Connect with us

Bandarlampung

Wali Kota Eva Dwiana Pastikan Seluruh Siswa Belum Lolos SPMB Tetap Tertampung di SMP Negeri

Published

on

Bandar Lampung, Dailynewslampung.com – Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana memastikan seluruh calon peserta didik yang belum lolos dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) atau PPDB SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 tetap akan tertampung di sekolah negeri terdekat yang masih memiliki kuota.

Pemerintah Kota Bandar Lampung menegaskan tidak boleh ada anak yang putus sekolah akibat belum diterima pada tahap seleksi awal SPMB. Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Pemkot telah menyiapkan skema penempatan bagi siswa yang belum memperoleh sekolah.

“Jangan khawatir. Semua anak harus sekolah. Terutama anak dari keluarga tidak mampu yang belum diterima di sekolah tujuan, Pemerintah Kota akan mencarikan solusi agar tetap bisa bersekolah di SMP Negeri terdekat dari tempat tinggal mereka,” tegas Eva Dwiana.

Sebagai tindak lanjut, Wali Kota memerintahkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama seluruh camat melakukan pendataan menyeluruh terhadap calon peserta didik yang belum tertampung. Langkah tersebut dilakukan agar proses penyaluran siswa ke sekolah negeri yang masih memiliki daya tampung dapat berjalan cepat, transparan, dan mengutamakan kedekatan domisili.

Kebijakan ini menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam memberikan akses pendidikan yang merata dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat. Selain itu, pemerintah juga terus melakukan pemetaan kapasitas sekolah guna memastikan proses penempatan siswa berjalan efektif sesuai kondisi di lapangan.

“Tidak boleh ada siswa yang kehilangan kesempatan belajar hanya karena keterbatasan daya tampung di sekolah pilihannya,” tambah Eva Dwiana.

Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap pelaksanaan SPMB Tahun 2026 berjalan lancar, transparan, serta memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh peserta didik untuk memperoleh layanan pendidikan berkualitas. (Red)

Bandarlampung

Tarif Tol Bakter Naik, PB HMI Soroti Dampak Ekonomi dan Kepercayaan Publik

Published

on

Lampung , Dailynewslampung.com — Kenaikan tarif Jalan Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter) menuai sorotan dari berbagai kalangan. Sejak 1 April 2026, tarif ruas Natar–Bakauheni ditetapkan sebesar Rp102.500, sedangkan tarif penuh Bakauheni–Terbanggi Besar sepanjang 140,9 kilometer mencapai Rp189.500.

Penyesuaian tarif tersebut diberlakukan oleh PT Bakauheni Terbanggi Besar (PT BTB) setelah mendapat evaluasi Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan pengesahan Kementerian PUPR melalui SK Nomor 1066/KPTS/M/2025.

Fungsionaris PB HMI, Rian Kurniawan, menilai kenaikan tarif tol berpotensi menambah beban ekonomi masyarakat dan memicu penurunan kepercayaan publik terhadap pengelolaan infrastruktur nasional.

“Ketika infrastruktur publik yang dibangun untuk mempermudah mobilitas justru dirasa membebani masyarakat, maka potensi penurunan kepercayaan publik terhadap kebijakan pemerintah akan muncul,” kata Rian di Kalianda, Rabu (1/7).

Menurutnya, tarif yang dinilai tinggi dapat berdampak pada meningkatnya biaya logistik dan memicu kenaikan harga kebutuhan pokok di wilayah Sumatera.

Ia juga memperkirakan pelaku usaha angkutan barang akan beralih ke jalur arteri non-tol untuk menekan biaya operasional.

“Jika banyak kendaraan berat kembali menggunakan jalan nasional, dampaknya bisa berupa kemacetan, meningkatnya risiko kecelakaan, dan percepatan kerusakan jalan daerah,” ujarnya.

Rian meminta pemerintah dan BPJT tidak hanya mempertimbangkan aspek bisnis dalam penetapan tarif, tetapi juga memperhatikan kemampuan ekonomi masyarakat serta kualitas layanan jalan tol.

Ia mendorong adanya evaluasi berkala dan dialog terbuka yang melibatkan DPR, akademisi, pelaku usaha transportasi, dan masyarakat guna merumuskan kebijakan tarif yang lebih proporsional.

“Investasi jalan tol memang membutuhkan biaya besar, tetapi kebijakan tarif juga harus mempertimbangkan daya beli masyarakat saat ini,” pungkasnya (Red)

Continue Reading

Bandarlampung

Jalan Sehat HUT ke-344 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Warga Hidup Sehat dan Pererat Kebersamaan

Published

on

Bandar Lampung, Dailynewslampung.com –Semangat pagi menyelimuti kawasan Tugu Adipura, Bandar Lampung, Minggu (28/6/2026). Sejak pukul 06.00 WIB, ribuan warga mulai memadati lokasi untuk mengikuti kegiatan jalan sehat dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung.

