Connect with us

Ekonomi

Ruang Bermain Anak di Pelabuhan Warnai Arus Mudik Lebaran 2025

Published

on

Bakauheni, DNL : Bagi banyak keluarga, perjalanan mudik bukan sekadar pulang ke kampung halaman, tetapi juga momen penuh kebersamaan yang membentuk kenangan berharga, terutama bagi anak-anak.

Tahun ini, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menghadirkan inisiatif baru yang tidak hanya memastikan kelancaran arus mudik, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang lebih nyaman dan menyenangkan bagi anak-anak.

Melalui program Semarak (Serunya Mudik Bareng Anak), ASDP menyediakan berbagai aktivitas interaktif dan ruang bermain anak di empat pelabuhan utama : Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk.

Pos bermain ini aktif beroperasi selama 24 jam untuk mendukung para keluarga yang hendak bepergian tidak hanya saat siang hari tetapi juga malam hari. Inisiatif ini dihadirkan untuk memberikan pengalaman mudik yang lebih ramah anak dan keluarga, menjadikan perjalanan lebih dari sekadar perpindahan lokasi, tetapi juga petualangan yang mengesankan.

Mudik yang lebih ramah dan menyenangkan tidak jarang, perjalanan panjang saat mudik terasa melelahkan, terutama bagi anak-anak yang mudah bosan.

ASDP memahami tantangan ini dan berusaha menciptakan lingkungan yang lebih nyaman di pelabuhan. Di beberapa titik posko mudik, anak-anak dapat menikmati berbagai kegiatan seru, seperti mewarnai, bermain seluncuran, menyusun balok, hingga mendengarkan dongeng dari para pendamping yang telah dilatih khusus.

Yang menarik, ASDP melibatkan 14 relawan dari kalangan karyawan yang telah mendapatkan pelatihan dari Dongeng Academy.

Mereka dibekali keterampilan mendongeng, psychological first aid untuk menangani stres perjalanan, serta berbagai teknik ice breaking, sulap, dan permainan interaktif lainnya.

Dengan begitu, suasana pelabuhan yang biasanya penuh dengan antrean dan kepadatan kendaraan, kini terasa lebih hidup dan menyenangkan bagi keluarga yang mudik.

Apresiasi dari Kementerian PPPAProgram ini mendapat apresiasi langsung dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi, saat mengunjungi Pelabuhan Eksekutif Merak.

Menurutnya, ASDP telah menghadirkan terobosan layanan yang lebih inklusif bagi perempuan dan anak-anak.

“Layanan di sini sudah sangat bagus, ada gebrakan mudik ramah anak dengan menyediakan buku gambar untuk anak-anak. Ditambah dengan jumlah toilet perempuan yang lebih banyak, ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan mudik yang lebih nyaman dan ramah bagi perempuan dan anak,” ujarnya.

Komitmen ASDP dalam TJSL dan SDGs Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, menegaskan bahwa kehadiran ruang bermain ramah anak selama Libur Angkutan Lebaran merupakan bagian dari komitmen ASDP dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

“Inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi penumpang, tetapi juga merupakan bagian dari peran aktif ASDP dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan ramah anak. Kami ingin memastikan bahwa setiap perjalanan yang dilakukan bersama ASDP memberikan pengalaman yang positif, tidak hanya bagi orang tua tetapi juga bagi generasi masa depan,” ujar Shelvy.

Lebih dari Sekadar Perjalanan ASDP tidak hanya berfokus pada kelancaran lalu lintas di pelabuhan, tetapi juga memastikan bahwa setiap penumpang, terutama anak-anak, merasa diperhatikan.

