Connect with us

Lampung Selatan

Lampung Selatan Raih Peringkat Kedua Creative Financing Nasional 2026

Published

on

Palembang, dailynewslampung – Kabupaten Lampung Selatan meraih peringkat kedua kategori Creative Financing dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, kepada Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, pada acara di Wyndham Opi Hotel, Palembang, Sabtu malam (25/4/2026).

Ajang yang digelar Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan detik.com itu menilai kemampuan pemerintah daerah dalam menerapkan konsep entrepreneur government, yakni inovasi dalam menggali dan mengelola pembiayaan pembangunan secara kreatif dan berkelanjutan.

Dalam kategori kabupaten, peringkat pertama diraih Kabupaten Bintan, disusul Lampung Selatan di posisi kedua, dan Kabupaten Batu Bara di posisi ketiga. Untuk kategori kota, Kota Bandar Lampung menempati peringkat pertama, diikuti Kota Medan dan Kota Palembang. Sementara itu, penghargaan tingkat provinsi diraih Sumatera Utara.

Selain penghargaan, para pemenang juga mendapatkan insentif fiskal dari pemerintah pusat. Lampung Selatan sebagai juara kedua memperoleh Rp2 miliar, sedangkan juara pertama Rp3 miliar dan juara ketiga Rp1 miliar.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengatakan penghargaan ini menjadi instrumen untuk mendorong kinerja pemerintah daerah agar lebih optimal.

“Penghargaan ini menjadi metode untuk menciptakan kompetisi yang sehat antar daerah. Tantangan kepala daerah tidak mudah, sehingga capaian positif perlu dipublikasikan,” ujarnya.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen daerah.

“Ini hasil kerja keras semua pihak, mulai dari jajaran pemerintah hingga masyarakat. Penghargaan ini kami persembahkan untuk Lampung Selatan,” kata Egi.

Prestasi ini diharapkan menjadi pemicu bagi pemerintah daerah untuk terus berinovasi dalam pembiayaan pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. (Red)

Featured

232 Peserta Ikuti STQ VII Lampung Selatan, Siap Hadapi MTQ Tingkat Provinsi

Published

on

Lampung Selatan, Dailynewslampung – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mulai menjaring qori dan qoriah terbaik melalui Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke-VII yang resmi dibuka di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan kafilah menghadapi MTQ ke-53 tingkat Provinsi Lampung, sekaligus memperkuat syiar Islam di tengah dinamika sosial.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Lampung Selatan, Firmansyah, menyampaikan bahwa STQ tahun ini diikuti 232 peserta dari 17 kecamatan.

“Pelaksanaan STQ berlangsung selama tiga hari, 25 hingga 27 April 2026, yang tersebar di Aula Sebesi PKK, Aula Kantor Kementerian Agama Lampung Selatan, dan MAN 1 Lampung Selatan,” ujarnya.

Menurutnya, STQ tidak sekadar ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat.

“STQ bertujuan meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, memperdalam pemahaman isinya, serta menyeleksi peserta terbaik untuk dibina menghadapi ajang tingkat provinsi,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Lampung Selatan, M. Darmawan, menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup di tengah perubahan zaman.

“Di tengah arus sosial yang dinamis, kita memerlukan kompas, dan kompas itu adalah Al-Qur’an. Bukan hanya dibaca, tetapi dipahami dan diamalkan,” kata Darmawan.

Ia menilai pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus menyentuh pembangunan karakter dan spiritual masyarakat.

“Pembangunan sejati adalah pembangunan manusia yang kokoh secara nilai dan moral. Ini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan Lampung Selatan,” ujarnya.

Darmawan juga mengapresiasi keterlibatan panitia, ulama, dan masyarakat dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kolaborasi menjadi kekuatan utama. Pemerintah dan ulama harus berjalan bersama untuk membangun daerah yang maju dan religius,” lanjutnya.

