Connect with us

Featured

Tim Dosen Politeknik Negeri Lampung Luncurkan Program Inovatif Pemanfaatan Lahan Pekarangan

Published

on

Lampung Selatan – Dalam upaya mewujudkan masyarakat mandiri dan ramah lingkungan, tim dosen Politeknik Negeri Lampung (Polinela) meluncurkan program inovatif yang mengintegrasikan pemanfaatan lahan pekarangan, pengolahan sampah organik, serta penguatan ekonomi berbasis komunitas. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) 2025 ini diketuai oleh Marlinda Apriyani, S.P., M.P., dan menyasar Ikatan Keluarga Besar Istri (IKBI) PTPN I Regional 7 Kebun Kedaton, Lampung Selatan.
Program ini memiliki visi mewujudkan Kedaton Harmoni Alam sebagai model kebun sayur berkelanjutan berbasis prinsip zero waste. Langkah tersebut lahir sebagai respons atas tantangan yang dihadapi mitra, meskipun mereka telah menunjukkan inisiatif positif, seperti pembentukan kebun bersama seluas 1.200 m² dan kegiatan pemilahan sampah sejak Januari 2025.
“Pemilahan sampah sudah baik, tetapi belum ada tindak lanjut untuk sampah organiknya. Ini menjadi potensi besar yang belum dimanfaatkan,” ungkap Marlinda Apriyani.
Kebun Kedaton Harmoni Alam yang aktif sejak Maret 2025 telah menanam berbagai komoditas sayuran, seperti terong, cabai, pakcoy, kacang panjang, pare, dan kangkung. Namun, masih ada kendala berupa ketergantungan pada pupuk kimia serta keterbatasan dalam manajemen usaha dan pemasaran.
“Kami ingin membantu ibu-ibu tidak hanya bertani, tapi juga berwirausaha secara profesional,” tambah Marlinda. “Dengan memanfaatkan sampah dapur dan lahan pekarangan rumah, mereka bisa menghasilkan pupuk organik sendiri, menekan biaya produksi, sekaligus menghasilkan sayuran sehat bebas pestisida.”
Dalam pelatihan, para peserta mendapatkan materi mengenai teknik fermentasi sampah organik menggunakan bioaktivator EM4 dan molase, pembuatan kompos dalam karung maupun terpal, serta pembuatan pupuk organik cair (POC). Produk tersebut diharapkan dapat digunakan baik di kebun bersama maupun di pekarangan rumah masing-masing anggota.
Program PKM yang dilaksanakan dari Juni hingga November 2025 ini tidak hanya berfokus pada luaran fisik berupa pupuk organik dan toko online, melainkan juga pada transformasi sosial-ekonomi masyarakat. “Kami ingin ibu-ibu ini tidak hanya jadi petani, tapi juga pengusaha, edukator, dan agen perubahan lingkungan,” ujar  Tim Dosen Polinela”.
• Marlinda Apriyani, S.P.,
•Dita Pratiwi, S.P., M.Si
•Tunjung Andarwangi, S.P., M.Si
•Intan Andya Bellapama, S.P., M.Si
•Dini Safitri, S.A.B., M.Si
•Winda Kartika, M.A.B
Ke depan, Kedaton Harmoni Alam diharapkan menjadi lumbung pangan keluarga sekaligus pusat edukasi pertanian organik dan pengelolaan sampah. “Ini bukan sekadar kebun, tapi gerakan keberlanjutan yang dimulai dari dapur dan pekarangan rumah,” tutup Marlinda.
Dengan menggabungkan ilmu pengetahuan, teknologi tepat guna, serta pemberdayaan perempuan, program PKM Polinela menjadi bukti nyata bahwa kampus hadir tidak hanya di ruang kuliah, tetapi juga di tengah-tengah masyarakat untuk membawa perubahan berkelanjutan. Terima kasih kepada Politeknik Negeri Lampung (Polinela) dan Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M).

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bandarlampung

Pelindo Regional 2 Panjang Berbagi Berkah Ramadhan, Santuni 125 Anak Yatim

Published

on

Bandar Lampung, DL – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang menggelar berbagai kegiatan sosial dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Melalui program Pelindo Berbagi Ramadha, perusahaan menyalurkan santunan anak yatim, paket sembako, hingga takjil gratis bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional pelabuhan.

Kegiatan yang merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan ini difokuskan untuk membantu masyarakat sekitar Pelabuhan Panjang, Kota Bandar Lampung.

General Manager Pelindo Regional 2 Panjang, Hardianto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan.

“Melalui program Pelindo Berbagi Ramadhan ini, Pelindo Regional 2 Panjang ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekitar wilayah operasional pelabuhan, khususnya anak-anak yatim dan warga yang membutuhkan. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta menambah keberkahan di bulan suci Ramadhan,” kata Hardianto dalam keterangan tertulis, Senin (16/3/2026).

Dalam program tersebut, Pelindo Regional 2 Panjang menyalurkan santunan kepada 125 anak yatim yang berasal dari panti asuhan di sekitar Bandar Lampung serta anak-anak yatim yang tinggal di lingkungan sekitar Pelabuhan Panjang.

Selain santunan anak yatim, perusahaan juga membagikan 1.500 paket sembako gratis kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut diberikan kepada Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), anak yatim, serta panti asuhan yang berada di sekitar wilayah operasional pelabuhan.

Tak hanya itu, sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa, Pelindo Regional 2 Panjang turut membagikan 900 paket takjil gratis kepada masyarakat di sekitar kantor cabang dan area dermaga pelabuhan.

Hardianto menegaskan, perusahaan berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui berbagai program sosial yang berkelanjutan.

