Connect with us

Ekonomi

Usung Konsep Baru, Lamsel Fest 2026 di Warnai Berbagai Ivent

Published

on

Lampung Selatan, dailynewslampung – Pesta UMKM, atraksi drift, parade budaya mancanegara, pemecahan rekor MURI melalui penyalaan 2.470 lentera, Night Lava Run, hingga konser musisi nasional akan menjadi bagian dari *Lamsel Fest 2026* yang berlangsung pada 10-15 November mendatang.

Mengusung tema *Spirit of Krakatoa*, festival terbesar di Kabupaten Lampung Selatan ini menghadirkan enam hari rangkaian kegiatan yang memadukan pemberdayaan UMKM lokal, otomotif, seni budaya, olahraga, dan musik dalam satu perhelatan.

Dipusatkan di Lapangan Korpri, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Lamsel Fest 2026 dikemas melalui empat agenda utama, yakni Pesta UMKM, Drift Show, Parade Budaya, dan Night Lava Run, yang dilengkapi berbagai kegiatan pendukung.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Selatan, Hendry Kurniawan, selaku Ketua Panitia Pelaksana Lamsel Fest 2026 mengatakan seluruh rangkaian kegiatan Lamsel Fest 2026, mulai dari Pesta UMKM, Night Lava Run hingga konser musik, dapat dinikmati masyarakat secara gratis tanpa dipungut biaya tiket masuk.

“Lamsel Fest 2026 mengusung tema _Spirit of Krakatoa_ dengan menghadirkan empat agenda utama dan berbagai kegiatan pendukung. Masyarakat dapat menikmati beragam atraksi dan hiburan secara gratis,” ujar Hendry, Rabu (4/11/2026).

Lamsel Fest 2026 menjadi salah satu agenda yang memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 Kabupaten Lampung Selatan.

Festival ini sekaligus dihadirkan sebagai kado ulang tahun bagi masyarakat, dengan menyuguhkan beragam hiburan serta memberi ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk dan menampilkan kekayaan seni budaya daerah.

Tak sekadar menghadirkan kemeriahan, Lamsel Fest 2026 juga menjadi wadah promosi pariwisata dan pengembangan ekonomi kreatif, sekaligus membuka peluang bagi potensi lokal untuk semakin dikenal dan berkembang.

*Hari Pertama hingga Keenam: Pesta UMKM dan Seni Budaya Lokal*

Rangkaian Lamsel Fest 2026 akan diawali dengan Pesta UMKM yang berlangsung selama enam hari, mulai 10 hingga 15 November 2026.

Kegiatan ini menjadi ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat yang lebih luas.

Khusus bagi UMKM lokal Lampung Selatan, Pemkab Lampung Selatan menyediakan stan secara gratis tanpa biaya sewa. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk memasarkan produk, memperluas jangkauan pemasaran, sekaligus menjangkau lebih banyak calon pembeli selama festival berlangsung.

Tidak hanya memberikan ruang bagi pelaku usaha, festival ini juga menjadi wadah bagi Dewan Kesenian Lampung Selatan, musisi lokal, serta kelompok seni budaya dari berbagai kecamatan untuk berekspresi dan menampilkan kreativitas mereka.

Kehadiran para pegiat seni tersebut diharapkan turut memperkaya rangkaian acara sekaligus memperkenalkan potensi seni dan budaya daerah kepada pengunjung.

Hendry mengatakan keterlibatan pelaku UMKM dan pegiat seni lokal menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan Lamsel Fest 2026. Melalui festival ini, pemerintah daerah ingin memperluas kesempatan bagi produk lokal dan kreativitas masyarakat untuk dikenal publik.

“Lamsel Fest 2026 bukan hanya menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga kesempatan bagi pelaku UMKM dan seniman lokal untuk menunjukkan potensi serta karya mereka. Kami ingin produk dan kekayaan seni budaya Lampung Selatan semakin dikenal, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Hendry.

