Connect with us

Lampung Selatan

PWI Lamsel Siap Sukseskan Konferprov PWI Lampung, 95 Persen Anggota Ditargetkan Hadir

Published

on

Lampung Selatan, dailynewslampung – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lampung Selatan menyatakan kesiapan untuk menyukseskan Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Lampung yang dijadwalkan berlangsung pada 1 Desember 2026. Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Pleno Diperluas yang membahas agenda organisasi dan penguatan soliditas internal.

Sekretaris PWI Lampung Selatan, Desi Habibi, mengatakan rapat pleno diperluas menjadi forum untuk menyatukan persepsi sekaligus memperkuat komitmen pengurus dan anggota dalam menjalankan agenda organisasi, termasuk kegiatan di tingkat provinsi.

“ Kita semua sudah setuju dan siap menyukseskan agenda tersebut, dan 95 persen bisa hadir semua,” ujar Desi.

Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan Konferensi Kerja Provinsi (Konkerprov) PWI Lampung dijadwalkan pada 30 November 2026, sedangkan Konferprov PWI Lampung akan berlangsung pada 1 Desember 2026.

Untuk mendukung kehadiran anggota, pengurus PWI Lampung Selatan akan mengoptimalkan dukungan akomodasi dari PWI Lampung. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu kelancaran mobilitas anggota selama mengikuti rangkaian kegiatan.

“Semoga semua agenda bisa diikuti oleh anggota dan pengurus PWI Lampung Selatan dengan sukses dan lancar,” katanya.

Selain membahas persiapan Konkerprov dan Konferprov, rapat tersebut juga membicarakan partisipasi anggota dan keluarga anggota dalam kegiatan PWI Half Marathon.

Desi menyampaikan, anggota maupun keluarga anggota yang berminat mengikuti kegiatan tersebut dapat mendaftarkan diri melalui staf PWI Lampung Selatan.

“Anggota maupun keluarga anggota PWI Lampung Selatan yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan PWI Half Marathon dipersilakan mendaftarkan diri melalui staf PWI Lampung Selatan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PWI Lampung Selatan, Edwin Apriandi, menegaskan pentingnya menjaga komunikasi, koordinasi, dan kebersamaan dalam menjalankan roda organisasi.

Menurut Edwin, PWI sebagai organisasi profesi wartawan tidak hanya dituntut mampu menjalankan program kerja, tetapi juga harus memiliki fondasi kebersamaan yang kuat di antara pengurus dan anggota.

“Soliditas menjadi modal utama dalam menjalankan roda organisasi. Karena itu, setiap agenda harus dibangun melalui komunikasi, kebersamaan, dan kesepakatan bersama,” tegasnya.

Ia berharap seluruh anggota PWI Lampung Selatan terus menjaga kekompakan dan berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan organisasi. Menurutnya, keberhasilan agenda organisasi tidak hanya diukur dari terlaksananya kegiatan, tetapi juga dari kemampuan seluruh elemen untuk bekerja sama dan bertanggung jawab terhadap keputusan bersama.

Senada dengan hal tersebut, Dewan Penasehat PWI Lampung Selatan, Rudi Apriadi, KM, mengingatkan bahwa perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam organisasi. Namun, perbedaan tersebut harus menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi, bukan penghambat persatuan.

“Organisasi ini milik bersama. Karena itu, mari kita jaga kekompakan, saling mendukung, dan tetap mengedepankan kepentingan organisasi,” pesannya.

Rudi berharap PWI Lampung Selatan dapat terus menjadi rumah bersama bagi para wartawan untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan profesionalisme, dan menjaga marwah organisasi.

Melalui rapat pleno diperluas tersebut, PWI Lampung Selatan menegaskan komitmennya untuk memperkuat soliditas internal sekaligus menyukseskan agenda organisasi di tingkat kabupaten maupun provinsi.

Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, seluruh pengurus dan anggota diharapkan dapat bergerak bersama dalam menjaga eksistensi PWI Lampung Selatan sebagai organisasi profesi wartawan yang solid, profesional, dan bermartabat. (Rls)

Featured

Optimalkan PAD 2027, Pemkab Lampung Selatan Perluas Basis Pajak dan Perketat Pengawasan

Published

on

Lampung Selatan,Dailynewslampung.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menyiapkan sejumlah strategi untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui perluasan basis penerimaan pajak, peningkatan kepatuhan wajib pajak, penguatan pengawasan, serta digitalisasi administrasi dan pemungutan.

Langkah tersebut dibahas dalam rapat penyusunan proyeksi target PAD Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2027 sekaligus pembahasan perubahan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, di Kantor Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Lampung Selatan, Selasa (27/10/2026).

Asisten Administrasi Umum Pemkab Lampung Selatan, Edy Firnandi, M.Si., menegaskan bahwa optimalisasi penerimaan daerah tidak harus dilakukan dengan menaikkan tarif pajak dan retribusi. Kebijakan tersebut, kata dia, perlu mempertimbangkan kemampuan ekonomi masyarakat, daya beli, serta keberlangsungan dunia usaha.

