Connect with us

Bandarlampung

Wali Kota Bandar Lampung Dorong Rumah Daswati Jadi Cagar Budaya untuk Melestarikan Sejarah Daerah

Published

on

DAILYNEWSLAMPUNG – BANDAR LAMPUNG : Pemerintah Kota Bandar Lampung menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan jejak sejarah daerah. Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana menerima kunjungan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Provinsi Lampung di ruang rapat wali kota, Selasa (10/2/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Eva Dwiana menyatakan dukungannya agar Rumah Daswati segera ditetapkan sebagai Cagar Budaya Kota Bandar Lampung. Bangunan bersejarah itu diketahui menjadi saksi perjuangan lahirnya Provinsi Lampung pada 18 Maret 1964.

Eva Dwiana meminta Asisten I Pemerintah Kota Bandar Lampung Wilson Faisol serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung Eka Afriana bersama TACB Kota Bandar Lampung segera menggelar sidang penetapan Rumah Daswati sebagai cagar budaya.

Selain penetapan secara administratif, Wali Kota juga menaruh perhatian terhadap kondisi bangunan yang saat ini dinilai memprihatinkan. Ia meminta agar Rumah Daswati segera dibersihkan sebagai langkah awal sebelum dilakukan proses penyelamatan dan pelestarian.

Ketua TACB Provinsi Lampung, Anshori Djausal mengatakan Kota Bandar Lampung merupakan daerah dengan jumlah objek diduga cagar budaya (ODCB) terbanyak dibandingkan daerah lain di Provinsi Lampung. Namun menurutnya, yang paling mendesak untuk diselamatkan adalah Rumah Daswati yang berada di Jalan Tulangbawang, Kecamatan Enggal. Rumah yang dulunya dimiliki Kapten Ahmad Ibrahim tersebut memiliki nilai sejarah penting karena menjadi tempat berkumpulnya berbagai elemen masyarakat yang memperjuangkan pembentukan Daerah Swatantra Tingkat I (Daswati I) Lampung sejak 8 Maret 1963. Dari sekretariat tersebut, perjuangan pemisahan wilayah Lampung dari Sumatera Selatan hingga terbentuknya Provinsi Lampung terus digelorakan.

Anshori Djausal mengaku menyambut baik komitmen Wali Kota Eva Dwiana yang menunjukkan perhatian besar terhadap pelestarian sejarah daerah.

“Ini adalah harapan kita bersama, harapan seluruh masyarakat Lampung, agar sejarah tidak hilang ditelan zaman,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Anshori juga menyerahkan buku hasil kajian TACB Provinsi Lampung tahun 2020 yang mengulas pentingnya pelestarian Rumah Daswati. Ia menyebutkan aspirasi penetapan rumah bersejarah tersebut sebagai cagar budaya telah lama disuarakan oleh berbagai elemen masyarakat.Selain Rumah Daswati, TACB Provinsi Lampung juga mengungkapkan bahwa Kota Bandar Lampung memiliki sejumlah ODCB lain yang berkaitan dengan peristiwa bersejarah dunia, salah satunya dampak letusan Gunung Krakatau pada tahun 1883.

Letusan dahsyat gunung api yang berada di Selat Sunda itu menyebabkan abu vulkanik menyelimuti langit hingga membuat dunia mengalami kegelapan sementara, bahkan dampaknya dirasakan hingga Amerika dan Eropa.

Untuk memperkuat identitas sejarah dan potensi wisata, TACB Provinsi Lampung juga merekomendasikan pembangunan replika Kapal Uap Berouw. Kapal tersebut diketahui terhempas tsunami akibat letusan Krakatau hingga terdampar di kawasan Sumur Putri yang kini menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Bandar Lampung.

Upaya pelestarian ini diharapkan tidak hanya menjaga bangunan bersejarah, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan pengembangan pariwisata berbasis sejarah bagi masyarakat serta generasi mendatang. (DNL/Ma)

Bandarlampung

Pemkot Bandar Lampung Tanggung Penuh Biaya Pendidikan 102 Siswa SMA Siger yang Dipindahkan ke Sekolah Swasta

Published

on

Bandar Lampung , Dailynewslampung– Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memastikan tetap menanggung biaya pendidikan 102 siswa SMA Siger 1 dan SMA Siger 2 yang dipindahkan ke sejumlah SMA swasta di Kota Bandar Lampung.

Ketua Yayasan SMA Siger Prakarsa Bunda, Khaidarmansyah, mengatakan proses pemindahan siswa dilakukan oleh yayasan dengan fasilitasi serta kerja sama Dinas Pendidikan Provinsi Lampung guna menjamin keberlangsungan pendidikan para siswa.

“Biaya sekolah anak-anak tersebut yang telah pindah ke SMA yang dituju tetap menjadi tanggung jawab Pemkot Bandar Lampung. Upaya ini dilakukan agar para siswa mendapatkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik),” ujar Khaidarmansyah, Kamis (4/6/2026).

Ia menjelaskan, Yayasan SMA Siger Prakarsa Bunda tetap berkomitmen melanjutkan upaya pengurusan izin operasional sekolah. Hal itu dilakukan agar yayasan dapat kembali menampung siswa dari keluarga kurang mampu dan memperluas akses pendidikan tingkat SMA.

Menurutnya, dari 30 persyaratan yang harus dipenuhi untuk perizinan operasional, yayasan saat ini hanya terkendala kepemilikan aset berupa tanah dan gedung sekolah atas nama yayasan.

“Dari 30 persyaratan, kami hanya belum memiliki aset berupa tanah dan gedung sekolah sendiri atas nama yayasan. Insya Allah akan segera terwujud,” katanya.