*Hari Keempat: Atraksi Drift, Peluncuran Program, dan Konser Musik*

Memasuki Jumat (13/11/2026), kemeriahan festival berlanjut dengan *Drift Show* di Lapangan Korpri yang dijadwalkan mulai pukul 19.20 WIB. Pertunjukan ini akan menghadirkan sejumlah atraksi otomotif, termasuk penampilan Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan sekaligus Utusan Khusus Presiden (UKP) Pariwisata, Zita Anjani.

Zita dijadwalkan mengendarai mobil dalam pertunjukan _solo drift_ dengan menampilkan manuver donat dan angka delapan. Atraksi tersebut juga akan melibatkan drifter nasional Akbar Rais bersama Vamella.

Tidak hanya menyuguhkan hiburan otomotif, hari keempat festival juga menjadi momentum peluncuran sejumlah program dan identitas daerah, yakni City Branding, Halo Lamsel, dan pemenang Desa HELAU. Peluncuran program tersebut dijadwalkan berlangsung setelah acara dibuka secara resmi oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama.

“Kami akan meluncurkan program City Branding, Halo Lamsel, dan pengumuman pemenang Desa HELAU. Ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan berbagai inisiatif yang memperkuat pelayanan sekaligus memperkenalkan identitas Lampung Selatan,” kata Hendry.

Setelah rangkaian atraksi dan peluncuran program, pengunjung akan disuguhi penampilan Maskaryoo, Souljah, dan The Changcuters di panggung utama Festival Musik. Perpaduan otomotif, inovasi pelayanan, dan hiburan musik tersebut menjadi salah satu suguhan utama Lamsel Fest 2026.

*Hari Kelima: Parade Budaya Mancanegara dan Rekor MURI 2.470 Lentera*

Pada Sabtu (14/11/2026), perhatian pengunjung akan tertuju pada *Parade Budaya* yang menghadirkan perpaduan tradisi lokal dan pertunjukan seni budaya internasional.

Rangkaian kegiatan diawali dengan _riding scooter_ yang melibatkan sekitar 50 anggota komunitas Vespa. Mereka akan menempuh rute dari Lamban Rakyat menuju Kantor Bupati Lampung Selatan. Kegiatan ini dijadwalkan mulai pukul 16.30 WIB.

Selanjutnya, kemeriahan berlanjut dengan pertunjukan seni budaya internasional melalui kegiatan _International Council of Organizations of Folklore Festivals and Folk Arts_ (CIOFF). Agenda ini melibatkan delegasi dari Korea Selatan, Rusia, Polandia, Bulgaria, dan Indonesia yang akan menampilkan kekayaan seni dan budaya masing-masing.

Memasuki acara utama sekitar pukul 19.40 WIB, parade akan menampilkan kekayaan budaya Lampung Selatan melalui partisipasi tujuh marga, parade umbul-umbul, delegasi empat negara, pertunjukan teatrikal, serta Tari Tuping.

Rangkaian tersebut juga akan diwarnai upaya pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui penyalaan 2.470 lentera yang melibatkan sekitar 2.500 peserta.

Hendry mengatakan, Parade Budaya menjadi salah satu upaya memperkenalkan kekayaan tradisi dan identitas daerah kepada masyarakat yang lebih luas.

Perpaduan budaya lokal dan internasional diharapkan menghadirkan pertunjukan yang berkesan sekaligus memperkuat daya tarik festival.

“Parade Budaya menjadi salah satu daya tarik utama Lamsel Fest 2026. Kekayaan tradisi daerah akan ditampilkan bersama pertunjukan budaya internasional, dengan melibatkan sekitar 2.500 peserta serta agenda pemecahan rekor MURI melalui penyalaan 2.470 lentera. Kami ingin menghadirkan pengalaman budaya yang berkesan,” kata Hendry.

Parade Budaya ini juga dijadwalkan dihadiri sejumlah duta besar negara sahabat, Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia Zulkifli Hasan, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, Gubernur Lampung, serta tokoh nasional lainnya.

