Connect with us

Lampung Selatan

Diruang Banggar, DPRD Bersama Pemkab Lamsel Bahas Rancangan APBD Tahun 2027

Published

on

LAMPUNG SELATAN — Arah belanja daerah dan keberlanjutan pelayanan publik menjadi salah satu fokus dalam pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2027.

Hal tersebut mengemuka dalam rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah APBD 2027 antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang berlangsung di Ruang Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (3/11/2026).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Lampung Selatan Erma Yusneli bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto. Turut hadir anggota DPRD yang tergabung dalam Tim Banggar, jajaran pejabat utama, serta kepala perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam pembahasan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Lampung Selatan Erma Yusneli menekankan pentingnya penyusunan target keuangan daerah yang dilakukan secara cermat, profesional, dan berdasarkan perhitungan yang realistis.

Ia meminta TAPD memberikan penjelasan secara terperinci agar setiap proyeksi pendapatan maupun belanja memiliki dasar yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Saya minta TAPD benar-benar serius, harus realistis dan terukur. Saya minta TAPD dapat menjelaskan secara rinci,” tegas Erma.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto memaparkan gambaran umum struktur rancangan APBD 2027, termasuk perkembangan informasi mengenai pendapatan transfer serta arah kebijakan fiskal daerah.

Berdasarkan rancangan awal yang disampaikan, pendapatan daerah Kabupaten Lampung Selatan pada 2027 diproyeksikan mencapai Rp2.111.150.511.084.

Jumlah tersebut terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp440.167.476.212 dan pendapatan transfer sebesar Rp1.670.983.034.872.

Sementara itu, belanja daerah direncanakan sebesar Rp2.113.919.155.644.

Alokasi tersebut mencakup belanja operasi sebesar Rp1.523.483.568.487, belanja modal Rp200.528.548.462, belanja tidak terduga Rp9.675.207.000, serta belanja transfer Rp380.031.831.695.

Komposisi anggaran tersebut mencerminkan kebutuhan pemerintah daerah dalam menjaga keberlangsungan penyelenggaraan pemerintahan sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

Selain memenuhi belanja wajib dan mengikat, kebijakan belanja juga diarahkan untuk mendukung penanganan stunting, pengentasan kemiskinan ekstrem, serta berbagai prioritas pembangunan daerah. Dukungan terhadap program strategis nasional dan provinsi turut menjadi bagian dari arah pengalokasian anggaran.

Melalui pembahasan bersama DPRD dan TAPD, rancangan APBD 2027 diharapkan dapat disusun secara terukur dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah serta kebutuhan pembangunan, sehingga anggaran yang ditetapkan nantinya dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Lampung Selatan. (Kmf-Gil).

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Featured

Bukan Sekadar Bertanding, 540 Atlet Lampung Selatan Bawa Misi Juara Umum

Published

on

Lampung Selatan,Dailynewslampung.com – Kontingen Kabupaten Lampung Selatan membidik prestasi tertinggi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung X Tahun 2026. Dengan kekuatan 540 atlet, 153 oficial, dan 10 tenaga medis, Lampung Selatan memasang target ambisius meraih 142 medali emas sekaligus merebut gelar juara umum.

Target tersebut bukan tanpa alasan. Lampung Selatan memiliki catatan sejarah sebagai juara umum Porprov Lampung VII tahun 2014 saat menjadi tuan rumah. Kala itu, Lampung Selatan berhasil mengungguli Kota Bandar Lampung dengan selisih tipis tiga medali.

Kini, peluang untuk mengulang kejayaan tersebut kembali terbuka. Meski Porprov X tahun 2026 digelar di Kota Bandar Lampung, kontingen Lampung Selatan tetap optimistis mampu bersaing dan membawa pulang gelar juara umum.

Optimisme itu semakin menguat saat Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, secara resmi mengukuhkan dan melepas kontingen Porprov X di Tenis Indoor Kalianda, Kamis (5/11/2026).

Dalam sambutannya, Egi menegaskan memiliki harapan dan mimpi yang sama dengan seluruh atlet, yakni membawa Lampung Selatan menjadi juara umum.