Khaidarmansyah menambahkan, pendirian SMA Siger Prakarsa Bunda merupakan bagian dari upaya mewujudkan keadilan sosial di bidang pendidikan. Program tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi siswa dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan menengah secara gratis.

Selain meningkatkan angka partisipasi sekolah, program itu juga diharapkan mampu menekan kesenjangan pendidikan di tengah masyarakat dengan latar belakang ekonomi yang berbeda. (Red)

Continue Reading

Bandarlampung

PWI Lampung Mulai Bentuk Panitia HPN dan Porwanas 2027, Siap Sukseskan Dua Agenda Nasional

Published

on

Bandar lampung, Dailynewslampung – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung mulai melakukan persiapan awal sebagai tuan rumah dua agenda nasional bergengsi, yakni Hari Pers Nasional (HPN) dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027. Langkah tersebut ditandai dengan rapat pembentukan panitia besar yang dipimpin Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, di Aula Balai Solfian Akmal, Kamis (4/6/2026).

Rapat tersebut dihadiri seluruh pengurus harian PWI Lampung, pengurus PWI dari 15 kabupaten/kota se-Lampung, serta pengurus Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Lampung.

Dalam arahannya, Wirahadikusumah menegaskan bahwa pembentukan panitia sejak dini menjadi langkah penting mengingat Lampung akan menjadi tuan rumah dua event nasional dalam tahun yang sama.

“Ini hajat terbesar PWI. Apalagi HPN dan Porwanas dilaksanakan dalam tahun yang sama. Karena itu rapat pembentukan panitia ini sangat menentukan keberhasilan kita ke depan,” kata Wirahadikusumah.

Ia menekankan pentingnya penyusunan struktur kepanitiaan yang efektif dan terukur agar tidak terjadi tumpang tindih tugas. Menurutnya, setiap personel harus ditempatkan sesuai kapasitas dan bidang kerjanya masing-masing guna memastikan seluruh persiapan berjalan optimal.

“Jangan sampai ada panitia yang memegang tugas ganda. Kita harus pilah dengan baik karena target kita jelas, yakni sukses penyelenggaraan dan sukses sebagai tuan rumah,” ujarnya.

Selain itu, Wirahadikusumah mengajak seluruh anggota PWI Lampung untuk memiliki rasa tanggung jawab bersama terhadap penyelenggaraan HPN dan Porwanas 2027. Ia menilai kedua agenda tersebut bukan hanya kegiatan organisasi, tetapi juga momentum bagi Lampung untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai penyelenggara kegiatan berskala nasional.

“Kita bukan tamu, tapi tuan rumah. Kita bukan mau dilayani, tetapi melayani. Karena itu seluruh anggota PWI harus terlibat dan memiliki semangat yang sama untuk menyukseskan kegiatan ini,” tegasnya.

Rapat juga dimanfaatkan untuk menghimpun berbagai masukan terkait konsep penyelenggaraan, kebutuhan kepanitiaan, serta strategi pelayanan bagi ribuan peserta dan tamu yang diperkirakan hadir dari seluruh Indonesia.

Sebagai tuan rumah, Lampung diproyeksikan menjadi pusat perhatian insan pers nasional. Selain dihadiri delegasi PWI dari berbagai provinsi, HPN dan Porwanas 2027 juga diperkirakan akan menghadirkan pejabat pemerintah, tokoh nasional, pelaku industri media, hingga atlet wartawan dari berbagai daerah.

Melalui persiapan yang matang sejak sekarang, PWI Lampung berharap penyelenggaraan kedua agenda nasional tersebut dapat berjalan sukses sekaligus menjadi sarana promosi potensi daerah, mulai dari sektor pariwisata, budaya, hingga ekonomi lokal.(Red)

Continue Reading

Bandarlampung

Peringati Hari Lahir Pancasila, Eva Dwiana Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Gotong Royong

Published

on

Bandar Lampung, Dailynewslampung — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di lingkungan Pemkot Bandar Lampung, Senin (1/6/2026). Dalam kesempatan itu, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menegaskan pentingnya menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Eva Dwiana mengatakan, implementasi nilai Pancasila harus diwujudkan melalui pelayanan publik yang berkeadilan, transparan, dan berpihak kepada rakyat. Selain itu, setiap kebijakan pemerintah juga harus mencerminkan semangat kemanusiaan dan keadilan sosial.

“Nilai-nilai Pancasila harus hadir dalam bentuk pelayanan publik yang berkeadilan, transparan, dan berpihak kepada rakyat. Setiap kebijakan dan program harus mencerminkan semangat kemanusiaan dan keadilan sosial,” ujar Eva Dwiana.

Pada momentum Hari Lahir Pancasila tersebut, Eva juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan demi kemajuan Kota Bandar Lampung.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, Forkopimda, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga keamanan, kebersihan, serta mendukung pembangunan daerah.

“Yang bisa menjaga daerah kita adalah kita sendiri. Bagusnya, bersih dan cemerlangnya Kota Bandar Lampung karena kita semua,” katanya.

Eva menambahkan, semangat gotong royong dan kolaborasi harus terus diperkuat dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk mencegah kenakalan remaja dan aksi tawuran yang belakangan marak terjadi di sejumlah daerah.

Ia berharap peringatan Hari Lahir Pancasila dapat menjadi momentum untuk semakin mempererat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Dengan Hari Pancasila ini, ayo kita semakin erat, semakin kompak, gotong royong, kebersamaan, dan kolaborasi harus terus kita jaga,” tandasnya. (Red)

Continue Reading

Trending