Connect with us

Featured

Sebagai Pengamat Dari Akademisi, Dedi Hermawan Diminta Jangan Asbun di Media

Published

on

LAMPUNG SELATAN, DNL : Pemerhati Sosial, Ricky Oktoro Wiwoho meminta Pengamat Kebijakan Publik Unila, Dedi Hermawan tidak asal bunyi (Asbun) berkoar-koar di media menuding salah satu kepala daerah adalah seseorang yang anti kritik.

Didalam artikel yang dilansir oleh detikSumbagsel pada Sabtu 18 Mei 2024 lalu, Dedi juga menuduh kepala daerah itu bereaksi dengan menyerang personal warga yang menyampaikan kritik jalan rusak di Lampung Selatan.

Tidak sampai disitu, bahkan Dedi kembali menuding pemerintah daerah tersebut mengerahkan buzzer di media sosial untuk menyerang pengkritik sebagai upaya menutupi kinerja yang buruk.

“Katanya akademisi, kok terkesan asbun (Asal bunyi). Apa dasarnya tuduhan yang menyebutkan anti kritik hingga menyerang personal pengkritik? Apa buktinya? Apa hanya berasal dari keterangan sepihak warga tersebut yang katanya selebgram itu? Atau hal itu hanya sebatas asumsi pribadi belaka,” ujar Ricky Oktoro Wiwoho kepada wartawan, Selasa 21 Mei 2024.

“Atau juga, agar sedikit lebih keren sesuai dengan kapasitas, bahwa tuduhan-tuduhan itu merupakan kesimpulan atas riset yang sudah dilakukan sebelumnya? Atau jangan-jangan ini hanya sebuah upaya pembunuhan karakter yang dilakukan dengan cara sistematis yang juga dicukongi oleh sebuah kekuatan besar?” Imbuhnya.

Ricky menilai, apa yang disampaikan oleh wakil dekan bidang akademik dan kerjasama Universitas Lampung ini merupakan upaya penggiringan opini untuk mengkerdilkan seorang figur dalam kaitannya kepentingan tertentu, seperti politik.

“Ini kan tahun politik, semua paham lah. Tidak ada di dunia ini dilakukan dengan percuma, semuanya memiliki tendensi. Tidak ada yang namanya makan siang gratis.Tapi sayangnya hal ini dilakukan oleh seorang akademisi yang cukup terpandang,” katanya lagi.

Idealnya, terus warga Kecamatan Sidomulyo Lampung Selatan ini, Dedi Hermawan sebagai seorang pengamat agar dapat lebih objektif lagi dalam menyampaikan pendapat dan buah pikirannya.

Karena menurutnya, tudingan seperti itu yang tanpa data dan hanya berdasarkan dari keterangan sepihak dan asumsi pribadi belaka merupakan sebuah ‘kecelakaan intelektual”

“Sebelum mengeluarkan pendapat di media, mestinya sebagai seorang akademisi dapat pelajari dahulu, hal apa yang disampaikan untuk dikomentari. Kumpulkan informasi dan data sebanyak mungkin sebagai referensi. Jangan latah, hanya mengikuti apa yang disampaikan secara instan,” tuturnya.

Ricky juga menyampaikan, berdasarkan data dari Dinas PUPR dan Bappeda Kabupaten Lampung Selatan, jalan poros antara Kecamatan Katibung dan Merbau Mataram tersebut sudah tercover dalam usulan dan bakal dilaksanakan pembangunan pada 2025.

Masih berdasarkan sumber Pemkab Lamsel, sambungnya, jalan kabupaten sendiri di Lampung Selatan memiliki panjang kurang lebih sekitar 1.024 kilometer. Namun demikian, 230 kilometer diantaranya mengalami rusak berat.

“Jalan-jalan rusak tersebut sudah masuk perencanaan strategis dari Dinas PUPR, termasuk jalan poros penghubung 2 kecamatan yang sempat viral karena dijadikan tempat mandi oleh warga yang katanya selebgram,” ucapnya.