Dengan adanya ruang bermain ini, orang tua pun dapat lebih rileks sambil menunggu giliran naik kapal.Setelah pelaksanaan mudik Lebaran tahun ini, ASDP akan melakukan evaluasi terhadap program Semarak agar dapat terus dikembangkan dan diperluas di masa mendatang. Karena bagi ASDP, mudik bukan hanya soal sampai ke tujuan, tetapi juga tentang menciptakan perjalanan yang nyaman, aman, dan penuh cerita indah bagi setiap keluarga. (Red)

Ekonomi

Perkuat Sinergi, PWI Lampung Selatan dan Grand Elty Krakatoa Kolaborasi Dongkrak Pariwisata Daerah

Published

on

Lampung Selatan, dailynewslampung – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lampung Selatan terus memperkuat hubungan kemitraan dengan berbagai pihak dalam upaya mendorong kemajuan daerah, khususnya di sektor pariwisata.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan silaturahmi jajaran pengurus PWI Lampung Selatan ke manajemen Grand Elty Krakatoa yang berlangsung di Bambu Resto, kompleks Grand Elty Krakatoa, Rabu (30/9/2026).

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan tersebut juga membahas peluang penguatan sinergi antara insan pers dan pelaku usaha pariwisata di Kabupaten Lampung Selatan.

Rombongan PWI Lampung Selatan dipimpin langsung Ketua PWI Lampung Selatan Edwin Apriandi, didampingi Sekretaris Desi Habibie, Wakil Ketua Bidang Organisasi Nyoman Subagio, Ketua SIWO Iwan J. Sastra, Seksi Hankam Kartono, serta sejumlah anggota PWI Lampung Selatan.

Kehadiran rombongan disambut General Manager Grand Elty Krakatoa, Bagus Dewa Karuniawan.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas penguatan kerja sama dan sinergi jangka panjang, khususnya dalam mendukung promosi sektor pariwisata dan membuka peluang kolaborasi untuk pengembangan potensi serta bisnis lokal di Lampung Selatan.

Ketua PWI Lampung Selatan Edwin Apriandi mengatakan, hubungan baik antara PWI dan Grand Elty Krakatoa diharapkan dapat terus dikembangkan melalui berbagai bentuk kolaborasi yang memberikan manfaat bagi daerah.

«“Kami berharap sinergi yang baik ini tidak hanya berhenti di sini, melainkan terus berjalan secara berkelanjutan demi kemajuan sektor pariwisata di Lampung Selatan,” ujar Edwin.»

Sementara itu, General Manager Grand Elty Krakatoa Bagus Dewa Karuniawan menyampaikan apresiasi atas kunjungan jajaran PWI Lampung Selatan.

Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin selama ini dapat semakin diperkuat melalui kerja sama yang produktif dan memberikan dampak positif bagi perkembangan pariwisata serta perekonomian daerah.

Silaturahmi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan membuka ruang kolaborasi antara PWI Lampung Selatan dengan Grand Elty Krakatoa.

Melalui sinergi tersebut, kedua pihak diharapkan dapat bersama-sama berkontribusi dalam memperkenalkan potensi wisata Lampung Selatan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. (Red)

Continue Reading

Ekonomi

Karang Taruna Lampung Selatan Siapkan Got Talent 2026, Wadah Talenta Muda Unjuk Bakat

Published

on

Lampung Selatan, dailynewslampung – Banyak talenta muda di Lampung Selatan dinilai masih membutuhkan ruang untuk tampil dan menunjukkan kemampuan.

Menjawab kebutuhan tersebut, Karang Taruna Kabupaten Lampung Selatan bersiap menghadirkan Karang Taruna Got Talent 2026, sebuah panggung bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, kreativitas, sekaligus meraih prestasi.

Mengusung tema “Nyalakan Potensi, Tunjukkan Prestasi”, ajang tersebut dirancang tidak hanya sebagai kompetisi pencarian bakat, tetapi juga sebagai ruang yang mempertemukan berbagai potensi anak muda Lampung Selatan dalam satu panggung.

Rencana pelaksanaan Karang Taruna Got Talent 2026 dibahas dalam rapat di Ruang Rapat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Lampung Selatan, Selasa (29/9/2026).

Ketua Karang Taruna Kabupaten Lampung Selatan, Sahirul Hidayat, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya organisasi dalam memberikan ruang kepada generasi muda untuk mengembangkan potensi dan kreativitas.

Menurutnya, masih banyak anak muda di Lampung Selatan yang memiliki kemampuan di berbagai bidang, namun belum memperoleh kesempatan yang cukup untuk memperkenalkan bakat mereka kepada publik.