Ia berharap para peserta menjadikan STQ sebagai momentum tidak hanya untuk berprestasi, tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Lampung Selatan diharapkan tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga melahirkan generasi religius, berdaya saing, dan berkarakter,” pungkasnya. (Red)

Continue Reading

Lampung Selatan

Deru RX-King Menggema di Kalianda, 4.000 Peserta Hadiri Jamda II

Published

on

Lampung Selatan, Dailynewslampung – Deru khas motor legendaris RX-King menggema di Lapangan Lampung Selatan Expo, Kalianda, saat Jambore Daerah II (JamDa II) RX-King Indonesia Region Lampung resmi dibuka, Sabtu (25/4/2026).

Sekitar 4.000 pecinta motor ikonik tersebut dari berbagai daerah, termasuk lintas provinsi, memadati lokasi kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 25–26 April 2026. Ajang ini menjadi momentum mempererat solidaritas antar anggota komunitas RX-King.

Kegiatan berskala besar ini dibuka oleh Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, didampingi jajaran pemerintah daerah, di antaranya Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Darmawan, sejumlah kepala perangkat daerah, serta Camat Kalianda.

Dalam sambutannya, Syaiful Anwar menyampaikan bahwa RX-King bukan sekadar kendaraan, melainkan simbol identitas dan perjalanan panjang komunitas yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan.

“RX-King bukan hanya motor. Ini adalah identitas, karakter, dan sejarah. Suara khasnya bukan sekadar deru knalpot, tetapi simbol keberanian, kebebasan, dan solidaritas tanpa batas,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi semangat para peserta yang rela menempuh perjalanan jauh menuju Kalianda sebagai bukti kuatnya ikatan persaudaraan dalam komunitas.

Meski demikian, Syaiful mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan berkendara. Ia menekankan agar semangat solidaritas diimbangi dengan tanggung jawab di jalan raya, serta mendorong komunitas menjadi teladan dalam tertib lalu lintas dan kegiatan sosial.

“Kecepatan harus sejalan dengan keselamatan, dan solidaritas harus berjalan berdampingan dengan kepedulian sosial. Tunjukkan bahwa komunitas besar identik dengan kedewasaan,” tegasnya.

Menutup sambutannya, ia menyampaikan pesan kebersamaan kepada para peserta.

“Gas boleh kencang, tapi persaudaraan harus lebih kencang. Suara boleh keras, tapi hati tetap hangat. Dan perjalanan boleh jauh, tapi tujuan kita tetap satu: kebersamaan,” ucapnya.

Kegiatan Jamda II RX-King Indonesia Region Lampung akan berlangsung hingga Minggu (26/4/2026). Pemerintah daerah berharap seluruh rangkaian acara berjalan tertib, aman, serta mampu memperkuat citra positif komunitas otomotif di tengah masyarakat.(Red)

Continue Reading

Lampung Selatan

Bandar Lampung Sabet Juara Nasional Creative Financing, Bukti Kinerja Bukan Sekadar Janji

Published

on

Bandar Lampung, dailynewslampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Pada Sabtu, 25 April 2026, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menetapkan Bandar Lampung sebagai juara satu kategori creative financing tingkat kota.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, kepada Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana.

Capaian ini menjadi bentuk pengakuan atas kinerja Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan pelayanan publik, serta menghadirkan inovasi pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Penilaian dilakukan melalui sejumlah indikator, mulai dari efektivitas program, transparansi pengelolaan anggaran, hingga keberhasilan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Bandar Lampung dinilai mampu menunjukkan konsistensi dalam menjalankan program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Eva Dwiana.

Selain itu, keberhasilan ini juga ditopang oleh sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut dinilai mampu menciptakan ekosistem pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Kemendagri berharap penghargaan ini dapat menjadi pemicu bagi pemerintah daerah lain untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan publik.

Pemerintah Kota Bandar Lampung pun menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dan mempertahankan capaian positif tersebut, sekaligus memperkuat posisinya sebagai daerah yang progresif dan menjadi rujukan dalam tata kelola pemerintahan yang efektif dan transparan. (Red)

Continue Reading

Trending