Setelah rangkaian pertunjukan budaya, kemeriahan hari kelima akan berlanjut melalui Festival Musik yang menghadirkan Grupie, Dewa 19 Experience, dan Al Ghazali.

*Hari Keenam: Night Lava Run dan Malam Puncak*

Memasuki hari terakhir, Minggu (15/11/2026), Lamsel Fest 2026 akan menghadirkan kegiatan olahraga *Night Lava Run* dengan titik start dan finish di depan Kantor Bupati Lampung Selatan. Kegiatan ini dijadwalkan dimulai pukul 18.10 WIB.

Setelah seluruh peserta menyelesaikan rute lari, rangkaian acara dilanjutkan dengan pengumuman pemenang dan pembagian _doorprize_.

Berikutnya, panggung Lamsel Fest 2026 akan menghadirkan Fashion Show dengan peraga perempuan dari kalangan masyarakat, bukan model profesional.

Mereka merupakan sosok yang sehari-hari berjuang mencari nafkah bagi keluarga. Kehadiran mereka diharapkan menginspirasi perempuan lain untuk tampil percaya diri dan berani menunjukkan potensi diri.

Malam puncak festival juga akan dimeriahkan oleh penampilan Hanaya, D’Masiv, Ndarboy, dan Nathalia Holscher. Seluruh rangkaian acara kemudian mencapai puncaknya melalui sambutan Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama sekaligus prosesi _grand closing_.

Suasana penutupan akan semakin semarak dengan suguhan _special effect_ dan pertunjukan kembang api yang menandai berakhirnya seluruh rangkaian Lamsel Fest 2026.

Di tengah beragam atraksi dan hiburan tersebut, Pesta UMKM juga menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan Lamsel Fest 2026. Kehadirannya bukan sekadar melengkapi kemeriahan festival, tetapi juga membuka ruang interaksi antara pelaku usaha lokal dan pengunjung. Melalui kegiatan ini, produk-produk unggulan daerah diharapkan semakin dikenal, sekaligus membuka peluang transaksi dan memperluas pasar bagi pelaku UMKM.

Perpaduan atraksi otomotif, seni budaya, olahraga, musik, dan pemberdayaan ekonomi lokal menjadikan Lamsel Fest 2026 lebih dari sekadar perayaan hiburan. Dihadirkan sebagai kado bagi masyarakat, festival ini juga menjadi ruang promosi pariwisata dan penguatan ekonomi kreatif yang bertumpu pada potensi lokal Lampung Selatan.

Hendry Kurniawan menegaskan bahwa Lamsel Fest tidak hanya dirancang sebagai perhelatan sesaat. Festival tersebut akan terus dikembangkan menjadi agenda berkelanjutan untuk memperkuat daya tarik pariwisata daerah.

“Lamsel Fest 2026 tidak hanya menjadi perhelatan sesaat, tetapi akan terus dikembangkan sebagai agenda berkelanjutan untuk meningkatkan pariwisata Lampung Selatan. Kami ingin festival ini tumbuh semakin besar dan mampu sejajar dengan festival-festival unggulan lainnya di Indonesia,” kata Hendry.

Ia juga mengimbau masyarakat dan seluruh pihak yang terlibat maupun hadir untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan selama rangkaian kegiatan berlangsung. Menurutnya, dukungan dan kerja sama semua pihak menjadi penting agar Lamsel Fest 2026 berjalan lancar, tertib, dan aman hingga acara penutupan.

“Kami mengajak masyarakat dan seluruh pihak untuk menjaga ketertiban, keamanan, serta kenyamanan selama Lamsel Fest 2026 berlangsung, sehingga seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan dapat dinikmati bersama,” pesan Hendry. (Rd)

Ekonomi

Perkuat Sinergi, PWI Lampung Selatan dan Grand Elty Krakatoa Kolaborasi Dongkrak Pariwisata Daerah

Published

on

Lampung Selatan, dailynewslampung – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lampung Selatan terus memperkuat hubungan kemitraan dengan berbagai pihak dalam upaya mendorong kemajuan daerah, khususnya di sektor pariwisata.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan silaturahmi jajaran pengurus PWI Lampung Selatan ke manajemen Grand Elty Krakatoa yang berlangsung di Bambu Resto, kompleks Grand Elty Krakatoa, Rabu (30/9/2026).

