Connect with us

Bandarlampung

Lulus UKW ke-38, Dua Wartawan Perkuat SDM Profesional PWI Lampung Selatan

Published

on

Bandar Lampung, Dailynewslampung.com – Dua anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung Selatan, Ahmad Dini Eka Saputra dan Angga Prayoga, dinyatakan berkompeten dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW) ke-38 yang diselenggarakan PWI Lampung pada 9–10 Juli 2026.

Keduanya lulus pada jenjang Wartawan Muda setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pengujian yang dipimpin penguji bersertifikat dari Dewan Pers. Pada pelaksanaan UKW kali ini, sebanyak 36 wartawan mengikuti uji kompetensi, dengan 31 peserta dinyatakan berkompeten pada jenjang muda dan madya.

Ketua PWI Lampung Selatan, Edwin Apriandi, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan kedua anggotanya. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti komitmen organisasi dalam meningkatkan profesionalisme dan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik.

“Saya mengucapkan selamat kepada Ahmad Dini Eka Saputra dan Angga Prayoga atas keberhasilannya meraih sertifikat kompetensi. Semoga kompetensi yang telah diperoleh menjadi bekal untuk menghasilkan karya jurnalistik yang profesional, beretika, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Edwin di Balai Solfian Akhmad, Kantor PWI Lampung, Bandarlampung, Jumat (10/7/2026).

Dengan kelulusan tersebut, jumlah anggota PWI Lampung Selatan yang telah mengantongi sertifikat UKW kini mencapai 46 orang. Rinciannya terdiri atas lima Wartawan Utama, 13 Wartawan Madya, dan 28 Wartawan Muda.

Edwin mengatakan, pencapaian itu menjadi langkah penting dalam memperkuat kualitas organisasi sekaligus menjaga marwah profesi wartawan.

“Alhamdulillah, setiap pelaksanaan UKW selalu ada anggota PWI Lampung Selatan yang berhasil lulus. Ini menunjukkan semangat belajar dan meningkatkan kapasitas profesi terus tumbuh di kalangan anggota,” katanya.

Ia menegaskan, PWI Lampung Selatan akan terus mendorong seluruh anggotanya mengikuti UKW hingga seluruhnya memiliki sertifikat kompetensi. Saat ini masih terdapat belasan anggota yang belum mengikuti atau belum lulus UKW.

“Kami berharap dukungan pemerintah daerah, mitra, dan seluruh stakeholder agar target seluruh anggota PWI Lampung Selatan berkompetensi dapat segera terwujud,” ujarnya.

Edwin juga mengapresiasi konsistensi PWI Lampung yang terus menyelenggarakan UKW di tengah berbagai keterbatasan, baik dari sisi kuota maupun pembiayaan.

Sementara itu, Angga Prayoga mewakili peserta yang lulus mengaku bersyukur dapat menyelesaikan seluruh tahapan ujian yang meliputi 11 mata uji, mulai dari etika jurnalistik, teknik peliputan, penulisan berita hingga pemahaman regulasi pers.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian ujian bisa kami selesaikan dengan baik. Semoga ilmu dan sertifikat yang kami peroleh menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas dalam menjalankan profesi wartawan,” ujar Angga, didampingi Ahmad Dini Eka Saputra.

Di kesempatan yang sama, Ketua PWI Lampung, H. Wirahadikusumah, menegaskan bahwa sertifikat kompetensi bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam menjalankan profesi jurnalistik.

Menurutnya, kompetensi harus diwujudkan dalam praktik jurnalistik sehari-hari melalui kepatuhan terhadap kode etik, disiplin melakukan verifikasi, serta menyajikan informasi yang akurat kepada masyarakat.

“Berita itu harus fakta sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan jernih,” tegasnya. (Red)

Bandarlampung

Bukan Sekadar Gim, Ada Nama Lampung yang Dipertaruhkan

Published

on

Bandar Lampung,Dailynewslampung.com— Sabtu biasanya menjadi ruang jeda bagi sebagian orang. Namun, tidak bagi puluhan wartawan yang berkumpul di Gedung Balai Sofyan, Kantor PWI Lampung, Sabtu (22/8/2026).

Hari itu, meja kerja berganti arena. Kamera dan buku catatan sejenak disisihkan. Jemari bergerak cepat di atas layar, strategi disusun, komunikasi diuji, dan ketenangan menjadi taruhan.

Mereka tengah bertarung bukan untuk mengejar berita, melainkan untuk memperebutkan tempat di tim e-sports SIWO PWI Lampung yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027.

Tiga nomor menjadi medan seleksi, yakni PUBG Mobile, Mobile Legends, serta E-Football/PES. Di arena digital itu, kemampuan individu saja tidak cukup. Kecepatan membaca permainan, ketepatan mengambil keputusan, komunikasi dan kekompakan menjadi bagian dari pertarungan.

Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, mengatakan seleksi tersebut merupakan langkah awal untuk menemukan wartawan yang memiliki potensi terbaik guna memperkuat kontingen Lampung pada Porwanas 2027.

Ia meminta para peserta tidak berhenti pada kemampuan yang ditunjukkan dalam seleksi. Sebab, perjalanan menuju Porwanas masih panjang dan membutuhkan latihan yang konsisten.

“Kami minta para atlet pada seleksi hari ini untuk terus meningkatkan skill yang ada. Kami yakin di Porwanas 2027 nanti, Lampung bisa meraih medali emas,” kata Wirahadikusumah.

Menurut Wira, ambisi meraih emas tidak cukup hanya dengan semangat. Diperlukan pembinaan, latihan, serta dukungan dari berbagai pihak, termasuk Pengurus Provinsi E-Sports Indonesia (ESI) Lampung.

“Medali emas bisa diraih Lampung di Porwanas 2027. Namun ini perlu dukungan dari semua pihak. Kami berharap para atlet bisa ditempa dan dipersiapkan sebaik mungkin,” ujarnya.

Sementara itu, Manajer E-Sports SIWO PWI Lampung, Nilam Sari Djausal, memasang target lebih tinggi. Tim e-sports Lampung diharapkan mampu menyumbangkan hingga tujuh medali pada Porwanas 2027.

Namun, target tersebut harus dibangun dari proses seleksi yang sehat, adil dan sportif.

“Kami berharap seleksi berjalan teratur, fair, sportif, dan penuh semangat. Dari proses ini, kami ingin mendapatkan atlet-atlet terbaik di PWI Lampung,” ujar Nilam.

Ia mengatakan e-sports memiliki karakter tersendiri. Selain kemampuan teknis, seorang atlet harus mampu menjaga ketenangan, membaca strategi lawan, berkomunikasi serta membangun chemistry dengan rekan satu tim.

Karena itu, pembinaan setelah seleksi akan menjadi bagian penting dalam perjalanan menuju Porwanas.

“Setelah seleksi ini, langkah awal persiapan kami tentunya melakukan evaluasi terhadap kelebihan dan kekurangan tim. Dari sana kami bisa melihat apa saja yang benar-benar dibutuhkan,” katanya.

Penjab E-Sports PWI Lampung, Putra Ramadhan, menambahkan tim telah menyiapkan pelatih dan analis untuk membentuk skuad yang siap bertanding pada Porwanas 2027.

Latihan secara intensif juga telah diagendakan. Selain latihan rutin, tim akan menjalani latih tanding menghadapi tim-tim Mobile Legends serta mengikuti sejumlah turnamen lokal untuk membentuk mental dan menambah jam terbang pertandingan.

Persiapan itu akan dilanjutkan melalui evaluasi, uji coba dan try out. Strategi permainan juga akan terus dimatangkan, termasuk membangun chemistry antarpemain agar tim mampu tampil lebih solid ketika menghadapi persaingan tingkat nasional.

Untuk memperkuat pembinaan, SIWO PWI Lampung berencana menggandeng Pengprov ESI Lampung. Kolaborasi tersebut diharapkan menghadirkan pelatih dan analis yang dapat membantu meningkatkan kemampuan teknis maupun strategi para atlet.

Pada akhirnya, arena e-sports itu bukan sekadar tentang siapa yang paling cepat menekan tombol atau paling piawai membaca permainan.

Di balik layar ponsel dan monitor, ada nama Lampung yang sedang dipertaruhkan.

Para wartawan itu kini membawa misi yang sama: mengubah hobi, keterampilan dan kegemaran terhadap dunia digital menjadi prestasi, lalu membawa pulang medali untuk Lampung dari panggung Porwanas 2027.

(Red))

Continue Reading

Bandarlampung

Biliar Lampung Bidik Emas Porwanas 2027, Afrizal Dipercaya Pimpin Persiapan Tim

Published

on

Bandar lampung,Dailynewslampung.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung mulai memanaskan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027. Target besar pun dicanangkan dari cabang olahraga (cabor) biliar, yang diharapkan mampu menyumbangkan medali emas saat Lampung menjadi tuan rumah.

Untuk mewujudkan target tersebut, PWI Lampung menunjuk Afrizal, yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Kota Bandar Lampung, sebagai Manager Cabor Biliar. Penunjukan itu ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) oleh Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah di Balai Wartawan Hi. Solfian Akhmad, Sabtu (22/8/2026).

Wirahadikusumah mengatakan, penunjukan Afrizal bukan tanpa alasan. Selain sebagai wakil rakyat, Afrizal dinilai memiliki perhatian terhadap perkembangan olahraga biliar sehingga diharapkan mampu membangun kekuatan tim sejak jauh hari.

