Connect with us

Tanggamus

Bupati Tanggamus Lantik Pejabat Baru ,Tekankan Disiplin Dan Integritas ASN “

Published

on

Tanggamus –  DNL : Bupati Tanggamus, Moh. Saleh Asnawi, didampingi Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto, resmi melantik sejumlah pejabat administrator (Eselon III) dan pengawas (Eselon IV) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus. Acara pelantikan itu dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi pratama serta para undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Moh Saleh Asnawi menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Semoga amanah yang diberikan ini benar-benar dilaksanakan dengan penuh komitmen dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Bupati juga menekankan pentingnya memahami dan menginternalisasi konsekuensi dari jabatan yang diemban,.seraya berharap para pejabat yang dilantik dapat terus meningkatkan kinerja, memahami tupoksi, serta meningkatkan kompetensi baik teknis, manajerial, sosial kultural, maupun kompetensi pemerintahan.
Sebagai Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas, kalian menempati posisi yang sangat strategis dalam tata kelola pemerintahan, jabatan ini merupakan tulang punggung birokrasi, karena kalian berperan langsung dalam memastikan kebijakan dapat diterjemahkan di lapangan, yang memberikan dampak langsung dan nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan para pejabat administrator untuk mampu mengkoordinasikan pelaksanaan program dan kegiatan secara efektif, memimpin unit kerja dengan keteladanan, serta memastikan pelayanan publik berjalan optimal. Sementara itu, pejabat pengawas diharapkan berperan penting sebagai pengendali teknis lapangan.
Bupati juga menegaskan akan memperketat disiplin kerja di seluruh OPD, termasuk menyoroti adanya pegawai yang tidak masuk kerja dalam jangka waktu panjang namun masih menerima hak gaji setiap bulan.
” Saya minta ini menjadi perhatian serius, tidak boleh ada lagi pegawai yang tidak bekerja berbulan-bulan tetapi tetap mengambil gaji. Ini tidak adil, tidak etis, dan tidak mencerminkan integritas ASN. Ke depan, saya instruksikan seluruh pimpinan OPD untuk melakukan pengawasan ketat dan penegakan disiplin sesuai aturan yang berlaku,” tegas Bupati Saleh Asnawi.
Bupati juga menegaskan bahwa jabatan yang diemban akan dievaluasi secara berkala terhadap capaian target kinerja. Selaras dengan sumpah janji yang telah diucapkan, bekerjalah sesuai dengan core value Kabupaten Tanggamus, yaitu “Budaya Kerja Jalan Lurus”, yang berarti fokus pada tujuan, meluruskan arah kerja, mengurangi penyimpangan, menjaga integritas, sinergi, kolaborasi, dan istiqomah dalam bekerja untuk mencapai visi Kabupaten Tanggamus 2025-2030: “Bersama Tanggamus Maju Menuju Indonesia Emas.”
Daftar Pejabat Tingkat Camat (Eselon III-a)
1. Rusdi, S.IP.
Sekretaris Kecamatan Kelumbayan → Camat Bulok
2. Zuliyadi, S.IP., M.M.
Kabid Perpustakaan → Camat Kota Agung Barat
3. Derius Putrawan, S.P., M.M.
Camat Kelumbayan → Camat Gunung Alip
4. Ali Imron, S.H., M.M.
Sekretaris Kecamatan Kota Agung Barat → Camat Kelumbayan
5. Jhoni Irzal, S.Sos.
Analis Protokol → Camat Talang Padang
6. Novrizal Mulkan, S.H., M.M.
Kabid Riset & Inovasi Bappeda → Inspektur
7. Joko Suprihatin, S.Kom., M.M.
Pengawas Ketenagakerjaan → Kabag Administrasi Pembangunan Setda
8. Herliyanto, S.T., M.M.
Pejabat Pengadaan Barang/Jasa → Kabag Pengadaan Barang/Jasa Setda
9. Faturrahman Wijaya, S.Kep.