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan bertema “Bandar Lampung Bersinar” itu dibuka langsung oleh Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana sekitar pukul 06.30 WIB.

Dengan mengenakan pakaian olahraga bernuansa cokelat dan putih dipadukan jaket serta hijab hitam, Eva menyapa masyarakat yang tampak antusias mengikuti kegiatan sejak pagi hari.

Dalam sambutannya, Eva Dwiana menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat. Menurutnya, antusiasme warga menjadi cerminan kuatnya rasa kebersamaan dan kecintaan terhadap Kota Bandar Lampung.

“Atas nama Pemerintah Kota Bandar Lampung, saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah hadir dan turut memeriahkan kegiatan ini,” ujar Eva.

Bagi Eva, jalan sehat bukan sekadar olahraga bersama. Kegiatan ini juga menjadi ruang mempererat silaturahmi antarwarga, memperkuat persatuan, sekaligus menumbuhkan budaya hidup sehat di tengah masyarakat.

Ia berharap momentum HUT ke-344 Kota Bandar Lampung dapat semakin menumbuhkan optimisme untuk membangun kota yang lebih maju, nyaman, dan membanggakan.

Di tengah kemeriahan acara, Eva juga mengingatkan peserta untuk tetap menjaga keselamatan, menjunjung sportivitas, serta menjaga kebersihan lingkungan selama kegiatan berlangsung.

Suasana semakin meriah ketika pengundian hadiah utama dilakukan. Sorak sorai warga pecah saat satu unit mobil Daihatsu Sigra diumumkan dimenangkan oleh Ernawati Ningsih, warga Kecamatan Kemiling.

Tak kuasa menyembunyikan rasa haru, Ernawati mengaku tidak pernah menyangka akan membawa pulang hadiah utama tersebut. Sehari-hari, ia berjualan makanan ringan seperti cilok, cireng, dan ayam suwir untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

Di balik senyum bahagianya, Ernawati menyimpan kerinduan yang selama ini belum terobati. Ia mengaku ingin menggunakan momentum kebahagiaan itu untuk pulang kampung dan bertemu keluarga yang sudah lama tak dijumpainya.

“Pengen pulang kampung nengok keluarga. Sudah 12 tahun belum pulang,” tuturnya haru.

Ernawati pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas hadiah yang diterimanya. Ia berharap kegiatan seperti jalan sehat HUT Kota Bandar Lampung dapat terus digelar karena mampu menghadirkan kebahagiaan sekaligus mempererat kedekatan masyarakat dengan pemerintah.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung tak hanya mengajak masyarakat hidup sehat, tetapi juga menghadirkan ruang kebersamaan yang hangat di tengah perayaan ulang tahun kota.(Red)

Continue Reading

Bandarlampung

Gedong Air Optimistis Wakili Lampung di Lomba Kelurahan Nasional 2026

Published

on

Bandar Lampung, Dailynewslampung.com Pemerintah Kota Bandar Lampung optimistis Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat, mampu menjadi wakil Provinsi Lampung pada Lomba Kelurahan Tingkat Nasional 2026. Optimisme itu disampaikan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, saat kunjungan Tim Penilai Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung di Kelurahan Gedong Air.

Eva Dwiana mengatakan, Kelurahan Gedong Air memiliki sejumlah keunggulan yang dinilai mampu bersaing hingga tingkat nasional. Menurutnya, masyarakat di wilayah tersebut hidup rukun dengan semangat toleransi dan gotong royong yang masih terjaga.

“Harapan bunda kita bisa mendapat juara dalam perlombaan ini, tadi kan sudah dinilai, kita punya beberapa keunggulan, semoga aja bisa menang,” katanya.

Selain memiliki masyarakat yang majemuk terdiri dari suku Jawa, Lampung, Sunda, Tionghoa, dan etnis lainnya, Gedong Air juga dinilai aktif melestarikan budaya daerah melalui berbagai kelompok seni, seperti karawitan, kuda kepang, sanggar seni Lampung, hingga pencak silat tradisional.

Di sektor ekonomi, Kelurahan Gedong Air juga memiliki potensi UMKM yang bergerak di berbagai bidang usaha. Wilayah tersebut turut mendukung program pemerintah, di antaranya penyediaan bahan untuk Program Makanan Bergizi Gratis serta pemberdayaan masyarakat melalui Koperasi Merah Putih.

Eva menjelaskan, lomba kelurahan merupakan agenda tahunan yang mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Desa dan Kelurahan. Kegiatan ini bertujuan mendorong pemberdayaan masyarakat melalui penguatan kelembagaan, peningkatan partisipasi warga, serta pelestarian budaya gotong royong.

“Harapan kita, Tim Penilai Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung menetapkan Kelurahan Gedong Air sebagai wakil Provinsi Lampung untuk berkompetisi di tingkat nasional pada 2026,” ujarnya. (Red)

Continue Reading

Trending