Connect with us

Ekonomi

BSI Menyepelekan Dana Nasabah Yang Hilang Dari Rekening

Published

on

LAMPUNG SELATAN, DNL : Sudah hampir satu bulan dana H. Barusman di rekening Bank Syariah Indonesia ( BSI ) Bandar Lampung yang raib alias hilang Senin Sore (22/7/2024), belum ada penjelasan yang pasti kapan dana tersebut dikembalikan ke pemilik rekening, dalam hal ini H.Barusman.

KRONOLOGISNYA : Bermula dari H.Barusman transfer uang dari rekening Bank Lampung ke rekening Bank Syariah Indonesia (BSI) senilai 18 juta.

Setelah terkirim H.Barusman langsung buka mbankink BSI, yang besangkutan kaget ternyata aplikasi mbankink BSI H.Barusman hilang dari dalam HP. No 085367672597.

H.Barusman langsung curiga dan segera mendatangi kantor Bank Syariah Indonesia terdekat yakni BSI Rajabasa pukul 17.30 WIB. disana cs nya sudah pulang, oleh satpam yang bersangkutan disarankan menghubungi no kontak 14040 minta di blokir, pemblokiran berhasi.

Hari Selasa (23/7/2024) pukul 08.30 WIB Barusman ke BSI Rajabasa guna cek saldo rekening dikasir, betapa kaget nya yang bersangkutan setelah pihak kasir memberi tau uang bapak saldonya seratus ribu rupiah.

“Bapak kemarin sore pukul 17. 45 transfer ke Hairil Ilham senilai 41 juta kata sang kasir, spontan dijawab “tidak pernah, dan saya tidak mengenal sdr Hairil ilham, kata H.Barusman”.

H.Barusman disarankan melaporkan kejadian ini ke CS, dihadapan CS yang bersangkutan melaporkan kejadin yang menimpa diri nya, saat itu juga CS membuat laporan ke BSI Pusat, kemudian H.Barusman diminta menunggu pemberitahuan dari pihak Bank.

Hari pertama tidak ada pemberitahuan, hari ke dua tidak ada pemberitahuan, hingga hari ke tiga juga sama tidak ada pemberitahuan dari pihak BSI.

Hari ke empat H.Barusman yang juga selaku Ketua DPD Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia ( AWPI ) Provinsi Lampung sekaligus anggota Dewan Pakar Jaringan Media Siber Indonesia ( JMSI ) Lampung, didampingi oleh Junaidi Wartawan DIFa TV Lampung bersama Muhammad Hafis Jurnalis Investigasi Mabes Polri menemui Kepala Cabang BSI Bandar Lampung yakni Sdr. Bambang.

Di Kancab Bank Syariah Indonesia Bandar Lampung rombongan diterima langsung oleh Kacab BSI Bandar Lampung Bambang.

Dari hasil pertemuan tersebut Bambang minta tempo 14 hari kerja sejak ( 25 Juli 2024 – 7 Agustus 2024 ) untuk meperoses laporan kehilangan tersebur ke Pusat.

Karena H.Barusman akan focus mengurus isterinya yang dalam keadaan sakit parah (Fungsi Ginjal terganggu, pembengkakan pada Jantung, Diabetes serta Cuci Darah), di opname di RS Beleza dan RSUAM sejak 22 Juli 2024 hingga Rabu 14 Agustus 2024, H.Barusman meminta Bantuan DPD Gerakan Rakyat Cinta Indonesia Provinsi Lampung serta upaya-upaya hukum terkait dengan apa yang sedang dialaminya, terkait dengan hilangnya dana sebesar Rp. 41.000.000,- dari Rekening no 7106956167 dan Rp. 5.000.000,- dari Rekening 6948133790.

Selanjutnya pihak Gercin yang mendapat kuasa dari H.Barusman telah bekerja maksimal untuk mengupayakan supaya dana H.Barusman dapat segera kembali. Segala upaya sudah dikerjakan baik secara konfirmasi dan pertemuan-pertemuan maupun upaya hukum.

