Connect with us

Lampung Selatan

Ismail,SE Anggota DPRD Lamsel Melakukan Reses di Desa Babatan

Published

on

Lampung Selatan, DNL : ismail, SE Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan dari Faksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar reses pertama di tahun 2025, bertempat di Dusun Sinarjati RT/01 RW/05, Desa Babatan Kecamatan Katibung Kabupaten Lampung Selatan, pada Kamis (17/04/2025).

Hadir dalam acara Reses tersebut, Kepala Dusun Sinarjati Heri Apriansyah, Tokoh Agama serta ratusan masyarakat setempat.

Kepala Desa Babatan Mislan Irfandi diwakilkan Kadus setempat menyambut hangat kedatangan dari Anggota DPRD Daerah Pemilihan (Dapil) 7 (Tujuh) yang meliputi Kecamatan Katibung, Candipuro dan Waysulan tersebut.

” Kami sangat bersyukur, karena ada Dewan yang ada dari Desa kami Babatan ini, sehingga kita tak perlu jauh-jauh untuk menyampaikan aspirasi apa yang menjadi keluhan kita, “ucapnya.

Heri mengharapkan Ismail sebagai anggota Dewan dapat melakukan apa yang di inginkan masyarakat.

” Karena beliau adalah penyampai aspirasi masyarakat, “terangnya.

Menanggapi beberapa keluhan dari sejumlah masyarakat, Ismail menyampaikan bahwa dari setiap permintaan masyarakat di dalam Reses tersebut segera di usulkan dalam segi pembangunan, Pertanian hingga kesehatan.

“Walaupun usulan yang bukan di Komisi saya, sejatinya tetap saya usulkan, “jelas Ismail yang duduk di Komisi lll dari Partai PKB ini.

“Saya disini melaksanakan reses, untuk menyerap aspirasi masyarakat, selain mengenai pembangunan infrastruktur yang sudah menjadi bidang saya, insya Allah seperti usulan pertanian serta kesehatan juga kita usulkan, “tuturnya.

Diketahui, beberapa catatan yang disampaikan terhadap masyarakat, yang bakal di usulkan di antaranya:

1.Usulan pembangunan drainase

2.Usulan pembangunan jalan

3.Usulan pengurusan BPJS Kesehatan

4.Obat-obatan pertanian. (Red).

Featured

Saat Final Piala Dunia Menyatukan Lampung Selatan, UMKM Lokal Ikut Merasakan Kemeriahan

Published

on

Lampung Selatan, Dailynewslampung – Final Piala Dunia 2026 bukan sekadar pertandingan sepak bola bagi masyarakat Lampung Selatan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mengubah momen yang dinanti jutaan pecinta sepak bola itu menjadi ruang kebersamaan sekaligus peluang ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh wilayah.

Pada Senin dini hari, 20 Juli 2026, saat Spanyol dan Argentina saling berhadapan di Stadion MetLife, New York, masyarakat di 17 kecamatan akan berkumpul di titik-titik nonton bareng (nobar) yang telah disiapkan pemerintah daerah. Di balik sorak sorai mendukung tim favorit, ada harapan agar roda perekonomian warga ikut bergerak.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Selatan, Hendry Kurniawan, mengatakan seluruh lokasi nobar dipilih agar masyarakat dapat menikmati pertandingan dengan aman, nyaman, dan penuh kebersamaan.

Lebih dari itu, sesuai arahan Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, setiap kegiatan nobar melibatkan UMKM lokal sehingga pelaku usaha memiliki kesempatan menjajakan aneka kuliner maupun produk unggulan kepada para pengunjung.

“Kami akan mengadakan nobar di masing-masing kecamatan. Sesuai arahan Pak Bupati, kami berkolaborasi dengan UMKM lokal di setiap kecamatan untuk menyemarakkan acara,” ujar Hendry Kurniawan, Minggu (19/7/2026).

Konsep tersebut diharapkan menjadikan nobar bukan hanya hiburan bersama, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Sambil menikmati laga puncak sepak bola dunia, warga dapat membeli makanan, minuman, hingga berbagai produk lokal yang dipasarkan para pelaku UMKM.