“Kemudian, berdasarkan data dari PUPR dan Bappeda Lamsel, 230 kilometer jalan yang rusak tersebut ditargetkan selesai pembangunannya pada 2025-2026.

Maka menjadi tak benar juga atas tudingan yang menyebutkan kritikan tersebut merupakan ekspresi atas macetnya saluran aspirasi konvensional.

Padahal faktanya, memang karena malas mencari data dan informasi dan menyukai sesuatu hal yang sensasional dan bombastis,” pungkas Ricky. (Kmf/Ma)

Featured

Pererat Sinergi, Dinkes dan PWI Lampung Selatan Gelar Latihan Orado

Published

on

Lampung Selatan,Dailynewslampung.com— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Selatan bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung Selatan menggelar latihan bersama olahraga domino (Orado) di Rumah Dinas Kepala Dinas Kesehatan, Sabtu (24/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus upaya mempererat hubungan dan sinergi antara jajaran Dinkes Lampung Selatan dengan insan pers.

Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan, Devi Arminanto, menyambut langsung kedatangan pengurus dan anggota PWI Lampung Selatan. Ia mengapresiasi kegiatan olahraga bersama tersebut sebagai sarana membangun komunikasi yang positif di luar aktivitas kedinasan.

Menurut Devi, Orado tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga melatih konsentrasi, ketajaman berpikir, dan kesabaran.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat hubungan baik antara Dinkes dan PWI Lampung Selatan, sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam penyebarluasan informasi kesehatan kepada masyarakat.

“Semoga ke depannya kita bisa terus berkolaborasi, tidak hanya dalam olahraga, tetapi juga dalam menyebarkan informasi kesehatan yang akurat dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Devi.

Sementara itu, Dewan Penasihat PWI Lampung Selatan, Supradianto, menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan jajaran Dinkes Lampung Selatan.

Ia berharap kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menjaga dan mempererat silaturahmi antara insan pers dan pemerintah daerah.

“Kami merasa disambut seperti keluarga. Kami berharap silaturahmi ini terus dijaga dan dirawat bersama ke depannya,” kata Supradianto.

Latihan bersama tersebut berlangsung dalam suasana akrab. Para peserta mengikuti permainan domino sembari membangun komunikasi dan mempererat kebersamaan.

Melalui kegiatan ini, Dinkes dan PWI Lampung Selatan diharapkan dapat terus menjaga hubungan baik serta memperkuat kerja sama, khususnya dalam mendukung penyampaian informasi kesehatan yang akurat, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.(Red)

Continue Reading

Featured

KADIN Lamsel Libatkan UMKM di Jambore American Jeep, Perluas Promosi Produk Lokal

Published

on

Lampung Selatan,Dailynewslampung.com– Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Lampung Selatan melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam kegiatan Jambore American Jeep yang berlangsung di Grand Elty, Lampung Selatan, pada 16–18 Oktober 2026.

Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari program kerja 100 hari KADIN Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Ketua KADIN, dr. Mahirrokhman Difa, untuk mendorong promosi produk lokal sekaligus memperluas peluang usaha bagi pelaku UMKM.

Melalui kegiatan yang dihadiri komunitas pencinta otomotif tersebut, pelaku UMKM mendapat kesempatan memperkenalkan produk mereka kepada peserta dan pengunjung. Momentum ini juga diharapkan dapat membuka akses pemasaran yang lebih luas bagi produk lokal.

Partisipasi UMKM dalam Jambore American Jeep merupakan salah satu upaya KADIN Lampung Selatan untuk memanfaatkan berbagai kegiatan publik sebagai ruang promosi dan pengembangan usaha.

Selain menjadi ajang berkumpulnya komunitas otomotif, kegiatan tersebut berpotensi menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku usaha lokal.

Sinergi antara sektor otomotif, pariwisata, dan UMKM diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah, khususnya melalui peningkatan promosi dan peluang penjualan produk lokal.

