Connect with us

Lampung Selatan

Debat Publik Pilkada Lamsel Ke 3 Penuh Suasana Provokatif

Published

on

Lampung Selatan, DNL : Debat ketiga sekaligus yang terakhir dalam rangkaian debat publik Pilkada Lampung Selatan 2024 berjalan penuh dengan suasana provokatif oleh salah satu paslon.

Bahkan acara yang dipandu oleh Tazkia dari RRI itu, pertanyaan ataupun tanggapan kerap keluar dari konteks yang bernada ofensif dan merendahkan memancing keriuhan para pendukung.

Acara debat itu sendiri disiarkan secara langsung melalui laman YouTube KPU Lampung Selatan dan saluran televisi swasta, Mitra TV melibatkan tiga panelis yaitu Dr. Dedy Yuliawan, S.E., M.Si., Dr. Heru Juabdin, M.Pd.I., dan Suroto, M.Pd, di Aula Utama Negeri Baru Resort (NBR) Kalianda, Sabtu malam 2 November 2024.

Seperti di segmen ke-4 dalam pertanyaan kedua oleh paslon 01, dijawab oleh paslon 02 dimulai dengan membuka dialog kepada penonton pendukungnya yang terkesan provokasi. Hal itu terus dilakukan oleh paslon 02 tidak hanya di awal pembuka jawaban maupun juga di sela-sela pertengahan jawaban.

“Aman kita jawab, tenang aja. Tenang aja kita jawab kok, gak usah khawatir. Kita jawab saudara-saudara, iya. Tenang kita gak,” ujar paslon 02.

“Harus memiliki hubungan dengan pusat yang baik, tenang pak, tenang aja, tenang dulu aja, saya gak jual-jual pusat melulu, walaupun itu kenyataan,” imbuh calon bupati yang notabene merupakan menantu dari Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.

Paslon 02 juga dinilai tidak memberikan jawaban objektif yang mana selalu ingin menonjolkan praktek KKN. Yakni hubungan baik dengan pusat karena faktor pribadi, bukannya jalur prestasi ataupun jalur sinkronisasi program pembangunan dengan pemerintah pusat. Paslon 02 juga bahkan, keluar dari konteks saat menyinggung hubungan dengan wakil bupati.

Namun demikian, tampaknya paslon 01 Nanang-Antoni tidak terpancing dengan upaya provokasi tersebut. Kedua paslon asli warga Lampung Selatan ini tampak tenang menanggapi serangan dari kubu 02 yang frontal. Bahkan keduanya menjawab pertanyaan ataupun tanggapan pada setiap segmen dengan lancar tidak terpengaruh oleh upaya provokatif.

“Dari awal kami sudah mendukung penuh pemekaran DOB, dengan menggandeng Unila untuk melakukan kajian secara ilmiah pemekaran DOB pada 2019 dengan anggaran Rp1 Miliyar. Hasilnya, pemekaran telah memenuhi syarat dan diusulkan 5 kecamatan dengan nama DOB, Kabupaten Bandar Lampung. Selanjutnya kami terus melakukan komunikasi dan koordinasi untuk pelaksanaan program, hibah keuangan, pelayanan pemerintahan, administrasi, kesehatan dan pendidikan. Termasuk penyerahan aset, infrastruktur, fasilitas publik dan SDA. Dukungan tersebut juga di implementasikan dalam regulasi dengan Perda Nomor 3 tahun 2024,” ucap calon Bupati Lampung Selatan nomor urut 01, Nanang Ermanto dalam menjawab pertanyaan terkait DOB pada segmen kedua.

Yang menarik, pada segmen 5 dengan tema memperkokoh NKRI dan Kebangsaan, pertanyaan wakil bupati 01 ke calon wakil bupati 02, yakni arus globalisasi dan modernisasi kerap melemahkan nilai-nilai nasionalisme, terutama untuk generasi muda, bagaimana strategi untuk menanganinya?

Namun cawabup 02, terlihat nge-blank saat menjawab pertanyaan 01 dengan jawaban melenceng dengan menyebut Pluritas (Toleransi Perbedaan) dan sempat jedah beberapa saat waktu menjawab yang kemudian lalu meralat kata Berkuasa menjadi Memerintah. Bahkan caleg Gerindra yang sempat 2 kali gagal berkompetisi ini meminta calon wakil bupati 01 mengulangi pertanyaan dengan alasan kurang jelas mendengar pertanyaan itu.