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan tersebut juga membahas peluang penguatan sinergi antara insan pers dan pelaku usaha pariwisata di Kabupaten Lampung Selatan.

Rombongan PWI Lampung Selatan dipimpin langsung Ketua PWI Lampung Selatan Edwin Apriandi, didampingi Sekretaris Desi Habibie, Wakil Ketua Bidang Organisasi Nyoman Subagio, Ketua SIWO Iwan J. Sastra, Seksi Hankam Kartono, serta sejumlah anggota PWI Lampung Selatan.

Kehadiran rombongan disambut General Manager Grand Elty Krakatoa, Bagus Dewa Karuniawan.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas penguatan kerja sama dan sinergi jangka panjang, khususnya dalam mendukung promosi sektor pariwisata dan membuka peluang kolaborasi untuk pengembangan potensi serta bisnis lokal di Lampung Selatan.

Ketua PWI Lampung Selatan Edwin Apriandi mengatakan, hubungan baik antara PWI dan Grand Elty Krakatoa diharapkan dapat terus dikembangkan melalui berbagai bentuk kolaborasi yang memberikan manfaat bagi daerah.

«“Kami berharap sinergi yang baik ini tidak hanya berhenti di sini, melainkan terus berjalan secara berkelanjutan demi kemajuan sektor pariwisata di Lampung Selatan,” ujar Edwin.»

Sementara itu, General Manager Grand Elty Krakatoa Bagus Dewa Karuniawan menyampaikan apresiasi atas kunjungan jajaran PWI Lampung Selatan.

Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin selama ini dapat semakin diperkuat melalui kerja sama yang produktif dan memberikan dampak positif bagi perkembangan pariwisata serta perekonomian daerah.

Silaturahmi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan membuka ruang kolaborasi antara PWI Lampung Selatan dengan Grand Elty Krakatoa.

Melalui sinergi tersebut, kedua pihak diharapkan dapat bersama-sama berkontribusi dalam memperkenalkan potensi wisata Lampung Selatan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. (Red)

Continue Reading

Ekonomi

Karang Taruna Lampung Selatan Siapkan Got Talent 2026, Wadah Talenta Muda Unjuk Bakat

Published

on

Lampung Selatan, dailynewslampung – Banyak talenta muda di Lampung Selatan dinilai masih membutuhkan ruang untuk tampil dan menunjukkan kemampuan.

Menjawab kebutuhan tersebut, Karang Taruna Kabupaten Lampung Selatan bersiap menghadirkan Karang Taruna Got Talent 2026, sebuah panggung bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, kreativitas, sekaligus meraih prestasi.

Mengusung tema “Nyalakan Potensi, Tunjukkan Prestasi”, ajang tersebut dirancang tidak hanya sebagai kompetisi pencarian bakat, tetapi juga sebagai ruang yang mempertemukan berbagai potensi anak muda Lampung Selatan dalam satu panggung.

Rencana pelaksanaan Karang Taruna Got Talent 2026 dibahas dalam rapat di Ruang Rapat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Lampung Selatan, Selasa (29/9/2026).

Ketua Karang Taruna Kabupaten Lampung Selatan, Sahirul Hidayat, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya organisasi dalam memberikan ruang kepada generasi muda untuk mengembangkan potensi dan kreativitas.

Menurutnya, masih banyak anak muda di Lampung Selatan yang memiliki kemampuan di berbagai bidang, namun belum memperoleh kesempatan yang cukup untuk memperkenalkan bakat mereka kepada publik.

“Acara ini penting karena banyak talenta luar biasa di Lampung Selatan yang belum memiliki ruang yang layak. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada mereka untuk menunjukkan kemampuan dan prestasinya,” ujar Sahirul.

