Connect with us

Ekonomi

Pemkab Lampung Selatan Pastikan Bantuan Pangan 2026 Jangkau 184.677 KPM

Published

on

Lampung Selatan, DailyNewsLampung – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan memastikan penyaluran bantuan pangan periode Februari–Maret 2026 akan menjangkau 184.677 keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh wilayah kabupaten. Program ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam meringankan beban masyarakat di tengah fluktuasi harga bahan pokok.

Kepastian tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi penyaluran bantuan pangan yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Selatan di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Kamis (9/4/2026). Kegiatan ini dilaksanakan secara luring dan daring dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perangkat daerah, Forkopimda, hingga pihak distribusi.

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Selatan, Zulvina Ratnasari, mengatakan bahwa sosialisasi ini bertujuan menyamakan persepsi teknis seluruh pihak agar proses penyaluran dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan seluruh pemangku kepentingan memahami mekanisme penyaluran, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta membuka ruang diskusi agar program berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran,” ujar Zulvina.

Ia menjelaskan, penyaluran bantuan pangan akan dimulai pada minggu ketiga hingga keempat April 2026. Setiap keluarga penerima manfaat akan menerima bantuan berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan. Namun, untuk alokasi Februari dan Maret akan disalurkan sekaligus, sehingga setiap penerima memperoleh total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

Sosialisasi tersebut diikuti sekitar 50 peserta secara langsung dan lebih dari 300 peserta secara daring, yang terdiri dari perwakilan Perum Bulog, organisasi perangkat daerah, camat, kepala desa, Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia, serta transporter bantuan pangan.

Mewakili Bupati Lampung Selatan, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah, Tri Umaryani, menegaskan bahwa program bantuan pangan merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat rentan.

“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama di tengah fluktuasi harga bahan pangan yang terjadi di pasaran,” kata Tri.

Ia menambahkan bahwa bantuan pangan ini bukanlah tujuan akhir, melainkan stimulus atau jaring pengaman sosial agar masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan dasar.

Dengan adanya bantuan tersebut, masyarakat diharapkan dapat mengalokasikan pengeluaran untuk kebutuhan lain yang lebih produktif, seperti pendidikan dan kegiatan ekonomi.

Selain itu, Tri juga menekankan pentingnya akurasi data penerima manfaat. Pemerintah daerah meminta Dinas Sosial bersama pemerintah kecamatan dan desa untuk secara aktif melakukan pembaruan serta validasi data secara berkala.

Pemkab Lampung Selatan juga mengharapkan dukungan penuh dari Forkopimda, Perum Bulog, serta seluruh perangkat daerah agar proses distribusi bantuan dapat berjalan lancar hingga ke tingkat desa.

Melalui sosialisasi ini, pemerintah daerah optimistis penyaluran bantuan pangan tahun 2026 dapat terlaksana secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. (red)

Ekonomi

Jejak Hijau di Usia 25 Tahun, Demokrat Ajak Ratusan Warga Rawat Pantai Batu Rame

Published

on

Lampung Selatan, dailynewslampung – Deru ombak Pantai Batu Rame, Kalianda, Jumat (24/7/2026), berpadu dengan langkah ratusan orang yang memungut sampah dan menanam bibit pohon di sepanjang pesisir.

Bukan sekadar memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat, kegiatan bertema “Langit Biru, Indonesia Asri” itu menjadi wujud kepedulian terhadap lingkungan yang melibatkan sekitar 500 peserta.

Kader Partai Demokrat, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, relawan, hingga masyarakat bergotong royong membersihkan kawasan pantai. Di sela-sela aktivitas tersebut, bibit-bibit pohon ditanam sebagai harapan agar kawasan pesisir tetap hijau dan lestari bagi generasi mendatang.

Aksi sosial ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat yang dipimpin Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Melalui tema “Langit Biru, Indonesia Asri”, partai berlambang mercy itu mengajak masyarakat membangun budaya menjaga lingkungan sebagai tanggung jawab bersama.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Lampung Edy Irawan, Ketua DPC Partai Demokrat Lampung Selatan Muhammad Junaidi, Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Lampung Selatan Jenggis Khan Haikal, Bendahara Fraksi Ayu Komalasari, Kepala Badan Kesbangpol Martoni Sani, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, unsur organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, hingga jajaran pemerintah Kecamatan Kalianda.

Dalam kesempatan itu, Martoni Sani membacakan sambutan Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama yang menyampaikan apresiasi atas pilihan kegiatan peringatan HUT Partai Demokrat yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi lingkungan.

Menurut Bupati, aksi bersih pantai dan penanaman pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan yang mampu membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian alam. Sinergi pemerintah, partai politik, organisasi kepemudaan, dan masyarakat dinilai menjadi modal penting mewujudkan Lampung Selatan yang bersih, hijau, dan berkelanjutan.

Ketua DPC Partai Demokrat Lampung Selatan Muhammad Junaidi mengatakan, usia ke-25 menjadi momentum bagi partainya untuk terus meningkatkan pengabdian kepada masyarakat melalui aksi-aksi yang berdampak nyata.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut sengaja dipilih agar peringatan hari jadi partai tidak berhenti pada seremoni, tetapi meninggalkan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Junaidi juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, kader, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat yang turut menyukseskan kegiatan.

Senada, Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Lampung Selatan Jenggis Khan Haikal menyebut kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, lingkungan yang bersih dan hijau adalah warisan terbaik yang dapat diberikan kepada generasi mendatang.