“Di lingkungan kita sudah banyak kelompok-kelompok yang menjaga tentang pluralitas tanpa mengorbankan modernisasi. Kami di NU menjaga pluralisme dan toleransi.Dan nanti pada saat kami berkuasa, tentu akan…..Memerintah maksudnya kalau kurang pas. Nanti kami memerintah di kabupaten Lampung Selatan akan membuat langkah-langkah strategis dalam rangka mengajak generasi kita, generasi penerus untuk dapat, eehh…..Saya tadi kurang denger pertanyaan terakhir itu,” ujar calon wakil bupati 02 yang selanjutnya diulang pertanyaan tersebut oleh calon wakil bupati 01.

Disisi lain, terdengar kabar terjadi insiden pelemparan batu di luar ruangan debat bagi para pendukung yang menyaksikan debat melalui monitor TV layar lebar. Seorang pendukung paslon 02 dikabarkan terluka akibat lemparan batu oleh orang yang tidak dikenal (OTK).

“Kami memastikan para pendukung kami untuk tertib, menjaga situasi yang aman, kondusif sejuk dan damai. Saya berharap jangan ada justifikasi kepada pihak tertentu sebagai pelakunya sebelum ada penyidikan dari pihak yang berwenang. Dalam situasi seperti ini, semua kemungkinan bisa saja terjadi, apalagi soal rekayasa. Dalam kesempatan ini, saya himbau kepada seluruh pendukung dan partisan paslon 01, Nanang Ermanto – Antoni Imam untuk tetap tenang dan jangan sampai terprovokasi oleh pihak-pihak yang bertanggung jawab,” kata Oki.

“Seluruh kabar, informasi ataupun berita yang diterima, harap dikoordinasikan kepada koordinatornya masing-masing. Hal ini untuk menghindari upaya provokasi, adu domba dan rekayasa dari pihak yang tidak bertanggung jawab,” ucap Liaison Officer (LO) Tim Nanang Ermanto, Pantra Agung Oki Riyanto, SH., MH, Minggu 3 November 2024.

(red)

Ekonomi

Perkuat Sinergi, PWI Lampung Selatan dan Grand Elty Krakatoa Kolaborasi Dongkrak Pariwisata Daerah

Published

on

Lampung Selatan, dailynewslampung – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lampung Selatan terus memperkuat hubungan kemitraan dengan berbagai pihak dalam upaya mendorong kemajuan daerah, khususnya di sektor pariwisata.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan silaturahmi jajaran pengurus PWI Lampung Selatan ke manajemen Grand Elty Krakatoa yang berlangsung di Bambu Resto, kompleks Grand Elty Krakatoa, Rabu (30/9/2026).

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan tersebut juga membahas peluang penguatan sinergi antara insan pers dan pelaku usaha pariwisata di Kabupaten Lampung Selatan.

Rombongan PWI Lampung Selatan dipimpin langsung Ketua PWI Lampung Selatan Edwin Apriandi, didampingi Sekretaris Desi Habibie, Wakil Ketua Bidang Organisasi Nyoman Subagio, Ketua SIWO Iwan J. Sastra, Seksi Hankam Kartono, serta sejumlah anggota PWI Lampung Selatan.

Kehadiran rombongan disambut General Manager Grand Elty Krakatoa, Bagus Dewa Karuniawan.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas penguatan kerja sama dan sinergi jangka panjang, khususnya dalam mendukung promosi sektor pariwisata dan membuka peluang kolaborasi untuk pengembangan potensi serta bisnis lokal di Lampung Selatan.

Ketua PWI Lampung Selatan Edwin Apriandi mengatakan, hubungan baik antara PWI dan Grand Elty Krakatoa diharapkan dapat terus dikembangkan melalui berbagai bentuk kolaborasi yang memberikan manfaat bagi daerah.

«“Kami berharap sinergi yang baik ini tidak hanya berhenti di sini, melainkan terus berjalan secara berkelanjutan demi kemajuan sektor pariwisata di Lampung Selatan,” ujar Edwin.»

