Connect with us

Bandarlampung

Polinela Gelar Pelatihan “English for Future Workforce” di SMKN 4 Bandar Lampung, Bekali Siswa Hadapi Dunia Kerja Digital

Published

on

Bandar Lampung – Seiring pesatnya perkembangan dunia kerja berbasis digital, penguasaan bahasa Inggris menjadi keterampilan yang semakin krusial bagi generasi muda. Menjawab tantangan tersebut, tim dosen Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “English for Future Workforce: Pelatihan Keterampilan Bahasa Inggris Siswa dalam Dunia Kerja Digital” di SMK Negeri 4 Bandar Lampung.

Kegiatan yang dilaksanakan secara luring ini diikuti oleh 35 siswa kelas XI jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL). Pelatihan dirancang untuk membekali siswa dengan pemahaman awal mengenai pentingnya bahasa Inggris sebagai kompetensi pendukung utama dalam menghadapi dunia kerja global yang semakin terdigitalisasi.

Ketua tim pelaksana, Refdi Akmal, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa masih banyak siswa SMK yang memandang bahasa Inggris sebatas mata pelajaran sekolah, bukan sebagai keterampilan profesional. Padahal, di era kerja digital, bahasa Inggris berperan penting dalam membaca dokumentasi teknis, berkomunikasi dengan klien internasional, hingga membuka peluang kerja jarak jauh (remote working).

Pelatihan dibagi ke dalam tiga sesi utama, yakni pengenalan tren dunia kerja digital, peran bahasa Inggris dalam konteks profesional, serta strategi praktis meningkatkan keterampilan bahasa Inggris secara mandiri. Materi disampaikan secara interaktif melalui diskusi, simulasi sederhana, dan sesi tanya jawab yang melibatkan partisipasi aktif siswa.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Siswa aktif bertanya seputar cara melatih kemampuan berbicara tanpa pasangan, mengatasi rasa percaya diri, serta memanfaatkan berbagai platform digital seperti aplikasi pembelajaran bahasa dan kanal edukasi daring. Suasana pelatihan juga dibuat santai melalui sesi ice breaking yang mendorong interaksi dua arah antara pemateri dan peserta.

Berdasarkan hasil evaluasi, kegiatan ini menunjukkan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran dan motivasi siswa. Banyak peserta mengaku mulai memahami keterkaitan langsung antara kemampuan bahasa Inggris dengan peluang karier di bidang teknologi dan industri digital. Guru pendamping pun menyambut baik kegiatan ini dan berharap pelatihan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Selain meningkatkan pemahaman siswa, kegiatan ini juga menghasilkan laporan resmi yang telah disahkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) sebagai bentuk pertanggungjawaban institusional. Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mempersiapkan lulusan SMK yang lebih adaptif, percaya diri, dan siap bersaing di dunia kerja global.

Kegiatan PKM ini melibatkan sejumlah dosen Polinela sebagai tim pelaksana, yakni McFulvia Hy., S.S., M.A.; Rio Eka Nugraha, S.Hum., M.A.; Dewi Suryanti, S.S., M.A.; Dian Windriani, S.S., M.Hum.; Muhammad Fadli, S.Pd., M.S.; Retno Anggraini, S.Pd., M.A.; serta Dian Puspita Sari, S.Pd., M.Pd.

Melalui kegiatan English for Future Workforce, Polinela kembali menegaskan komitmennya dalam menjembatani kebutuhan dunia pendidikan vokasi dengan tuntutan industri, sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di era transformasi digital.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bandarlampung

Wali Kota Eva Dwiana Hadiri Penutupan Rakernas XVIII APEKSI di Medan

Published

on

Medan, Dailynewslampung.com- 2 Juli 2026 — Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menghadiri Sidang Pleno dan Penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang digelar di Kota Medan, Kamis (2/7/2026).

Dalam sidang pleno tersebut, Ketua Dewan Pengurus APEKSI, Eri Cahyadi, menyampaikan sembilan rekomendasi hasil Rakernas XVIII APEKSI yang menjadi komitmen bersama pemerintah kota se-Indonesia. Rekomendasi itu mencakup penguatan kapasitas fiskal daerah, penataan kebijakan ASN, penguatan tata kelola program strategis nasional, percepatan pembangunan infrastruktur dan konektivitas wilayah, transformasi pemerintahan digital, penguatan ketahanan lingkungan dan kota berkelanjutan, penguatan ekonomi lokal dan pembangunan inklusif, penguatan tata ruang dan kerja sama kewilayahan, serta penguatan advokasi hukum bagi pemerintah daerah.

