Connect with us

Featured

Bukan Sekadar Bertanding, 540 Atlet Lampung Selatan Bawa Misi Juara Umum

Published

on

Lampung Selatan,Dailynewslampung.com – Kontingen Kabupaten Lampung Selatan membidik prestasi tertinggi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung X Tahun 2026. Dengan kekuatan 540 atlet, 153 oficial, dan 10 tenaga medis, Lampung Selatan memasang target ambisius meraih 142 medali emas sekaligus merebut gelar juara umum.

Target tersebut bukan tanpa alasan. Lampung Selatan memiliki catatan sejarah sebagai juara umum Porprov Lampung VII tahun 2014 saat menjadi tuan rumah. Kala itu, Lampung Selatan berhasil mengungguli Kota Bandar Lampung dengan selisih tipis tiga medali.

Kini, peluang untuk mengulang kejayaan tersebut kembali terbuka. Meski Porprov X tahun 2026 digelar di Kota Bandar Lampung, kontingen Lampung Selatan tetap optimistis mampu bersaing dan membawa pulang gelar juara umum.

Optimisme itu semakin menguat saat Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, secara resmi mengukuhkan dan melepas kontingen Porprov X di Tenis Indoor Kalianda, Kamis (5/11/2026).

Dalam sambutannya, Egi menegaskan memiliki harapan dan mimpi yang sama dengan seluruh atlet, yakni membawa Lampung Selatan menjadi juara umum.

“Saya punya mimpi yang sama dengan kalian, yaitu juara umum,” kata Egi.

Keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung target tersebut juga diwujudkan melalui alokasi anggaran sebesar Rp2 miliar untuk menunjang perjuangan para atlet. Jumlah itu meningkat hampir sepuluh kali lipat dibandingkan dukungan anggaran pada Porprov 2022.

Egi menegaskan, dukungan pemerintah tidak hanya sebatas motivasi, tetapi juga mencakup kebutuhan materiil maupun fasilitas yang diperlukan atlet selama mengikuti kompetisi.

“Saya memberikan dukungan moril, materiil, atau apa pun yang dibutuhkan atlet. Inilah wujud optimisme yang ingin saya lihat dari kalian,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kabupaten Lampung Selatan, Zulkhaidir, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati beserta jajaran pemerintah daerah atas perhatian dan dukungan terhadap kemajuan olahraga di Lampung Selatan.

Ia mengingatkan seluruh atlet agar menjaga sportivitas dan bertanding dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, setiap atlet yang turun ke arena bukan sekadar mewakili cabang olahraga, melainkan membawa kehormatan dan nama besar Kabupaten Lampung Selatan.

“Kalian bukan membawa nama pribadi atau cabang olahraga, tetapi nama Lampung Selatan. Jadi, berikanlah yang terbaik,” tegasnya.

Zulkhaidir menambahkan, pada Porprov Lampung X tahun ini, Lampung Selatan mengikutsertakan atlet dari 31 cabang olahraga. Keikutsertaan tersebut menjadi momentum penting untuk menunjukkan hasil pembinaan sekaligus meningkatkan prestasi olahraga daerah.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lampung Selatan, M. Yusuf, mengakui target 142 medali emas bukan perkara mudah. Namun, dengan dukungan penuh pemerintah daerah, persiapan kontingen, serta kerja keras dan semangat juang para atlet, target tersebut diyakini dapat diperjuangkan.

“Kita datang bukan hanya untuk bertanding, tetapi untuk berjuang membawa pulang prestasi dan mengharumkan nama Lampung Selatan,” katanya.

Dengan kekuatan ratusan atlet, dukungan anggaran yang meningkat, serta ambisi mengulang sejarah 2014, Lampung Selatan kini menatap Porprov X dengan satu tekad: membawa pulang prestasi terbaik dan kembali berdiri di puncak olahraga Provinsi Lampung.(Red)

Featured

KADIN Lampung Selatan Perkuat Soliditas, Siapkan RAKERDA dan Teguhkan Integritas Pengurus

Published

on

Lampung selatan,Dailynewslampung.com– Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Lampung Selatan mematangkan persiapan Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Desember 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus merumuskan program kerja yang berdampak bagi dunia usaha dan pelaku UMKM di daerah.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat pengurus yang dipimpin langsung Ketua KADIN Lampung Selatan, Dr. Mahirrokhman Difa, di RM Tiga Saudara IV, Jalan Lintas Sumatera, Desa Kedaton, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.

