Connect with us

Featured

SPMB Lampung Selatan Berjalan Transparan, Disdik Tegaskan Tidak Ada Ruang bagi Calo

Published

on

Lampung Selatan, Dailynewslampung— Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 jenjang SD dan SMP di Kabupaten Lampung Selatan dipastikan berjalan lancar, transparan, dan real-time melalui sistem berbasis online.

Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan juga mengimbau masyarakat agar mewaspadai praktik percaloan maupun tawaran “jasa titipan” yang menjanjikan kelulusan calon peserta didik melalui jalur tidak resmi.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan, Syaifulloh, menegaskan bahwa seluruh tahapan SPMB tahun ini dirancang untuk memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menutup celah terjadinya maladministrasi dalam proses penerimaan siswa baru.

Berdasarkan data pusat kendali SPMB Dinas Pendidikan per 25 Juni 2026, distribusi kuota penerimaan jenjang Sekolah Dasar telah berjalan sesuai ketentuan. Sebanyak 475 SD di Kabupaten Lampung Selatan telah mengakomodasi kuota melalui Jalur Domisili sebesar 80 persen, Jalur Afirmasi 15 persen, dan Jalur Mutasi 5 persen.

Sementara itu, untuk jenjang SMP, proses pendaftaran melalui Jalur Domisili dan Jalur Afirmasi masih berlangsung hingga 26 Juni 2026. Adapun komposisi kuota terdiri dari 40 persen Jalur Domisili, 20 persen Jalur Afirmasi, 35 persen Jalur Prestasi, dan 5 persen Jalur Mutasi.

Menurut Syaifulloh, penerapan sistem pendaftaran berbasis digital tahun ini terbukti mampu memangkas birokrasi yang selama ini kerap menjadi keluhan masyarakat. Selain itu, pengaturan kuota yang proporsional juga dilakukan secara ketat guna memastikan seluruh anak memperoleh kesempatan yang adil dalam mengakses pendidikan.

“Sehingga tidak akan terjadi sekolah yang kelebihan siswa dan tidak sesuai ketentuan, sementara ada sekolah lain yang kekurangan murid,” ujar Syaifulloh dalam keterangannya, Kamis (25/6/2026).

Ia menegaskan, masyarakat tidak perlu percaya terhadap pihak-pihak tertentu yang menawarkan bantuan meloloskan calon siswa melalui jalur tidak resmi, terlebih jika disertai permintaan imbalan atau tarif tertentu.

Menurutnya, seluruh proses seleksi berlangsung secara terbuka dan dapat dipantau langsung oleh masyarakat melalui sistem yang telah disediakan. Karena itu, segala bentuk praktik percaloan maupun penyalahgunaan kewenangan tidak memiliki ruang dalam pelaksanaan SPMB tahun ini.

Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan bersama seluruh satuan pendidikan juga berkomitmen menjaga integritas pelaksanaan SPMB agar tetap berjalan murni, bersih, dan sesuai aturan yang berlaku.

“Segala bentuk pelanggaran, kecurangan, ataupun praktik percaloan yang ditemukan di lapangan akan ditindak tegas sesuai ketentuan undang-undang,” tegasnya.

Untuk menjamin keterbukaan informasi, masyarakat diimbau memantau perkembangan jurnal seleksi secara mandiri dan berkala melalui portal resmi SPMB. Selain itu, tim teknologi informasi dan layanan pengaduan juga disiagakan guna membantu masyarakat yang mengalami kendala teknis maupun validasi dokumen selama proses pendaftaran.

Syaifulloh juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan indikasi praktik tidak sehat selama pelaksanaan SPMB. Laporan dapat disampaikan melalui layanan Halo Lamsel di nomor 0821-2880-0800 atau langsung ke Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan.

Di sisi lain, Dinas Pendidikan mengingatkan para orang tua dan wali murid agar menyikapi hasil seleksi secara bijak mengingat daya tampung setiap sekolah memiliki keterbatasan.

“Bagi para orang tua diharapkan tidak memaksakan diri agar putra-putrinya harus diterima di sekolah tertentu. Dinas Pendidikan menegaskan bahwa kualitas pendidikan di Kabupaten Lampung Selatan saat ini telah merata, sehingga seluruh sekolah memiliki standar mutu pelayanan yang sama baiknya,” pungkas Syaifulloh. (Red)

Featured

DPRD Lampung Selatan Gelar Paripurna Pertanggungjawaban APBD 2025

Published

on

Lampung Selatan, Dailynewslampung –Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan menggelar Rapat Paripurna penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 di ruang sidang utama DPRD setempat, Rabu (24/6/2026).

Rapat paripurna dipimpin pimpinan DPRD Lampung Selatan, Erma Yusneli, serta dihadiri anggota DPRD, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, dan tamu undangan lainnya.

Penyampaian Ranperda tersebut menjadi bagian penting dalam mekanisme konstitusional untuk mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam rapat itu, pihak eksekutif menjelaskan bahwa Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 disusun sebagai laporan resmi atas pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah daerah selama satu tahun anggaran.

Dokumen Ranperda memuat laporan realisasi anggaran, neraca daerah, laporan arus kas, serta catatan atas laporan keuangan sebagai bentuk pertanggungjawaban pengelolaan keuangan daerah.

Selanjutnya, DPRD Lampung Selatan akan melakukan pembahasan secara mendalam melalui alat kelengkapan dewan sebelum Ranperda tersebut mendapat persetujuan untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

Pimpinan rapat berharap pembahasan Ranperda dapat berjalan objektif dan konstruktif sehingga menghasilkan rekomendasi yang mampu meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah serta mendukung percepatan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat Lampung Selatan.