“Acara ini penting karena banyak talenta luar biasa di Lampung Selatan yang belum memiliki ruang yang layak. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada mereka untuk menunjukkan kemampuan dan prestasinya,” ujar Sahirul.

Karang Taruna Got Talent 2026 terbuka bagi beragam jenis talenta. Peserta dapat mengikuti kategori vokal solo, duet maupun grup, tari tradisional, modern dan kreasi, hingga musik instrumental, akustik dan tradisional.

Ruang kreativitas juga dibuka bagi peserta yang memiliki kemampuan seni peran dan komedi, seperti monolog, puisi dan stand up comedy. Selain itu, bakat unik seperti sulap, beatbox dan berbagai atraksi kreatif lainnya juga dapat ditampilkan.

Rangkaian kegiatan akan dimulai dengan pendaftaran yang dibuka pada 21 September hingga 7 Oktober 2026, dengan biaya pendaftaran Rp50 ribu.

Peserta selanjutnya mengikuti verifikasi dan technical meeting pada 8-9 Oktober, kemudian audisi live show pada 10-18 Oktober dan semifinal pada 19-23 Oktober 2026.

Puncak kegiatan atau grand final dijadwalkan berlangsung pada 25 Oktober 2026 di Lapangan Cipta Karya, Kalianda.

Tidak hanya menghadirkan kompetisi bakat, kegiatan tersebut juga akan diramaikan sejumlah agenda pendukung, antara lain wahana permainan, pasar malam, pasar murah serta pelibatan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Sejumlah kegiatan sosial juga disiapkan sebagai bagian dari rangkaian agenda Karang Taruna tahun ini.

Untuk memberikan apresiasi kepada peserta, panitia menyiapkan hadiah bagi para pemenang. Juara pertama memperoleh uang pembinaan Rp2,5 juta beserta trofi dan sertifikat, juara kedua Rp2 juta, serta juara ketiga Rp1,5 juta yang masing-masing juga dilengkapi trofi dan sertifikat.

Selain tiga juara utama, panitia menyediakan hadiah Rp750 ribu untuk kategori juara favorit berdasarkan voting penonton dan Rp750 ribu untuk kategori best performance.

Sahirul menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung rencana pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap dukungan juga dapat terus diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, khususnya Bupati Lampung Selatan selaku pembina utama Karang Taruna, bersama perangkat daerah terkait.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Lampung Selatan, M. Darmawan, meminta perangkat daerah memberikan dukungan sesuai kemampuan dan kewenangan masing-masing serta tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku.

Ia menilai Karang Taruna Got Talent 2026 sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan kreativitas.

“Kami minta kepada rekan-rekan perangkat daerah untuk mendukung sesuai dengan kemampuan. Kegiatan ini sangat mendukung program Pak Bupati, namun jangan sampai menyalahi aturan. Tetap harus berdasarkan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Melalui Karang Taruna Got Talent 2026, Lampung Selatan tidak hanya menyiapkan panggung pertunjukan, tetapi juga membuka ruang bagi anak muda untuk tampil percaya diri, mengasah kemampuan dan membawa potensi lokal ke ruang yang lebih luas.

Karang Taruna berharap ajang tersebut dapat menjadi salah satu wadah tumbuhnya talenta-talenta baru Lampung Selatan yang mampu mengembangkan prestasi sekaligus membawa nama baik daerah.

Continue Reading

Ekonomi

Pertumbuhan Ekonomi 5,71 Persen, Egi Ajak Kadin Perkuat Kolaborasi

Published

on

Lampung Selatan,dailynewslampung — Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama mendorong dunia usaha memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk memperluas dampak pertumbuhan ekonomi terhadap masyarakat.

Hal itu disampaikan Egi saat membuka Musyawarah Kabupaten (Muskab) VIII Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2026 di Senaya Beach, Kalianda, Kamis (17/9/2026).