Selain membahas kesiapan RAKERDA, seluruh jajaran pengurus juga menandatangani Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen untuk menjalankan roda organisasi secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab.

Rapat tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi internal serta menyatukan visi seluruh pengurus dalam menjalankan program organisasi. Persiapan RAKERDA juga diarahkan agar agenda tersebut mampu menghasilkan rumusan program kerja yang konkret, strategis, dan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha di Lampung Selatan.

Ketua KADIN Lampung Selatan, Dr. Mahirrokhman Difa, menegaskan bahwa RAKERDA harus menjadi momentum untuk memperkuat peran organisasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, program kerja yang disusun nantinya perlu memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha, khususnya UMKM lokal, sekaligus meningkatkan daya saing dunia usaha di tengah dinamika perekonomian.

Ia juga menekankan pentingnya soliditas dan komitmen seluruh pengurus sebagai modal utama dalam menjalankan organisasi. Dengan koordinasi yang kuat, KADIN diharapkan mampu membangun kemitraan yang lebih produktif dengan pemerintah daerah maupun berbagai pemangku kepentingan.

Penandatanganan Pakta Integritas menjadi salah satu langkah untuk mempertegas tanggung jawab pengurus dalam menjaga profesionalisme dan marwah organisasi. Komitmen tersebut juga diharapkan dapat memperkuat kepercayaan serta mendorong terciptanya iklim investasi yang sehat dan kondusif di Kabupaten Lampung Selatan.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, KADIN Lampung Selatan optimistis RAKERDA pada 3 Desember 2026 dapat menjadi wadah strategis untuk menyusun arah kebijakan organisasi, memperluas peluang kemitraan usaha, serta mendorong pertumbuhan UMKM dan perekonomian daerah.(Red)

 

Continue Reading

Featured

Lampung Selatan Raih Peringkat Ketiga MTQ ke-53 Provinsi Lampung

Published

on

Lampung Selatan,Dailynewslampung.com Kalianda – Kabupaten Lampung Selatan menorehkan prestasi membanggakan pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-53 tingkat Provinsi Lampung Tahun 2026. Tidak hanya sukses menjadi tuan rumah, kabupaten berjuluk Beranda Sumatra itu juga berhasil meraih peringkat ketiga dalam kompetisi keagamaan tingkat provinsi tersebut.

Berdasarkan hasil penilaian dewan hakim, Kabupaten Tanggamus berhasil keluar sebagai juara umum, disusul Kota Bandar Lampung di posisi kedua, sementara Lampung Selatan menempati peringkat ketiga.

Hasil tersebut diumumkan pada malam penutupan MTQ ke-53 tingkat Provinsi Lampung yang berlangsung di GOR Way Handak, Kalianda, Jumat malam (30/10/2026).

Penutupan kegiatan ditandai dengan pemukulan gong oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, Muhammad Firsada. Dalam kesempatan itu, ia juga menyerahkan piala bergilir Gubernur Lampung kepada Bupati Tanggamus, Mohammad Saleh Asnawi, sebagai juara umum.

Mewakili Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh kabupaten/kota yang berhasil meraih prestasi dalam MTQ tahun ini.

Menurut Supriyanto, keberhasilan para peserta merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan, ketekunan, serta pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh masing-masing daerah.

Ia berharap prestasi yang diraih dapat menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan generasi Qurani sekaligus mendorong lahirnya peserta-peserta terbaik pada penyelenggaraan MTQ berikutnya.

“Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan generasi Qurani dan mempertahankan prestasi pada ajang-ajang MTQ berikutnya,” ujar Supriyanto.

Supriyanto juga memberikan apresiasi kepada seluruh qari dan qariah, hafiz dan hafizah, mufassir dan mufassirah, serta seluruh peserta dari berbagai cabang perlombaan yang telah berjuang dan menampilkan kemampuan terbaik selama kompetisi berlangsung.

Sementara itu, Muhammad Firsada yang juga menjabat Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Lampung menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan atas keberhasilannya menyelenggarakan MTQ ke-53 tingkat Provinsi Lampung.

Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, ia turut mengucapkan terima kasih kepada dewan hakim dan seluruh pihak yang telah memberikan kontribusi sehingga rangkaian kegiatan berlangsung lancar, aman, dan tertib.

“Sejak dibukanya ajang ini, kita telah menyaksikan ketelitian hafalan serta kedalaman Al-Qur’an dari putra-putri terbaik Provinsi Lampung,” ungkapnya.

Menurutnya, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi sarana memperkuat syiar Islam, mempererat silaturahmi antardaerah, serta meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.

Bagi Lampung Selatan, keberhasilan menjadi tuan rumah sekaligus meraih peringkat ketiga menjadi pencapaian yang patut diapresiasi. Prestasi tersebut diharapkan menjadi modal untuk memperkuat pembinaan keagamaan dan melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam membaca, menghafal, dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.(Red)

Continue Reading

Featured

MTQ ke-53 Resmi Dibuka, Lampung Selatan Jadi Pusat Syiar Al-Qur’an se-Provinsi Lampung

Published

on

Lampung Selatan,Dailynewslampung.com – Kabupaten Lampung Selatan menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-53 tingkat Provinsi Lampung Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antardaerah sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.

MTQ yang mengusung tema “Cahaya Al-Qur’an dari Beranda Sumatra” tersebut resmi dibuka oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di GOR Way Handak, Kalianda, Minggu malam (25/10/2026).

Pembukaan ditandai dengan pemukulan bedug oleh Gubernur Lampung. Selanjutnya, rangkaian perlombaan dan kegiatan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 31 Oktober 2026.

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Lampung Selatan sebagai tuan rumah penyelenggaraan ajang keagamaan tingkat provinsi tersebut.

Ia juga menyambut kedatangan Gubernur Lampung beserta jajaran, para kepala daerah, serta seluruh kafilah dari kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

“Atas nama Pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Lampung Selatan, saya mengucapkan selamat datang kepada Bapak Gubernur Lampung beserta Ibu, jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, para bupati dan wali kota, para pejabat, serta seluruh kafilah dan peserta MTQ dari berbagai penjuru Provinsi Lampung,” ujar Egi.

Menurutnya, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana memperkuat syiar Islam serta menanamkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Egi berharap, melalui kegiatan tersebut, Lampung Selatan dapat terus berkembang sebagai daerah yang tidak hanya maju dari sisi pembangunan, tetapi juga memiliki masyarakat dengan akhlak dan spiritualitas yang kuat.

“Kita ingin Lampung Selatan tidak hanya tumbuh sebagai daerah yang maju, tetapi juga menjadi daerah yang religius, bertumbuh dalam akhlak dan spiritualitas,” tegasnya.

Ia juga berharap kafilah Lampung Selatan dapat memberikan penampilan terbaik dan meraih prestasi dalam setiap cabang perlombaan, sehingga berpeluang melangkah ke tingkat nasional.

Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yang telah bersedia menjadi tuan rumah MTQ ke-53 tingkat Provinsi Lampung.

Dalam arahannya, Gubernur yang akrab disapa Mirza itu mengingatkan bahwa kecintaan terhadap Al-Qur’an tidak cukup hanya ditunjukkan melalui kemampuan membaca dan menghafal ayat-ayat suci. Lebih dari itu, nilai-nilai Al-Qur’an harus tercermin dalam perilaku dan tindakan nyata.

“Sekali lagi, kemuliaan seorang pencinta Al-Qur’an tidak berhenti pada indahnya bacaan atau banyaknya hafalan, tapi juga tercermin dalam akhlak dan amal perbuatannya,” tegas Mirza.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa esensi MTQ tidak hanya terletak pada pencapaian prestasi dan gelar juara, tetapi juga bagaimana ajaran Al-Qur’an dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Pembukaan MTQ ke-53 tingkat Provinsi Lampung tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Zulkarnain, Ketua LPTQ Provinsi Lampung Muhammad Firsada, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, serta para bupati dan wakil bupati se-Provinsi Lampung.

Melalui penyelenggaraan MTQ ke-53 ini, Lampung Selatan diharapkan tidak hanya sukses menjadi tuan rumah, tetapi juga mampu memperkuat persaudaraan antardaerah serta mendorong lahirnya generasi muda yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. (Red)

Continue Reading

Trending