Connect with us

Featured

Sapi Kurban Presiden Prabowo Tiba di Jati Agung, Warga Karang Sari Haru dan Bersyukur

Published

on

Lampung Selatan, Dailynewslampung – Kebahagiaan mendalami warga Desa Karang Sari, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan. Rabu (27/5/2026), Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyerahkan secara langsung bantuan hewan kurban berupa satu ekor sapi berukuran raksasa dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Penyerahan sapi kurban berjenis Simmental Cross (Sapi Simpo) dengan bobot fantastis mencapai 1 ton 51 kilogram tersebut berlangsung khidmat di Masjid At-Taqwa, Desa Karang Sari. Kehadiran sapi berukuran jumbo ini langsung menarik perhatian dan memicu antusiasme luar biasa dari warga sekitar.

Saat menyerahkan hewan kurban tersebut secara simbolis kepada pengurus masjid dan tokoh masyarakat, Bupati Radityo Egi menyampaikan salam hangat sekaligus amanah langsung dari Presiden Prabowo.

“Selamat menikmati sapi kurban dari Bapak Presiden. Mewakili Bapak Presiden Republik Indonesia, hari ini saya menyerahkan satu ekor sapi hewan kurban beliau untuk warga Desa Karang Sari, Kecamatan Jati Agung. Salam hormat dan salam hangat dari Bapak Presiden untuk seluruh warga di sini,” ujar Radityo Egi.

Tidak hanya menyerahkan bantuan, dalam momen penuh kebersamaan tersebut Bupati Egi juga mengajak seluruh jemaah dan masyarakat yang hadir untuk mengumpulkan doa terbaik bagi jajaran kepemimpinan nasional.

“Doakan beliau (Presiden) dalam kondisi sehat terus, selalu dalam melindungi Allah SWT, dan diberikan kekuatan dalam menjalankan tugas-tugas negara. Semoga bantuan hewan kurban ini bisa menjadi berkah serta memberikan manfaat yang luas untuk seluruh warga yang ada di sini,” tambah Egi.

Perhatian besar dari pemerintah pusat dan daerah ini memicu haru warga. Anita, salah seorang warga Desa Karang Sari, tidak mampu menyembunyikan rasa syukur dan bahagianya saat melihat langsung sapi kurban kiriman Presiden tersebut.

Kami yakin dengan pengelolaan yang baik oleh panitia, semua warga di sini bisa mendapatkan bagian daging kurban secara merata. Terima kasih banyak kepada Bapak Bupati Egi dan juga Presiden Prabowo Subianto atas kepeduliannya kepada desa kami,” ungkap Anita.

Untuk menjamin keamanan konsumsi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui dinas terkait memastikan bahwa sapi Simmental Cross seberat 1.051 ton ini telah melewati pemeriksaan ketat. Sapi tersebut dinyatakan dalam kondisi sangat prima, sehat, dan telah memenuhi seluruh syariat Islam untuk disembelih pada Hari Raya Kurban. (Red)

Featured

Begawi Festival 2026 Jadi Ajang Promosi Budaya dan Pariwisata Lampung Selatan, Libatkan Ratusan Generasi Muda

Published

on

Lampung Selatan,Dailynewslampung– Begawi Festival 2026 yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Lampung (Unila) di Radin Inten Beach (eks Pantai Pasir Putih), Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, menjadi ajang promosi budaya, pelestarian lingkungan, dan pengembangan pariwisata daerah. Kegiatan yang mengusung tema “Akselerasi Generasi Muda dalam Harmonisasi dan Kreativitas terhadap Kelestarian Lingkungan di Bumi Siger Lampung” itu melibatkan ratusan mahasiswa, pelajar, dan relawan dari berbagai daerah.

Festival tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia Zulkifli Hasan, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung, tokoh adat, akademisi, mahasiswa, serta masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya Lampung sebagai fondasi pembentukan karakter generasi muda di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan daerah harus berjalan seiring dengan pelestarian identitas budaya.

“Kemajuan harus berjalan beriringan dengan pelestarian identitas daerah melalui penguatan falsafah hidup masyarakat Lampung, khususnya nilai-nilai Piil Pesenggiri, agar generasi muda tidak kehilangan jati dirinya,” ujar Mirza.

