Connect with us

Lampung Selatan

Widodo Reses Kecamatan Ketapang, Tampung Aspirasi Warga

Published

on

Lampung Selatan, DNL : Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Lampung Selatan Widodo menggelar Reses Masa Persidangan ke-1 tahun 2025 di titik kedua, yakni di Dusun Trans Jember Desa Ketapang, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan.

Hadir pada acara tersebut, Kepala Desa Ketapang Bapak Hamsin, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan warga masyarakat setempat. Kegiatan diselenggarakan di halaman rumah Bapak Ahmad Badawi RT 02 RW 05 pada Jum’at sore (18/04/2025).

Pada momen tersebut, warga masyarakat Dusun Trans Jember mengusulkan beberapa usulan yang sangat dibutuhkan warga, diantaranya ;

1. Pengerasan jalan penghubung antara Dusun Trans Jember – Dusun Suka Maju sepanjang ± 2 km.

2. Pengajuan lapangan bola voli serta penerangan lampu, guna meningkatkan potensi dibidang olahraga.

3. Bantuan pembangunan balai dusun Trans Jember panjang 15 x 7 meter.

4. Usulan pengerasan jalan usaha tani yang berlokasi di Dusun trans Jember – Karang Sari sepanjang 1 km dengan lebar 1,5 meter.

5. Usulan pembangunan ruang kelas/ kantor SD Negeri 2 Bangun Rejo yang berada di Dusun Bangun Dana.

Kepala Desa Ketapang, Hamsin pada momen tersebut, berharap Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui dinas terkait bisa merealisasikan usulan warga masyarakatnya. Sebab menurutnya, jalan penghubung antara Dusun Trans Jember – Dusun Suka Maju sudah puluhan tahun lalu sudah diusulkan. Namun belum mendapatkan perhatian khusus dari Pemkab Lamsel.

“Selaku kepala desa, saya berharap Pak Dewan Widodo bisa mengawal usulan warga masyarakat Trans Jember agar bisa terealisasi. Dan jika nantinya terealisasi, saya berpesan kepada warga masyarakat Trans Jember agar dijaga dan dirawat dengan baik, ” harap Kades Hamsin.

Menanggapi aspirasi masyarakat pada momen reses di titik kedua tersebut, Widodo menyampaikan bahwa usulan pengerasan jalan lingkungan penghubung antar Dusun Trans Jember – Suka Maju sudah diusulkan oleh kepala desa dengan harapan bisa direalisasikan oleh Pemkab Lampung Selatan melalui Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan.

“Terkait usulan jalan, kemaren Pak Kades sudah telpon saya bahwa beliau (Kades Hamsin) sudah buat proposal pengajuan. Dan proposal tersebut yang belum tandatangan tinggal pak camat. Artinya usulan jalan ini sudah diusulkan oleh Pak Kades kepada saya sebelum reses, dimohonkan agar jalan ini dibangun oleh Dinas PUPR Kabupaten Lampung, ” ungkapnya.

Sambung, kata Widodo dirinya sengaja melaksanakan reses di depan jalan penghubung antara Dusun Trans Jember – Suka Maju, tepatnya di halaman rumah Bapak Ahmad Badawi agar staff nya tau jalan ini yang diusulkan warga masyarakat. Itu tujuan saya, ” jelasnya.

Untuk usulan jalan usaha tani, anggota Komisi II DPRD Kabupaten Lampung Selatan dari Fraksi Partai Amanat Nasional tersebut, menyarankan agar kelompok tani atau Gapoktan untuk membuat proposal pengajuan ke Dinas Pertanian yang bunyinya pengajuan jalan usaha tani.

“Pokoknya saya prioritaskan Ketapang dan Karang Sari. Desa Karang Sari sudah mengusulkan jalan usaha tani, Desa Ketapang juga mengusulkan jalan usaha tani di APBD Perubahan atau APBD murni untuk tahun 2026. Tolong! Dikawal Pak Kades, ” buat proposal pengajuan melalui kelompok tani, begitu caranya, ” ucapnya.

Terkait, usulan para pemuda untuk lapangan voli, Widodo menceritakan bahwa sudah banyak membangun lapangan voli berikut penerangannya. Namun tidak dipakai, maka ia sedikit kecewa. Khusus untuk wilayah Trans Jember, ia mengarahkan para pemuda untuk meminta petunjuk dan arahan ke Dinas Olahraga. Nanti anggota DPRD mendorong.

“Kita jangan bergantung hanya kepada dewan dan kepala desa. Karena semua kegiatan itu punya dinas masing-masing. Kepemudaan koordinasi dengan Dinas Kepemudaan. Pak kades dan Pak Dewannya mendorong yang mengawal supaya tercapai, terakomodir. (Red)

Featured

Saat Final Piala Dunia Menyatukan Lampung Selatan, UMKM Lokal Ikut Merasakan Kemeriahan

Published

on

Lampung Selatan, Dailynewslampung – Final Piala Dunia 2026 bukan sekadar pertandingan sepak bola bagi masyarakat Lampung Selatan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mengubah momen yang dinanti jutaan pecinta sepak bola itu menjadi ruang kebersamaan sekaligus peluang ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh wilayah.