Kasubbag Perencanaan Dinas PPPA → Sekretaris Dinas PPPA
10. Marhasan Samba, S.I.P.
Analis Kebijakan Dinas Pariwisata → Sekretaris Dinas Pariwisata
11. Drs. Sabar Maruliak Sitanggang
Kabid Layanan Kepemudaan → Sekretaris Dinas Perhubungan
12. Yadi Mulyadi, S.T., M.M.
Kepala Dinas Pendidikan → Sekretaris Dinas Perpustakaan
13. Drs. Suyanto, M.M.
Kepala Dinas Pariwisata → Sekretaris Badan Kesbangpol
14. Eka Angkasawan, S.T., M.T.
Peneliti Dinas PUPR → Sekretaris Dinas PUPR
15. Gofir Purwanto, S.E., M.M.
Kabid Pembinaan BKPSDM → Sekretaris Dinas Kominfo
Pejabat Eselon III-b
16. Akhmad Isnaini, S.E.
Sekretaris Dinas Perhubungan → Kepala Bidang Layanan Kepemudaan, Pemuda dan Olahraga
17. Adi Gunawan, S.E., M.M.
Sekretaris Dinas Pendidikan → Kepala Bidang Penataan & Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup
18. Winda Fidirani, S.Pd.
Kepala Sub Bagian Umum Dinas Pendidikan → Kepala Bidang Pengembangan Kepariwisataan
19. Roziansyah, S.IP.
Analis Kebijakan Ahli Muda, Dinas PMD → Kabid Keuangan, Kekayaan & Produk Hukum Pekon
20. Mulyadi, S.T., M.M.
Kabid Sarana Prasarana Dinas Pendidikan → Kabid Sarpras Pendidikan & Kebudayaan
21. Helpin Rianda, S.E., M.M.
Kabid Ketenagaan Dinas Pendidikan → Sekretaris Kecamatan Semaka
22. Zainal, M.Pd.I.
Sekretaris Kecamatan Semaka → Sekretaris Kecamatan Kota Agung
23. Muhammad Ridwan, A.Pi.
Kabid Perikanan Tangkap → Kabid Perikanan Tangkap (Mutasi Ruang Lingkup)
24. Zuryati, S.E.
Analis Kebijakan Ahli Muda Dinas Pariwisata → Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan & Kebudayaan
25. Syarif Hidayat Bangsawan, S.STP., M.Si.
Kasi Pemerintahan Kecamatan Kota Agung → Kabid Pengembangan Pemasaran Pariwisata
26. Maliidarni, S.Pd.Ing., M.M.
Kabid Pemasaran Pariwisata → Kabid Destinasi Pariwisata
27. Yusnida, S.E.
Adyatama Ekraf Ahli Muda → Kabid Perbendaharaan BPKAD
28. Zoldiamanto, S.IP.
Kabid PAUD → Sekretaris Kecamatan Kelumbayan
29. Muhammad Amin, S.H.
Camat Talang Padang → Kepala Bidang Perpustakaan
30. Mukti Antonny, S.Si., M.M.
Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Ahli Muda → Kabid Pembinaan & Pengelolaan Data BKPSDM
31. Ari Yudha, A.Z., S.T., M.T.
Sekretaris Dinas PUPR → Kabid Angkutan Darat & Laut Dinas Perhubungan.
Pejabat Eselon III-b (Lanjutan)
32. Weli Yantika, S.E., M.M.
Analis Keuangan BPKAD → Kabid Anggaran BPKAD
33. Andrean Nur Pratama, S.IP., M.M.
Peneliti Ahli Muda Bappeda → Kabid Barang Milik Daerah BPKAD
34. Ria Veranida, S.E., M.M.
Kabid Aset Daerah BPKAD → Kabid Penerimaan Pendapatan Daerah Bapenda
35. Mario Eka Baweus, S.P., M.M.
Kabid Akuntansi & Pelaporan BPKAD → Kabid Pelayanan & Penetapan Pajak Daerah Bapenda
36. Dr. Yoptta, S.E.I., M.M.
Kasubid Akuntansi Belanja BPKAD → Kabid Akuntansi & Pelaporan BPKAD
37. Dwi Nopiyanto, S.T.
Kabid Pengairan Dinas PUPR → Kabid Perencanaan Infrastruktur Bappeda
38. Zulia, S.Sos.
Kabid Destinasi Pariwisata → Sekretaris Kecamatan Kelumbayan Barat
39. Parisyam, S.E.
Sekretaris Dewan → Kabid Pemberdayaan Masyarakat & Kelembagaan Pekon Dinas PMD
40. Sujono, S.E.
Sekretaris Kecamatan Kelumbayan Barat → Camat Kota Agung Barat
41. Khufronsyah, S.E.
Kasi Penyelamatan & Sarpras Damkar → Kabid Rehabilitasi BPBD
42. Edi Nugroho, S.Kom.
Kabid Rehabilitasi BPBD → Kabid Tata Pemerintahan Pekon Dinas PMD
43. Afifah Asna Dewi, S.Si.
Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Muda → Kabid PAUD & DIKMAS Dinas Pendidikan
44. Rahmad Kurniawan, S.A.N., M.M.