Sementara itu, Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengajak masyarakat Lampung terus menjaga persatuan melalui pelestarian adat dan budaya. Menurutnya, kekayaan budaya harus menjadi perekat persatuan sekaligus diwariskan kepada generasi mendatang.

“Tokoh-tokoh adat adalah pemersatu. Kekayaan adat dan budaya jangan sampai menjadi sumber perpecahan, tetapi harus menjadi kekuatan untuk mempersatukan masyarakat. Saya ingin masyarakat Lampung hidup setara, sejahtera, dan berkeadilan,” kata Zulkifli Hasan.

Selain itu, Zulkifli Hasan juga menyatakan dukungannya terhadap pengembangan sektor pariwisata dan penguatan ekonomi masyarakat melalui berbagai program pemerintah, termasuk pengembangan kawasan wisata dan koperasi desa.

Rangkaian Begawi Festival 2026 memadukan aksi peduli lingkungan dengan pertunjukan budaya khas Lampung yang menampilkan adat Sai Batin dan Pepadun. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus melestarikan warisan budaya Lampung kepada generasi muda.

Melalui penyelenggaraan festival ini, BEM Unila bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, tokoh adat, akademisi, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna mendorong pelestarian lingkungan, pengembangan pariwisata, serta pelestarian budaya secara berkelanjutan di Kabupaten Lampung Selatan.(Red)

 

Continue Reading

Bandarlampung

Lulus UKW ke-38, Dua Wartawan Perkuat SDM Profesional PWI Lampung Selatan

Published

on

Bandar Lampung, Dailynewslampung.com – Dua anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung Selatan, Ahmad Dini Eka Saputra dan Angga Prayoga, dinyatakan berkompeten dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW) ke-38 yang diselenggarakan PWI Lampung pada 9–10 Juli 2026.

Keduanya lulus pada jenjang Wartawan Muda setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pengujian yang dipimpin penguji bersertifikat dari Dewan Pers. Pada pelaksanaan UKW kali ini, sebanyak 36 wartawan mengikuti uji kompetensi, dengan 31 peserta dinyatakan berkompeten pada jenjang muda dan madya.

Ketua PWI Lampung Selatan, Edwin Apriandi, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan kedua anggotanya. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti komitmen organisasi dalam meningkatkan profesionalisme dan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik.

“Saya mengucapkan selamat kepada Ahmad Dini Eka Saputra dan Angga Prayoga atas keberhasilannya meraih sertifikat kompetensi. Semoga kompetensi yang telah diperoleh menjadi bekal untuk menghasilkan karya jurnalistik yang profesional, beretika, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Edwin di Balai Solfian Akhmad, Kantor PWI Lampung, Bandarlampung, Jumat (10/7/2026).

Dengan kelulusan tersebut, jumlah anggota PWI Lampung Selatan yang telah mengantongi sertifikat UKW kini mencapai 46 orang. Rinciannya terdiri atas lima Wartawan Utama, 13 Wartawan Madya, dan 28 Wartawan Muda.

Edwin mengatakan, pencapaian itu menjadi langkah penting dalam memperkuat kualitas organisasi sekaligus menjaga marwah profesi wartawan.

“Alhamdulillah, setiap pelaksanaan UKW selalu ada anggota PWI Lampung Selatan yang berhasil lulus. Ini menunjukkan semangat belajar dan meningkatkan kapasitas profesi terus tumbuh di kalangan anggota,” katanya.

Ia menegaskan, PWI Lampung Selatan akan terus mendorong seluruh anggotanya mengikuti UKW hingga seluruhnya memiliki sertifikat kompetensi. Saat ini masih terdapat belasan anggota yang belum mengikuti atau belum lulus UKW.

“Kami berharap dukungan pemerintah daerah, mitra, dan seluruh stakeholder agar target seluruh anggota PWI Lampung Selatan berkompetensi dapat segera terwujud,” ujarnya.

Edwin juga mengapresiasi konsistensi PWI Lampung yang terus menyelenggarakan UKW di tengah berbagai keterbatasan, baik dari sisi kuota maupun pembiayaan.