Sayangnya hingga berita ini diturunkan, pihak Bank Syariah Indonesia ( BSI ) tidak menunjukkan tanda-tanda untuk mengembalikan dana tersebut kepada pemiliknya.

(Ma)

Ekonomi

Bupati Egi Borong Dagangan UMKM di Tengah Meriahnya IDS Sumatra 2026

Published

on

Lampung Selatan, Dailynewslampung– Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menyempatkan diri mengunjungi dan berbelanja di tenant Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada gelaran Indonesian Drift Series (IDS) Sumatra 2026 di Way Handak Expo, Kalianda, Minggu (24/5/2026).

Di tengah kemeriahan ajang otomotif nasional tersebut, Egi terlihat berjalan menyusuri area UMKM, menyapa pedagang, berbincang dengan warga, hingga mencicipi berbagai jajanan yang dijual pelaku usaha lokal.

“Kami ingin event seperti ini bukan hanya menjadi tontonan, tetapi juga membawa manfaat dan kebahagiaan untuk masyarakat Lampung Selatan,” ujar Egi di sela kunjungannya.

Menurut Egi, penyelenggaraan event nasional seperti IDS Sumatra 2026 diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM lokal yang turut meramaikan acara.

Ia menilai, perputaran ekonomi dari puluhan tenant kuliner dan kerajinan menjadi salah satu indikator keberhasilan kegiatan tersebut.

Suasana Way Handak Expo yang dipadati pengunjung juga dimanfaatkan masyarakat untuk berinteraksi langsung dengan orang nomor satu di Lampung Selatan itu. Sejumlah warga tampak antusias meminta foto bersama saat Egi berkeliling area acara.

Salah satu pengunjung asal Kecamatan Penengahan, Rahmat (25), mengaku bangga Lampung Selatan dapat menjadi tuan rumah event otomotif berskala nasional.

“Seru banget acaranya, ramai dan beda dari biasanya. Semoga event seperti ini sering diadakan di Lampung Selatan,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Abbad (11), warga Kalianda, yang datang bersama keluarganya untuk menyaksikan mobil-mobil drift dari dekat.

“Senang, mobilnya keren-keren. Tadi juga foto sama Pak Bupati,” katanya singkat.

Gelaran IDS Sumatra 2026 tidak hanya menghadirkan hiburan bagi pecinta otomotif, tetapi juga dinilai mampu menghidupkan aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan Way Handak Expo, Kalianda. (Red)

Continue Reading

Ekonomi

Menko Zulhas Apresiasi Langkah Kreatif Bupati Egi Hadirkan IDS Sumatra 2026 di Lampung Selatan

Published

on

Lampung Selatan, Dailynewslampung– Gelaran Indonesian Drift Series (IDS) Sumatra 2026 di Way Handak Expo, Kalianda, Sabtu (23/5/2026), menjadi momentum istimewa bagi Kabupaten Lampung Selatan. Kehadiran Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, bukan sekadar menyaksikan ajang otomotif nasional, tetapi juga memberikan apresiasi langsung terhadap terobosan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yang sukses menghadirkan event berskala nasional tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Di tengah riuh suara mesin drift dan antusiasme ribuan masyarakat yang memadati arena, Menko Zulhas memuji langkah Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, yang dinilai mampu menghadirkan inovasi pembangunan daerah melalui kolaborasi kreatif.

“Acara yang dilaksanakan dengan 0 APBD, tanpa menyentuh anggaran daerah. Mantap Bupati Lampung Selatan,” ujar Zulhas yang disambut tepuk tangan meriah pengunjung.

Sebelumnya, Zulhas juga mengaku bangga karena untuk pertama kalinya ajang drift nasional bergengsi digelar di Pulau Sumatra dan Lampung Selatan dipercaya menjadi tuan rumah.

“Senang ada acara ini? Acara yang luar biasa, baru pertama kali di Sumatra dan diadakan di Lampung Selatan. Mari kita dukung, kita sukseskan bersama acara ini,” katanya.

