Connect with us

Lampung Selatan

Bupati Lampung Selatan Ingatkan Warga Waspada Investasi Ilegal dan Penipuan Digital

Published

on

Lampung Selatan, dailynewslampung – Ancaman penipuan investasi dan kejahatan digital semakin nyata di tengah masyarakat. Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, mengingatkan warga agar tidak mudah tergiur iming-iming keuntungan besar dalam waktu singkat.

Imbauan ini sejalan dengan peringatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus investasi ilegal dan penipuan digital (scam).

Kepala OJK Provinsi Lampung, Oktofitriady, menegaskan bahwa maraknya penawaran investasi ilegal saat ini kerap dibungkus dengan janji keuntungan tinggi yang tidak masuk akal, proses instan, serta promosi agresif melalui media sosial.

Ia mengingatkan masyarakat untuk selalu menerapkan prinsip 2L, yakni Legal dan Logis, sebelum memutuskan berinvestasi.

“Jangan mudah tergiur janji manis keuntungan besar dalam waktu singkat. Jika tidak memiliki legalitas yang jelas, maka risikonya sangat tinggi,” ujar Oktofitriady dalam siaran pers OJK yang diterima pada Selasa (17/3/2026).

Data Indonesia Anti Scam Centre (IASC) menunjukkan skala ancaman yang tidak kecil. Dalam periode 22 November 2024 hingga 28 Februari 2026, tercatat 479.587 laporan pengaduan masyarakat terkait penipuan transaksi keuangan.

Dari jumlah tersebut, terdapat 812.496 rekening yang dilaporkan terlibat aktivitas ilegal, dan 438.609 rekening telah berhasil diblokir.

OJK juga mengimbau masyarakat yang menjadi korban agar segera melapor melalui kanal resmi IASC di laman https://masc.ojk.go.id/ atau melalui perbankan masing-masing, guna mempercepat penanganan dan pemblokiran rekening pelaku.

Selain itu, OJK meminta seluruh Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat manajemen risiko, termasuk risiko operasional, likuiditas, dan perlindungan konsumen di tengah meningkatnya kejahatan berbasis teknologi.

OJK Lampung juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai modus penawaran penghapusan utang oleh Golden Eagle International UNDP (Golden Eagle) maupun entitas ilegal lainnya.

Entitas tersebut tidak memiliki legalitas yang sah dan diduga menyampaikan informasi menyesatkan yang berpotensi merugikan masyarakat.

Satuan Tugas PASTI telah menyebarluaskan informasi penghentian kegiatan Golden Eagle karena tidak memiliki dasar hukum yang jelas.

Masyarakat dapat mengecek legalitas entitas keuangan atau melaporkan dugaan aktivitas ilegal melalui situs resmi sipasti.ojk.go.id, Contact Center OJK 157, WhatsApp OJK 081-157-157-157, atau situs resmi OJK di https://www.ojk.go.id.

Di tingkat daerah, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menilai ancaman tersebut bukan sekadar angka statistik, melainkan persoalan nyata yang dapat merusak stabilitas ekonomi keluarga.

“Jangan pernah membiarkan diri kita terbuai oleh tawaran keuntungan besar dalam waktu singkat,” tegas Bupati Egi.

Ia menekankan bahwa iming-iming keuntungan tinggi tanpa dasar yang jelas sering kali menjadi pintu masuk penipuan yang dapat menguras tabungan masyarakat.

Menurutnya, kewaspadaan harus dimulai dari hal sederhana, yakni bersikap kritis terhadap setiap informasi yang diterima, baik melalui pesan singkat, media sosial, maupun telepon dari pihak yang tidak dikenal.

“Mari kita lebih teliti. Verifikasi sebelum percaya, karena penipuan digital sering kali datang dengan topeng yang sangat rapi,” ujarnya.

Egi juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melakukan pengecekan legalitas lembaga keuangan melalui kanal resmi OJK sebelum mengambil keputusan finansial.

Sinergi antara imbauan OJK dan pemerintah daerah diharapkan mampu meningkatkan literasi keuangan masyarakat sekaligus menekan angka kejahatan digital.

Kewaspadaan, verifikasi, dan tidak mudah tergiur keuntungan instan menjadi kunci utama agar masyarakat terhindar dari jebakan investasi ilegal. (red)

Lampung Selatan

Bupati Egi Hadiri Halalbihalal Sumbagsel, Dorong Jejaring Perantau

Published

on

Lampung Selatan , Dailynewslampung— Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menghadiri kegiatan halalbihalal masyarakat perantau Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel) di Griya Agung, Rumah Jabatan Gubernur Sumatera Selatan, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, serta Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Hadir pula tokoh nasional Abu Rizal Bakrie dan Hatta Rajasa, bersama kepala daerah se-Sumbagsel dan sekitar 1.500 undangan.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan, halalbihalal ini menjadi forum strategis yang tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menyatukan gagasan lintas sektor.

“Pertemuan ini bernilai tinggi karena diisi berbagai gagasan strategis. Ini momentum penting untuk mempererat kebersamaan,” ujar Herman Deru.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya ikatan budaya masyarakat Sumbagsel yang meliputi Lampung, Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi, dan Bangka Belitung.

