Connect with us

Featured

Kampanye Calon Bupati Nomor 2 Lamsel Kembali Bagikan Ribuan Liter Minyak Goreng Kemasan Tanpa Merk & Label

Published

on

LAMPUNGSELATAN, DNL : Kampanye pasangan calon bupati Lampung Selatan nomor urut 2, Egi – Saipul kembali bagikan ribuan liter minyak goreng kemasan tanpa merk dan label ke peserta kampanye di Desa Rangai Tritunggal Kecamatan Katibung, Rabu 2 Oktober 2024.

Kampanye yang dikemas dalam kegiatan pasar murah tersebut, peserta kampanye menerima minyak goreng kemasan botol plastik ukuran 900 Ml tanpa label apapun dengan cara menebus kupon yang bergambar paslon bupati dengan harga setiap kuponnya Rp5 ribu.

Dari pantauan, di awal kegiatan dimulai dengan orasi dan yel-yel untuk menangkan calon bupati Egi Radityo Pratama yang didampingi anggota DPRD Provinsi Lampung dari fraksi PAN, Hazizi dan anggota DPRD Lampung Selatan, Edi Waluyo dan puluhan timses lainnya.

Minyak goreng tersebut diangkut menggunakan truck dengan nopol BE 8908 OU yang dikemas dalam dus plastik berisi 12 botol. Kemudian minyak goreng tersebut diangkut oleh panitia untuk ditempatkan di rumah salah satu warga sampai nanti waktu penebusan.

“Ya tadi kampanye dulu, udah selesai baru bagi minyak goreng. Kalo kupon mah udah dibagikan sebelumnya sama tim kordes. Gak nentu, ada yang dapat 1 kupon, ada juga yang dapat banyak. Tergantung dari tim kordesnya,” ujar Dullah (45) warga setempat salah satu peserta kampanye.

Sementara, praktisi hukum asal Kalianda, Lampung Selatan, Sopadly SH menilai kegiatan kampanye dengan bagi-bagi minyak goreng tersebut masuk unsur tindak pidana pemilu, yakni Money Politik sesuai dengan pasal 280 ayat (1) huruf j Undang-Undang No. 7 Tahun 2017 yakni larangan money politic.

“Bahwa dalam pasal tersebut disebutkan bahwa pelaksana, peserta, dan tim kampanye pemilu dilarang menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada peserta,” kata dia.

Karena menurutnya, di dalam PKPU 13 tahun 2024 tentang kampanye tersebut telah mengatur soal bahan kampanye yang disebar untuk umum, kemudian metode kampanye, dan pemberian dalam kampanye.

PKPU, terus Sopadly, hanya mengatur 4 pemberian dalam kampanye. Pertama, makan minum, transportasi, pengadaan bahan kampanye dan hadiah lainnya.

“Saya sepakat dengan pendapat Ketua Bawaslu Lamsel, Wazaki. Bahwa masalah pemberian dalam kampanye telah diatur jelas. Sedangkan dengan kegiatan pasar murah ini, ada pemberian yang belum diatur, berupa diskon atau potongan harga. Hal ini tidak ada dalam PKPU. Padahal dalam pembahasan penyusunan PKPU 13 ini sebelumnya, prosesnya sangat ketat dan selektif untuk jenis pemberian dan juga besarannya dalam bentuk barang. Kok ini ujug-ujug KPU Lampung Selatan membuat norma sendiri,” tukasnya.

Sementara, tokoh masyarakat Kecamatan Katibung, M.Haris BE menyampaikan, terkait bagi-bagi sembako oleh tim nomor urut 2 ini sangat sensitif, mengingat sang mertua merupakan pejabat negara yang mengelola tata niaga minyak goreng di Indonesia.

“Harus berani terbuka, yang dibagikan itu minyak goreng apa? Curah? MinyaKita? Atau minyak goreng premium? Kemudian juga wajib dibuka kepada publik, terkait pasokan minyak goreng tersebut dari mana? Karena setahu kami, keberadaan minyak goreng saat ini di pasaran cukup langka, sehingga harganya meroket cukup tajam dan bahkan untuk minyak goreng jenis tertentu dijual diatas HET,” pungkasnya.

(Rls)

Featured

Bidik Prestasi Porwanas 2027, PWI Lampung Selatan Kirim 14 Atlet ke Seleksi Provinsi

Published

on

Lampung Selatan,DailynewsLampung.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung Selatan mengirimkan 14 atlet untuk mengikuti seleksi atlet tingkat Provinsi Lampung sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027. Seleksi tersebut akan berlangsung di Balai Solfian Akhmad, Kantor PWI Lampung, Bandarlampung, Minggu (5/7/2026).

Keikutsertaan para atlet menjadi bentuk keseriusan PWI Lampung Selatan dalam mendukung sekaligus membidik prestasi pada Porwanas 2027 yang akan digelar di Provinsi Lampung.

Ketua PWI Lampung Selatan, , mengatakan status Lampung sebagai tuan rumah harus menjadi motivasi bagi insan pers untuk tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga berprestasi di arena pertandingan.