Kasubid Koordinasi Anggaran BPKAD → Kasubid Opsen Pajak Bapenda
45. Dessi Mauliani, S.E., M.M.
Kasubid Penerimaan & Keteriban Pendapatan BPKAD → Kasubid Pengelolaan Pajak BPHTB Bapenda
46. Nursamsiah, S.E., M.M.
Kasubag Umum Dinas Pariwisata → Kasubag Umum & Kepegawaian Dinas Pariwisata
47. Rusdi, S.E.
Kasi Ketenagaan Pendidikan Dasar → Kasi Ketenteraman & Ketertiban Kec. Air Naningan
48. Madrizal, S.Pd – Kasi Kurikulum SMP → Kasi Kesejahteraan Masyarakat Kec. Sumberrejo
49. Zainal Yulianto, S.E. – Kasi Pendidikan Anak Usia Dini → Kasi Trantib Kec. Kota Agung Timur.
ESELON IV-a & IV-b (NOMOR 50–75).
50. Iskandar, S.Ag., M.Pd.I
Kasie Pendidikan Masyarakat (DIKMAS) Dinas Pendidikan → Kasie PAUD & DIKMAS Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
51. Muhlisin, S.E.
Kasie Sarana Prasarana SD Dinas Pendidikan → Kasie Sarpras SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
52. Deny Robiansyah, S.Sos
Kasubbag Perencanaan & Pelaporan Setda Perikanan → Kasubbag Perencanaan Setda Perikanan.
53. Netti Parida, S.E.
Kasubbag Umum & Kepegawaian BPKAD → Kasubbag Umum Dinas Perikanan.
54. Henri, S.IP
Kasubbag Kebijakan Belanja & Kas Daerah BPKAD → Kasubbag Pengelolaan Kas BPKAD.
55. Kemala Sari, S.Kom., M.M.
Kasubbag Pengelolaan Belanja Langsung BPKAD → Kasubbag Umum Dinas Perkebunan dan Peternakan.
56. Hafizun Zikri, S.E.
Kasubbag Umum Setda Perkebunan & Peternakan → Kasie Pembangunan Kecamatan Talang Padang.
57. Bambang Irawan, S.E., M.M.
Kasubbag Pemanfaatan & Monitoring Aset Daerah BPKAD → Kasubbag Pemanfaatan & Pengawasan Barang Milik Daerah BPKAD.
58. Erlina Permatasari, S.E.
Kasubbag Perencanaan & Evaluasi Kecamatan Bulok → Kasubbag Penatausahaan Barang Milik Daerah BPKAD.
59. Mas Eko Februanto, S.E.
Penelaah Teknis BPKAD → Kasubbag Belanja Daerah BPKAD.
60. Agus Ant Sopian, S.Kom.
Penelaah Teknis BPKAD → Kasubbag Akuntansi & Pelaporan BPKAD.
61. Ferdiansyah, S.E., M.M.
Kasubbag Akuntansi Pendapatan BPKAD → Kasubbag Penyusunan Anggaran BPKAD.
62. Joni Fariansyah, S.E., M.M.
Kasubbag Anggaran BPKAD → Kasubbag Koordinasi Anggaran BPKAD.
63. Fresly Bistok Simanjuntak, S.E.
Kasubbag Evaluasi Pendapatan BPKAD → Kasie Pembangunan Kecamatan Ulu Belu.
64. Eva Putrisia, S.H., M.M.
Kasubbag Penetapan Pajak BPKAD → Kasubbag Tata Usaha UPTD DPPPA.
65. Eliawati, S.E.
Kasubbag Pendataan Pendapatan BPKAD → Kasubbag Umum & Kepegawaian Sekretariat Baznas Tanggamus
66. Rio Iskandar, S.IP.
Lurah Kuripan → Kasie Pendapatan Kecamatan Air Naningan.
67. M. Rizki, S.E.
Penelaah Teknis Dinas Kominfo → Lurah Kuripan Kecamatan Kota Agung.
68. Nuriyanto, S.E.
Perencana Ahli Muda Dinas PUPR → Kasie Pemerintahan Kecamatan Kelumbayan Barat.
69. Febriyanto, S.T.
Kasubbag Tata Usaha UPT Pengairan Bulok Dinas PUPR → Kepala UPTD Pengairan Bulok.
70. Irwan Sugianto, S.E.
Penelaah Teknis Dinas PUPR → Kepala UPTD Pengairan Talang Padang.
71. Christina Dian Kurniawati, S.E.
Kasubbag Umum & Kerjasama Sekretariat KORPRI → Kepala UPTD Pertanian Tanaman Pangan & Hortikultura Gisting.
72. Andi Susanto, S.Kom.
Kasie Sarpras SMP Disdik → Kasubbag Tata Usaha UPTD Pertanian Wonosobo.
73. Handayani, S.E.
Kasubbag Olahraga & Seni Budaya Setda KORPRI → Kepala Seksi Pengembangan Benih Tanaman Hortikultura.
74. Rexila Febta Diana, S.I.P.
Kasubbag Bantuan Hukum & Sosial Setda KORPRI → Kasubbag TU UPTD Tanaman Perkebunan.
75. Fitriya Jafreni, S.E.
Kasie Ketenagaan Pendidikan Anak Usia Dini Disdik → Kasubbag Perencanaan & Evaluasi UPTD Pertanian Sumberjo.
( Widuri )