Rekomendasi tersebut menjadi aspirasi bersama pemerintah kota kepada pemerintah pusat guna memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan pelayanan publik, serta mempercepat pembangunan berkelanjutan dan berdaya saing di daerah.

Rangkaian Rakernas XVIII APEKSI secara resmi ditutup oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Dalam sambutannya, AHY menekankan pentingnya sinergi pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, memperkuat konektivitas antarwilayah, dan mewujudkan pemerataan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.

Keikutsertaan Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam Rakernas XVIII APEKSI menjadi bentuk komitmen untuk memperkuat kolaborasi antardaerah, mendorong inovasi pemerintahan, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat.

Dengan berakhirnya Rakernas XVIII APEKSI, seluruh rekomendasi yang telah disepakati diharapkan dapat menjadi landasan dalam memperkuat pembangunan kota-kota di Indonesia agar semakin maju, tangguh, inklusif, dan berdaya saing. (Red)

Continue Reading

Bandarlampung

Eva Dwiana Hadiri Karnaval Nusantara, Budaya Jadi Perekat Kebersamaan di Rakernas APEKSI

Published

on

Medan, Dailynewslampung.com — 2 Juli 2026 — Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menghadiri Festival Karnaval Nusantara dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang digelar di Lapangan Merdeka, Medan, Kamis (2/7).

Festival tersebut berlangsung meriah dengan parade budaya dari berbagai kota di Indonesia. Setiap delegasi menampilkan kekayaan adat, seni, dan tradisi daerah masing-masing sebagai wujud persatuan dalam keberagaman.

Kehadiran Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam festival ini menjadi bagian dari komitmen untuk terus melestarikan budaya daerah sekaligus mempererat hubungan antarpemerintah kota di Indonesia.

Selain menjadi ajang pertunjukan budaya, Karnaval Nusantara juga memperkuat semangat kolaborasi antarwilayah dalam membangun kota yang maju, inklusif, dan berdaya saing.

Melalui kegiatan ini, APEKSI diharapkan terus menjadi wadah sinergi pemerintah kota dalam mendorong pembangunan berkelanjutan dan memperkuat kebersamaan di tengah keberagaman budaya Indonesia.(Red)

Continue Reading

Bandarlampung

Wali Kota Eva Dwiana Pastikan Seluruh Siswa Belum Lolos SPMB Tetap Tertampung di SMP Negeri

Published

on

Bandar Lampung, Dailynewslampung.com – Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana memastikan seluruh calon peserta didik yang belum lolos dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) atau PPDB SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 tetap akan tertampung di sekolah negeri terdekat yang masih memiliki kuota.

Pemerintah Kota Bandar Lampung menegaskan tidak boleh ada anak yang putus sekolah akibat belum diterima pada tahap seleksi awal SPMB. Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Pemkot telah menyiapkan skema penempatan bagi siswa yang belum memperoleh sekolah.

“Jangan khawatir. Semua anak harus sekolah. Terutama anak dari keluarga tidak mampu yang belum diterima di sekolah tujuan, Pemerintah Kota akan mencarikan solusi agar tetap bisa bersekolah di SMP Negeri terdekat dari tempat tinggal mereka,” tegas Eva Dwiana.

Sebagai tindak lanjut, Wali Kota memerintahkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama seluruh camat melakukan pendataan menyeluruh terhadap calon peserta didik yang belum tertampung. Langkah tersebut dilakukan agar proses penyaluran siswa ke sekolah negeri yang masih memiliki daya tampung dapat berjalan cepat, transparan, dan mengutamakan kedekatan domisili.

Kebijakan ini menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam memberikan akses pendidikan yang merata dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat. Selain itu, pemerintah juga terus melakukan pemetaan kapasitas sekolah guna memastikan proses penempatan siswa berjalan efektif sesuai kondisi di lapangan.

“Tidak boleh ada siswa yang kehilangan kesempatan belajar hanya karena keterbatasan daya tampung di sekolah pilihannya,” tambah Eva Dwiana.

Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap pelaksanaan SPMB Tahun 2026 berjalan lancar, transparan, serta memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh peserta didik untuk memperoleh layanan pendidikan berkualitas. (Red)

Continue Reading

Trending