“Saya punya mimpi yang sama dengan kalian, yaitu juara umum,” kata Egi.

Keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung target tersebut juga diwujudkan melalui alokasi anggaran sebesar Rp2 miliar untuk menunjang perjuangan para atlet. Jumlah itu meningkat hampir sepuluh kali lipat dibandingkan dukungan anggaran pada Porprov 2022.

Egi menegaskan, dukungan pemerintah tidak hanya sebatas motivasi, tetapi juga mencakup kebutuhan materiil maupun fasilitas yang diperlukan atlet selama mengikuti kompetisi.

“Saya memberikan dukungan moril, materiil, atau apa pun yang dibutuhkan atlet. Inilah wujud optimisme yang ingin saya lihat dari kalian,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kabupaten Lampung Selatan, Zulkhaidir, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati beserta jajaran pemerintah daerah atas perhatian dan dukungan terhadap kemajuan olahraga di Lampung Selatan.

Ia mengingatkan seluruh atlet agar menjaga sportivitas dan bertanding dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, setiap atlet yang turun ke arena bukan sekadar mewakili cabang olahraga, melainkan membawa kehormatan dan nama besar Kabupaten Lampung Selatan.

“Kalian bukan membawa nama pribadi atau cabang olahraga, tetapi nama Lampung Selatan. Jadi, berikanlah yang terbaik,” tegasnya.

Zulkhaidir menambahkan, pada Porprov Lampung X tahun ini, Lampung Selatan mengikutsertakan atlet dari 31 cabang olahraga. Keikutsertaan tersebut menjadi momentum penting untuk menunjukkan hasil pembinaan sekaligus meningkatkan prestasi olahraga daerah.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lampung Selatan, M. Yusuf, mengakui target 142 medali emas bukan perkara mudah. Namun, dengan dukungan penuh pemerintah daerah, persiapan kontingen, serta kerja keras dan semangat juang para atlet, target tersebut diyakini dapat diperjuangkan.

“Kita datang bukan hanya untuk bertanding, tetapi untuk berjuang membawa pulang prestasi dan mengharumkan nama Lampung Selatan,” katanya.

Dengan kekuatan ratusan atlet, dukungan anggaran yang meningkat, serta ambisi mengulang sejarah 2014, Lampung Selatan kini menatap Porprov X dengan satu tekad: membawa pulang prestasi terbaik dan kembali berdiri di puncak olahraga Provinsi Lampung.(Red)

Continue Reading

Ekonomi

Usung Konsep Baru, Lamsel Fest 2026 di Warnai Berbagai Ivent

Published

on

Lampung Selatan, dailynewslampung – Pesta UMKM, atraksi drift, parade budaya mancanegara, pemecahan rekor MURI melalui penyalaan 2.470 lentera, Night Lava Run, hingga konser musisi nasional akan menjadi bagian dari *Lamsel Fest 2026* yang berlangsung pada 10-15 November mendatang.

Mengusung tema *Spirit of Krakatoa*, festival terbesar di Kabupaten Lampung Selatan ini menghadirkan enam hari rangkaian kegiatan yang memadukan pemberdayaan UMKM lokal, otomotif, seni budaya, olahraga, dan musik dalam satu perhelatan.

Dipusatkan di Lapangan Korpri, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Lamsel Fest 2026 dikemas melalui empat agenda utama, yakni Pesta UMKM, Drift Show, Parade Budaya, dan Night Lava Run, yang dilengkapi berbagai kegiatan pendukung.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Selatan, Hendry Kurniawan, selaku Ketua Panitia Pelaksana Lamsel Fest 2026 mengatakan seluruh rangkaian kegiatan Lamsel Fest 2026, mulai dari Pesta UMKM, Night Lava Run hingga konser musik, dapat dinikmati masyarakat secara gratis tanpa dipungut biaya tiket masuk.

“Lamsel Fest 2026 mengusung tema _Spirit of Krakatoa_ dengan menghadirkan empat agenda utama dan berbagai kegiatan pendukung. Masyarakat dapat menikmati beragam atraksi dan hiburan secara gratis,” ujar Hendry, Rabu (4/11/2026).