Tanggamus

Semangat Tak Tergoyahkan: Ameera Zoya Widya Ikut Meriahkan Karnaval HUT RI ke-81 di Wonosobo

Published

on

By

TANGGAMUS – DNL: — Cahaya semangat kemerdekaan tampak bersinar cerah dari mata seorang putri kecil bernama Ameera Zoya Widya, yang berasal dari Pekon Banjar Sari, Kecamatan Wonosobo. Ia turut serta memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 di wilayah Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, Selasa 18/8/2026
Berdiri tegap di tengah riuh kegembiraan karnaval keliling, Ameera Zoya Widya tampak melangkah penuh semangat, didampingi dengan penuh kasih sayang oleh mamanya. Kegiatan yang penuh makna ini dimulai dari titik kumpul di Lapangan Siring Betik, kemudian berlanjut berkeliling wilayah kecamatan bersama rombongan karnaval lainnya yang penuh warna dan kegembiraan.
Meski usianya baru menginjak lima tahun, semangat yang membara di dada Ameera sungguh luar biasa dan patut diacungi jempol. Bahkan ketika kondisi fisiknya sedang kurang bugar, niat tulusnya untuk ikut serta merayakan kemerdekaan bersama teman-temannya tak luntur sedikit pun.
Dengan nada lembut namun penuh kebanggaan dan haru, mama Ameera menceritakan keteguhan hati putri kesayangannya:
“Ameera anakku, walau badannya sedang kurang fit, ia tetap bersikeras ingin ikut karnaval. Anakku tidak mau tertinggal dari teman-temannya. Padahal ia masih berusia lima tahun, namun semangat cintanya pada kemerdekaan dan keinginan bersatu dengan kawan-kawan sungguh luar biasa membara di hatinya,” ungkap mama Ameera dengan mata berkaca-kaca penuh rasa bangga.
Kisah kecil Ameera Zoya Widya menjadi pengingat yang indah dan bermakna: cinta tanah air dan semangat kebersamaan tak mengenal usia. Di dalam dada yang masih muda itu, telah tertanam benih-benih kasih kepada tanah air yang kelak akan tumbuh menjadi pohon kebanggaan yang rindang, menjulang setinggi cita-cita luhur bangsa Indonesia.
(Widuri)

Continue Reading

Tanggamus

Semangat  Membara: TK RA ANNISA Kecamatan Wonosobo Meriahkan Karnaval HUT RI ke-81

Published

on

By

TANGGAMUS – DNL: — Semangat kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tahun 2026 membara di dada para pendidik, orang tua, dan anak-anak usia dini di Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, Lampung. Suasana riuh penuh kegembiraan mewarnai karnaval keliling yang digelar oleh Taman Kanak-Kanak (TK) RA Annisa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, Selasa (18/8/2026).