Egi mengatakan, pertumbuhan ekonomi Lampung Selatan pada 2025 mencapai 5,71 persen dan menjadi yang tertinggi di Provinsi Lampung. Namun, capaian tersebut perlu diikuti dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui perluasan peluang usaha, lapangan kerja, dan pendapatan.

Menurut Egi, capaian pertumbuhan ekonomi perlu dilihat bersamaan dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Ia menyoroti masih tingginya angka kemiskinan yang menjadi salah satu pekerjaan rumah pemerintah daerah.

“Angka pertumbuhan ekonominya tertinggi di Provinsi Lampung dan juga angka kemiskinannya masih tinggi. Ini yang harus kita analisa bersama, kenapa seperti itu,” ujar Egi dalam sambutannya.

Karena itu, Egi menilai dunia usaha memiliki peran penting dalam memperluas manfaat pertumbuhan ekonomi. Pemerintah daerah, kata dia, membuka ruang kolaborasi dengan pelaku usaha dan pemangku kepentingan lainnya untuk mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, Muskab Kadin tidak hanya menjadi forum organisasi untuk memilih kepengurusan, tetapi juga momentum memperkuat sinergi antara dunia usaha dan pemerintah.

“Ini adalah momentum untuk memperkuat bagaimana dunia usaha yang ada di Kabupaten Lampung Selatan mampu meningkatkan sinergitasnya dengan seluruh stakeholder yang ada di Kabupaten Lampung Selatan,” katanya.

Egi juga meminta pemerintah dan dunia usaha mampu beradaptasi terhadap perubahan. Menurutnya, percepatan pembangunan membutuhkan kerja sama antara pemerintah dan pelaku usaha.

“Zaman semakin berubah dan kita harus mampu berakselerasi. Tergantung bagaimana kita melihatnya. Saya melihat dunia usaha dengan dunia politik atau dunia pemerintahan itu sama, seperti tutup botol dengan botol. Kalau bertemu, ini bisa klop,” ujarnya.

Sektor pertanian turut menjadi perhatian dalam pembahasan pertumbuhan ekonomi daerah. Egi menyebut sektor tersebut memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian Lampung Selatan.

Ia mengatakan, implementasi kebijakan dan program pemerintah pusat di bidang pertanian di daerah dapat turut mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi.

“Area pertanian ini memberikan dampak besar atau kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi di Lampung Selatan. Turunnya kebijakan dari pusat dengan keterkaitan program pertanian mampu membantu naiknya angka pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.

Egi menambahkan, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan akan terus menyelaraskan program daerah dengan kebijakan pemerintah pusat. Penyelarasan itu diarahkan agar pelaksanaan program pembangunan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Oleh karena itu, dalam pemerintahan saya dan Syaiful, prioritas utama adalah bagaimana Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menyusun program pemerintah pusat dan menjadi etalase kabupaten yang berhasil menyukseskan program,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Egi juga menempatkan Kadin sebagai mitra pemerintah dalam pengembangan dunia usaha dan perekonomian daerah. Ia membuka ruang bagi pelaku usaha untuk menyampaikan gagasan, masukan, maupun kritik terhadap kebijakan pembangunan.

Ia berharap Muskab VIII Kadin Lampung Selatan menghasilkan kepengurusan yang mampu menjalankan tanggung jawab organisasi sekaligus memperkuat kerja sama dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya.

“Saya berharap setelah Muskab ini, lahir kepengurusan yang mampu mengemban tanggung jawab, bisa berlari bersama menuju tujuan yang sama. Hari ini Lampung Selatan sangat terbuka dengan saran, masukan dan kritik,” kata Egi.

Muskab VIII Kadin Lampung Selatan Tahun 2026 mengusung tema “Membangun Sinergitas Bersama Stakeholder Menuju Lampung Selatan Maju.”

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Lampung Selatan Muhammad Syaiful Anwar, Ketua DPRD Lampung Selatan Erma Yusneli, Ketua Kadin Provinsi Lampung Muhammad Kadafi, serta anggota biasa dan luar biasa Kadin, asosiasi perusahaan, pengusaha, BUMN, BUMD, dan koperasi di Kabupaten Lampung Selatan. (Hrd)

Continue Reading

Trending