Lampung Selatan, Dailynewslampung.com— Suasana khidmat sekaligus penuh semangat mewarnai acara Haflah Iftitah dan peresmian Yayasan Al Fatih Citra Bangsa di Desa Budidaya, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, Minggu (16/8/2026).
Momentum tersebut menjadi penanda dimulainya kiprah lembaga pendidikan yang diharapkan mampu menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda Lampung Selatan, tidak hanya dalam penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan nilai-nilai keagamaan.
Peresmian yayasan dihadiri Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Camat Sidomulyo, Kepala Desa Budidaya, jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga yang turut menyaksikan langsung momen tersebut.
Dari lokasi acara, nuansa hijau dan putih mendominasi panggung utama. Hiasan kain, lampu gantung, serta ornamen yang tertata rapi menciptakan suasana peresmian yang semarak, namun tetap sarat nuansa religius.
Di belakang panggung, terpampang identitas kegiatan bertuliskan “Haflah Iftitah Yayasan Al Fatih Citra Bangsa — Ponpes • SMP IT Muhammad Al Fatih — Muhammad Ammar Al Fatih.” Sejumlah foto tokoh dan bendera lembaga turut melengkapi panggung utama.
Namun, di balik kemeriahan acara, berdirinya Yayasan Al Fatih Citra Bangsa membawa pesan yang lebih besar: menghadirkan alternatif pendidikan yang memadukan kecerdasan akademik dengan pembentukan akhlak.
Kehadiran Bupati Radityo Egi Pratama sekaligus menunjukkan dukungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terhadap tumbuhnya lembaga pendidikan, termasuk pendidikan yang berbasis keagamaan.
Dalam sambutannya, Bupati Egi memberikan apresiasi atas berdirinya yayasan tersebut. Ia berharap Yayasan Al Fatih Citra Bangsa dapat menjadi mitra pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di Lampung Selatan.
“Kehadiran Yayasan Al Fatih Citra Bangsa merupakan anugerah sekaligus harapan baru bagi dunia pendidikan di Lampung Selatan. Semoga lembaga ini tidak hanya mencetak generasi yang cerdas secara ilmu pengetahuan, tetapi juga kuat imannya, luhur budinya, dan bermanfaat bagi sesama,” ujar Bupati Egi.
Harapan itu menjadi penting di tengah tantangan pendidikan yang semakin kompleks. Sekolah dan lembaga pendidikan tidak hanya dituntut menghasilkan peserta didik dengan prestasi akademik, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki karakter, kepedulian sosial, serta nilai moral yang kuat.
Dengan hadirnya pondok pesantren dan SMP IT Muhammad Al Fatih di bawah naungan Yayasan Al Fatih Citra Bangsa, masyarakat Desa Budidaya dan sekitarnya kini memiliki tambahan pilihan dalam memberikan pendidikan bagi anak-anak mereka.
Peresmian tersebut pun bukan sekadar seremoni pembukaan sebuah yayasan. Lebih dari itu, menjadi awal dari sebuah perjalanan panjang untuk menghadirkan generasi yang diharapkan mampu menguasai ilmu, memegang teguh nilai agama, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah.
Dari Desa Budidaya, langkah kecil itu dimulai—dengan harapan kelak tumbuh menjadi kontribusi besar bagi masa depan pendidikan dan generasi muda Lampung Selatan.(Red)