Pada Senin dini hari, 20 Juli 2026, saat Spanyol dan Argentina saling berhadapan di Stadion MetLife, New York, masyarakat di 17 kecamatan akan berkumpul di titik-titik nonton bareng (nobar) yang telah disiapkan pemerintah daerah. Di balik sorak sorai mendukung tim favorit, ada harapan agar roda perekonomian warga ikut bergerak.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Selatan, Hendry Kurniawan, mengatakan seluruh lokasi nobar dipilih agar masyarakat dapat menikmati pertandingan dengan aman, nyaman, dan penuh kebersamaan.

Lebih dari itu, sesuai arahan Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, setiap kegiatan nobar melibatkan UMKM lokal sehingga pelaku usaha memiliki kesempatan menjajakan aneka kuliner maupun produk unggulan kepada para pengunjung.

“Kami akan mengadakan nobar di masing-masing kecamatan. Sesuai arahan Pak Bupati, kami berkolaborasi dengan UMKM lokal di setiap kecamatan untuk menyemarakkan acara,” ujar Hendry Kurniawan, Minggu (19/7/2026).

Konsep tersebut diharapkan menjadikan nobar bukan hanya hiburan bersama, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Sambil menikmati laga puncak sepak bola dunia, warga dapat membeli makanan, minuman, hingga berbagai produk lokal yang dipasarkan para pelaku UMKM.

Pemkab Lampung Selatan pun berharap semangat kebersamaan yang lahir dari sepak bola mampu memperkuat hubungan antarwarga sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi di tingkat kecamatan.

Sebanyak 17 titik nobar telah disiapkan, yakni Balai Desa Baru Ranji (Merbau Mataram), Halaman Kantor Kecamatan Katibung, Balai Desa Jatimulyo (Jati Agung), Halaman Parkir Pasar Bumidaya (Palas), Kantor Desa Way Muli (Rajabasa), Halaman Kantor Desa Bangun Sari (Tanjung Sari), Halaman Kantor Kecamatan Sidomulyo, Halaman Kantor Kecamatan Natar, Balai Desa Karang Pucung (Way Sulan), Halaman Kantor Kecamatan Candipuro, Aula Balai Desa Pasuruan (Penengahan), Kantor BUMDes Desa Hatta (Bakauheni), GOR PB Satria Jatibaru (Tanjung Bintang), Lapangan Korpri Kalianda, Halaman Kantor Desa Sidoharjo (Way Panji), Desa Pematang Pasir (Ketapang), dan Balai Desa Sumbersari (Sragi).

Pemkab juga mengajak masyarakat menjadikan nobar sebagai momentum mempererat silaturahmi serta memberikan dukungan kepada para pelaku UMKM yang berpartisipasi. Warga diimbau menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan selama kegiatan berlangsung.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan selama kegiatan berlangsung agar suasana nobar tetap nyaman, tertib, dan Kabupaten Lampung Selatan tetap HELAU,” tutup Hendry Kurniawan.(Red)

Continue Reading

Featured

PWI Lampung Selatan Apresiasi Podcast KPU, Perkuat Keterbukaan Informasi dan Literasi Demokrasi

Published

on

Lampung Selatan, Dailynewslampung Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung Selatan mengapresiasi inovasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung Selatan yang menghadirkan ruang podcast sebagai media komunikasi publik. Fasilitas tersebut dinilai dapat memperkuat keterbukaan informasi sekaligus meningkatkan literasi demokrasi di era digital.

Apresiasi itu disampaikan Ketua PWI Lampung Selatan, Edwin Apriandi, saat menjadi narasumber dalam podcast bertema Peran Media dalam Pemilu di Kantor KPU Lampung Selatan, Jalan Raden Intan No. 82A, Kalianda, Kamis (16/7/2026).

Edwin mengatakan, podcast telah berkembang menjadi media komunikasi yang efektif untuk menjangkau masyarakat secara luas. Menurutnya, platform digital tersebut dapat dimanfaatkan KPU untuk menyampaikan program, capaian, serta edukasi kepemiluan secara lebih dekat kepada publik.

“Podcast bukan lagi sekadar tren. Di era digital, podcast telah menjadi instrumen penting keterbukaan informasi publik. Melalui media ini, KPU dapat menyampaikan program, capaian, hingga edukasi kepemiluan secara lebih dekat kepada masyarakat,” ujar Edwin.