Sementara itu, General Manager Grand Elty Krakatoa Bagus Dewa Karuniawan menyampaikan apresiasi atas kunjungan jajaran PWI Lampung Selatan.

Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin selama ini dapat semakin diperkuat melalui kerja sama yang produktif dan memberikan dampak positif bagi perkembangan pariwisata serta perekonomian daerah.

Silaturahmi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan membuka ruang kolaborasi antara PWI Lampung Selatan dengan Grand Elty Krakatoa.

Melalui sinergi tersebut, kedua pihak diharapkan dapat bersama-sama berkontribusi dalam memperkenalkan potensi wisata Lampung Selatan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. (Red)

Continue Reading

Ekonomi

Karang Taruna Lampung Selatan Siapkan Got Talent 2026, Wadah Talenta Muda Unjuk Bakat

Published

on

Lampung Selatan, dailynewslampung – Banyak talenta muda di Lampung Selatan dinilai masih membutuhkan ruang untuk tampil dan menunjukkan kemampuan.

Menjawab kebutuhan tersebut, Karang Taruna Kabupaten Lampung Selatan bersiap menghadirkan Karang Taruna Got Talent 2026, sebuah panggung bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, kreativitas, sekaligus meraih prestasi.

Mengusung tema “Nyalakan Potensi, Tunjukkan Prestasi”, ajang tersebut dirancang tidak hanya sebagai kompetisi pencarian bakat, tetapi juga sebagai ruang yang mempertemukan berbagai potensi anak muda Lampung Selatan dalam satu panggung.

Rencana pelaksanaan Karang Taruna Got Talent 2026 dibahas dalam rapat di Ruang Rapat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Lampung Selatan, Selasa (29/9/2026).

Ketua Karang Taruna Kabupaten Lampung Selatan, Sahirul Hidayat, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya organisasi dalam memberikan ruang kepada generasi muda untuk mengembangkan potensi dan kreativitas.

Menurutnya, masih banyak anak muda di Lampung Selatan yang memiliki kemampuan di berbagai bidang, namun belum memperoleh kesempatan yang cukup untuk memperkenalkan bakat mereka kepada publik.

“Acara ini penting karena banyak talenta luar biasa di Lampung Selatan yang belum memiliki ruang yang layak. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada mereka untuk menunjukkan kemampuan dan prestasinya,” ujar Sahirul.

Karang Taruna Got Talent 2026 terbuka bagi beragam jenis talenta. Peserta dapat mengikuti kategori vokal solo, duet maupun grup, tari tradisional, modern dan kreasi, hingga musik instrumental, akustik dan tradisional.

Ruang kreativitas juga dibuka bagi peserta yang memiliki kemampuan seni peran dan komedi, seperti monolog, puisi dan stand up comedy. Selain itu, bakat unik seperti sulap, beatbox dan berbagai atraksi kreatif lainnya juga dapat ditampilkan.

Rangkaian kegiatan akan dimulai dengan pendaftaran yang dibuka pada 21 September hingga 7 Oktober 2026, dengan biaya pendaftaran Rp50 ribu.

Peserta selanjutnya mengikuti verifikasi dan technical meeting pada 8-9 Oktober, kemudian audisi live show pada 10-18 Oktober dan semifinal pada 19-23 Oktober 2026.

Puncak kegiatan atau grand final dijadwalkan berlangsung pada 25 Oktober 2026 di Lapangan Cipta Karya, Kalianda.

Tidak hanya menghadirkan kompetisi bakat, kegiatan tersebut juga akan diramaikan sejumlah agenda pendukung, antara lain wahana permainan, pasar malam, pasar murah serta pelibatan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Sejumlah kegiatan sosial juga disiapkan sebagai bagian dari rangkaian agenda Karang Taruna tahun ini.

Untuk memberikan apresiasi kepada peserta, panitia menyiapkan hadiah bagi para pemenang. Juara pertama memperoleh uang pembinaan Rp2,5 juta beserta trofi dan sertifikat, juara kedua Rp2 juta, serta juara ketiga Rp1,5 juta yang masing-masing juga dilengkapi trofi dan sertifikat.