“Pelindo berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekitar pelabuhan melalui berbagai program sosial yang berkelanjutan. Kami ingin memastikan bahwa keberadaan Pelindo tidak hanya memberikan dampak ekonomi melalui aktivitas kepelabuhanan, tetapi juga memberikan manfaat sosial bagi masyarakat di sekitar pelabuhan,” ujarnya.

Secara nasional, kegiatan ini merupakan bagian dari program Ramadhan yang dilaksanakan oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero) di seluruh wilayah operasional perusahaan.

Melalui program tersebut, Pelindo secara nasional menyalurkan 7.710 santunan anak yatim, 54.375 paket sembako gratis, serta 35.400 paket takjil kepada masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.

Continue Reading

Ekonomi

Penumpang Penyeberangan Jawa–Sumatera pada H-8 Lebaran 2026 Turun

Published

on

Merak, dailynewslampung Jumlah penumpang yang menyeberang dari Pulau Jawa ke Sumatera pada H-8 Angkutan Lebaran 2026 mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan data Posko Merak yang mencakup Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara selama 24 jam pada 13 Januari 2026 pukul 00.00 hingga 23.59 WIB, tercatat sebanyak 219 trip kapal beroperasi.

Total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H-8 mencapai 50.362 orang atau turun 23,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 65.554 orang.

Sementara itu, kendaraan roda dua tercatat sebanyak 1.431 unit atau turun 49,6 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai 2.840 unit. Kendaraan roda empat sebanyak 6.380 unit atau turun 9 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 7.008 unit.

Untuk kendaraan logistik, jumlah truk yang menyeberang tercatat 3.252 unit atau turun 18,3 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 3.979 unit. Sedangkan bus yang menyeberang tercatat 503 unit atau turun 32,9 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 750 unit.

Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui tiga pelabuhan tersebut mencapai 11.566 unit atau turun 20,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 14.577 unit.

Adapun akumulasi pergerakan penumpang dari H-10 hingga H-8 tercatat sebanyak 126.276 orang atau turun 18,6 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 155.161 orang. Total kendaraan pada periode yang sama tercatat 31.390 unit atau turun 13 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 36.091 unit.

Sementara itu, arus penyeberangan dari Sumatera ke Jawa juga mengalami penurunan.

Berdasarkan data Posko Bakauheni pada periode yang sama, jumlah trip kapal yang beroperasi tercatat sebanyak 125 trip.

Total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu pada H-8 mencapai 36.827 orang atau turun 3,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 38.091 orang.

Jumlah kendaraan roda dua tercatat 528 unit atau turun 33,3 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 792 unit. Kendaraan roda empat tercatat 3.458 unit atau turun 12,3 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 3.942 unit.

Berbeda dengan kendaraan lainnya, jumlah truk justru mengalami kenaikan menjadi 3.394 unit atau naik 9,1 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 3.110 unit. Sementara itu, jumlah bus tercatat 537 unit atau turun 6,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 506 unit.

Total kendaraan yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H-8 tercatat sebanyak 7.917 unit atau turun 5,2 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 8.350 unit.

Adapun total penumpang dari H-10 hingga H-8 tercatat 97.385 orang atau turun 9,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 107.541 orang. Total kendaraan pada periode tersebut mencapai 23.018 unit atau turun 3,1 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 23.766 unit. (Red)

Continue Reading

Bandarlampung

Pemkot Bandar Lampung Siap Perbaiki Jalan Rusak Tirtayasa Tahun Ini

Published

on

DAILYNEWSLAMPUNG – BANDAR LAMPUNG : Warga Kecamatan Sukabumi akhirnya mendapat kepastian terkait perbaikan ruas Jalan Pangeran Tirtayasa yang selama ini dikeluhkan karena mengalami kerusakan cukup parah. Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana menegaskan bahwa perbaikan jalan tersebut akan dilaksanakan pada tahun 2026.

Kepastian itu disampaikan Eva Dwiana saat menghadiri kegiatan Safari Ramadan di Masjid Al Barokah, Gang Rewok, Kecamatan Sukabumi, Rabu (4/3/2026). “Jalan Tirtayasa insyaallah tahun ini akan diperbaiki, secepatnya. Doakan saja Pemkot Bandar Lampung terus meningkat pendapatannya agar dapat melanjutkan program-program pembangunan untuk masyarakat,” ujarnya di hadapan jamaah yang hadir.

Selain menyampaikan rencana perbaikan jalan, Pemerintah Kota Bandar Lampung juga menyalurkan bantuan dana hibah sebesar Rp50 juta kepada pengurus Masjid Al Barokah. Bantuan tersebut diperuntukkan untuk meningkatkan kenyamanan ibadah masyarakat, di antaranya untuk pembelian fasilitas pendingin ruangan (AC) serta pembangunan area tempat wudu yang lebih memadai.

Kegiatan Safari Ramadan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Wali Kota Bandar Lampung tampak berinteraksi langsung dengan warga dan jamaah yang hadir di masjid. Bahkan, saat waktu berbuka puasa tiba, Eva Dwiana turut membaur bersama masyarakat menikmati hidangan takjil dan menu berbuka puasa sederhana yang disiapkan oleh pengurus masjid dan warga sekitar.

Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung tidak hanya menyampaikan program pembangunan, tetapi juga mempererat hubungan dengan masyarakat di berbagai wilayah kota. Dalam kesempatan tersebut, Eva Dwiana yang akrab disapa Bunda Eva mengatakan perbaikan Jalan Pangeran Tirtayasa menjadi salah satu prioritas pembangunan infrastruktur Pemerintah Kota Bandar Lampung tahun ini. (DNL/Ma)

Continue Reading

Trending