Karang Taruna Got Talent 2026 terbuka bagi beragam jenis talenta. Peserta dapat mengikuti kategori vokal solo, duet maupun grup, tari tradisional, modern dan kreasi, hingga musik instrumental, akustik dan tradisional.

Ruang kreativitas juga dibuka bagi peserta yang memiliki kemampuan seni peran dan komedi, seperti monolog, puisi dan stand up comedy. Selain itu, bakat unik seperti sulap, beatbox dan berbagai atraksi kreatif lainnya juga dapat ditampilkan.

Rangkaian kegiatan akan dimulai dengan pendaftaran yang dibuka pada 21 September hingga 7 Oktober 2026, dengan biaya pendaftaran Rp50 ribu.

Peserta selanjutnya mengikuti verifikasi dan technical meeting pada 8-9 Oktober, kemudian audisi live show pada 10-18 Oktober dan semifinal pada 19-23 Oktober 2026.

Puncak kegiatan atau grand final dijadwalkan berlangsung pada 25 Oktober 2026 di Lapangan Cipta Karya, Kalianda.

Tidak hanya menghadirkan kompetisi bakat, kegiatan tersebut juga akan diramaikan sejumlah agenda pendukung, antara lain wahana permainan, pasar malam, pasar murah serta pelibatan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Sejumlah kegiatan sosial juga disiapkan sebagai bagian dari rangkaian agenda Karang Taruna tahun ini.

Untuk memberikan apresiasi kepada peserta, panitia menyiapkan hadiah bagi para pemenang. Juara pertama memperoleh uang pembinaan Rp2,5 juta beserta trofi dan sertifikat, juara kedua Rp2 juta, serta juara ketiga Rp1,5 juta yang masing-masing juga dilengkapi trofi dan sertifikat.

Selain tiga juara utama, panitia menyediakan hadiah Rp750 ribu untuk kategori juara favorit berdasarkan voting penonton dan Rp750 ribu untuk kategori best performance.

Sahirul menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung rencana pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap dukungan juga dapat terus diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, khususnya Bupati Lampung Selatan selaku pembina utama Karang Taruna, bersama perangkat daerah terkait.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Lampung Selatan, M. Darmawan, meminta perangkat daerah memberikan dukungan sesuai kemampuan dan kewenangan masing-masing serta tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku.

Ia menilai Karang Taruna Got Talent 2026 sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan kreativitas.

“Kami minta kepada rekan-rekan perangkat daerah untuk mendukung sesuai dengan kemampuan. Kegiatan ini sangat mendukung program Pak Bupati, namun jangan sampai menyalahi aturan. Tetap harus berdasarkan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Melalui Karang Taruna Got Talent 2026, Lampung Selatan tidak hanya menyiapkan panggung pertunjukan, tetapi juga membuka ruang bagi anak muda untuk tampil percaya diri, mengasah kemampuan dan membawa potensi lokal ke ruang yang lebih luas.

Karang Taruna berharap ajang tersebut dapat menjadi salah satu wadah tumbuhnya talenta-talenta baru Lampung Selatan yang mampu mengembangkan prestasi sekaligus membawa nama baik daerah.

Continue Reading

Ekonomi

Pertumbuhan Ekonomi 5,71 Persen, Egi Ajak Kadin Perkuat Kolaborasi

Published

on

Lampung Selatan,dailynewslampung — Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama mendorong dunia usaha memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk memperluas dampak pertumbuhan ekonomi terhadap masyarakat.

Hal itu disampaikan Egi saat membuka Musyawarah Kabupaten (Muskab) VIII Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2026 di Senaya Beach, Kalianda, Kamis (17/9/2026).

Egi mengatakan, pertumbuhan ekonomi Lampung Selatan pada 2025 mencapai 5,71 persen dan menjadi yang tertinggi di Provinsi Lampung. Namun, capaian tersebut perlu diikuti dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui perluasan peluang usaha, lapangan kerja, dan pendapatan.