Lamsel Fest 2026 menjadi salah satu agenda yang memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 Kabupaten Lampung Selatan.

Festival ini sekaligus dihadirkan sebagai kado ulang tahun bagi masyarakat, dengan menyuguhkan beragam hiburan serta memberi ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk dan menampilkan kekayaan seni budaya daerah.

Tak sekadar menghadirkan kemeriahan, Lamsel Fest 2026 juga menjadi wadah promosi pariwisata dan pengembangan ekonomi kreatif, sekaligus membuka peluang bagi potensi lokal untuk semakin dikenal dan berkembang.

*Hari Pertama hingga Keenam: Pesta UMKM dan Seni Budaya Lokal*

Rangkaian Lamsel Fest 2026 akan diawali dengan Pesta UMKM yang berlangsung selama enam hari, mulai 10 hingga 15 November 2026.

Kegiatan ini menjadi ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat yang lebih luas.

Khusus bagi UMKM lokal Lampung Selatan, Pemkab Lampung Selatan menyediakan stan secara gratis tanpa biaya sewa. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk memasarkan produk, memperluas jangkauan pemasaran, sekaligus menjangkau lebih banyak calon pembeli selama festival berlangsung.

Tidak hanya memberikan ruang bagi pelaku usaha, festival ini juga menjadi wadah bagi Dewan Kesenian Lampung Selatan, musisi lokal, serta kelompok seni budaya dari berbagai kecamatan untuk berekspresi dan menampilkan kreativitas mereka.

Kehadiran para pegiat seni tersebut diharapkan turut memperkaya rangkaian acara sekaligus memperkenalkan potensi seni dan budaya daerah kepada pengunjung.

Hendry mengatakan keterlibatan pelaku UMKM dan pegiat seni lokal menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan Lamsel Fest 2026. Melalui festival ini, pemerintah daerah ingin memperluas kesempatan bagi produk lokal dan kreativitas masyarakat untuk dikenal publik.

“Lamsel Fest 2026 bukan hanya menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga kesempatan bagi pelaku UMKM dan seniman lokal untuk menunjukkan potensi serta karya mereka. Kami ingin produk dan kekayaan seni budaya Lampung Selatan semakin dikenal, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Hendry.

*Hari Keempat: Atraksi Drift, Peluncuran Program, dan Konser Musik*

Memasuki Jumat (13/11/2026), kemeriahan festival berlanjut dengan *Drift Show* di Lapangan Korpri yang dijadwalkan mulai pukul 19.20 WIB. Pertunjukan ini akan menghadirkan sejumlah atraksi otomotif, termasuk penampilan Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan sekaligus Utusan Khusus Presiden (UKP) Pariwisata, Zita Anjani.

Zita dijadwalkan mengendarai mobil dalam pertunjukan _solo drift_ dengan menampilkan manuver donat dan angka delapan. Atraksi tersebut juga akan melibatkan drifter nasional Akbar Rais bersama Vamella.

Tidak hanya menyuguhkan hiburan otomotif, hari keempat festival juga menjadi momentum peluncuran sejumlah program dan identitas daerah, yakni City Branding, Halo Lamsel, dan pemenang Desa HELAU. Peluncuran program tersebut dijadwalkan berlangsung setelah acara dibuka secara resmi oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama.

“Kami akan meluncurkan program City Branding, Halo Lamsel, dan pengumuman pemenang Desa HELAU. Ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan berbagai inisiatif yang memperkuat pelayanan sekaligus memperkenalkan identitas Lampung Selatan,” kata Hendry.

Setelah rangkaian atraksi dan peluncuran program, pengunjung akan disuguhi penampilan Maskaryoo, Souljah, dan The Changcuters di panggung utama Festival Musik. Perpaduan otomotif, inovasi pelayanan, dan hiburan musik tersebut menjadi salah satu suguhan utama Lamsel Fest 2026.

*Hari Kelima: Parade Budaya Mancanegara dan Rekor MURI 2.470 Lentera*

Pada Sabtu (14/11/2026), perhatian pengunjung akan tertuju pada *Parade Budaya* yang menghadirkan perpaduan tradisi lokal dan pertunjukan seni budaya internasional.

