Connect with us

Featured

Haflah Takharruj XXII dan Tabligh Akbar Pondok Pesantren Ushuluddin Tahun Pelajaran 2025/2026 Berlangsung Khidmat

Published

on

Lampung Selatan,Dailynewslampung — Pondok Pesantren Terpadu Pondok Pesantren Terpadu Ushuluddin menggelar kegiatan Haflah Takharruj XXII dan Tabligh Akbar Tahun Pelajaran 2025/2026 dengan penuh khidmat dan semarak. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan pesantren tersebut dihadiri oleh jajaran pengasuh pondok, dewan guru, wali santri, tokoh masyarakat, alumni, serta para tamu undangan.

Acara Haflah Takharruj XXII menjadi momentum istimewa bagi para santri yang telah menyelesaikan pendidikan di jenjang Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah. Prosesi wisuda berlangsung haru ketika para santri menerima penghargaan atas perjuangan mereka selama menempuh pendidikan di pesantren.

Pimpinan pesantren Dr.KH. Ahmad Rafiq udin, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh santri yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan dengan baik. Ia menegaskan bahwa para lulusan diharapkan mampu menjadi generasi Qurani yang berilmu, berakhlakul karimah, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Momentum Haflah Takharruj ini bukanlah akhir dari perjalanan menuntut ilmu, melainkan awal pengabdian para santri di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan juga dirangkaikan dengan Tabligh Akbar yang menghadirkan tausiyah keislaman penuh motivasi dan pesan moral. Dalam ceramahnya, penceramah mengajak seluruh santri dan jamaah untuk terus menjaga nilai-nilai keislaman, memperkuat ukhuwah, serta meningkatkan semangat belajar dan berdakwah di era modern.

Suasana semakin meriah dengan berbagai penampilan kreativitas santri, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, hadroh, pidato bahasa Arab dan Inggris, hingga persembahan seni islami lainnya yang mendapat apresiasi dari para hadirin.

Para wali santri turut menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada pihak pesantren atas dedikasi dalam membimbing dan mendidik putra-putri mereka selama berada di lingkungan pondok.

Melalui kegiatan Haflah Takharruj XXII dan Tabligh Akbar ini, Pondok Pesantren Terpadu Ushuluddin kembali meneguhkan komitmennya sebagai lembaga pendidikan Islam yang terus mencetak generasi unggul, beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.(Red)

Featured

Bulog Lampung Selatan Jamin Beras Bantuan Layak Konsumsi, Siap Ganti Jika Rusak

Published

on

Lampung Selatan, Dailynewslampung – Perum Bulog Cabang Lampung Selatan memastikan bantuan pangan pemerintah yang disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat dalam kondisi layak konsumsi. Bulog juga membuka ruang pengaduan bagi warga apabila menemukan beras rusak atau tidak layak saat diterima.

Kepala Bulog Cabang Lampung Selatan, Fedrial Farhan, mengatakan pihaknya telah menuntaskan penyaluran bantuan pangan tahun 2026 untuk alokasi Februari–Maret. Program tersebut menyasar 184.677 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam program itu, setiap PBP menerima 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng untuk setiap alokasi. Karena penyaluran dilakukan untuk dua bulan sekaligus, maka masing-masing penerima memperoleh total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

Dengan jumlah penerima mencapai 184.677 PBP, total bantuan yang telah disalurkan untuk alokasi Februari–Maret 2026 mencapai sekitar 3.693.540 kilogram atau 3.693,54 ton beras, serta 738.708 liter minyak goreng.

“Kami ingin memastikan bantuan yang diterima masyarakat benar-benar dalam kondisi baik dan layak konsumsi. Jika ada warga yang menerima beras dalam kondisi rusak, berkutu, berbau, atau tidak layak konsumsi, silakan segera melapor melalui pemerintah desa atau petugas penyalur di wilayah masing-masing,” ujarnya

Menurut Fedrial, stok pangan yang dikelola Bulog Lampung Selatan saat ini tersimpan di dua gudang, yakni Gudang Kedaton dan Gudang Bakti Rasa. Meski pengawasan kualitas dilakukan secara rutin, pihaknya tetap mengantisipasi kemungkinan adanya penurunan mutu selama proses penyimpanan maupun distribusi.

Karena itu, Bulog memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa setiap beras bantuan yang terbukti tidak layak konsumsi akan diganti dengan beras yang memenuhi standar kualitas.

“Kami tidak ingin masyarakat dirugikan. Apabila ditemukan beras bantuan yang kualitasnya tidak baik, Bulog siap menggantinya dengan beras yang layak dan sesuai standar,” tegasnya.

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam menyampaikan laporan dan masukan menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas program bantuan pangan pemerintah. Dengan adanya pengawasan bersama, proses distribusi diharapkan berjalan lebih optimal dan manfaat bantuan benar-benar dirasakan masyarakat yang berhak menerima.

Penyaluran bantuan pangan yang menjangkau hampir 185 ribu penerima manfaat tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan masyarakat sekaligus membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga di tengah tantangan ekonomi yang masih dihadapi masyarakat.