Kegiatan yang bermakna ini dimulai dari titik kumpul di Lapangan Siring Betik, Kecamatan Wonosobo, berlanjut berkeliling wilayah kecamatan dengan penuh semangat dan kegembiraan. Rombongan karnaval berjalan beriringan, sebagian diangkut menggunakan empat unit mobil L300, di mana sekitar 40 anak didik TK RA Annisa turut berpartisipasi bersama 40 orang wali muridnya, menambah kehangatan dan kebersamaan di tengah perayaan kemerdekaan.

Kegiatan ini diikuti oleh enam lembaga pendidikan anak usia dini di sekitar Wonosobo, yaitu:

– TK ABA 1 Wonosobo
– TK ABA 2 Wonosobo
– TK ABA 3 Wonosobo
– TK PGRI Banjar Negoro
– RA Annisa Banjar Sari
– RA Al Azhar

Turut hadir dan memeriahkan acara para pendidik TK RA Annisa, antara lain: Siti Mahmudah, S.Pd.I, Nani Indrayanti, S.Pd, Susanti, S.Pd, Nurlela, S.Pd, dan Umi Hulaifah Nasir.

Siti Mahmudah, S.Pd.I, selaku Kepala Sekolah TK RA Annisa , menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas antusiasme dan kebersamaan yang melimpah dalam menyambut peringatan HUT RI ke-81 tahun ini.

“Semangat tahun 1945 sungguh membara di dada kita semua—baik para pendidik, orang tua, maupun anak-anak. Perayaan ini bukan sekadar pesta kemeriahan, melainkan sarana menanamkan cinta tanah air dan nilai-nilai kebersamaan sejak usia dini. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung hingga acara ini berjalan penuh sukacita dan kehangatan,” ujar Siti Mahmudah dengan penuh haru.

Perayaan sederhana namun sarat makna ini menjadi bukti bahwa semangat persatuan dan cinta tanah air terus diwariskan, tumbuh dan berkembang sejak usia dini, demi masa depan bangsa yang semakin jaya dan bermartabat.

(Widuri)

Continue Reading

Tanggamus

Kontras Tajam di Pekon Betung: Anggaran Ratusan Juta untuk Posyandu Hilang Tak Berjejak, Bangunan Lama Tetap Kusam