Melalui program kerja 100 hari, KADIN Lampung Selatan berupaya memperkuat peran dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan UMKM dan membangun kolaborasi dengan berbagai sektor.

Keterlibatan pelaku UMKM dalam Jambore American Jeep diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas kesempatan usaha sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di Kabupaten Lampung Selatan (Red)

Continue Reading

Featured

Ringankan Kerja Petani, Ruby Chairani Salurkan 9 Hand Traktor ke Lampung Selatan dan Tanggamus”

Published

on

Lampung Selatan,Dailynewslampung.com–  Dalam upaya mendukung produktivitas dan kesejahteraan petani terus dilakukan melalui penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian. Anggota Komisi X DPR RI, Ruby Chairani Syiffadia, B.A. (Hons), M.Sc., menyerahkan sembilan unit hand traktor kepada sejumlah kelompok tani di Desa Palembapang, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (17/10/2026).

Bantuan tersebut diharapkan dapat mempermudah petani dalam mengolah lahan, meningkatkan efisiensi kerja, serta mendorong peningkatan hasil pertanian.

Penyerahan bantuan turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Gerindra, Wahrul Fauzi Silalahi, S.H., Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan Ali Wardana, S.E., serta Penjabat (Pj.) Kepala Desa Palembapang Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan

Sembilan unit hand traktor itu disalurkan kepada kelompok tani di sejumlah wilayah, meliputi Kecamatan Kalianda, Penengahan, Sidomulyo, Tanjung Bintang, dan Natar di Kabupaten Lampung Selatan, serta Kecamatan Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus.

Anggota DPRD Provinsi Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi, mengapresiasi upaya Ruby dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya untuk mendukung kebutuhan petani.

Ia berharap bantuan tersebut dapat dirawat dan dimanfaatkan secara optimal sehingga memberikan manfaat nyata bagi kelompok tani penerima.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Ruby yang telah berjuang untuk masyarakat melalui aspirasi yang diperjuangkan. Saya berpesan kepada kelompok tani penerima agar bantuan ini dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi para petani,” kata Wahrul.

Sementara itu, Ruby Chairani Syiffadia mengatakan, bantuan hand traktor tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap petani agar proses pengolahan lahan dapat dilakukan secara lebih mudah dan efisien.

Menurutnya, petani memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan. Karena itu, dukungan terhadap sektor pertanian perlu terus diperkuat agar produktivitas meningkat dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

“Mudah-mudahan dengan bantuan ini, para petani dapat lebih mudah dalam mengolah lahan pertanian. Petani mempunyai peran penting dalam menjaga ketahanan pangan di Lampung Selatan. Ini adalah bukti nyata kerja keras kami untuk masyarakat agar perekonomian dapat meningkat,” ujar Ruby.

Ia berharap keberadaan alat pertanian tersebut tidak hanya membantu mempercepat pekerjaan petani, tetapi juga mendukung peningkatan hasil panen dan memperkuat perekonomian keluarga.

Manfaat bantuan itu juga dirasakan kelompok tani dari luar Lampung Selatan. Ali Sabrani, perwakilan Kelompok Tani Serasan 1 dari Kecamatan Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diterima kelompoknya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Ruby atas bantuan yang diberikan kepada kelompok tani kami. Bantuan ini akan kami gunakan untuk mendukung kegiatan pertanian dan meningkatkan hasil pertanian,” kata Ali.

Penyaluran sembilan unit hand traktor tersebut diharapkan dapat membantu kelompok tani penerima mengoptimalkan pengolahan lahan dan meningkatkan produktivitas pertanian, baik di Kabupaten Lampung Selatan maupun Kabupaten Tanggamus.

Dengan dukungan sarana pertanian yang memadai, petani diharapkan dapat bekerja lebih efektif, meningkatkan hasil produksi, serta berkontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat.(Red)

Continue Reading

Trending