Pemkab Lampung Selatan pun berharap semangat kebersamaan yang lahir dari sepak bola mampu memperkuat hubungan antarwarga sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi di tingkat kecamatan.

Sebanyak 17 titik nobar telah disiapkan, yakni Balai Desa Baru Ranji (Merbau Mataram), Halaman Kantor Kecamatan Katibung, Balai Desa Jatimulyo (Jati Agung), Halaman Parkir Pasar Bumidaya (Palas), Kantor Desa Way Muli (Rajabasa), Halaman Kantor Desa Bangun Sari (Tanjung Sari), Halaman Kantor Kecamatan Sidomulyo, Halaman Kantor Kecamatan Natar, Balai Desa Karang Pucung (Way Sulan), Halaman Kantor Kecamatan Candipuro, Aula Balai Desa Pasuruan (Penengahan), Kantor BUMDes Desa Hatta (Bakauheni), GOR PB Satria Jatibaru (Tanjung Bintang), Lapangan Korpri Kalianda, Halaman Kantor Desa Sidoharjo (Way Panji), Desa Pematang Pasir (Ketapang), dan Balai Desa Sumbersari (Sragi).

Pemkab juga mengajak masyarakat menjadikan nobar sebagai momentum mempererat silaturahmi serta memberikan dukungan kepada para pelaku UMKM yang berpartisipasi. Warga diimbau menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan selama kegiatan berlangsung.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan selama kegiatan berlangsung agar suasana nobar tetap nyaman, tertib, dan Kabupaten Lampung Selatan tetap HELAU,” tutup Hendry Kurniawan.(Red)

Continue Reading

Featured

PWI Lampung Selatan Apresiasi Podcast KPU, Perkuat Keterbukaan Informasi dan Literasi Demokrasi

Published

on

Lampung Selatan, Dailynewslampung Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung Selatan mengapresiasi inovasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung Selatan yang menghadirkan ruang podcast sebagai media komunikasi publik. Fasilitas tersebut dinilai dapat memperkuat keterbukaan informasi sekaligus meningkatkan literasi demokrasi di era digital.

Apresiasi itu disampaikan Ketua PWI Lampung Selatan, Edwin Apriandi, saat menjadi narasumber dalam podcast bertema Peran Media dalam Pemilu di Kantor KPU Lampung Selatan, Jalan Raden Intan No. 82A, Kalianda, Kamis (16/7/2026).

Edwin mengatakan, podcast telah berkembang menjadi media komunikasi yang efektif untuk menjangkau masyarakat secara luas. Menurutnya, platform digital tersebut dapat dimanfaatkan KPU untuk menyampaikan program, capaian, serta edukasi kepemiluan secara lebih dekat kepada publik.

“Podcast bukan lagi sekadar tren. Di era digital, podcast telah menjadi instrumen penting keterbukaan informasi publik. Melalui media ini, KPU dapat menyampaikan program, capaian, hingga edukasi kepemiluan secara lebih dekat kepada masyarakat,” ujar Edwin.

Kehadiran Edwin disambut Ketua KPU Lampung Selatan Rama Guntara bersama Komisioner Anwar Haqiqi dan Lilik Mawati. Podcast yang dipandu Widia itu membahas berbagai isu strategis terkait peran media dalam demokrasi, termasuk pentingnya menjaga independensi pers dan menghadapi maraknya penyebaran hoaks.

Dalam kesempatan tersebut, Edwin menegaskan bahwa verifikasi merupakan prinsip utama dalam kerja jurnalistik. Ia menyebut setiap informasi yang diterima wartawan harus melalui proses pemeriksaan secara berulang sebelum dipublikasikan.

“Di PWI kami selalu diajarkan bahwa setiap informasi harus melalui proses check and recheck. Verifikasi adalah benteng utama agar informasi yang disampaikan benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan media massa memiliki tanggung jawab moral untuk menyajikan informasi yang benar di tengah derasnya arus disinformasi di ruang digital.

