Lampung selatan,Dailynewslampung – Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lampung Selatan Masa Bakti 2026–2031 resmi dilantik, Kamis (30/7). Dipimpin Erma Yusneli sebagai ketua, kepengurusan baru langsung mematok agenda prioritas, mulai dari peningkatan layanan donor darah, penguatan relawan, hingga memperluas kolaborasi kemanusiaan di seluruh wilayah Lampung Selatan.
Pelantikan yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Donor Darah Sedunia itu dihadiri Gubernur Lampung, Ketua PMI Provinsi Lampung, Wakil Bupati Lampung Selatan, jajaran Forkopimda, kepala OPD, pimpinan perusahaan, serta lebih dari 1.000 peserta yang terdiri atas pendonor darah, relawan, mitra kerja, kelompok donor darah, dan masyarakat.
Berdasarkan Keputusan Pengurus PMI Provinsi Lampung, Erma Yusneli, S.E., M.M. menjabat Ketua PMI Kabupaten Lampung Selatan didampingi Adjo Supriyanto, S.H. sebagai Wakil Ketua dan Yunizar Adha sebagai Sekretaris.
Dalam pidato perdananya, Erma menegaskan kepengurusan baru tidak ingin sekadar menjalankan roda organisasi, tetapi menghadirkan PMI yang lebih cepat, profesional, dan selalu hadir saat masyarakat membutuhkan.
“Bagi kami, ini bukan sekadar pelantikan, tetapi pembaruan sumpah kemanusiaan. Kami berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, serta menjadikan setiap tetes darah sebagai harapan hidup bagi sesama,” tegas Erma.
Sejalan dengan komitmen tersebut, PMI Lampung Selatan melaporkan sejumlah capaian strategis. Persiapan akreditasi Unit Donor Darah (UDD) telah mencapai 85 persen, renovasi gedung beserta pembenahan alur pelayanan donor darah telah rampung, sementara seluruh perizinan operasional melalui sistem Online Single Submission (OSS) telah dipenuhi.
PMI juga mencatat peningkatan donor darah sukarela menjadi 94 persen, naik dari 89 persen pada 2025. Untuk memperluas akses layanan, PMI telah mengoperasikan Mobil Bus UDD sebagai layanan donor darah keliling dan menambah alat Chemiluminescence Immunoassay (CLIA) guna meningkatkan mutu serta keamanan darah.
Pada masa bakti 2026–2031, PMI Lampung Selatan akan memperkuat rekrutmen dan pembinaan relawan secara berkelanjutan, membentuk Korps Sukarela (KSR) di lingkungan pendidikan, pemerintahan, dunia usaha, hingga komunitas. Pembinaan Palang Merah Remaja (PMR) juga akan diperluas sebagai upaya mencetak kader-kader kemanusiaan sejak usia dini.
PMI Lampung Selatan turut mengajak pemerintah daerah, dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), komunitas, serta seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam pelayanan kemanusiaan.
Dengan kepengurusan baru tersebut, PMI Lampung Selatan menargetkan pelayanan donor darah yang semakin berkualitas, respons penanganan bencana yang lebih cepat, serta kehadiran relawan yang semakin luas demi menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai kondisi darurat. (Red)