Rangkaian kegiatan diawali dengan _riding scooter_ yang melibatkan sekitar 50 anggota komunitas Vespa. Mereka akan menempuh rute dari Lamban Rakyat menuju Kantor Bupati Lampung Selatan. Kegiatan ini dijadwalkan mulai pukul 16.30 WIB.

Selanjutnya, kemeriahan berlanjut dengan pertunjukan seni budaya internasional melalui kegiatan _International Council of Organizations of Folklore Festivals and Folk Arts_ (CIOFF). Agenda ini melibatkan delegasi dari Korea Selatan, Rusia, Polandia, Bulgaria, dan Indonesia yang akan menampilkan kekayaan seni dan budaya masing-masing.

Memasuki acara utama sekitar pukul 19.40 WIB, parade akan menampilkan kekayaan budaya Lampung Selatan melalui partisipasi tujuh marga, parade umbul-umbul, delegasi empat negara, pertunjukan teatrikal, serta Tari Tuping.

Rangkaian tersebut juga akan diwarnai upaya pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui penyalaan 2.470 lentera yang melibatkan sekitar 2.500 peserta.

Hendry mengatakan, Parade Budaya menjadi salah satu upaya memperkenalkan kekayaan tradisi dan identitas daerah kepada masyarakat yang lebih luas.

Perpaduan budaya lokal dan internasional diharapkan menghadirkan pertunjukan yang berkesan sekaligus memperkuat daya tarik festival.

“Parade Budaya menjadi salah satu daya tarik utama Lamsel Fest 2026. Kekayaan tradisi daerah akan ditampilkan bersama pertunjukan budaya internasional, dengan melibatkan sekitar 2.500 peserta serta agenda pemecahan rekor MURI melalui penyalaan 2.470 lentera. Kami ingin menghadirkan pengalaman budaya yang berkesan,” kata Hendry.

Parade Budaya ini juga dijadwalkan dihadiri sejumlah duta besar negara sahabat, Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia Zulkifli Hasan, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, Gubernur Lampung, serta tokoh nasional lainnya.

Setelah rangkaian pertunjukan budaya, kemeriahan hari kelima akan berlanjut melalui Festival Musik yang menghadirkan Grupie, Dewa 19 Experience, dan Al Ghazali.

*Hari Keenam: Night Lava Run dan Malam Puncak*

Memasuki hari terakhir, Minggu (15/11/2026), Lamsel Fest 2026 akan menghadirkan kegiatan olahraga *Night Lava Run* dengan titik start dan finish di depan Kantor Bupati Lampung Selatan. Kegiatan ini dijadwalkan dimulai pukul 18.10 WIB.

Setelah seluruh peserta menyelesaikan rute lari, rangkaian acara dilanjutkan dengan pengumuman pemenang dan pembagian _doorprize_.

Berikutnya, panggung Lamsel Fest 2026 akan menghadirkan Fashion Show dengan peraga perempuan dari kalangan masyarakat, bukan model profesional.

Mereka merupakan sosok yang sehari-hari berjuang mencari nafkah bagi keluarga. Kehadiran mereka diharapkan menginspirasi perempuan lain untuk tampil percaya diri dan berani menunjukkan potensi diri.

Malam puncak festival juga akan dimeriahkan oleh penampilan Hanaya, D’Masiv, Ndarboy, dan Nathalia Holscher. Seluruh rangkaian acara kemudian mencapai puncaknya melalui sambutan Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama sekaligus prosesi _grand closing_.

Suasana penutupan akan semakin semarak dengan suguhan _special effect_ dan pertunjukan kembang api yang menandai berakhirnya seluruh rangkaian Lamsel Fest 2026.

Di tengah beragam atraksi dan hiburan tersebut, Pesta UMKM juga menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan Lamsel Fest 2026. Kehadirannya bukan sekadar melengkapi kemeriahan festival, tetapi juga membuka ruang interaksi antara pelaku usaha lokal dan pengunjung. Melalui kegiatan ini, produk-produk unggulan daerah diharapkan semakin dikenal, sekaligus membuka peluang transaksi dan memperluas pasar bagi pelaku UMKM.