“Ini bukan untuk menunjukkan kekuatan, tetapi memperkuat persatuan sebagai satu rumpun,” tambahnya.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menilai kawasan Sumbagsel memiliki potensi besar yang belum sepenuhnya dioptimalkan.

Karena itu, ia menekankan pentingnya sinergi antar daerah dalam mendorong percepatan pembangunan.

“Sumbagsel punya kekuatan besar, baik dari sumber daya alam, manusia, maupun budaya. Kuncinya adalah kolaborasi dan sinergi yang kuat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menyebut momentum halalbihalal ini penting untuk memperkuat jejaring perantau yang dapat berkontribusi langsung terhadap pembangunan daerah.

Menurutnya, perantau memiliki peran strategis sebagai penghubung potensi daerah dengan peluang di tingkat nasional.

Kegiatan ini diharapkan menjadi awal penguatan sinergi lintas pemangku kepentingan sekaligus mempererat hubungan masyarakat Sumbagsel dalam mendukung pembangunan yang lebih merata. (Red)

Continue Reading

Lampung Selatan

Dilantik, WLC Lampung Selatan Siap Kembangkan Wisata Jeep Adventure

Published

on

Lampung Selatan, Dailynewslampung -Pengurus Willys Lampung Community (WLC) Koordinator Wilayah Lampung Selatan periode 2026–2029 resmi dilantik di kediaman Ketua WLC Lampung Selatan, Nivolin, di Palembapang, Kalianda, Sabtu (25/4/2026).

Pelantikan ini menjadi langkah awal penguatan peran komunitas dalam mendukung pengembangan pariwisata daerah, khususnya wisata berbasis Jeep adventure.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lampung Selatan, I Nyoman Setiawan, mengatakan WLC berpotensi menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengembangkan sektor pariwisata.

“WLC dapat berkontribusi melalui penyediaan armada wisata hingga pengembangan destinasi yang berdampak pada ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, sejumlah rute wisata berpotensi dikembangkan, seperti jalur Pelabuhan Canti menuju Teluk Nipah dengan konsep wisata petualangan melintasi perkebunan dan kawasan alam.

Ketua Umum WLC Provinsi Lampung, Hendry Kurniawan Yuza, menargetkan WLC menjadi ikon layanan wisata Jeep di Lampung Selatan.

Sementara itu, Wakil Bupati Lampung Selatan, Syaiful Anwar, menyebut kehadiran WLC mendukung program prioritas pemerintah daerah di sektor pariwisata.

Ketua WLC Korwil Lampung Selatan, Nivolin, mengatakan pihaknya siap bersinergi dengan pemerintah untuk mendorong Lampung Selatan sebagai destinasi unggulan wisata Jeep adventure.

Selain itu, WLC Lampung Selatan juga ditunjuk sebagai tuan rumah rencana Jambore Nasional yang saat ini masih dalam tahap penentuan lokasi.

Dengan kepengurusan baru, WLC diharapkan mampu menjadi penggerak komunitas sekaligus mendukung pengembangan pariwisata daerah. (Red)

Continue Reading

Bandarlampung

Hendry Kurniawan Dikukuhkan sebagai Ketua PDBI Lampung Selatan

Published

on

Lampung Selatan, dailynewslampung – Hendry Kurniawan resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kabupaten Lampung Selatan oleh Ketua PDBI Provinsi Lampung, Thomas Amirico, dalam acara yang digelar di Balai Keratun, Kantor Gubernur Lampung, Kamis (23/4/2026).

Pengukuhan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pelantikan pengurus PDBI tingkat provinsi hingga kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Sebelumnya, Thomas Amirico lebih dulu dikukuhkan sebagai Ketua PDBI Provinsi Lampung masa bakti 2025–2029 oleh Ketua KONI Provinsi Lampung, Taufik Hidayat.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan pengurus PDBI kabupaten/kota, termasuk kepengurusan PDBI Lampung Selatan masa bakti 2026–2030 yang dipimpin Hendry Kurniawan.

Dalam sambutannya, Thomas Amirico menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembinaan olahraga drum band di seluruh wilayah Lampung. Menurutnya, potensi daerah, termasuk Lampung Selatan, sangat besar untuk dikembangkan hingga tingkat nasional.

“Kami berkomitmen meningkatkan pembinaan dan prestasi olahraga drum band di Lampung agar mampu bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Hendry Kurniawan menyatakan kesiapan pihaknya untuk bersinergi dengan pengurus provinsi dalam membangun sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan. Ia menilai Lampung Selatan memiliki peluang besar menjadi lumbung atlet drum band melalui program pembinaan terstruktur.

Upaya tersebut, lanjutnya, akan dilakukan melalui penyelenggaraan kejuaraan tingkat kabupaten secara rutin serta mengaktifkan kembali unit drum band di sekolah-sekolah.

“Kami berharap PDBI Lampung Selatan semakin berkembang dan mampu meraih prestasi hingga tingkat nasional,” kata Hendry.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan atlet drum band di Lampung Selatan agar mampu mencetak prestasi yang membanggakan di kancah nasional. (red)

Continue Reading

Trending