Connect with us

Featured

Soal Aksi Bagi Bagi Duit Saat Pendaftaran Pilkada Lampung Selatan, Bawaslu Pasti Telusuri Laporan

Published

on

LAMPUNG SELATAN, DNL : Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lampung Selatan, didesak sejumlah elemen masyarakat Lampung Selatan untuk menindak unsur pelanggaran pada aksi sebar uang oleh tim dari salah satu pasangan bakal calon bupati-wakil bupati Lampung Selatan.

Diketahui, tim pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati menebar uang ke warga yang hadir dan pendukung sebelum melakukan deklarasi di lapangan Cipta Karya Kalianda dalam proses pendaftaran ke KPU Lampung Selatan.

Dari informasi yang dihimpun, diduga tindakan itu dilakukan di dalam halaman masjid Bani Hasan kepada warga dan para pendukung salah satu bakal calon yang hadir pada Rabu , 28 Agustus 2024 lalu.

Hasanuddin SH selaku Ketua Tim Advokat BBHAR mengatakan, tindakan yang dilakukan team sukses salah satu calon tersebut memperkuat jika tindakan politik uang kerap dilakukan demi meraih simpati masyarakat.

“Apalagi informasi yang kita terima berupa vidio dan voice note (pesan suara) dari team sukses calon lawan yang beredar, baik berupa ajakan , memberi dan atau menjanjikan uang dan atau materi lainnya saat pendaftaran ke KPU kemarin,” kata Hasanuddin.

Selain itu, pihaknya juga telah melaporkan dugaan politik uang dari satu bakal calon kepala daerah Lampung Selatan yakni Radityo Egi Pratama (REG) melalui team suksesnya menggunakan mahasiswa untuk melakukan politik uang ke beberapa kecamatan menjelang pemungutan suara Pemilu 2024.

“Laporan dugaan politik uang ini juga telah kita laporkan Ke Bawaslu pusat, agar Bawaslu pusat mamantau langsung Bawaslu Kabupaten dalam menjalankan Fungsi Pengawasan. Kami meminta Bawaslu Lampung Selatan lebih Intensif , lebih berani & Bersikap Tegas,” pungkasnya.

Money politics adalah racun, virus yang merusak demokrasi, penyakit yang menyebabkan pemilu sebagai ajang pesta demokrasi yang tidak demokratis dan menghilangkan nilai kedaulatan rakyat. Sangat tidak menunjukkan integritas, apalagi keberpihakan pada komitmen pemberantasan Korupsi.

“Terlepas dari apakah sudah masuk tahapan Kampanye atau belum, atau dengan dalih uang bensin atau transport Praktek money politics sangat berbahaya, karena berpotensi makin melanggengkan praktik Korupsi khususnya di Lampung Selatan,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua Bawaslu Lampung Selatan, Wazzaki saat dikonfirmasi membenarkan baru ada satu laporan ke Bawaslu terkait adanya dugaan pelanggaran menjelang Pilkada 2024.

“Baru ada satu laporan yang kami terima dari PDI, dan kami akan menelusuri hal itu ,” Kata Wazzaki melalui sambungan telepon WhatsApp pada Minggu, 1 September 2024.

Kendati begitu, Wazzaki mengatakan tempat berkampanye itu tidak boleh di tempat rumah ibadah, saat masa tahapan kampanye,

“Gak boleh bagi – bagi duit didalam halaman masjid atau tempat ibadah, tapi kan begini kita ini baru ada calon atau tidaknya nanti disaat tanggal 22 September, baru penetapan calon ,” ujarnya.

Sementara terkait himbauan Bawaslu RI jelang Pilkada 2024, kata dia, himbauan sudah kita lakukan ke Partai Politik dan pihak stakholder melalui sosialisasi Pilkada 2024 terkait pencegahan di bulan November nanti.

“Kemudian jika di perjalanannya ada yang menyimpang , mangkanya kita akan lakukan penelusuran, yang penting ada yang laporan, kemudian kami dapat informasi pasti kami telusuri,” cetusnya.

(Rls)

Featured

Bidik Prestasi Porwanas 2027, PWI Lampung Selatan Kirim 14 Atlet ke Seleksi Provinsi

Published

on

Lampung Selatan,DailynewsLampung.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung Selatan mengirimkan 14 atlet untuk mengikuti seleksi atlet tingkat Provinsi Lampung sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027. Seleksi tersebut akan berlangsung di Balai Solfian Akhmad, Kantor PWI Lampung, Bandarlampung, Minggu (5/7/2026).

Keikutsertaan para atlet menjadi bentuk keseriusan PWI Lampung Selatan dalam mendukung sekaligus membidik prestasi pada Porwanas 2027 yang akan digelar di Provinsi Lampung.

Ketua PWI Lampung Selatan, , mengatakan status Lampung sebagai tuan rumah harus menjadi motivasi bagi insan pers untuk tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga berprestasi di arena pertandingan.

“Kami ingin menjadi bagian dari kemenangan Lampung sebagai tuan rumah. PWI Lampung Selatan memiliki banyak anggota yang mempunyai kemampuan dan potensi di berbagai cabang olahraga. Karena itu, kami optimistis dapat memberikan kontribusi bagi kontingen Lampung,” ujar Edwin di Gedung RA Tjindar Boemi, Sekretariat PWI Lampung Selatan, Sabtu (4/7/2026).