Perpaduan atraksi otomotif, seni budaya, olahraga, musik, dan pemberdayaan ekonomi lokal menjadikan Lamsel Fest 2026 lebih dari sekadar perayaan hiburan. Dihadirkan sebagai kado bagi masyarakat, festival ini juga menjadi ruang promosi pariwisata dan penguatan ekonomi kreatif yang bertumpu pada potensi lokal Lampung Selatan.

Hendry Kurniawan menegaskan bahwa Lamsel Fest tidak hanya dirancang sebagai perhelatan sesaat. Festival tersebut akan terus dikembangkan menjadi agenda berkelanjutan untuk memperkuat daya tarik pariwisata daerah.

“Lamsel Fest 2026 tidak hanya menjadi perhelatan sesaat, tetapi akan terus dikembangkan sebagai agenda berkelanjutan untuk meningkatkan pariwisata Lampung Selatan. Kami ingin festival ini tumbuh semakin besar dan mampu sejajar dengan festival-festival unggulan lainnya di Indonesia,” kata Hendry.

Ia juga mengimbau masyarakat dan seluruh pihak yang terlibat maupun hadir untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan selama rangkaian kegiatan berlangsung. Menurutnya, dukungan dan kerja sama semua pihak menjadi penting agar Lamsel Fest 2026 berjalan lancar, tertib, dan aman hingga acara penutupan.

“Kami mengajak masyarakat dan seluruh pihak untuk menjaga ketertiban, keamanan, serta kenyamanan selama Lamsel Fest 2026 berlangsung, sehingga seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan dapat dinikmati bersama,” pesan Hendry. (Rd)

Continue Reading

Featured

KADIN Lampung Selatan Perkuat Soliditas, Siapkan RAKERDA dan Teguhkan Integritas Pengurus

Published

on

Lampung selatan,Dailynewslampung.com– Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Lampung Selatan mematangkan persiapan Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Desember 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus merumuskan program kerja yang berdampak bagi dunia usaha dan pelaku UMKM di daerah.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat pengurus yang dipimpin langsung Ketua KADIN Lampung Selatan, Dr. Mahirrokhman Difa, di RM Tiga Saudara IV, Jalan Lintas Sumatera, Desa Kedaton, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.

Selain membahas kesiapan RAKERDA, seluruh jajaran pengurus juga menandatangani Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen untuk menjalankan roda organisasi secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab.

Rapat tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi internal serta menyatukan visi seluruh pengurus dalam menjalankan program organisasi. Persiapan RAKERDA juga diarahkan agar agenda tersebut mampu menghasilkan rumusan program kerja yang konkret, strategis, dan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha di Lampung Selatan.

Ketua KADIN Lampung Selatan, Dr. Mahirrokhman Difa, menegaskan bahwa RAKERDA harus menjadi momentum untuk memperkuat peran organisasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, program kerja yang disusun nantinya perlu memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha, khususnya UMKM lokal, sekaligus meningkatkan daya saing dunia usaha di tengah dinamika perekonomian.

Ia juga menekankan pentingnya soliditas dan komitmen seluruh pengurus sebagai modal utama dalam menjalankan organisasi. Dengan koordinasi yang kuat, KADIN diharapkan mampu membangun kemitraan yang lebih produktif dengan pemerintah daerah maupun berbagai pemangku kepentingan.

Penandatanganan Pakta Integritas menjadi salah satu langkah untuk mempertegas tanggung jawab pengurus dalam menjaga profesionalisme dan marwah organisasi. Komitmen tersebut juga diharapkan dapat memperkuat kepercayaan serta mendorong terciptanya iklim investasi yang sehat dan kondusif di Kabupaten Lampung Selatan.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, KADIN Lampung Selatan optimistis RAKERDA pada 3 Desember 2026 dapat menjadi wadah strategis untuk menyusun arah kebijakan organisasi, memperluas peluang kemitraan usaha, serta mendorong pertumbuhan UMKM dan perekonomian daerah.(Red)

 

Continue Reading

Trending