“Kami berharap beliau bisa menerima permintaan keluarga besar PWI untuk membawa cabor biliar mempersembahkan yang terbaik, tentunya juara pertama dan meraih medali emas. Selama ini kita belum mendapatkan medali emas dari biliar,” kata Wirahadikusumah.

Menurutnya, status Lampung sebagai tuan rumah Porwanas 2027 harus menjadi momentum untuk memaksimalkan raihan medali. Terlebih, biliar menjadi salah satu cabor dengan potensi perolehan medali yang cukup besar.

Pada Porwanas 2027, terdapat tujuh atlet yang akan dipersiapkan untuk memperebutkan delapan medali emas. Karena itu, pembinaan dan latihan intensif perlu dilakukan sejak dini agar peluang meraih podium tertinggi semakin terbuka.

“Faktor tuan rumah sangat mendukung. Kami juga berharap atlet biliar bisa melakukan latihan secara intensif. Biliar ini sebenarnya merupakan salah satu lumbung medali,” ujarnya.

Wirahadikusumah berharap kegagalan meraih emas pada ajang Porwanas sebelumnya di Kalimantan Selatan maupun Malang tidak kembali terulang. Ia optimistis Lampung dapat tampil lebih maksimal di hadapan publik sendiri.

Sementara itu, Afrizal menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan PWI Lampung. Ia memastikan akan menjalankan amanah tersebut dengan serius dan segera menyusun langkah pembinaan bersama seluruh pihak terkait.

“Terima kasih banyak atas kepercayaannya untuk membantu dan menyukseskan Porwanas. Insyaallah kita akan maksimal. Karena Porwanas dilaksanakan di Lampung, tentunya banyak medali yang akan kita dapatkan, salah satunya dari biliar,” kata Afrizal.

Langkah awal yang akan dilakukan adalah memetakan potensi atlet dari 15 kabupaten/kota di Lampung. Penjaringan bibit terbaik akan dilakukan untuk membentuk tim yang memiliki kekuatan dan kedalaman skuad menghadapi Porwanas 2027.

“Kita akan saling berkoordinasi dan mencari bibit yang terbaik di Lampung. Kita punya 15 kabupaten/kota, sehingga potensi atletnya cukup besar,” ujarnya.

Afrizal juga menilai perkembangan olahraga biliar di Bandar Lampung menjadi modal positif bagi pembinaan. Keberadaan sejumlah tempat latihan biliar dinilai menunjukkan olahraga tersebut semakin berkembang dan memiliki basis atlet yang dapat dikembangkan.

Dengan persiapan sejak jauh-jauh hari, PWI Lampung menargetkan biliar tidak sekadar menjadi peserta Porwanas 2027. Cabor ini diproyeksikan menjadi salah satu lumbung medali emas bagi kontingen Lampung saat tampil sebagai tuan rumah.(Red)

Continue Reading

Bandarlampung

Eva Dwiana Tinjau Hasil Perbaikan Jalan Wala Kuba, Pastikan Akses Warga Way Laga Kembali Layak Dilalui

Published

on

Bandar Lampung, Dailynewslampung – Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana meninjau langsung hasil pemeliharaan Jalan Wala Kuba di Kelurahan Way Laga, Kecamatan Sukabumi, Senin (3/8/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan telah rampung dan jalan kembali dapat digunakan masyarakat dengan aman dan nyaman.

Eva Dwiana mengatakan, pemeliharaan difokuskan pada penanganan titik-titik jalan yang mengalami kerusakan melalui metode penambalan (patching). Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga kelayakan infrastruktur sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat.

“Perbaikan yang dilakukan di ruas Jalan Wala Kuba difokuskan pada pemeliharaan melalui penambalan (patching) pada bagian jalan yang mengalami kerusakan,” ujar Eva Dwiana.

Pada ruas jalan beton di kawasan Sawit, Way Laga, perbaikan dilakukan sepanjang sekitar 300 meter menggunakan metode patching. Sementara itu, pada ruas jalan beraspal, pekerjaan dilakukan secara parsial atau spot-spot sesuai tingkat kerusakan di lapangan.

Perbaikan jalan beraspal dipusatkan di dua lokasi, yakni kawasan Wala Suci dan Wala Jaya. Penanganan tersebut dilakukan untuk memperbaiki titik-titik yang rusak tanpa harus melakukan pengaspalan ulang pada seluruh ruas jalan.

Selain badan jalan, Pemerintah Kota Bandar Lampung juga melakukan pemeliharaan pagar pengaman (railing) jembatan di sepanjang ruas Jalan Wala Kuba. Perbaikan ini dilakukan guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan yang melintas.

Dengan selesainya pekerjaan pemeliharaan, kondisi Jalan Wala Kuba diharapkan mampu mendukung kelancaran arus lalu lintas dan aktivitas warga, khususnya masyarakat Kelurahan Way Laga dan wilayah sekitarnya.(Red)

Continue Reading

Trending