Connect with us

Featured

3 Balita Terduga Stunting di Sragi, Berikut Penjelasan Plt Kadiskes Lamsel

Published

on

LAMPUNG SELATAN, DNL : Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, dr Nessi Yunita MM membenarkan tiga balita di Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi diduga mengalami stunting.

Balita yang berada di Dusun Kuala Jaya itu terindikasi mengalami pertumbuhan yang lambat.“Sudah kami cek dengan kunjungan langsung dan melakukan observasi di kediaman ke-3 balita tersebut di Desa Bandar Agung Kecamatan Sragi,” ujar dr Nessi, Selasa 4 Juni 2024.

Nessi menjelaskan masing-masing kondisi ke-3 balita tersebut yakni Al-Mayra Dinata (27 bulan) dengan BB 7,6Kg, TB 80Cm, Lingkar Kepala 47Cm dan Lingkar Lengan Atas 13Cm dan memiliki riwayat kesehatan Hidrosefalus (Pembesaran kepala karena cairan).

“Kondisi balita tidak bisa duduk dan berjalan, hanya tiduran diduga faktor riwayat penyakit Hidrosefalus.

Sedangkan untuk penyakitHidrosefalus sendiri sudah pernah dilakukan operasi di RS Abdul Moelok pada tahun 2022 lalu” jelasnya.

Tindakan lanjutan yang dilakukan, petugas kesehatan mengunjungi rumah dan memeriksa keadaan anak.

Melakukan kunjungan kembali tenaga kesehatan bersama aparat desa, memeriksa kesehatan dan pemberian bantuan dari desa.“Sebelum tinggal di Desa Bandar Agung, Keluarga pasien merupakan warga Desa Palas Pasemah, Kecamatan Palas.

Selama tinggal di Palas Pasemah, tenaga kesehatan dan aparat desa Palas Pasemah juga telah melakukan kunjungan rumah dan pendampingan selama pengobatan,” ungkap dia.Sedangkan balita yang ketiga, tutur Nessi, atas nama Tri Wahyu Ningsih (45 bulan).

Dijelaskan kondisi balita, memiliki BB = 11,3kg, TB = 87cm, Lingkar Kepala = 48cm dan Lingkar Lengan Atas = 15cm.“Kondisi anak sehat, berinteraksi dan komunikasi baik, hanya nafsu makan anak kurang.

Kemudian memiliki riwayat kesehatan Stunted (Pertumbuhan tidak sesuai dengan usia),” jelasnya.

“Sudah dilakukan kunjungan rumah rutin dan pemeriksaan kesehatan.

Dipastikan telah rutin ke posyandu dan imunisasi lengkap. Sudah mendapatkan bantuan, baik Vitamin, PMT, Sembako dan sudah juga dibuatkan BPJS,” tambahnya.

Mantan Kepala UPT Puskesmas Hajimena Ini mengungkapkan perbedaan Stunted dan Stunting. Stunting dan stunted secara kesehatan berbeda dan memiliki penanganan yang tidak sama.

Dikatakan, Stunted adalah kondisi tinggi badan anak tidak sesuai umur. Sedangkan Stunting adalah kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis pada 1000 HPK.

Anak yang mengalami stunting tidak hanya pendek, tetapi lebih rentan terkena penyakit dan ada gangguan perkembangan otak.“Stunting adalah kondisi gagal tumbuh dikarenakan kekurangan gizi di seribu hari pertama kehidupan anak.

Kondisi ini berefek jangka panjang sampai anak dewasa dan lanjut usia,”ucapnya“Sementara stunted adalah anak yang memiliki tubuh pendek dan belum tentu mengalami gagal tumbuh.

Anak bertubuh pendek mengalami pertumbuhan fisik dan mental normal layaknya anak lain. Selain itu stunted tak mengalami peningkatan risiko mengalami penyakit degeneratif atau penurunan fungsi otak.

Seiring waktu, anak yang bertubuh pendek bisa menyusul tinggi teman-temannya,” pungkasnya. (Kmf/Ma)

Bandarlampung

Hadiri Paripurna HUT ke-344 Bandar Lampung, Gubernur Apresiasi Kinerja Pemkot

Published

on

Bandar lampung,Dailynewslampung – Gubernur Lampung memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung saat menghadiri rapat paripurna peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung. Momentum tersebut sekaligus menjadi ajang memperkuat sinergi antara pemerintah kota dan pemerintah provinsi dalam mendorong pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung menilai Kota Bandar Lampung telah menunjukkan perkembangan yang pesat dan menjadi wajah kemajuan Provinsi Lampung di tingkat regional maupun nasional.

“Kota Bandar Lampung menjadi wajah yang baik bagi Provinsi Lampung, simbol kemajuan dan rumah bagi seluruh warga,” ujarnya.

Menurut Gubernur, Bandar Lampung merupakan salah satu kota paling maju di Pulau Sumatra yang memiliki peran strategis sebagai pusat pemerintahan, perdagangan, jasa, pendidikan, dan kebudayaan. Karena itu, pembangunan yang berkelanjutan perlu terus dilakukan untuk menjawab berbagai tantangan perkotaan di masa mendatang.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperluas lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusi.

Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan peringatan HUT ke-344 menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang pembangunan Kota Bandar Lampung yang terus berkembang sebagai gerbang Pulau Sumatra.

Menurut Eva, berbagai capaian pembangunan yang dirasakan masyarakat saat ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat serta para pemangku kepentingan yang selama ini berkontribusi terhadap kemajuan daerah.

Pada peringatan HUT ke-344 tahun ini, Pemkot Bandar Lampung mengusung tema “Dengan Semangat Bandar Lampung Bersinar, Kita Wujudkan Indonesia Emas”.

“Indonesia Emas bukan hanya tugas pemerintah daerah, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat,” kata Eva.

Ia menambahkan, Pemkot Bandar Lampung terus menjalankan berbagai program pembangunan, mulai dari peningkatan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga transformasi digital pemerintahan sebagai upaya mewujudkan kota yang berdaya saing, inovatif, aman, nyaman, dan sejahtera.

Berita ini sudah disusun dengan menempatkan informasi terpenting di bagian awal, diikuti kutipan, latar belakang, dan rincian pendukung.(Red)

Continue Reading

Featured

Haru dan Syukur Warnai Kepulangan 413 Jemaah Haji Lampung Selatan di Masjid Agung Kalianda

Published

on

Lampung Selatan,Dailynewslampung – Sebanyak 413 jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 17 asal Kabupaten Lampung Selatan tiba kembali di tanah air setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Kepulangan para jemaah disambut penuh haru dan rasa syukur oleh keluarga serta jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di Masjid Agung Kalianda, Selasa dini hari (16/6/2026).

Ribuan anggota keluarga yang telah menunggu sejak malam hari memadati kawasan Masjid Agung Kalianda untuk menyambut kepulangan para jemaah. Tangis bahagia dan pelukan hangat mewarnai pertemuan kembali setelah lebih dari satu bulan berpisah menjalani perjalanan ibadah di Arab Saudi.

Sebelum tiba di Kalianda, rombongan jemaah terlebih dahulu transit di Asrama Haji Rajabasa, Bandar Lampung. Di lokasi tersebut, para jemaah disambut oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, sebelum melanjutkan perjalanan menuju titik penjemputan utama.

Setibanya di Masjid Agung Kalianda, para jemaah disambut Asisten Bidang Administrasi Umum Setdakab Lampung Selatan, Edy Firnandi, bersama unsur Forkopimda, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lampung Selatan, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Lampung Selatan.

Dalam sambutannya, Edy Firnandi menyampaikan rasa syukur atas kepulangan seluruh jemaah dalam keadaan sehat dan selamat. Ia mengucapkan selamat datang kepada para jemaah yang telah menunaikan rukun Islam kelima.

“Atas nama pribadi, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan selamat datang kembali di tanah air kepada seluruh jemaah haji yang telah menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci,” ujar Edy.

Edy berharap para jemaah mampu menjaga dan mengamalkan nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, predikat haji mabrur dan hajjah mabrurah harus tercermin melalui sikap keteladanan, kepedulian sosial, dan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Ibadah haji adalah perjalanan untuk memperkuat keimanan, melatih kesabaran, dan menumbuhkan keikhlasan. Kami berharap seluruh jemaah dapat menjaga dan mengamalkan nilai-nilai luhur tersebut serta menjadi pribadi yang semakin dekat kepada Allah SWT,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan juga menyampaikan apresiasi kepada Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lampung Selatan, panitia penyelenggara ibadah haji, petugas kloter, tim kesehatan, serta aparat keamanan yang telah mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Berkat sinergi dan koordinasi seluruh pihak, proses penyelenggaraan ibadah haji mulai dari keberangkatan hingga kepulangan jemaah berjalan aman, lancar, dan kondusif. (Red)

Continue Reading

Featured

Lapas Kalianda Salurkan Sembako untuk Warga Sekitar, Wujud Nyata Kepedulian Sosial Pemasyarakatan

Published

on

Lampung selatan,Dailynewslmapung – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kalianda menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga yang tinggal di sekitar lingkungan lapas, Senin (15/6/2026). Kegiatan bakti sosial tersebut menjadi bagian dari komitmen pemasyarakatan untuk hadir dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Pembagian sembako dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat hubungan harmonis antara Lapas Kalianda dengan masyarakat sekitar. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga serta memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong di lingkungan masyarakat.

Kepala Lapas Kelas IIA Kalianda mengatakan, pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk berkontribusi kepada masyarakat.

“Keberadaan pemasyarakatan harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa Lapas bukan hanya tempat pembinaan, tetapi juga bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir, peduli, dan membantu sesama,” ujar Kalapas.

Menurutnya, kegiatan bakti sosial tersebut merupakan salah satu bentuk implementasi nilai-nilai kemanusiaan yang terus ditanamkan dalam lingkungan pemasyarakatan.

Selain membantu masyarakat yang membutuhkan, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata semangat Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat serta komitmen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam menghadirkan pelayanan yang berdampak positif bagi masyarakat luas.

Melalui kegiatan sosial tersebut, Lapas Kalianda berharap hubungan baik dengan masyarakat sekitar dapat terus terjalin dan semakin kuat di masa mendatang.(Red)

Continue Reading

Trending