Sebanyak 14 anggota PWI Lampung Selatan yang mengikuti seleksi yakni Sabda Fajar, Supradianto, Idho Mai Saputra, Ferdy Suryadi, Ahmad Dini Eka Saputra, Angga Prayoga, Alpandi, Samsul Fahrizal, Endri Gunawan, Raflan Siahaan, Sodugoan Sinaga, Yuda Pranata, Farihan, dan Alfian.

Mereka akan mengikuti seleksi pada enam cabang olahraga, yakni domino, catur, tenis meja, futsal, minisoccer, dan e-sport.

Edwin yang juga merupakan atlet e-sport sekaligus kapten tim PUBG Mobile PWI Lampung berharap seluruh peserta dapat menampilkan kemampuan terbaik selama seleksi dan lolos memperkuat kontingen Lampung pada Porwanas 2027.

“Target kami tentu sebanyak mungkin atlet dari PWI Lampung Selatan dapat lolos. Saya berharap seluruh peserta tampil maksimal, menjaga sportivitas, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” katanya.

Selain fokus pada pembinaan olahraga, PWI Lampung Selatan juga terus meningkatkan kualitas sumber daya wartawan. Edwin mengungkapkan, tiga anggota PWI Lampung Selatan dijadwalkan mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada 9–10 Juli 2026.

Menurutnya, pembinaan olahraga dan peningkatan kompetensi profesi harus berjalan beriringan guna memperkuat kualitas dan profesionalisme wartawan.

“Kami berharap seluruh peserta UKW dapat dinyatakan kompeten sehingga semakin memperkuat kualitas dan profesionalisme wartawan di PWI Lampung Selatan,” pungkasnya. (Red)

Continue Reading

Bandarlampung

Wali Kota Eva Dwiana Hadiri Penutupan Rakernas XVIII APEKSI di Medan

Published

on

Medan, Dailynewslampung.com- 2 Juli 2026 — Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menghadiri Sidang Pleno dan Penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang digelar di Kota Medan, Kamis (2/7/2026).

Dalam sidang pleno tersebut, Ketua Dewan Pengurus APEKSI, Eri Cahyadi, menyampaikan sembilan rekomendasi hasil Rakernas XVIII APEKSI yang menjadi komitmen bersama pemerintah kota se-Indonesia. Rekomendasi itu mencakup penguatan kapasitas fiskal daerah, penataan kebijakan ASN, penguatan tata kelola program strategis nasional, percepatan pembangunan infrastruktur dan konektivitas wilayah, transformasi pemerintahan digital, penguatan ketahanan lingkungan dan kota berkelanjutan, penguatan ekonomi lokal dan pembangunan inklusif, penguatan tata ruang dan kerja sama kewilayahan, serta penguatan advokasi hukum bagi pemerintah daerah.

Rekomendasi tersebut menjadi aspirasi bersama pemerintah kota kepada pemerintah pusat guna memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan pelayanan publik, serta mempercepat pembangunan berkelanjutan dan berdaya saing di daerah.

Rangkaian Rakernas XVIII APEKSI secara resmi ditutup oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Dalam sambutannya, AHY menekankan pentingnya sinergi pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, memperkuat konektivitas antarwilayah, dan mewujudkan pemerataan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.

Keikutsertaan Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam Rakernas XVIII APEKSI menjadi bentuk komitmen untuk memperkuat kolaborasi antardaerah, mendorong inovasi pemerintahan, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat.

Dengan berakhirnya Rakernas XVIII APEKSI, seluruh rekomendasi yang telah disepakati diharapkan dapat menjadi landasan dalam memperkuat pembangunan kota-kota di Indonesia agar semakin maju, tangguh, inklusif, dan berdaya saing. (Red)

Continue Reading

Bandarlampung

Eva Dwiana Hadiri Karnaval Nusantara, Budaya Jadi Perekat Kebersamaan di Rakernas APEKSI

Published

on

Medan, Dailynewslampung.com — 2 Juli 2026 — Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menghadiri Festival Karnaval Nusantara dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang digelar di Lapangan Merdeka, Medan, Kamis (2/7).

Festival tersebut berlangsung meriah dengan parade budaya dari berbagai kota di Indonesia. Setiap delegasi menampilkan kekayaan adat, seni, dan tradisi daerah masing-masing sebagai wujud persatuan dalam keberagaman.

Kehadiran Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam festival ini menjadi bagian dari komitmen untuk terus melestarikan budaya daerah sekaligus mempererat hubungan antarpemerintah kota di Indonesia.

Selain menjadi ajang pertunjukan budaya, Karnaval Nusantara juga memperkuat semangat kolaborasi antarwilayah dalam membangun kota yang maju, inklusif, dan berdaya saing.

Melalui kegiatan ini, APEKSI diharapkan terus menjadi wadah sinergi pemerintah kota dalam mendorong pembangunan berkelanjutan dan memperkuat kebersamaan di tengah keberagaman budaya Indonesia.(Red)

Continue Reading

Trending