Selain tiga juara utama, panitia menyediakan hadiah Rp750 ribu untuk kategori juara favorit berdasarkan voting penonton dan Rp750 ribu untuk kategori best performance.

Sahirul menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung rencana pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap dukungan juga dapat terus diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, khususnya Bupati Lampung Selatan selaku pembina utama Karang Taruna, bersama perangkat daerah terkait.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Lampung Selatan, M. Darmawan, meminta perangkat daerah memberikan dukungan sesuai kemampuan dan kewenangan masing-masing serta tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku.

Ia menilai Karang Taruna Got Talent 2026 sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan kreativitas.

“Kami minta kepada rekan-rekan perangkat daerah untuk mendukung sesuai dengan kemampuan. Kegiatan ini sangat mendukung program Pak Bupati, namun jangan sampai menyalahi aturan. Tetap harus berdasarkan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Melalui Karang Taruna Got Talent 2026, Lampung Selatan tidak hanya menyiapkan panggung pertunjukan, tetapi juga membuka ruang bagi anak muda untuk tampil percaya diri, mengasah kemampuan dan membawa potensi lokal ke ruang yang lebih luas.

Karang Taruna berharap ajang tersebut dapat menjadi salah satu wadah tumbuhnya talenta-talenta baru Lampung Selatan yang mampu mengembangkan prestasi sekaligus membawa nama baik daerah.

Continue Reading

Featured

ASDP Bakauheni Dukung HPN dan Porwanas 2027 di Lampung

Published

on

Lampung Selatan, Dailynewslampung – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 yang akan digelar di Provinsi Lampung pada 5–12 April 2027.

Dukungan tersebut disampaikan General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, saat menerima audiensi pengurus PWI Lampung di Kantor ASDP Cabang Bakauheni, Lampung Selatan, Jumat (25/9/2026).

Partogi mengatakan, kepercayaan kepada PWI Lampung sebagai tuan rumah HPN dan Porwanas 2027 merupakan capaian sekaligus sejarah bagi insan pers di Lampung. Kesuksesan kedua agenda nasional tersebut, menurutnya, membutuhkan kerja sama dan koordinasi seluruh pihak.

“Kami tentu bangga karena PWI Lampung dipercaya menjadi tuan rumah HPN dan Porwanas tahun depan. Ini sejarah sekaligus tantangan untuk membuat event sukses,” kata Partogi.

Ia menegaskan, ASDP Cabang Bakauheni siap mendukung pelaksanaan HPN dan Porwanas 2027, termasuk kegiatan kick-off yang dikemas melalui PWI Half Marathon pada 29 November 2026 mendatang.

“Kami siap dukung HPN dan Porwanas 2027, termasuk pelaksanaan kick-off 29 November. Nanti kita bisa berkoordinasi lebih lanjut,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, menyampaikan bahwa ASDP Cabang Bakauheni memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran mobilitas peserta, khususnya kontingen Porwanas dari Pulau Jawa.

Menurut Wira, sapaan akrabnya, sebagian besar kontingen dari Pulau Jawa diperkirakan menggunakan bus untuk menuju Lampung. Bahkan, sejumlah PWI provinsi telah mengonfirmasi rencana keberangkatan dengan membawa tiga hingga empat bus.

“Karena diprediksi kontingen Porwanas dari Pulau Jawa mayoritas menggunakan bus. Bahkan ada PWI provinsi yang mengonfirmasi akan membawa tiga sampai empat bus,” ungkapnya.

Atas dasar itu, Wira berharap ASDP dapat memberikan dukungan melalui pelayanan penyeberangan yang optimal bagi kontingen PWI dari Pulau Jawa maupun provinsi lainnya.

Selain mendukung kelancaran penyeberangan, PWI Lampung juga berharap sinergi dengan ASDP dapat terjalin dalam menyukseskan kick-off HPN dan Porwanas 2027 melalui kegiatan PWI Half Marathon.

“Kami juga berharap dukungan ASDP untuk menyukseskan kick-off HPN dan Porwanas dengan berlari bersama para mitra PWI Lampung pada 29 November 2026 nanti,” imbuhnya.

Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya PWI Lampung memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai mitra dalam mempersiapkan HPN dan Porwanas 2027, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi daerah. (Rls)

Continue Reading

Trending