Connect with us

Featured

Jalan Baru di Ketapang Diresmikan, Warga Bersyukur Mobilitas dan Ekonomi Semakin Lancar

Published

on

Lampung Selatan, Dailynewslampung – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan meresmikan ruas Jalan Karang Sari–Buring dan Jalan Kemukus–Lebung Nala di Kecamatan Ketapang, Rabu (17/6/2026). Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, didampingi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Anasrullah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Agnatius Syahrizal, Camat Ketapang Sri Mahendra Kesuma Dewi, serta jajaran terkait lainnya.

Bupati Radityo Egi Pratama mengatakan, pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah karena memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas masyarakat dan membuka akses ekonomi yang lebih luas.

“Alhamdulillah hari ini kita meresmikan ruas Jalan Kemukus–Lebung Nala yang merupakan salah satu harapan masyarakat. Dengan adanya jalan yang baik ini, mudah-mudahan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, memperbaiki kesejahteraan warga, serta menarik lebih banyak pengunjung datang ke Desa Kemukus,” ujar Egi.

Selain itu, Egi mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Saya titip kepada seluruh masyarakat agar jalan yang sudah diperbaiki ini dijaga dengan baik. Mari kita ciptakan lingkungan yang bersih, rapi, dan indah sehingga Desa Kemukus menjadi desa yang semakin nyaman untuk dikunjungi,” katanya.

Berdasarkan data Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan, ruas Jalan Karang Sari–Buring memiliki panjang 4.040 meter dengan penanganan sepanjang 1.900 meter dan lebar jalan 3 meter. Sementara ruas Jalan Kemukus–Lebung Nala memiliki panjang 1.950 meter yang seluruhnya telah ditangani dengan lebar jalan 3 meter.

Perbaikan jalan tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Dewi, warga Desa Karang Sari, mengaku bersyukur karena akses jalan yang kini lebih baik membuat aktivitas warga menjadi lebih mudah dan nyaman.

“Kami sangat senang dan bersyukur karena jalan sudah diperbaiki. Sekarang perjalanan menjadi lebih nyaman. Terima kasih kepada Bapak Bupati Lampung Selatan yang telah memperhatikan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Dengan diresmikannya kedua ruas jalan tersebut, diharapkan mobilitas masyarakat semakin lancar, distribusi hasil usaha menjadi lebih mudah, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di Kecamatan Ketapang.(Red)

Bandarlampung

Bukan Sekadar Gim, Ada Nama Lampung yang Dipertaruhkan

Published

on

Bandar Lampung,Dailynewslampung.com— Sabtu biasanya menjadi ruang jeda bagi sebagian orang. Namun, tidak bagi puluhan wartawan yang berkumpul di Gedung Balai Sofyan, Kantor PWI Lampung, Sabtu (22/8/2026).

Hari itu, meja kerja berganti arena. Kamera dan buku catatan sejenak disisihkan. Jemari bergerak cepat di atas layar, strategi disusun, komunikasi diuji, dan ketenangan menjadi taruhan.

Mereka tengah bertarung bukan untuk mengejar berita, melainkan untuk memperebutkan tempat di tim e-sports SIWO PWI Lampung yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027.

Tiga nomor menjadi medan seleksi, yakni PUBG Mobile, Mobile Legends, serta E-Football/PES. Di arena digital itu, kemampuan individu saja tidak cukup. Kecepatan membaca permainan, ketepatan mengambil keputusan, komunikasi dan kekompakan menjadi bagian dari pertarungan.

Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, mengatakan seleksi tersebut merupakan langkah awal untuk menemukan wartawan yang memiliki potensi terbaik guna memperkuat kontingen Lampung pada Porwanas 2027.

Ia meminta para peserta tidak berhenti pada kemampuan yang ditunjukkan dalam seleksi. Sebab, perjalanan menuju Porwanas masih panjang dan membutuhkan latihan yang konsisten.

“Kami minta para atlet pada seleksi hari ini untuk terus meningkatkan skill yang ada. Kami yakin di Porwanas 2027 nanti, Lampung bisa meraih medali emas,” kata Wirahadikusumah.

Menurut Wira, ambisi meraih emas tidak cukup hanya dengan semangat. Diperlukan pembinaan, latihan, serta dukungan dari berbagai pihak, termasuk Pengurus Provinsi E-Sports Indonesia (ESI) Lampung.

“Medali emas bisa diraih Lampung di Porwanas 2027. Namun ini perlu dukungan dari semua pihak. Kami berharap para atlet bisa ditempa dan dipersiapkan sebaik mungkin,” ujarnya.

