Connect with us

Lampung Selatan

F-Demokrat Dorong DPRD Miliki Fasilitas Tenaga Ahli

Published

on

Lampung Selatan, DNL : Tata tertib (Tatib) DPRD merupakan aturan yang mengatur mekanisme kerja, hak dan kewajiban Anggota serta prosedur pengambilan keputusan dalam Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dengan poin – poin penting sebagai Kedudukan dan Fungsi sebagai Legislatif.

Seperti yang kita ketahui bahwa, Tatib ini dibuat untuk memastikan bahwa DPRD bekerja secara efektif dan Transparan, terutama dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.

Untuk itu, Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Lampung Selatan melihat bahwa esensi dari penyusunan Tata Tertib adalah untuk mendorong Produktifitas dan Kinerja DPRD dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikan pihak Fraksi Demokrat pada pandangan akhir Fraksi yang disampaikan oleh juru bicaranya, Ayu Kumala Sari pada Paripurna Pengambilan Keputusan DPRD terhadap Rancangan Tata Tertib (Tatib) DPRD Kabupaten Lampung Selatan Periode 2024-2019, yang dilaksanakan di ruang sidang utama gedung DPRD setempat, Jum’at (21/2/2025).

Terkait hal tersebut, fraksi Demokrat juga berharap Tata Tertib DPRD ini selain berada dalam koridor implementasi Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 12 tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata tertib DPRD, juga dapat beradaptasi dengan berbagai kondisi yang ada, sehingga keberadaan tatib ini dapat mengakomodir segala permasalahan Anggota DPRD dalam menjalankan Tugas dan Fungsinya.

Namun, terdapat beberapa poin yang menjadi catatan dari Fraksi Demokrat Lamsel, salah satu terkait pasal 45 yang memuat adanya sekretariat khusus fraksi-fraksi.

“Kami fraksi demokrat juga sangat antusias mendengar bunyi pasal 45 ayat (1) dan ayat (2) pada rancangan peraturan tatib yang disampaikan pada hari ini, yang isinya memuat fraksi harus mempunyai sekretariat sendiri,” Jelasnya.

Fraksi Demokrat juga melihat, pentingnya ruang khusus untuk fraksi dan tenaga ahli untuk direalisasikan didasari oleh beberapa faktor diantaranya sebagai fasilitas untuk berdiskusi dan koordinasi baik internal maupun publik.

“Pentingnya ruang khusus untuk fraksi dan Tenaga ahli untuk direalisasikan didasarkan pada beberapa alasan sebagai berikut, yakni Fasilitas untuk Diskusi dan Koordinasi Internal. Dengan adanya ruang khusus, anggota fraksi dapat berdiskusi secara lebih intensif,” Imbuhnya.

Selain itu, pihaknya juga menilai bahwa dengan adanya ruang sekretariat dan tenaga ahli fraksi tersebut juga dapat

Meningkatkan Efisiensi dan Produktivitas Kerja pada masing-masing fraksi.

“Ruang khusus memungkinkan anggota fraksi memiliki tempat yang kondusif untuk bekerja, baik dalam menyusun rancangan kebijakan, menyusun pendapat fraksi atau menerima audiensi dari masyarakat dan stakeholder lainnya, ” Ungkapnya.

“Serta, mempermudah Koordinasi dengan Eksekutif dan Publik. Fraksi sering kali berperan sebagai jembatan komunikasi antara Eksekutif dan Masyarakat. Dengan adanya ruang fraksi, koordinasi ini bisa dilakukan lebih efektif. Termasuk dalam menerima masukan dari konstituen atau organisasi masyarakat,” Tutupnya. (Red)

Featured

PAN Lampung Selatan Perkuat Soliditas Hingga Kecamatan, Bella Jayanti Wakil Ketua lll DPRD Lampung Selatan Ajak Kader Tetap Kompak

Published

on

Lampung Selatan, Dailynewslampung — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Lampung Selatan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) serentak bersama sejumlah kabupaten di Provinsi Lampung sebagai upaya memperkuat konsolidasi partai hingga tingkat kecamatan.

Ketua DPD PAN Lampung Selatan, Bella Jayanti, mengatakan Muscab tersebut juga dilaksanakan di Kabupaten Lampung Timur, Pesawaran, dan Lampung Tengah. Dari hasil Muscab, kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAN di 17 kecamatan se-Lampung Selatan telah terbentuk.

“Insyaallah kepengurusan PAN di tingkat kecamatan dapat memperkuat partai, tetap solid, dan kompak dalam menjalankan tugas organisasi,” ujar Bella Jayanti saat kegiatan di Aula Bani Hasan, Sabtu (11/4/2026).

Bella berharap seluruh pengurus yang telah terpilih mampu menjalankan amanah dengan baik serta menjaga kekompakan partai dalam menghadapi agenda politik ke depan.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lampung Selatan turut memberikan dukungan kepada Vicky Candra yang baru dikukuhkan sebagai Ketua Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Lampung Selatan.

Ia berharap Vicky mampu menjadi penggerak generasi muda untuk aktif dalam kegiatan positif dan turut berkontribusi membantu masyarakat.

“Semoga mampu menjadi contoh bagi anak muda untuk terus aktif, maju, dan memberi dampak positif dalam membantu masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Badan Pembinaan Organisasi dan Keanggotaan (BPOK) PAN, Budi Setiawan, menegaskan Muscab serentak merupakan bagian dari komitmen Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN di bawah kepemimpinan Zulkifli Hasan dalam memperkuat struktur dan soliditas partai.