Published

on

By

TANGGAMUS — DNL: Sebuah kontras visual yang tajam terpampang nyata di Pekon Betung, Kecamatan Pematang Sawa, Kabupaten Tanggamus, Lampung. Pada awal Agustus 2026, lembaran dokumen publik realisasi anggaran desa periode 2020 hingga 2025 membeberkan alokasi dana hingga ratusan juta rupiah untuk pembangunan dan pemeliharaan fisik. Namun, saat deretan angka fantastis di atas kertas disandingkan dengan realitas di lapangan, publik disuguhi teka-teki besar: ke mana sebenarnya alokasi dana tersebut mengalir. Kamis (13/8/2026)
Di satu sudut, bangunan Kantor Pekon Betung berdiri tegak dengan cat dinding putih bersih, atap genteng metal merah yang rapi, serta dihiasi papan publikasi transparansi APBPekon dan dua ornamen patung lumba-lumba di bagian depan. Tampak luar kantor ini menyimbolkan kesan tata kelola pemerintahan pekon yang representatif.
Namun, cukup melangkah ke sudut lain di mana fasilitas kesehatan dasar masyarakat berada, wujud Gedung Posyandu Pekon Betung justru menampilkan potret yang sangat bertolak belakang. Dinding luar bangunan ini tampak kusam, plesteran semennya terkelupas di mana-mana memamerkan luka bangunan yang lapuk dimakan usia. Pada bagian depan, terpasang spanduk bekas Sekretariat Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pilkada 2024 yang kusam, lengkap dengan kain lap yang tersangkut di teralis jendela tanpa kaca.
Ironi Investigasi Lapangan: Gedung Lama Tanpa Sentuhan Renovasi
Sebuah fakta ironis terungkap saat pewarta melakukan penelusuran investigasi dan menggali keterangan dari masyarakat setempat. Bangunan yang kini difungsikan dan dinamai Gedung Posyandu tersebut rupanya merupakan bekas Balai Desa/Kantor Pekon lama yang sejak dahulu berdiri sebagai pusat kegiatan warga.
Berdasarkan kesaksian warga di lokasi, sama sekali tidak terlihat adanya aktivitas pembangunan gedung posyandu baru maupun pekerjaan renovasi besar-besaran pada bangunan tersebut dalam beberapa tahun terakhir.
“Kalau gedung posyandu tidak ada, tapi balai pekon yang lama sering digunakan untuk posyandu. Mungkin itu gedung yang dimaksud. Kalau pembangunan posyandu baru, setahu saya tidak ada,” papar salah seorang warga pekon setempat saat dimintai keterangan oleh pewarta, Minggu (9/8/2026).
Keterangan warga ini memperjelas adanya jurang pemisah yang lebar antara klaim penganggaran di dokumen resmi dengan kenyataan fisik di lapangan.
Mengurai Angka: Realisasi Anggaran vs Realitas Fisik
Ketidaksesuaian ini kian mencolok ketika meneliti rincian dokumen realisasi APBPekon Betung (2020–2025). Dalam dokumen tersebut, anggaran yang dikucurkan untuk pos pembangunan dan pemeliharaan sarana balai pekon serta gedung posyandu tercatat menembus angka yang sangat fantastis:
– Tahun 2021: Pemeliharaan Gedung/Balai Desa menyedot anggaran sebesar Rp 93.456.000
– Tahun 2022: Pos pemeliharaan serupa melonjak hingga Rp 158.700.000
– Tahun 2023: Pemeliharaan Balai Desa/Kemasyarakatan dianggarkan Rp 91.000.000. Pada tahun yang sama, tercatat pula alokasi fisik untuk Pembangunan/Rehabilitasi Gedung Posyandu/Polindes/PKD (ukuran P.10 M × L.9 M × T.4 M) sebesar Rp 235.588.200
– Tahun 2024: Pos Pemeliharaan Gedung Balai Desa kembali menguras dana Rp 90.452.500, ditambah alokasi Peningkatan Gedung Posyandu (ukuran P.10 M × L.9 M × T.4 M) senilai Rp 103.533.500
– Tahun 2025: Pos Pemeliharaan Gedung/Prasarana Balai Desa masih terus dianggarkan sebesar Rp 23.220.000, di samping alokasi Penyelenggaraan Informasi Publik (Poster/Baliho APBPekon) sebesar Rp 104.000.000
Jika diakumulasikan, total anggaran yang dialokasikan khusus untuk sektor pembangunan dan pemeliharaan gedung balai pekon serta posyandu tersebut bernilai akumulatif ratusan juta rupiah.
 Ujian Transparansi dan Hak Jawab
Melihat besarnya dana desa yang bersumber dari uang rakyat tersebut, muncul pertanyaan kritis dari masyarakat: Jika alokasi anggaran pembangunan dan pemeliharaan gedung posyandu mencapai ratusan juta rupiah, mengapa kondisi fisik bangunan yang ada di lapangan tetap terabaikan dan kusam? Di manakah wujud fisik dari program pembangunan gedung posyandu yang tertera pada laporan realisasi anggaran tersebut?
Sebagai bentuk komitmen terhadap kebenaran dan asas keberimbangan sebagaimana diatur dalam Kode Etik Jurnalistik dan UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, Pemerintah Pekon Betung serta instansi pengawas terkait seperti Inspektorat Kabupaten Tanggamus diharapkan memberikan penjelasan terbuka dan pertanggungjawaban teknis mengenai penggunaan anggaran ini kepada publik.
Transparansi rincian Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta bukti fisik pengerjaan sangat diperlukan agar dugaan penyimpangan tidak menggerus kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola keuangan di tingkat pekon.
Catatan Redaksi: Artikel ini disusun berdasarkan hasil pengamatan langsung di lapangan, wawancara warga, serta dokumen publik realisasi APBPekon Betung per Agustus 2026. Ruang hak jawab dan klarifikasi dari Kepala Pekon maupun Perangkat Pekon Betung tetap terbuka seluas-luasnya.
(Rizal)

Continue Reading

Trending