Kehadiran Edwin disambut Ketua KPU Lampung Selatan Rama Guntara bersama Komisioner Anwar Haqiqi dan Lilik Mawati. Podcast yang dipandu Widia itu membahas berbagai isu strategis terkait peran media dalam demokrasi, termasuk pentingnya menjaga independensi pers dan menghadapi maraknya penyebaran hoaks.

Dalam kesempatan tersebut, Edwin menegaskan bahwa verifikasi merupakan prinsip utama dalam kerja jurnalistik. Ia menyebut setiap informasi yang diterima wartawan harus melalui proses pemeriksaan secara berulang sebelum dipublikasikan.

“Di PWI kami selalu diajarkan bahwa setiap informasi harus melalui proses check and recheck. Verifikasi adalah benteng utama agar informasi yang disampaikan benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan media massa memiliki tanggung jawab moral untuk menyajikan informasi yang benar di tengah derasnya arus disinformasi di ruang digital.

Sementara itu, Ketua KPU Lampung Selatan Rama Guntara mengatakan ruang podcast merupakan inovasi yang dikembangkan melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) sebagai upaya memperkuat layanan informasi publik.

Menurut Rama, podcast diharapkan menjadi ruang dialog antara penyelenggara pemilu, media, dan masyarakat dalam menyebarluaskan informasi kepemiluan sekaligus meningkatkan pendidikan politik.

“Podcast ini kami hadirkan sebagai ruang demokrasi. Harapannya dapat dimanfaatkan untuk menyebarluaskan informasi kepemiluan sekaligus memberikan pendidikan politik yang berkualitas kepada masyarakat,” kata Rama.

Ia menambahkan, KPU Lampung Selatan akan terus membangun kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk insan pers, guna menghadirkan informasi kepemiluan yang akurat, edukatif, dan mampu menangkal penyebaran hoaks.

“Kami akan selalu berkolaborasi dengan seluruh stakeholder termasuk pers dalam menjalankan tugas sebagai penyelenggara pemilu,” pungkasnya.(Red)

Continue Reading

Featured

Egi dan Kajati Lampung Turun ke Sekolah, Pastikan Makan Bergizi Gratis Aman dan Tepat Sasaran

Published

on

Lampung Selatan, Daikynewslampun – Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung Danang Suryo Wibowo meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Natar, Kamis (16/7/2026), guna memastikan program prioritas nasional tersebut berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP), tepat sasaran, serta memenuhi standar kualitas dan keamanan pangan.

Peninjauan dilakukan di SD Negeri 1 Candimas, SMP Negeri 1 Natar, dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Candimas. Turut mendampingi Ketua DPRD Lampung Selatan Erma Yusneli, Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Selatan Suci Wijayanti, serta sejumlah kepala perangkat daerah.

Dalam kunjungan itu, rombongan memeriksa seluruh rangkaian pelaksanaan program, mulai dari proses pengolahan dan pengemasan makanan di SPPG, kebersihan dan kualitas menu, hingga distribusi makanan ke sekolah agar diterima siswa tepat waktu.

Kajati Lampung Danang Suryo Wibowo mengatakan, Program MBG merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas gizi anak sekaligus menyiapkan generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas menuju Indonesia Emas.

“Kejaksaan bersama pemerintah daerah mendukung penuh program ini sebagai mitra strategis pemerintah. Kami turun langsung untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai SOP dan tepat sasaran,” ujar Danang.

Ia menjelaskan, pemantauan tersebut merupakan bagian dari evaluasi berkala yang dilakukan Kejaksaan di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung. Hasil monitoring akan menjadi bahan perbaikan agar kualitas pelaksanaan Program MBG terus meningkat.

Sementara itu, Bupati Radityo Egi Pratama menyampaikan bahwa pelaksanaan Program MBG di Kabupaten Lampung Selatan secara umum telah berjalan baik dan sesuai ketentuan. Meski demikian, masih terdapat beberapa catatan teknis yang perlu segera disempurnakan.

“Secara mayoritas alhamdulillah semuanya sudah berjalan sesuai ketentuan. Masih ada beberapa hal yang sifatnya minor dan perlu ditingkatkan oleh pengelola. Itu sudah menjadi catatan kami bersama Kajati, Kajari, dan Ketua DPRD untuk segera ditindaklanjuti,” kata Egi.

Bupati Egi meminta pengelola SPPG segera menyampaikan hasil evaluasi kepada pihak yayasan sebagai dasar peningkatan layanan. Ia juga mendorong inovasi dan variasi menu dengan mengadopsi praktik terbaik dari daerah lain agar kualitas Program Makan Bergizi Gratis di Lampung Selatan semakin optimal.

Melalui peninjauan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama Kejaksaan Tinggi Lampung menegaskan komitmen untuk terus mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar berjalan sesuai standar, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan gizi serta kesehatan peserta didik.(Red)

Continue Reading

Trending