Menurutnya, pelaksanaan Muscab di empat kabupaten berjalan lancar dan akan dilanjutkan dengan musyawarah ranting di tingkat desa sebagai bagian dari penguatan organisasi hingga ke akar rumput.

“Setelah Muscab, kita akan melanjutkan dengan musyawarah ranting di setiap desa sebagai bagian dari penguatan organisasi hingga ke akar rumput,” jelas Budi.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan kader dan relawan PAN di Lampung Selatan guna meningkatkan capaian politik partai. Saat ini PAN memiliki enam kursi di DPRD Lampung Selatan dan menargetkan peningkatan menjadi delapan kursi pada periode mendatang.

“Dengan kerja sama dan kebersamaan seluruh kader, kita optimistis target penambahan kursi dapat tercapai,” tegasnya.

Melalui Muscab serentak tersebut, PAN Lampung Selatan berharap dapat memperkuat mesin partai secara menyeluruh sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap partai.(Red)

Continue Reading

Featured

Suhadirin Serap Aspirasi Warga Kedaton, Bantu Kipas Angin untuk Mushola

Published

on

Lampung Selatan, Dailynewslampung — Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Suhadirin, melaksanakan Reses ke-I Tahun 2026 di Dusun 7, Desa Kedaton, Kecamatan Kalianda, Jumat (10/4/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah dialog antara wakil rakyat dan masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi pembangunan di lingkungan setempat.

Reses yang digelar di salah satu rumah warga itu dihadiri Kepala Desa Kedaton Junaidi, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta warga sekitar.

Kepala Desa Kedaton Junaidi mengapresiasi kehadiran Suhadirin yang dinilai membuka ruang komunikasi langsung dengan masyarakat. Ia mengajak warga memanfaatkan momentum reses untuk menyampaikan usulan dan kebutuhan desa.

“Kami mengimbau warga agar aktif menyampaikan aspirasi, keluhan, dan usulan demi kemajuan desa, sehingga dapat diperjuangkan melalui APBD,” ujar Junaidi.

Dalam kesempatan itu, Suhadirin menjelaskan bahwa reses merupakan kewajiban anggota DPRD untuk turun langsung ke daerah pemilihan guna menyerap aspirasi masyarakat.

“Aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kami perjuangkan, baik di bidang infrastruktur, kesehatan, maupun pendidikan,” kata Suhadirin.

Ia menegaskan, seluruh hasil reses nantinya akan dibawa ke sidang paripurna DPRD untuk diteruskan kepada pemerintah daerah agar dapat menjadi prioritas pembangunan.

“Kami siap memperjuangkan aspirasi masyarakat Dusun 7 Desa Kedaton Kecamatan Kalianda,” tegasnya.

Selain berdialog dengan warga, Suhadirin juga menyerahkan bantuan dua unit kipas angin untuk mushola setempat sebagai bentuk kepedulian terhadap fasilitas ibadah masyarakat.(Red)

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab dan foto bersama warga.

Continue Reading

Ekonomi

Merik Havit Keliling Kuliner Malam, Dorong UMKM Kalianda Lewat Cara Sederhana

Published

on

Lampung Selatan, Dailynewslampung – Wakil Ketua DPRD Lampung Selatan, Merik Havit, punya cara tersendiri dalam mendukung pelaku UMKM di Kecamatan Kalianda. Hampir setiap malam, politisi PDI Perjuangan itu menyempatkan diri berkeliling menikmati kuliner lokal sekaligus menyapa masyarakat secara langsung.

Pada Senin malam, 27 April 2026, Merik mengunjungi warung Mie Tektek Champion milik Pak Anhar yang berada di dekat pintu keluar TPI Dermaga Bom Kalianda. Warung tersebut dikenal karena masih mempertahankan cara memasak tradisional menggunakan anglo dan arang.

Menurut Merik, metode memasak seperti itu kini sudah jarang ditemui. Sebab, sebagian besar penjual mie tektek saat ini lebih memilih menggunakan kompor gas.

“Ini satu-satunya masakan mie tektek pakai anglo dan arang. Harganya juga murah, cuma Rp12 ribu,” ujar Merik.

Meski dimasak secara tradisional, Merik menilai cita rasa mie tektek tersebut tidak kalah bersaing. Pembeli juga diberikan pilihan tambahan isian, mulai dari telur ayam kampung hingga telur bebek. Bahkan, pengunjung diperbolehkan membawa sendiri cumi, udang, atau bakso untuk dimasakkan langsung oleh pemilik warung.

“Kita boleh bawa cumi, udang, atau bakso untuk dimasakin langsung. Pokoknya mantap,” katanya.

Merik mengatakan, dukungan terhadap UMKM tidak cukup hanya sebatas wacana. Menurutnya, para pejabat perlu hadir langsung dan ikut merasakan geliat ekonomi masyarakat kecil.

Ia pun mengajak para pejabat, khususnya yang berdomisili di Bandar Lampung, untuk ikut menikmati kuliner dan produk UMKM di Kalianda.

“Pelaku UMKM adalah tulang punggung perekonomian Lampung Selatan dan menjadi denyut kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Selain menikmati kuliner, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan Merik untuk berbincang langsung dengan warga. Ia mendengarkan berbagai aspirasi, saran, hingga harapan masyarakat yang disampaikan kepada para wakil rakyat.(Red)

Continue Reading

Trending