Sementara itu, Ketua KPU Lampung Selatan Rama Guntara mengatakan ruang podcast merupakan inovasi yang dikembangkan melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) sebagai upaya memperkuat layanan informasi publik.

Menurut Rama, podcast diharapkan menjadi ruang dialog antara penyelenggara pemilu, media, dan masyarakat dalam menyebarluaskan informasi kepemiluan sekaligus meningkatkan pendidikan politik.

“Podcast ini kami hadirkan sebagai ruang demokrasi. Harapannya dapat dimanfaatkan untuk menyebarluaskan informasi kepemiluan sekaligus memberikan pendidikan politik yang berkualitas kepada masyarakat,” kata Rama.

Ia menambahkan, KPU Lampung Selatan akan terus membangun kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk insan pers, guna menghadirkan informasi kepemiluan yang akurat, edukatif, dan mampu menangkal penyebaran hoaks.

“Kami akan selalu berkolaborasi dengan seluruh stakeholder termasuk pers dalam menjalankan tugas sebagai penyelenggara pemilu,” pungkasnya.(Red)

Continue Reading

Featured

Egi dan Kajati Lampung Turun ke Sekolah, Pastikan Makan Bergizi Gratis Aman dan Tepat Sasaran

Published

on

Lampung Selatan, Daikynewslampun – Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung Danang Suryo Wibowo meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Natar, Kamis (16/7/2026), guna memastikan program prioritas nasional tersebut berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP), tepat sasaran, serta memenuhi standar kualitas dan keamanan pangan.

Peninjauan dilakukan di SD Negeri 1 Candimas, SMP Negeri 1 Natar, dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Candimas. Turut mendampingi Ketua DPRD Lampung Selatan Erma Yusneli, Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Selatan Suci Wijayanti, serta sejumlah kepala perangkat daerah.

Dalam kunjungan itu, rombongan memeriksa seluruh rangkaian pelaksanaan program, mulai dari proses pengolahan dan pengemasan makanan di SPPG, kebersihan dan kualitas menu, hingga distribusi makanan ke sekolah agar diterima siswa tepat waktu.

Kajati Lampung Danang Suryo Wibowo mengatakan, Program MBG merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas gizi anak sekaligus menyiapkan generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas menuju Indonesia Emas.

“Kejaksaan bersama pemerintah daerah mendukung penuh program ini sebagai mitra strategis pemerintah. Kami turun langsung untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai SOP dan tepat sasaran,” ujar Danang.

Ia menjelaskan, pemantauan tersebut merupakan bagian dari evaluasi berkala yang dilakukan Kejaksaan di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung. Hasil monitoring akan menjadi bahan perbaikan agar kualitas pelaksanaan Program MBG terus meningkat.

Sementara itu, Bupati Radityo Egi Pratama menyampaikan bahwa pelaksanaan Program MBG di Kabupaten Lampung Selatan secara umum telah berjalan baik dan sesuai ketentuan. Meski demikian, masih terdapat beberapa catatan teknis yang perlu segera disempurnakan.

“Secara mayoritas alhamdulillah semuanya sudah berjalan sesuai ketentuan. Masih ada beberapa hal yang sifatnya minor dan perlu ditingkatkan oleh pengelola. Itu sudah menjadi catatan kami bersama Kajati, Kajari, dan Ketua DPRD untuk segera ditindaklanjuti,” kata Egi.

Bupati Egi meminta pengelola SPPG segera menyampaikan hasil evaluasi kepada pihak yayasan sebagai dasar peningkatan layanan. Ia juga mendorong inovasi dan variasi menu dengan mengadopsi praktik terbaik dari daerah lain agar kualitas Program Makan Bergizi Gratis di Lampung Selatan semakin optimal.

Melalui peninjauan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama Kejaksaan Tinggi Lampung menegaskan komitmen untuk terus mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar berjalan sesuai standar, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan gizi serta kesehatan peserta didik.(Red)

Continue Reading

Trending