“Optimalisasi penerimaan daerah tidak semata-mata dilakukan melalui kenaikan tarif,” kata Edy dalam rapat tersebut.

Rapat dipimpin Kepala BPPRD Lampung Selatan, Iwan Chandra Gautama, S.E., M.M., dan dihadiri perwakilan 14 organisasi perangkat daerah (OPD) pengelola retribusi.

Iwan menjelaskan, perubahan Perda Nomor 1 Tahun 2024 mengacu pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah serta Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2023.

Proses penyusunan perubahan regulasi dilakukan melalui pengkajian materi, penyelarasan kebijakan, penyusunan naskah akademik, serta koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri.

Menurut Iwan, proyeksi tambahan PAD harus disusun berdasarkan potensi riil daerah, tingkat kepatuhan wajib pajak, kondisi perekonomian masyarakat, serta evaluasi penerimaan dari setiap jenis pajak dan retribusi.

Dalam Perubahan APBD (P-APBD) 2026, target PAD Lampung Selatan ditetapkan sebesar Rp274 miliar. Hingga 27 Oktober 2026, realisasi pajak daerah tercatat mencapai Rp238,2 miliar atau sekitar 86,76 persen dari target tersebut.

Untuk mendorong peningkatan penerimaan hingga akhir tahun, BPPRD menyiapkan strategi ekstensifikasi dan intensifikasi pajak.

Ekstensifikasi dilakukan dengan memperluas basis wajib pajak melalui pendataan potensi yang belum tergarap. Salah satu sasaran yang disebutkan adalah usaha kafe di gerai minimarket serta pengenaan pajak atas tenaga listrik bagi perusahaan yang menggunakan batu bara sebagai sumber energi, sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, intensifikasi dilakukan melalui optimalisasi pengawasan dan pemungutan pajak dari objek yang telah terdaftar. Upaya tersebut antara lain menyasar pajak barang dan jasa tertentu (PBJT) atas makanan dan minuman dari instansi vertikal atau instansi pemerintah di luar Pemkab Lampung Selatan yang melakukan pengadaan konsumsi, serta evaluasi dan penilaian kembali objek Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Selain pajak daerah dan retribusi, BPPRD juga mencatat perkembangan penerimaan dari opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Hingga 27 Oktober 2026, realisasi opsen PKB mencapai Rp30,2 miliar atau sekitar 82 persen dari target Rp36,7 miliar. Sementara itu, realisasi BBNKB mencapai Rp31,4 miliar atau 88,5 persen dari target Rp33,5 miliar.

Iwan menegaskan, kebijakan pajak dan retribusi harus tetap memperhatikan kemampuan masyarakat, daya beli, kondisi perekonomian, perkembangan dunia usaha, dan iklim investasi.

“Peningkatan PAD bukan satu-satunya indikator keberhasilan, tetapi harus seimbang dengan pertumbuhan ekonomi, kualitas pelayanan publik, dan keberlangsungan aktivitas usaha,” tegasnya.

Dalam pembahasan perubahan Perda, Pemkab juga meninjau kembali sejumlah ketentuan mengenai jenis dan tarif retribusi daerah. Salah satu materi yang disempurnakan berkaitan dengan retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), termasuk pencantuman Standar Harga Satuan Tertinggi (SHST) dan penyesuaian tabel indeks sesuai dengan PP Nomor 16 Tahun 2021.

Selain itu, BPPRD mengumpulkan OPD pengelola retribusi untuk mengevaluasi kembali target penerimaan yang diusulkan agar lebih sesuai dengan potensi dan kondisi riil di lapangan.

Di sisi lain, Pemkab Lampung Selatan juga berupaya memperluas akses pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Salah satunya melalui pembangunan layanan Samsat Drive Thru di Kecamatan Natar yang direncanakan diluncurkan pada awal November 2026.

Kepala Bidang Pengembangan dan Penetapan BPPRD Lampung Selatan, Doni Oktora, mengatakan layanan tersebut disiapkan untuk memudahkan masyarakat Natar dan wilayah sekitarnya dalam membayar pajak kendaraan tanpa harus menempuh perjalanan ke Kalianda.

“Drive Thru yang dibangun di Natar direncanakan launching awal November 2026. Tujuannya memudahkan masyarakat Natar dan sekitarnya membayar pajak kendaraan, sekaligus memangkas jarak dan biaya perjalanan,” ujar Doni.

Ia menambahkan, pembangunan layanan tersebut merupakan inisiatif Pemkab Lampung Selatan yang dilakukan bekerja sama dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung.

Melalui perluasan basis pajak, evaluasi target retribusi, penguatan pengawasan, dan peningkatan akses pelayanan, Pemkab Lampung Selatan berharap penerimaan daerah dapat lebih optimal tanpa mengabaikan kemampuan masyarakat dan iklim usaha.(Red)

Continue Reading

Featured

Pererat Sinergi, Dinkes dan PWI Lampung Selatan Gelar Latihan Orado

Published

on

Lampung Selatan,Dailynewslampung.com— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Selatan bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung Selatan menggelar latihan bersama olahraga domino (Orado) di Rumah Dinas Kepala Dinas Kesehatan, Sabtu (24/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus upaya mempererat hubungan dan sinergi antara jajaran Dinkes Lampung Selatan dengan insan pers.

Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan, Devi Arminanto, menyambut langsung kedatangan pengurus dan anggota PWI Lampung Selatan. Ia mengapresiasi kegiatan olahraga bersama tersebut sebagai sarana membangun komunikasi yang positif di luar aktivitas kedinasan.

Menurut Devi, Orado tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga melatih konsentrasi, ketajaman berpikir, dan kesabaran.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat hubungan baik antara Dinkes dan PWI Lampung Selatan, sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam penyebarluasan informasi kesehatan kepada masyarakat.

“Semoga ke depannya kita bisa terus berkolaborasi, tidak hanya dalam olahraga, tetapi juga dalam menyebarkan informasi kesehatan yang akurat dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Devi.

Sementara itu, Dewan Penasihat PWI Lampung Selatan, Supradianto, menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan jajaran Dinkes Lampung Selatan.

Ia berharap kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menjaga dan mempererat silaturahmi antara insan pers dan pemerintah daerah.

“Kami merasa disambut seperti keluarga. Kami berharap silaturahmi ini terus dijaga dan dirawat bersama ke depannya,” kata Supradianto.

Latihan bersama tersebut berlangsung dalam suasana akrab. Para peserta mengikuti permainan domino sembari membangun komunikasi dan mempererat kebersamaan.

Melalui kegiatan ini, Dinkes dan PWI Lampung Selatan diharapkan dapat terus menjaga hubungan baik serta memperkuat kerja sama, khususnya dalam mendukung penyampaian informasi kesehatan yang akurat, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.(Red)

Continue Reading

Lampung Selatan

HUT ke-62 Golkar, Berbagi Kebahagiaan dengan 20 Anak Yatim Piatu

Published

on

Lampung Selatan, dailynewslampung – Perayaan hari ulang tahun bukan sekadar tentang bertambahnya usia, tetapi juga menjadi momentum untuk berbagi dan menebar kepedulian.

Semangat itulah yang mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golongan Karya (Golkar) yang digelar DPD Golkar Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (20/10/2026).

Di tengah suasana sederhana di aula kantor DPD Golkar Lampung Selatan, kebahagiaan dibagikan kepada 20 anak yatim-piatu melalui kegiatan santunan. Momen tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial partai terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Kegiatan tasyakuran itu dihadiri sejumlah anggota Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Lampung Selatan, jajaran pengurus DPD, pimpinan kecamatan, hingga pimpinan desa.

Ketua DPD Golkar Lampung Selatan, H. Agus Susanto, S.T., mengatakan peringatan HUT ke-62 tahun ini dilaksanakan secara sederhana dengan mengedepankan kegiatan sosial dan nilai kebersamaan.

Menurut Agus, rangkaian kegiatan diawali dengan ziarah ke makam pahlawan, dilanjutkan tasyakuran dan pemberian santunan kepada anak yatim-piatu.

“DPD Partai Golkar merayakan HUT ke-62 ini secara sederhana, yakni dengan ziarah ke makam pahlawan, tasyakuran, hingga memberikan santunan kepada 20 anak yatim-piatu,” ujar Agus.

Bagi Golkar Lampung Selatan, peringatan hari jadi tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial organisasi, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat kepedulian sosial dan mendekatkan diri kepada masyarakat.

Kepedulian itu pun tidak berhenti pada kegiatan yang berlangsung di kantor DPD. Agus menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan kegiatan bakti sosial lanjutan yang dijadwalkan pada 31 Oktober 2026 di Kecamatan Merbau Mataram.

Dalam kegiatan tersebut, Golkar Lampung Selatan berencana menggelar pasar murah, donor darah, serta sejumlah kegiatan sosial lainnya.

“Tidak hanya hari ini. Pada 31 Oktober nanti, di Merbau Mataram, kami juga akan melaksanakan pasar murah, donor darah, dan kegiatan sosial lainnya,” kata Agus, yang juga merupakan anggota DPRD Provinsi Lampung.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Golkar Lampung Selatan berharap kehadirannya dapat dirasakan masyarakat tidak hanya melalui aktivitas politik, tetapi juga lewat aksi nyata yang menyentuh kehidupan sosial.

Di sisi lain, Agus juga menyampaikan target politik partainya untuk menghadapi pemilu mendatang. Ia optimistis Golkar Lampung Selatan mampu meningkatkan perolehan kursi di DPRD Kabupaten Lampung Selatan.

“Kami optimistis menargetkan 10 kursi di DPRD Kabupaten Lampung Selatan pada pemilu mendatang,” tegasnya.

Peringatan HUT ke-62 ini menjadi momentum bagi Golkar Lampung Selatan untuk memadukan konsolidasi organisasi dengan kepedulian sosial. Di tengah target politik yang ingin dicapai, santunan kepada anak yatim-piatu dan rencana kegiatan sosial menjadi bagian dari upaya partai untuk terus hadir di tengah masyarakat. (Red)

Continue Reading

Trending