Menjelang kegiatan berakhir, satu per satu bibit pohon berdiri tegak di sepanjang pesisir Pantai Batu Rame. Sementara tumpukan sampah yang sebelumnya berserakan telah terkumpul untuk diangkut. Jejak-jejak kaki para peserta perlahan hilang disapu ombak, tetapi semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan diharapkan terus tumbuh, jauh melampaui perayaan ulang tahun sebuah partai politik. (Red)

Continue Reading

Ekonomi

Bupati Egi Borong Dagangan UMKM di Tengah Meriahnya IDS Sumatra 2026

Published

on

Lampung Selatan, Dailynewslampung– Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menyempatkan diri mengunjungi dan berbelanja di tenant Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada gelaran Indonesian Drift Series (IDS) Sumatra 2026 di Way Handak Expo, Kalianda, Minggu (24/5/2026).

Di tengah kemeriahan ajang otomotif nasional tersebut, Egi terlihat berjalan menyusuri area UMKM, menyapa pedagang, berbincang dengan warga, hingga mencicipi berbagai jajanan yang dijual pelaku usaha lokal.

“Kami ingin event seperti ini bukan hanya menjadi tontonan, tetapi juga membawa manfaat dan kebahagiaan untuk masyarakat Lampung Selatan,” ujar Egi di sela kunjungannya.

Menurut Egi, penyelenggaraan event nasional seperti IDS Sumatra 2026 diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM lokal yang turut meramaikan acara.

Ia menilai, perputaran ekonomi dari puluhan tenant kuliner dan kerajinan menjadi salah satu indikator keberhasilan kegiatan tersebut.

Suasana Way Handak Expo yang dipadati pengunjung juga dimanfaatkan masyarakat untuk berinteraksi langsung dengan orang nomor satu di Lampung Selatan itu. Sejumlah warga tampak antusias meminta foto bersama saat Egi berkeliling area acara.

Salah satu pengunjung asal Kecamatan Penengahan, Rahmat (25), mengaku bangga Lampung Selatan dapat menjadi tuan rumah event otomotif berskala nasional.

“Seru banget acaranya, ramai dan beda dari biasanya. Semoga event seperti ini sering diadakan di Lampung Selatan,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Abbad (11), warga Kalianda, yang datang bersama keluarganya untuk menyaksikan mobil-mobil drift dari dekat.

“Senang, mobilnya keren-keren. Tadi juga foto sama Pak Bupati,” katanya singkat.

Gelaran IDS Sumatra 2026 tidak hanya menghadirkan hiburan bagi pecinta otomotif, tetapi juga dinilai mampu menghidupkan aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan Way Handak Expo, Kalianda. (Red)

Continue Reading

Ekonomi

Menko Zulhas Apresiasi Langkah Kreatif Bupati Egi Hadirkan IDS Sumatra 2026 di Lampung Selatan

Published

on

Lampung Selatan, Dailynewslampung– Gelaran Indonesian Drift Series (IDS) Sumatra 2026 di Way Handak Expo, Kalianda, Sabtu (23/5/2026), menjadi momentum istimewa bagi Kabupaten Lampung Selatan. Kehadiran Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, bukan sekadar menyaksikan ajang otomotif nasional, tetapi juga memberikan apresiasi langsung terhadap terobosan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yang sukses menghadirkan event berskala nasional tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Di tengah riuh suara mesin drift dan antusiasme ribuan masyarakat yang memadati arena, Menko Zulhas memuji langkah Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, yang dinilai mampu menghadirkan inovasi pembangunan daerah melalui kolaborasi kreatif.

“Acara yang dilaksanakan dengan 0 APBD, tanpa menyentuh anggaran daerah. Mantap Bupati Lampung Selatan,” ujar Zulhas yang disambut tepuk tangan meriah pengunjung.

Sebelumnya, Zulhas juga mengaku bangga karena untuk pertama kalinya ajang drift nasional bergengsi digelar di Pulau Sumatra dan Lampung Selatan dipercaya menjadi tuan rumah.

“Senang ada acara ini? Acara yang luar biasa, baru pertama kali di Sumatra dan diadakan di Lampung Selatan. Mari kita dukung, kita sukseskan bersama acara ini,” katanya.

Kedatangan Menko Zulhas pun langsung disambut antusias masyarakat. Ribuan warga tampak berebut menyapa, bersalaman, hingga menerima berbagai merchandise yang dibagikan langsung, mulai dari kaos, handuk, hingga suvenir lainnya.

Namun, di balik kemeriahan IDS Sumatra 2026, tersimpan pesan besar tentang arah pembangunan daerah yang kreatif dan kolaboratif. Ajang ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan komunitas otomotif mampu menghadirkan event nasional tanpa membebani keuangan daerah.

Bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, IDS Sumatra 2026 bukan sekadar balap drift. Lebih dari itu, event ini menjadi pintu masuk untuk mendorong sektor pariwisata, menggerakkan ekonomi kreatif, menghidupkan UMKM, sekaligus memperkenalkan potensi daerah ke tingkat nasional.

Apresiasi yang disampaikan pemerintah pusat melalui kehadiran Menko Zulhas mempertegas bahwa langkah yang diambil Bupati Radityo Egi Pratama bukan hanya menghadirkan hiburan, melainkan bagian dari strategi pembangunan daerah berbasis inovasi dan kolaborasi.

Di tengah tantangan fiskal daerah, Lampung Selatan menunjukkan bahwa keterbatasan anggaran bukan penghalang untuk menghadirkan lompatan besar bagi kemajuan daerah. (Red)

Continue Reading

Trending