Dengan digelarnya rapat paripurna tersebut, sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan diharapkan semakin kuat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.(Red)

Continue Reading

Featured

Haflah Takharruj XXII dan Tabligh Akbar Pondok Pesantren Ushuluddin Tahun Pelajaran 2025/2026 Berlangsung Khidmat

Published

on

Lampung Selatan,Dailynewslampung — Pondok Pesantren Terpadu Pondok Pesantren Terpadu Ushuluddin menggelar kegiatan Haflah Takharruj XXII dan Tabligh Akbar Tahun Pelajaran 2025/2026 dengan penuh khidmat dan semarak. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan pesantren tersebut dihadiri oleh jajaran pengasuh pondok, dewan guru, wali santri, tokoh masyarakat, alumni, serta para tamu undangan.

Acara Haflah Takharruj XXII menjadi momentum istimewa bagi para santri yang telah menyelesaikan pendidikan di jenjang Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah. Prosesi wisuda berlangsung haru ketika para santri menerima penghargaan atas perjuangan mereka selama menempuh pendidikan di pesantren.

Pimpinan pesantren Dr.KH. Ahmad Rafiq udin, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh santri yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan dengan baik. Ia menegaskan bahwa para lulusan diharapkan mampu menjadi generasi Qurani yang berilmu, berakhlakul karimah, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Momentum Haflah Takharruj ini bukanlah akhir dari perjalanan menuntut ilmu, melainkan awal pengabdian para santri di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan juga dirangkaikan dengan Tabligh Akbar yang menghadirkan tausiyah keislaman penuh motivasi dan pesan moral. Dalam ceramahnya, penceramah mengajak seluruh santri dan jamaah untuk terus menjaga nilai-nilai keislaman, memperkuat ukhuwah, serta meningkatkan semangat belajar dan berdakwah di era modern.

Suasana semakin meriah dengan berbagai penampilan kreativitas santri, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, hadroh, pidato bahasa Arab dan Inggris, hingga persembahan seni islami lainnya yang mendapat apresiasi dari para hadirin.

Para wali santri turut menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada pihak pesantren atas dedikasi dalam membimbing dan mendidik putra-putri mereka selama berada di lingkungan pondok.

Melalui kegiatan Haflah Takharruj XXII dan Tabligh Akbar ini, Pondok Pesantren Terpadu Ushuluddin kembali meneguhkan komitmennya sebagai lembaga pendidikan Islam yang terus mencetak generasi unggul, beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.(Red)

Continue Reading

Featured

Bulog Lampung Selatan Jamin Beras Bantuan Layak Konsumsi, Siap Ganti Jika Rusak

Published

on

Lampung Selatan, Dailynewslampung – Perum Bulog Cabang Lampung Selatan memastikan bantuan pangan pemerintah yang disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat dalam kondisi layak konsumsi. Bulog juga membuka ruang pengaduan bagi warga apabila menemukan beras rusak atau tidak layak saat diterima.

Kepala Bulog Cabang Lampung Selatan, Fedrial Farhan, mengatakan pihaknya telah menuntaskan penyaluran bantuan pangan tahun 2026 untuk alokasi Februari–Maret. Program tersebut menyasar 184.677 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam program itu, setiap PBP menerima 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng untuk setiap alokasi. Karena penyaluran dilakukan untuk dua bulan sekaligus, maka masing-masing penerima memperoleh total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

Dengan jumlah penerima mencapai 184.677 PBP, total bantuan yang telah disalurkan untuk alokasi Februari–Maret 2026 mencapai sekitar 3.693.540 kilogram atau 3.693,54 ton beras, serta 738.708 liter minyak goreng.

“Kami ingin memastikan bantuan yang diterima masyarakat benar-benar dalam kondisi baik dan layak konsumsi. Jika ada warga yang menerima beras dalam kondisi rusak, berkutu, berbau, atau tidak layak konsumsi, silakan segera melapor melalui pemerintah desa atau petugas penyalur di wilayah masing-masing,” ujarnya

Menurut Fedrial, stok pangan yang dikelola Bulog Lampung Selatan saat ini tersimpan di dua gudang, yakni Gudang Kedaton dan Gudang Bakti Rasa. Meski pengawasan kualitas dilakukan secara rutin, pihaknya tetap mengantisipasi kemungkinan adanya penurunan mutu selama proses penyimpanan maupun distribusi.

Karena itu, Bulog memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa setiap beras bantuan yang terbukti tidak layak konsumsi akan diganti dengan beras yang memenuhi standar kualitas.

“Kami tidak ingin masyarakat dirugikan. Apabila ditemukan beras bantuan yang kualitasnya tidak baik, Bulog siap menggantinya dengan beras yang layak dan sesuai standar,” tegasnya.

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam menyampaikan laporan dan masukan menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas program bantuan pangan pemerintah. Dengan adanya pengawasan bersama, proses distribusi diharapkan berjalan lebih optimal dan manfaat bantuan benar-benar dirasakan masyarakat yang berhak menerima.

Penyaluran bantuan pangan yang menjangkau hampir 185 ribu penerima manfaat tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan masyarakat sekaligus membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga di tengah tantangan ekonomi yang masih dihadapi masyarakat.

Melalui komitmen menjaga mutu dan keterbukaan terhadap laporan masyarakat, Bulog Lampung Selatan berharap program bantuan pangan pemerintah dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal bagi seluruh penerima bantuan.tutupnya (Red)

Continue Reading

Trending