Sementara itu, Manajer E-Sports SIWO PWI Lampung, Nilam Sari Djausal, memasang target lebih tinggi. Tim e-sports Lampung diharapkan mampu menyumbangkan hingga tujuh medali pada Porwanas 2027.

Namun, target tersebut harus dibangun dari proses seleksi yang sehat, adil dan sportif.

“Kami berharap seleksi berjalan teratur, fair, sportif, dan penuh semangat. Dari proses ini, kami ingin mendapatkan atlet-atlet terbaik di PWI Lampung,” ujar Nilam.

Ia mengatakan e-sports memiliki karakter tersendiri. Selain kemampuan teknis, seorang atlet harus mampu menjaga ketenangan, membaca strategi lawan, berkomunikasi serta membangun chemistry dengan rekan satu tim.

Karena itu, pembinaan setelah seleksi akan menjadi bagian penting dalam perjalanan menuju Porwanas.

“Setelah seleksi ini, langkah awal persiapan kami tentunya melakukan evaluasi terhadap kelebihan dan kekurangan tim. Dari sana kami bisa melihat apa saja yang benar-benar dibutuhkan,” katanya.

Penjab E-Sports PWI Lampung, Putra Ramadhan, menambahkan tim telah menyiapkan pelatih dan analis untuk membentuk skuad yang siap bertanding pada Porwanas 2027.

Latihan secara intensif juga telah diagendakan. Selain latihan rutin, tim akan menjalani latih tanding menghadapi tim-tim Mobile Legends serta mengikuti sejumlah turnamen lokal untuk membentuk mental dan menambah jam terbang pertandingan.

Persiapan itu akan dilanjutkan melalui evaluasi, uji coba dan try out. Strategi permainan juga akan terus dimatangkan, termasuk membangun chemistry antarpemain agar tim mampu tampil lebih solid ketika menghadapi persaingan tingkat nasional.

Untuk memperkuat pembinaan, SIWO PWI Lampung berencana menggandeng Pengprov ESI Lampung. Kolaborasi tersebut diharapkan menghadirkan pelatih dan analis yang dapat membantu meningkatkan kemampuan teknis maupun strategi para atlet.

Pada akhirnya, arena e-sports itu bukan sekadar tentang siapa yang paling cepat menekan tombol atau paling piawai membaca permainan.

Di balik layar ponsel dan monitor, ada nama Lampung yang sedang dipertaruhkan.

Para wartawan itu kini membawa misi yang sama: mengubah hobi, keterampilan dan kegemaran terhadap dunia digital menjadi prestasi, lalu membawa pulang medali untuk Lampung dari panggung Porwanas 2027.

(Red))

Continue Reading

Bandarlampung

Biliar Lampung Bidik Emas Porwanas 2027, Afrizal Dipercaya Pimpin Persiapan Tim

Published

on

Bandar lampung,Dailynewslampung.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung mulai memanaskan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027. Target besar pun dicanangkan dari cabang olahraga (cabor) biliar, yang diharapkan mampu menyumbangkan medali emas saat Lampung menjadi tuan rumah.

Untuk mewujudkan target tersebut, PWI Lampung menunjuk Afrizal, yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Kota Bandar Lampung, sebagai Manager Cabor Biliar. Penunjukan itu ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) oleh Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah di Balai Wartawan Hi. Solfian Akhmad, Sabtu (22/8/2026).

Wirahadikusumah mengatakan, penunjukan Afrizal bukan tanpa alasan. Selain sebagai wakil rakyat, Afrizal dinilai memiliki perhatian terhadap perkembangan olahraga biliar sehingga diharapkan mampu membangun kekuatan tim sejak jauh hari.

“Kami berharap beliau bisa menerima permintaan keluarga besar PWI untuk membawa cabor biliar mempersembahkan yang terbaik, tentunya juara pertama dan meraih medali emas. Selama ini kita belum mendapatkan medali emas dari biliar,” kata Wirahadikusumah.

Menurutnya, status Lampung sebagai tuan rumah Porwanas 2027 harus menjadi momentum untuk memaksimalkan raihan medali. Terlebih, biliar menjadi salah satu cabor dengan potensi perolehan medali yang cukup besar.

Pada Porwanas 2027, terdapat tujuh atlet yang akan dipersiapkan untuk memperebutkan delapan medali emas. Karena itu, pembinaan dan latihan intensif perlu dilakukan sejak dini agar peluang meraih podium tertinggi semakin terbuka.

