam kandang.

Setelah memeriksa rekaman kamera CCTV yang terpasang di rumahnya, korban melihat seorang pria tak dikenal mengambil ayam tersebut dari dalam kandang pada Senin (16/2/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.

“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp1.500.000 dan melaporkan peristiwa itu ke Polsek Pugung,” jelasnya.

Kapolsek menambahkan, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa satu ekor ayam Bangkok Birma serta rekaman video CCTV yang memperlihatkan aksi pencurian tersebut.

Selanjutnya tersangka bersama barang bukti dibawa ke Mapolsek Pugung guna menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

“Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana,” tandasnya. ( Widuri )

Continue Reading

Trending