Menurut Egi, capaian pertumbuhan ekonomi perlu dilihat bersamaan dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Ia menyoroti masih tingginya angka kemiskinan yang menjadi salah satu pekerjaan rumah pemerintah daerah.

“Angka pertumbuhan ekonominya tertinggi di Provinsi Lampung dan juga angka kemiskinannya masih tinggi. Ini yang harus kita analisa bersama, kenapa seperti itu,” ujar Egi dalam sambutannya.

Karena itu, Egi menilai dunia usaha memiliki peran penting dalam memperluas manfaat pertumbuhan ekonomi. Pemerintah daerah, kata dia, membuka ruang kolaborasi dengan pelaku usaha dan pemangku kepentingan lainnya untuk mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, Muskab Kadin tidak hanya menjadi forum organisasi untuk memilih kepengurusan, tetapi juga momentum memperkuat sinergi antara dunia usaha dan pemerintah.

“Ini adalah momentum untuk memperkuat bagaimana dunia usaha yang ada di Kabupaten Lampung Selatan mampu meningkatkan sinergitasnya dengan seluruh stakeholder yang ada di Kabupaten Lampung Selatan,” katanya.

Egi juga meminta pemerintah dan dunia usaha mampu beradaptasi terhadap perubahan. Menurutnya, percepatan pembangunan membutuhkan kerja sama antara pemerintah dan pelaku usaha.

“Zaman semakin berubah dan kita harus mampu berakselerasi. Tergantung bagaimana kita melihatnya. Saya melihat dunia usaha dengan dunia politik atau dunia pemerintahan itu sama, seperti tutup botol dengan botol. Kalau bertemu, ini bisa klop,” ujarnya.

Sektor pertanian turut menjadi perhatian dalam pembahasan pertumbuhan ekonomi daerah. Egi menyebut sektor tersebut memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian Lampung Selatan.

Ia mengatakan, implementasi kebijakan dan program pemerintah pusat di bidang pertanian di daerah dapat turut mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi.

“Area pertanian ini memberikan dampak besar atau kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi di Lampung Selatan. Turunnya kebijakan dari pusat dengan keterkaitan program pertanian mampu membantu naiknya angka pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.

Egi menambahkan, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan akan terus menyelaraskan program daerah dengan kebijakan pemerintah pusat. Penyelarasan itu diarahkan agar pelaksanaan program pembangunan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Oleh karena itu, dalam pemerintahan saya dan Syaiful, prioritas utama adalah bagaimana Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menyusun program pemerintah pusat dan menjadi etalase kabupaten yang berhasil menyukseskan program,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Egi juga menempatkan Kadin sebagai mitra pemerintah dalam pengembangan dunia usaha dan perekonomian daerah. Ia membuka ruang bagi pelaku usaha untuk menyampaikan gagasan, masukan, maupun kritik terhadap kebijakan pembangunan.

Ia berharap Muskab VIII Kadin Lampung Selatan menghasilkan kepengurusan yang mampu menjalankan tanggung jawab organisasi sekaligus memperkuat kerja sama dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya.

“Saya berharap setelah Muskab ini, lahir kepengurusan yang mampu mengemban tanggung jawab, bisa berlari bersama menuju tujuan yang sama. Hari ini Lampung Selatan sangat terbuka dengan saran, masukan dan kritik,” kata Egi.

Muskab VIII Kadin Lampung Selatan Tahun 2026 mengusung tema “Membangun Sinergitas Bersama Stakeholder Menuju Lampung Selatan Maju.”

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Lampung Selatan Muhammad Syaiful Anwar, Ketua DPRD Lampung Selatan Erma Yusneli, Ketua Kadin Provinsi Lampung Muhammad Kadafi, serta anggota biasa dan luar biasa Kadin, asosiasi perusahaan, pengusaha, BUMN, BUMD, dan koperasi di Kabupaten Lampung Selatan. (Hrd)

Continue Reading

Trending