Melalui komitmen menjaga mutu dan keterbukaan terhadap laporan masyarakat, Bulog Lampung Selatan berharap program bantuan pangan pemerintah dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal bagi seluruh penerima bantuan.tutupnya (Red)

Continue Reading

Bandarlampung

Ribuan Warga Semarakkan Color Run HUT ke-344 Bandar Lampung

Published

on

Bandar Lampung, Dailynewslampung — Seribuan warga memadati kegiatan Bandar Lampung Color Run 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung, Minggu (21/6/2026).

Kegiatan bertema Bandar Lampung Bersinar itu berlangsung meriah dengan melibatkan peserta dari berbagai kalangan. Para peserta menempuh rute sejauh 5 kilometer dengan titik start dan finis di halaman Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Wali Kota Eva Dwiana mengatakan, Color Run bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan menumbuhkan semangat masyarakat dalam membangun kota.

“Melalui Bandar Lampung Color Run 2026 ini, kita mengajak seluruh masyarakat menerapkan pola hidup sehat, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan optimisme dalam menyongsong masa depan Kota Bandar Lampung yang lebih baik,” ujar Eva.

Menurutnya, warna-warni yang menjadi ciri khas Color Run mencerminkan keberagaman masyarakat Bandar Lampung yang hidup rukun dan saling mendukung demi kemajuan daerah.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas serta menjaga keselamatan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.

“Jadikan kegiatan ini sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus menunjukkan bahwa masyarakat Bandar Lampung adalah masyarakat yang sehat, aktif, dan penuh semangat,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Eva turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan Bandar Lampung Color Run 2026.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dan mendukung kegiatan ini. Kepada seluruh peserta, selamat berlomba,” tutupnya. (Red)

Continue Reading

Featured

Bima Arya Bedah Buku Babad Alas di Lampung Selatan, Tekankan Kepemimpinan Menuju Indonesia Emas 2045

Published

on

Lampung Selatan, Dailynewslampung — Seminar Nasional Bedah Buku Babad Alas karya Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto, menjadi ruang berbagi pengalaman kepemimpinan sekaligus penguatan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Jumat (19/6/2026), dihadiri Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto, unsur Forkopimda, akademisi, mahasiswa, serta masyarakat umum.

Seminar tersebut mengulas isi buku Babad Alas yang memuat refleksi perjalanan Bima Arya selama satu dekade memimpin Kota Bogor. Buku itu mengangkat pendekatan ideologi, strategi, dan taktik pemerintahan sebagai pembelajaran kepemimpinan, tata kelola pemerintahan, hingga pelayanan publik.

Turut hadir sebagai pengulas buku, Rektor Universitas Indonesia Mandiri Feni Rosalia, perwakilan Universitas Muhammadiyah Kalianda, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Yayasan Pembangunan Kalianda, Universitas An-Nur, serta para mahasiswa dan tenaga pengajar. Kegiatan dimoderatori Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Tri Umaryani.

Dalam sambutannya, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan Indonesia Emas 2045 sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia.

Menurut Egi, negara maju tidak hanya mengandalkan kekayaan sumber daya alam, tetapi juga kemampuan masyarakat dalam mengelola dan mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki.

Ia menilai, buku Babad Alas menyajikan banyak pelajaran berharga mengenai tantangan, dinamika, dan proses pengambilan keputusan yang dihadapi seorang pemimpin dalam menjalankan pemerintahan.

“Pengalaman yang tertuang dalam buku Babad Alas memberikan pelajaran bahwa perubahan tidak lahir dari kenyamanan, melainkan dari keberanian mengambil langkah, membangun kolaborasi, dan bekerja secara konsisten untuk mencapai tujuan yang lebih besar,” ujar Egi.

Lebih lanjut, Egi mengajak mahasiswa dan civitas akademika untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang berintegritas, adaptif, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto menjelaskan bahwa Babad Alas merupakan catatan perjalanan kepemimpinannya selama 10 tahun memimpin Kota Bogor yang berangkat dari semangat pemerintahan bersih dan mengabdi kepada masyarakat.

Menurut Bima, ideologi kepemimpinan harus diterjemahkan ke dalam strategi yang tepat agar mampu menghasilkan perubahan nyata yang dirasakan masyarakat.

“Pemimpin adalah agen harapan. Ideologi tanpa strategi tidak akan efektif. Harapan itu harus dicicil melalui kerja-kerja nyata dan dibangun bersama tim yang loyal, solid, militan, dan kompeten,” kata Bima.

Dalam kesempatan tersebut, Bima Arya juga mengapresiasi berbagai terobosan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama, khususnya dalam pembenahan sektor pendidikan, pembangunan infrastruktur, serta penguatan identitas daerah.

Melalui seminar nasional ini, diharapkan lahir berbagai gagasan, inspirasi, dan pembelajaran yang dapat menjadi bekal bagi generasi muda dalam membangun kepemimpinan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat demi menyongsong Indonesia Emas 2045. (Red)

Continue Reading

Trending