“Faktor tuan rumah sangat mendukung. Kami juga berharap atlet biliar bisa melakukan latihan secara intensif. Biliar ini sebenarnya merupakan salah satu lumbung medali,” ujarnya.

Wirahadikusumah berharap kegagalan meraih emas pada ajang Porwanas sebelumnya di Kalimantan Selatan maupun Malang tidak kembali terulang. Ia optimistis Lampung dapat tampil lebih maksimal di hadapan publik sendiri.

Sementara itu, Afrizal menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan PWI Lampung. Ia memastikan akan menjalankan amanah tersebut dengan serius dan segera menyusun langkah pembinaan bersama seluruh pihak terkait.

“Terima kasih banyak atas kepercayaannya untuk membantu dan menyukseskan Porwanas. Insyaallah kita akan maksimal. Karena Porwanas dilaksanakan di Lampung, tentunya banyak medali yang akan kita dapatkan, salah satunya dari biliar,” kata Afrizal.

Langkah awal yang akan dilakukan adalah memetakan potensi atlet dari 15 kabupaten/kota di Lampung. Penjaringan bibit terbaik akan dilakukan untuk membentuk tim yang memiliki kekuatan dan kedalaman skuad menghadapi Porwanas 2027.

“Kita akan saling berkoordinasi dan mencari bibit yang terbaik di Lampung. Kita punya 15 kabupaten/kota, sehingga potensi atletnya cukup besar,” ujarnya.

Afrizal juga menilai perkembangan olahraga biliar di Bandar Lampung menjadi modal positif bagi pembinaan. Keberadaan sejumlah tempat latihan biliar dinilai menunjukkan olahraga tersebut semakin berkembang dan memiliki basis atlet yang dapat dikembangkan.

Dengan persiapan sejak jauh-jauh hari, PWI Lampung menargetkan biliar tidak sekadar menjadi peserta Porwanas 2027. Cabor ini diproyeksikan menjadi salah satu lumbung medali emas bagi kontingen Lampung saat tampil sebagai tuan rumah.(Red)

Continue Reading

Featured

Mengalirkan Air, Menggerakkan Ekonomi: Way Andeng Bersiap Menopang BHC

Published

on

Lampung Selatan, Dailynewslampung.com – Pembangunan infrastruktur pendukung Kawasan Wisata Proyek Strategis Nasional (PSN) Bakauheni Harbour City (BHC) terus menunjukkan perkembangan. Rehabilitasi Sistem Penyediaan Air Baku (SPAB) Way Andeng yang dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung kini telah mencapai progres fisik 45,59 persen.

Capaian tersebut menunjukkan pengerjaan proyek telah memasuki hampir separuh dari keseluruhan target pembangunan. Di lapangan, pekerjaan konstruksi sipil terus dipacu, termasuk pembangunan fasilitas penampungan serta jaringan distribusi utama untuk mendukung sistem penyediaan air baku di kawasan BHC.

Direktur PT Rah Rah Red Wana Bhakti, Novri, mengatakan pihaknya terus mengoptimalkan sumber daya manusia dan peralatan guna menjaga percepatan pekerjaan.

“Hingga saat ini, kami bersyukur seluruh tim di lapangan bekerja dengan optimal sehingga progres fisik pekerjaan telah berhasil menyentuh angka 45,59 persen. Kami optimistis sisa target dapat diselesaikan tepat waktu sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditentukan,” ujar Novri, Sabtu (22/8/2026).

Proyek infrastruktur vital tersebut sepenuhnya dibiayai melalui APBN Tahun Anggaran 2026 dengan nilai anggaran mencapai Rp25.572.556.162.

Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan memiliki masa pelaksanaan selama 203 hari kalender sejak penandatanganan kontrak bernomor PS0102/T/Bbws2.d4/2026/103 pada 12 Juni 2026.

Untuk memastikan kualitas pekerjaan, terutama mutu beton dan instalasi jaringan perpipaan, pelaksanaan proyek turut mendapat pengawasan dari konsultan pengawas Gunung KSO Mitra.

Dengan progres yang telah mencapai 45,59 persen, pembangunan SPAB Way Andeng diharapkan terus berjalan sesuai jadwal hingga memasuki tahap uji coba fungsional.

Ketersediaan air baku yang memadai nantinya diharapkan dapat memperkuat kebutuhan infrastruktur dasar di kawasan BHC, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di Kabupaten Lampung Selatan.(Red)

Continue Reading

Trending