Sementara itu, Angga Prayoga mewakili peserta yang lulus mengaku bersyukur dapat menyelesaikan seluruh tahapan ujian yang meliputi 11 mata uji, mulai dari etika jurnalistik, teknik peliputan, penulisan berita hingga pemahaman regulasi pers.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian ujian bisa kami selesaikan dengan baik. Semoga ilmu dan sertifikat yang kami peroleh menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas dalam menjalankan profesi wartawan,” ujar Angga, didampingi Ahmad Dini Eka Saputra.

Di kesempatan yang sama, Ketua PWI Lampung, H. Wirahadikusumah, menegaskan bahwa sertifikat kompetensi bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam menjalankan profesi jurnalistik.

Menurutnya, kompetensi harus diwujudkan dalam praktik jurnalistik sehari-hari melalui kepatuhan terhadap kode etik, disiplin melakukan verifikasi, serta menyajikan informasi yang akurat kepada masyarakat.

“Berita itu harus fakta sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan jernih,” tegasnya. (Red)

Continue Reading

Bandarlampung

Tak Ada Lagi Alasan Biaya, Pemkot Bandar Lampung Pastikan Seluruh Anak Bersekolah Gratis di Sekolah Negeri

Published

on

Bandar Lampung, Dailynewslampung.com–Dunia pendidikan di Kota Bandar Lampung memasuki babak baru. Pemerintah Kota Bandar Lampung memastikan seluruh calon peserta didik tahun ajaran 2026/2027 akan tertampung di sekolah negeri tanpa harus dibebani biaya pendidikan.

Proses pemetaan peserta didik baru yang dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung telah rampung pada Kamis (9/7/2026). Hasilnya akan diumumkan pada Jumat (10/7/2026), sehingga setiap calon siswa dapat mengetahui sekolah tujuan masing-masing.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, M. Nur Ramdhan, mengatakan pemetaan dilakukan secara cermat agar seluruh anak memperoleh akses pendidikan yang sesuai dengan daya tampung sekolah sekaligus memastikan tidak ada peserta didik yang tertinggal.

Di balik proses tersebut, tersimpan komitmen besar Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam menghadirkan pendidikan yang benar-benar dapat diakses seluruh lapisan masyarakat. Atas arahan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana atau yang akrab disapa Bunda Eva, seluruh sekolah negeri tingkat SD maupun SMP dilarang memungut biaya dalam bentuk apa pun.

“Bunda Eva menegaskan bahwa sekolah negeri di Kota Bandar Lampung tidak boleh memungut biaya gedung, uang pangkal, uang komite, maupun uang SPP. Pendidikan di sekolah negeri harus dapat dinikmati masyarakat tanpa beban biaya,” ujar M. Nur Ramdhan.

Kebijakan tersebut menjadi angin segar, terutama bagi keluarga yang selama ini khawatir terhadap biaya pendidikan. Pemerintah ingin memastikan kondisi ekonomi tidak lagi menjadi penghalang bagi anak-anak untuk mengenyam pendidikan.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga mengajak masyarakat berperan aktif mengawasi pelaksanaan kebijakan tersebut. Orang tua diminta segera melaporkan apabila menemukan adanya pungutan yang mengatasnamakan sekolah negeri agar dapat segera ditindaklanjuti.

Menurut M. Nur Ramdhan, kebijakan sekolah negeri gratis merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung di bawah kepemimpinan Wali Kota Eva Dwiana dalam menciptakan pendidikan yang merata, berkualitas, dan bebas biaya.

“Bunda Eva ingin seluruh warga, terutama masyarakat yang kurang mampu, dapat menyekolahkan anak-anaknya dengan tenang, nyaman, dan tanpa terbebani biaya. Tidak boleh ada anak yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan hanya karena alasan ekonomi,” tegasnya.

Melalui kebijakan tersebut, Pemkot Bandar Lampung berharap seluruh anak usia sekolah memperoleh hak pendidikan yang layak, sehingga tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap melanjutkan pembangunan daerah di masa depan.(Red)

Continue Reading

Trending