“Kami ingin menjadi bagian dari kemenangan Lampung sebagai tuan rumah. PWI Lampung Selatan memiliki banyak anggota yang mempunyai kemampuan dan potensi di berbagai cabang olahraga. Karena itu, kami optimistis dapat memberikan kontribusi bagi kontingen Lampung,” ujar Edwin di Gedung RA Tjindar Boemi, Sekretariat PWI Lampung Selatan, Sabtu (4/7/2026).

Sebanyak 14 anggota PWI Lampung Selatan yang mengikuti seleksi yakni Sabda Fajar, Supradianto, Idho Mai Saputra, Ferdy Suryadi, Ahmad Dini Eka Saputra, Angga Prayoga, Alpandi, Samsul Fahrizal, Endri Gunawan, Raflan Siahaan, Sodugoan Sinaga, Yuda Pranata, Farihan, dan Alfian.

Mereka akan mengikuti seleksi pada enam cabang olahraga, yakni domino, catur, tenis meja, futsal, minisoccer, dan e-sport.

Edwin yang juga merupakan atlet e-sport sekaligus kapten tim PUBG Mobile PWI Lampung berharap seluruh peserta dapat menampilkan kemampuan terbaik selama seleksi dan lolos memperkuat kontingen Lampung pada Porwanas 2027.

“Target kami tentu sebanyak mungkin atlet dari PWI Lampung Selatan dapat lolos. Saya berharap seluruh peserta tampil maksimal, menjaga sportivitas, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” katanya.

Selain fokus pada pembinaan olahraga, PWI Lampung Selatan juga terus meningkatkan kualitas sumber daya wartawan. Edwin mengungkapkan, tiga anggota PWI Lampung Selatan dijadwalkan mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada 9–10 Juli 2026.

Menurutnya, pembinaan olahraga dan peningkatan kompetensi profesi harus berjalan beriringan guna memperkuat kualitas dan profesionalisme wartawan.

“Kami berharap seluruh peserta UKW dapat dinyatakan kompeten sehingga semakin memperkuat kualitas dan profesionalisme wartawan di PWI Lampung Selatan,” pungkasnya. (Red)

Continue Reading

Bandarlampung

Wali Kota Eva Dwiana Hadiri Penutupan Rakernas XVIII APEKSI di Medan

Published

on

Medan, Dailynewslampung.com- 2 Juli 2026 — Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menghadiri Sidang Pleno dan Penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang digelar di Kota Medan, Kamis (2/7/2026).

Dalam sidang pleno tersebut, Ketua Dewan Pengurus APEKSI, Eri Cahyadi, menyampaikan sembilan rekomendasi hasil Rakernas XVIII APEKSI yang menjadi komitmen bersama pemerintah kota se-Indonesia. Rekomendasi itu mencakup penguatan kapasitas fiskal daerah, penataan kebijakan ASN, penguatan tata kelola program strategis nasional, percepatan pembangunan infrastruktur dan konektivitas wilayah, transformasi pemerintahan digital, penguatan ketahanan lingkungan dan kota berkelanjutan, penguatan ekonomi lokal dan pembangunan inklusif, penguatan tata ruang dan kerja sama kewilayahan, serta penguatan advokasi hukum bagi pemerintah daerah.

Rekomendasi tersebut menjadi aspirasi bersama pemerintah kota kepada pemerintah pusat guna memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan pelayanan publik, serta mempercepat pembangunan berkelanjutan dan berdaya saing di daerah.

Rangkaian Rakernas XVIII APEKSI secara resmi ditutup oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Dalam sambutannya, AHY menekankan pentingnya sinergi pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, memperkuat konektivitas antarwilayah, dan mewujudkan pemerataan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.

Keikutsertaan Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam Rakernas XVIII APEKSI menjadi bentuk komitmen untuk memperkuat kolaborasi antardaerah, mendorong inovasi pemerintahan, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat.

Dengan berakhirnya Rakernas XVIII APEKSI, seluruh rekomendasi yang telah disepakati diharapkan dapat menjadi landasan dalam memperkuat pembangunan kota-kota di Indonesia agar semakin maju, tangguh, inklusif, dan berdaya saing. (Red)

Continue Reading

Bandarlampung

Eva Dwiana Hadiri Karnaval Nusantara, Budaya Jadi Perekat Kebersamaan di Rakernas APEKSI

Published

on

Medan, Dailynewslampung.com — 2 Juli 2026 — Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menghadiri Festival Karnaval Nusantara dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang digelar di Lapangan Merdeka, Medan, Kamis (2/7).

Festival tersebut berlangsung meriah dengan parade budaya dari berbagai kota di Indonesia. Setiap delegasi menampilkan kekayaan adat, seni, dan tradisi daerah masing-masing sebagai wujud persatuan dalam keberagaman.

Kehadiran Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam festival ini menjadi bagian dari komitmen untuk terus melestarikan budaya daerah sekaligus mempererat hubungan antarpemerintah kota di Indonesia.

Selain menjadi ajang pertunjukan budaya, Karnaval Nusantara juga memperkuat semangat kolaborasi antarwilayah dalam membangun kota yang maju, inklusif, dan berdaya saing.

Melalui kegiatan ini, APEKSI diharapkan terus menjadi wadah sinergi pemerintah kota dalam mendorong pembangunan berkelanjutan dan memperkuat kebersamaan di tengah keberagaman budaya Indonesia.(Red)

Continue Reading

Trending