Kedatangan Menko Zulhas pun langsung disambut antusias masyarakat. Ribuan warga tampak berebut menyapa, bersalaman, hingga menerima berbagai merchandise yang dibagikan langsung, mulai dari kaos, handuk, hingga suvenir lainnya.

Namun, di balik kemeriahan IDS Sumatra 2026, tersimpan pesan besar tentang arah pembangunan daerah yang kreatif dan kolaboratif. Ajang ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan komunitas otomotif mampu menghadirkan event nasional tanpa membebani keuangan daerah.

Bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, IDS Sumatra 2026 bukan sekadar balap drift. Lebih dari itu, event ini menjadi pintu masuk untuk mendorong sektor pariwisata, menggerakkan ekonomi kreatif, menghidupkan UMKM, sekaligus memperkenalkan potensi daerah ke tingkat nasional.

Apresiasi yang disampaikan pemerintah pusat melalui kehadiran Menko Zulhas mempertegas bahwa langkah yang diambil Bupati Radityo Egi Pratama bukan hanya menghadirkan hiburan, melainkan bagian dari strategi pembangunan daerah berbasis inovasi dan kolaborasi.

Di tengah tantangan fiskal daerah, Lampung Selatan menunjukkan bahwa keterbatasan anggaran bukan penghalang untuk menghadirkan lompatan besar bagi kemajuan daerah. (Red)

Continue Reading

Ekonomi

IDS Sumatra 2026 Bawa Berkah, Pedagang Kecil di Way Handak Expo Kebanjiran Pembeli

Published

on

Lampung Selatan, Dailynewslampung – Ajang Indonesian Drift Series (IDS) Sumatra 2026 yang digelar di Lapangan Way Handak Expo, Kalianda, Lampung Selatan, tak hanya menghadirkan hiburan otomotif berskala nasional, tetapi juga membawa dampak positif bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi acara.

Ribuan pengunjung yang memadati arena balap drift tersebut menjadi berkah tersendiri bagi pedagang kecil, mulai dari penjual bakso, mie ayam, pecel, hingga minuman dingin yang berjualan di sekitar venue.

Malik, pedagang mie ayam bakso yang sehari-hari berjualan di depan Gedung Olahraga Way Handak (GWH), mengaku pendapatannya meningkat selama kegiatan berlangsung.

“Harapan kami, mudah-mudahan acara IDS ini ramai sehingga pengunjung juga bisa singgah ke tempat kami. Karena pedagang bukan hanya di dalam venue, tetapi juga ada yang berjualan di luar area acara. Semoga rezekinya bisa dirasakan bersama,” ujar Malik.

Hal serupa disampaikan Eli, pedagang soto, pecel, dan minuman dingin di kantin GWH. Ia mengatakan, jumlah pembeli meningkat dibanding hari biasa sejak IDS Sumatra 2026 digelar.

“Alhamdulillah pembeli jadi lebih ramai dari biasanya. Harapannya ke depan semakin banyak kegiatan di area GWH supaya kami para pedagang juga terus merasakan peningkatan penjualan,” kata Eli.

Kehadiran IDS Sumatra 2026 yang untuk pertama kalinya digelar di Pulau Sumatra dinilai memberikan efek domino terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Perputaran ekonomi tidak hanya terjadi di dalam arena, tetapi juga dirasakan oleh pelaku usaha kecil, jasa transportasi, penginapan, hingga sektor pariwisata lokal.

Selain menjadi ajang sport tourism, kegiatan tersebut juga membuka peluang promosi bagi produk dan kuliner khas Lampung Selatan kepada ribuan pengunjung dari berbagai daerah.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memang menaruh harapan besar terhadap penyelenggaraan IDS Sumatra 2026 sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor UMKM, kuliner, transportasi, dan pariwisata.

Kini, harapan tersebut mulai dirasakan langsung oleh masyarakat. Di tengah deru mesin dan ramainya penonton, para pedagang kecil menikmati peningkatan penghasilan yang membawa berkah tersendiri selama event berlangsung.(Red)

Continue Reading

Trending